Select Menu
Select Menu

Nasional

Nasional

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Lensa Bicara

Ekonomi

Politik

Hukum

Budaya

Sosial

Nusantara

Olahraga


SUARAREVOLUSI-Perhelatan gawai besar demokrasi yang ada di NTB saat ini sudah memasuki tahap pendaftaran calon pasangan Gubernur dan Wakil Gubernur masa khidmat 2018-2023 di KPU NTB. Hari senin tanggal 8 Januari 2018 dua pasangan calon langsung mendaftar diantaranya Ali BD-Gede Sakti dan Suhaili-Amin.


Bumbu perpolitikan sudah mulai memanas dengan Sentilan politikus kawakan sekligus Bupati Lombok Timur mengenai salah satu calon gubernur yaitu tentang Dr. Zulkieflimansyah. Ali BD memberikan statemen yang sedikit menggelitik yang menyatakan sebaiknya Dr. Zul tunggu Provinsi Pulau Sumbawa (PPS) terbentuk baru kemudian mencalonkan diri sebagai gubernur.

Saat dikonfirmasi oleh wartawan suararevolusi mengenai pernyataan Ali BD tersebut Dr. Zul sapaan akrabnya menanggapinya dengan santai sambil tersenyum dengan mengatakan NTB tidak boleh didefinisikan Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Apalagi ada isyu PROVINSI PULAU SUMBAWA.

Ini mengganggu sebenarnya. Kalau betul akan terjadi dalam waktu segera, saya kira gak apa-apa. Tapi kalau modal sosial ini tergerus karena isyu Politik yang digunakan untuk kepentingan jangka pendek, ini bahaya.Karena banyak sumber pertumbuhan ekonomi baru itu justru berada di kedua pulau ini. Kalau modal sosial kita tergerus karena isyu-isyu yang dibuat oleh para elit. Ini bahaya. Tuturnya. (SR01)
Penulis : The Doctor

SUARAREVOLUSI-Pilkada NTB menjadi unik karena propinsi ini terdiri dari 2 pulau besar; Lombok dan Sumbawa. Secara populasi Pulau Lombok memiliki jumlah yang lebih besar, tetapi sebaliknya dalam hal luas wilayah Pulau Sumbawa lebih besar. Mana yang lebih strategis; jumlah populasi atau ketersediaan luas wilayah? Saya jawab ketersediaan wilayah. Tidak perlu rumit untuk memberi alasan, kita tinggal tunjuk Singapura negara kecil yang terus melakukan reklamasi. Dan dalam sejarah, begitu banyak perang yang terjadi karena urusan lahan. Bahkan hingga detik ini urusan lahan antara Israel dan Palestina pun masih belum juga ada tanda-tanda akan segera tuntas, cenderung meluas melibatkan begitu banyak negara. Sengketa manusia dengan gajah, harimau, ular juga karena urusan lahan.

Dalam hal demokrasi, urusannya jadi berbeda. Tiap-tiap individu menjadi penentu dalam keputusan politik. Alam tidak punya suara, sekalipun alam lah yang menafkahi manusia. Dalam konteks ini kita harus bijak dalam mengambil sikap agar ‘hak-hak semesta’ juga bisa terwakilkan. Sekali lagi kita tidak boleh lupa bahwa alam lah yang menghidupi kita. Bahkan 10 besar daftar negara paling bahagia di dunia menurut World Happiness Report 2017 yang dikeluarkan PBB, justru adalah negara-negara dengan jumlah populasi yang kecil tetapi keseharian masyarakatnya sangat dekat dengan alam.

Dalam konteks NTB, seperti tahun-tahun sebelumnya, pertumbuhan ekonomi NTB tahun 2016 masih didominasi sektor pertambangan. Dan kita tahu pertambangan terbesar yang ada di NTB ada di Pulau Sumbawa. Ibarat semut, dimana ada gula di situ mereka akan berkumpul. Begitu juga manusia, dimana ada aktifitas ekonomi, maka ke sana pula tujuan mereka.

Bersyukur bahwa Lombok dan Sumbawa sebagai kesatuan NTB memiliki pertumbuhan ekonomi yang cukup baik, 5,8%. Jika Pulau Sumbawa sudah memberikan kontribusi dalam ekonomi, tentu tidak salah juga jika warga Pulau Sumbawa ingin memberikan kontribusinya dalam soal lain, termasuk dalam soal politik. Salah satu kader terbaik Pulau Sumbawa Dr. Zulkieflimansyah melalui rekam jejaknya terlihat cukup kompeten untuk memberikan kontribusi dalam soal itu. Pada Pilkada NTB 2018 ia berpasangan dengan Dr. Siti Rohmi Djalilah kakak dari Gubernur NTB saat ini, TGB, untuk maju sebagai Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur NTB 2018 – 2023 dalam paket Zulrohmi.***
(Sumber Tulisan :https://zulrohmi.wordpress.com/2018/01/07/70/)

Kami siapkan dan kami bawa sampai negara tujuan KERJA di LUAR NEGERI*
Hubungi dan wa KTP ke Zolihin stikes kesosi
==================
(1). DI PERKEBUNAN WYNDHAM ESTATE WINE NEW SOUTH WALES, AUSTRALIA*
Proses :2-4 bulan
Gaji Pokok :
AU $ 12-15 per jam
atau sekitar :
Rp. 33 Jutaan perbulan
=================
(2). Job New Zealand :*
Kontrak kerja :
1 tahun
Di :restaurant dan perkebunan 
Gaji : 
20 – 25 Juta Per / Bulan , 
 Tidak ada system potong gaji ,
Proses maksimal 1 bulan
Syarat :
 Usia Maksimal 40
==================
(3). Job TAIWAN*
Gaji Perbulan :
Rp 10 – 12 juta, dapat makan & mess , 
tidak ada system kontrak atau medical,
menggunakan Visa Tour, 
Proses : 
2 minggu
tidak ada system potong gaji
=================
(4). Job Singapore
Dibutuhkan banyak orang untuk Job di Singapore , 
Sistem kerja : 
20 – 25 hari masuk lagi atau kerja lagi ke Malaysia
lalu masuk lagi ke Singapore…
Gaji : 
Rp 400 – Rp 500 ribu perhari
makan & mess gratis , 
Proses : 
2 - 3 hari langsung berangkat !!!
Bekerja di : Laundry Pemasangan Tenda, 
Bongkar Mesin , Jaga Kedai Restaurant , Dll…
==================
(5). Job Jepang*
Dibutuhkan 20 orang untuk di pekerjakan di pabrik elektronik / konstruksi jepang ,
menggunakan visa undangan , 
Gaji : 
250.000 yen 
(1 yen = Rp. 120) 
Proses :
1 bulan
Menggunakan : 
Pasport E / Umum
=================
(6). Job Korea Selatan* 
Kerja di pabrik
Gaji :
20-25 juta an
Visa :
Bisnis
Minat hubungi :
Segera WA KTP 081944344958 dan Pak Aman Rektorat Poltekes Kemenkes Jakarta II
Disnaker dan Ijazah Kesehatan Kemenkes
==========
 DIBUTUHKAN :
2 ORANG APOTEKER
GAJI :
5 JUTA

Penempatan :
Madiun Jatim
==============
Bidan dan perawat di butuhkan jadi homecare merawat bayi anak ibu hamil dan lansia jompo di taiwan dan timur tengah