Select Menu
Select Menu

Nasional

Nasional

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Lensa Bicara

Ekonomi

Politik

Hukum

Budaya

Sosial

Nusantara

Olahraga

SUARAREVOLUSI-Mataram - Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) pengurus wilayah KAMMI NTB menggelar pelantikan bersama pengurus daerah KAMMI Mataram, yang dirangkaikan dengan Stadium General bertemakan Lompatan Besar Untuk Jayakan Indonesia 2045. Acara yang berlangsung di Aula Sangkareang Gubernur Nusa Tenggara Barat, Sabtu, 10 Maret 2018 ini juga turut dihadiri oleh BEM Se-Kota Mataram dan OKP se-kota Mataram .

Dalam pelantikan tersebut, Andy Ardiansyah S.Kom dan Amirudin resmi dilantik sebagai Ketua Umum PW  KAMMI NTB dan Ketua Umum PD KAMMI  Mataram. Pelantikan ini dilakukan oleh Ketua Pengurus Pusat KAMMI  diwakili oleh Bidang Pengembangan Wilayah, Nazmu Fuadi Salim, Lc. diawali dengan pembacaan SK Kepengurusan serta dilanjutkan dengan ikrar Pelantikan.

Dalam Sambutannya ketua PW KAMMMI NTB Andy sapaan akrabnya dalam sambutannya menyampaikan bahwa ini adalah sebuah amanah yang dibebankan bersama dalam membantu dan berjuang demi visi kebangsaan KAMMI yang kita usung bersama yaitu Demi Kejayaan Islam dan Cita-cita Jayakan Indonesia 2045. Tidak ada kejayaan bila seluruh cita-cita kemerdekaan Indonesia belum terwujud. KAMMI dan setiap anak bangsa harus menyiapkan dirinya dengan persiapan terbaik untuk melahirkan karya dan kontribusi terbaik demi terwujudnya seluruh cita-cita kemerdekaan Indonesia. Tahun 2045 akan menjadi tonggak sejarah dimana seluruh cita-cita Kemerdekaan Indonesia terwujud hingga menjadi gerbang Kejayaan Indonesia. Maka KAMMI akan berlomba-lomba dalam kebaikan untuk menciptakan Generasi Emas yang akan menjayakan Indonesia saat usia kemerdekaan Indonesia genap satu abad. Inilah tekad KAMMI: Jayakan Indonesia 2045 ungkap ketua PW KAMMI NTB. 

Ketua Umum Pengurus  Pusat KAMMI (PP KAMMI) yang diwakili oleh  Bidang Pengembangan Wilayah, Nazmu Fuadi Salim, Lc. memberikan suntikan motivasi kepda kader yang di lantik dalam sambuttannya ia memaparkan bahwa  harus ada dobrakan sejarah yang dilakukan angkatan muda Indonesia. Dobrakan itu diharapkan membuat generasi muda dan rakyat Indonesia menemukan harapan dan optimisme baru. Pembangunan optimisme ini harus dimulai dengan menarasikan cita-cita dan agenda perjuangan kebangsaan. Potensi-potensi anak bangsa yang terserak harus dikonsolidasikan atas nama cita-cita dan agenda perjuangan. 

Pancasila harus ditempatkan pada posisi selayaknya, menjadi penggerak persatuan dan arah perjuangan kebangsaan. Atas dasar itu, Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) merumuskan sebuah dokumen Agenda Kebangsaan: Jayakan Indonesia 2045. Karena KAMMI adalah organisasi pergerakan mahasiswa yang dilahirkan oleh rahim eformasi 1998, maka KAMMI memiliki tugas mulia, yaitu menjadi solusi dan penyelamat Indonesia." Ungkapnya. (SR01)
SUARAREVOLUSI-Mataram, Jaringan Sekolah Islam Terpadu Indonesia Wilayah NTB mengadakan pelatihan kepala sekolah SIT dan sosialisasi program pengurus JSIT NTB. Pelatian kepala sekolah Ini dikhususkan untuk anggota SIT yang sudah berdiri salaam Lima tahun.

Kegiatan yang dilakukan selama 2 hari dilaksanakan di Wisma Disiplin BP PAUDNI dan DIKMAS NTB ini fokus untuk membahas peningkatan kapasitas Kepala sekolah untuk penataan dan merancang program unggulan SIT dengan menghadirkan pemateri dari Bidang Mutu JSIT Pusat diharapkan dapat memberikan strategi dalam melakukan tata kelola dan dapat merancang program unggulan di sekolah masing-masing.

Kegiatan pelatihan diikuti oleh puluhan Kepala Sekolah dan Guru perwakilan dari SIT se- Nusa Tenggara Barat. Khairul Juhdi, ketua Bidang Mutu JSIT NTB menuturkan kegiatan pelatihan Kepala Sekolah SIT ini karna dirangkaikan sosialisasi program sehingga salahsatu Tujuan kegiatan ini untuk memberi gambaran umum program JSIT, sebagus apapun program kita kalau tidak diketahui oleh anggota SIT tentu kurang baik maka harus kita sosialisasikan, agar anggota SIT lainnya mengetahui program dan arah kebijakan JSIT NTB Sehingga mereka juga nantinya akan melakukan ploting supaya bisa menyesuikan waktu dan program dimasing-masing Daerah.

Istiningsih Ketua umum JSIT NTB saat diwawancarai disela-sela acara pelatihan menjelaskan terkait pembatasan peserta khusus untuk lembanga yang sudah berusia 5 tahun, kenapa kok 5 tahun? Pertama, pelatihan kalau pesertanya banyak tidak efektif, jadi kami fokus dulu untuk sekolah yang sudah eksis dulu. Kedua, usia 5 tahun ini artinya 2 tahun lagi akan masuk tahun puncaknya, sehingga yang masih lambat perkembangannya supaya semakin berpacu mengejar ketertinggalannya begitu juga yang sudah lebih 5-10 tahun harus berhati-hati karna akan memasuki masa-masa kemunduran dan stagnan. Bagi SIT yang belum bisa ikut insya Allah akan ada gelombang Ke 2 dan bagi Alumni pelatihan ini nantinya juga akan menjadi pendamping SIT yang perlu pendampingan. Karna saat ini SIT yang sudah terdaftar ada 103 sekolah dengan 1.041 Guru dan 12.025 siswa-siswi, merupakan komposisi perbandingan yang sangat ideal.

Istiningsih juga menambahkan terkait program strategis JSIT NTB, tentunya setiap Bidang memikiki program strategis tersendiri, Khususnya Bidang Mutu ada Program BLSIT dan PUSDIKLAT, BLSIT ini adalah Badan Lisensi SIT yang bertugas untuk mengakreditasi program kekhasan SIT, Kalau akreditasi kurikulum kan pemerintah ya. Begitu juga dengan PUSDIKLAT ini untuk peningkatan Kapasitas Kepala sekolah dan guru-guru SIT serta pengelola yayasan untuk menjamin mutu anggota yang sudah tergabung di JSIT.

Luar biasa, banyak ilmu yang saya dapatkan, materinya sangat prktis dan aplikatif karna setiap materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan langsung disimulasikan. Pelatihan seperti ini kalau bisa dilaksanakan secara berkesinambungan dan kalau bisa pelatihannya tidak hanya untuk kepsek tetapi waka-waka dan guru lainnya juga bisa diikutkan sehingga medium tranfer materi tidak terlalu lama dan panjang kepada guru-guru yang lain, ungkap Muhammad Zahid, salah satu peserta Pelatihan kepala sekolah dan sosialisasi Program yang jsaat ini juga menjadi Kepala sekolah SMPIT Tunas Cendekia Mataram. Pelatihan Kepala sekolah dan sosialisasi Program JSIT ini diakhiri dengan Launching DPPU JSIT NTB.(SR01)


SUARAREVOLUSI-Musyawarah kerja wilayah Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) Nusa Tenggara Barat ke-I di Lesehan Green Asri, Mataram, Ahad (18/2/18) berlangsung sukses. Pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah pengurus KA KAMMI NTB beserta beberapa pejabat daerah serta pengusaha ini menghasilkan beberapa rekomendasi. 

Musyawarah kerja wilayah Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) NTB yang mengambil tema “Memantapkan peran KA KAMMI dalam mendorong lahirnya pemimpin yang berjiwa muslim negarawan untuk NTB yang maju dan berperadaban” dibuka oleh ketua KA KAMMI NTB, Abdul Hayyi Zakariya, S.Pd.

Rakerwil tersebut menghasilkan lima rekomendasi sebagai berikut:

1.    KA KAMMI NTB mendesak kepada semua komponen Bangsa Indonesia untuk mempertegas komitmen kebangsaan dan keindonesiaan dalam rangka menjaga keutuhan NKRI.

2.     KA KAMMI NTB menghimbau kepada seluruh masyarakat NTB agar dalam menghadapi pilkada 2018 dan PILEG/PILPRES 2019, seluruh kelompok-kelompok kepentingan TIDAK MELAKUKAN upaya-upaya yang dapat menimbulkan perpecahan Masyarakat NTB.

3.  KA KAMMI NTB memerintahkan kepada seluruh anggota KA KAMMI NTB untuk mensosialisasikan dan bergabung dengan relawan-relawan untuk memenangkan H. Fahri Hamzah, SE dan Anis Matta, Lc sebagai calon Presiden RI 2019-2024.

4.      KA KAMMI NTB mendesak kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kebijakan yang pro pada usaha kecil menengah.

5.    KA KAMMI NTB mendesak kepada pemerintah daerah untuk mengoptimalkan UU perlindungan anak.(SR01)