Select Menu

Mandalika Lombok Travel

Select Menu

Nasional

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Lensa Bicara

Ekonomi

Politik

Hukum

Budaya

Sosial

Nusantara

Olahraga

SUARA REVOLUSI.COM- Warga kecamatan batukliang keluhkan soal proses pembuatan ktp. Demikian disampaikan camat setempat drs lalu. Sabit ppada acara safari siaturahim ramadan 1436H yang digelar pemda dikecamatn tersebut pada selasa 30 juni 2015.
Lebih anjut camat mengatakan proses pembuatan ktp tersebut dinilai sangat menyulitkan kare karena menambah biaya. "Proses fotonya di kantor camat tetapi mengambil ktpnya dkabuaten" katanya.
Selain itu lanjut camat, warga desa mantang bagian timur hingga saat ini belum menikmati air bersih. "Malah di dusun riris ada lima kk belum memiliki kilo meter listrik sendiri."pungkanya. (


SUARA REVOLUSI.COM- Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi membuka acara STQ Korpri X tahun 2015. Kegiatan diselenggarakan selama tiga hari mulai tanggal 13-15 Ramadhan 1436 H atau 30 Juni 2 Juli 2015 di Gedung Graha Bhakti Praja.

Acara ini dihadiri oleh anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, SKPD lingkup Provinsi NTB, dan ketua BKOW Hj. Syamsiah Muh. Amin.

Pada kesempatan itu, Drs. Hendro Kartiko mengungkapkan, dewan hakim dalam acara STQ Korpri ini merupakan anggota LPTQ Provinsi NTB yang terdiri dari 5 orang. Dewan hakim dipilih berdasarkan surat keputusan No. 94 tahun 2015 tentang pembentukan dewan hakim yang disahkan oleh Ketua Dewan Pengurus Korpri Provinsi NTB H. Muhammad Nur, SH, MH dan dikukuhkan langsung oleh Gubernur NTB
“Sesuai dengan surat keputusan tersebut, dewan hakim memiliki tugas untuk menilai peserta, menetapkan pemenang, dan mengumumkan pemenang”, ujarnya.(hms)
SUARA REVOLUSI.COM- Asisten Ekonomi dan Pembangunan Setda Provinsi NTB, Drs. Lalu Gita Ariadi, M.Si menyambut hangat kedatangan rombongan Pansus DPRD Provinsi Sumatera Barat di Ruang Rapat Umum Setda Provinsi NTB, Selasa (30/06/2015).

Pimpinan rombongan sekaligus Wakil Ketua DPRD Sumatera Barat, Drs. H. Guspardigaus, M.Si menjelaskan, kunjungan kerja dilakukan dalam rangka membangun silahturami sekaligus mencari masukan untuk menyempurnakan Raperda tentang pemanfaatan jalan yang saat ini sedang di susun DPRD Sumatera Barat. “Dalam rangka penyempurnaan raperda mengenai pemanfaatan jalan kami berkunjung ke Nusa Tenggara Barat karena kami menilai dalam hal ini NTB selangkah lebih maju,”ujarnya.

Dalam kesempatan yang sama, Lalu Gita Ariadi memberikan ucapan selamat datang kepada rombongan dan berharap kunjungan kerja ini dapat memperkaya dan membantu penyempurnaan Raperda tersebut. (hms)

SUARA REVOLUSI.COM- Kegiatan Silaturrahmi Ramadahan dilaksanakan di Masjid Baiturrahman Kediri Lombok Barat (10 Ramadan 1436 H/ 26 Juni 2015). Silaturrahim Ramadhan kali ini di pimpin langsung oleh Wakil Gubernur NTB, H. Muhammad Amin, S.H, M.Si ditemani Sekretaris Daerah Provinsi NTB, HM. Nur, SH.MH, Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Provinsi NTB, Drs. Fathul Gani M.Si serta Kepala SKPD Lingkup Pemerintah Propinsi NTB

Rombongan disambut Plt.Bupati Lombok Barat Bapak Fauzan Khalid, TGH. Sapoan Hakim, TGH. Muhlis Ibrahim dan Tokoh Masyarakat yang ada Kecamatan Kediri. Pelaksanaan acara di awali dengan Sholat Taraweh dan Witir kemudian di lanjutkan dengan penyerahan bantuan oleh Wakil Gubernur NTB. (hms)

SUARA REVOLUSI.COM- Memasuki hari ke sepuluh pelaksanaan ibadah puasa tahun ini, Gubernur Nusa Tengga Barat Dr. TGH. M. Zainul Majdi beserta Wakil H. Muh. Amin, SH. MSi yang hadir bersama istri Hj. Syamsiah M. Amin melakukan Safari Ramadhan ke Masjid Baiturarahim Kecamatan Tanjung Lombok Utara, Sabtu (27/6/2015)

Mengawali kegiatan itu rombongan safari Ramadhan gubernur melaksankan solat magrib berjamaah dengan Bupati Lombok Utara H. Djohan Sjamsu, SH beserta Wakil H. Najmul Akhyar dan pimpinan SKPD, sebelum melaksanakan buka puasa bersama dan solat tarawih dengan tokoh agama dan masyarakat. 

Sebagai rangkaian kegiatan safarinya, pada kesempatan yang sama, gubernur bersama wakil menyerahkan sejumlah bantuan secara simbolis kepada masyarakat berupa bantuan dana untuk pembangunan masjid Baiturrahim, dana bantuan untuk Kelompok Usaha Bersama , ekonomi produktif bagi lansia melalui Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKSA) FATA FATIHA Desa Kapu Jenggala Kec. Tanjung dan bantuan Kepada lembaga Kesejahteraan Sosial Anak terlantar serta paket sembako dan makanan tambahan untuk ibu hamil dari TIM Penggerak PKK Provinsi Nusa Tenggara Barat. (hms)
H.Nasrun
SUARA REVOLUSI.COM- Pembangunan diwilayah Kecamatan Praya Tengah Cukup Signifikan. Apalagi dengan jumlah Dana Desa yang sangat besar, berbagai pemabngunan infrastruktur mencapai 70 persen lebih. Hal itu terungkap pada acara Safari Ramadhan 1436H yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah di kecamatan tersebut Kamis (25/6) lalu. 

Camat Praya Tengah, Drs.Syahri,MM pada laporanya menyampaikan, Dana Desa sekecamatan Praya tengah sesuai yang tertera pada Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APB-Des) ungkap Camat mencapai Rp.4,38 miliar. Sebesar Rp.1,6 miliar dialokasikan untuk pembangunan Infrastruktur.”Daintaranya pembangunan Pos Keamanan Terpadu, Irigasi dan jalan desa. Saya ingatkan kades untuk sangat hati-hati pada pengelolaan dana desa itu,”tandasnya. 

Kalau melihat jumlah jalan yang sudah diperbaiki di kecamatan Praya tengah, camat mengungkapkan sekitar 70 persen jalan sudah bagus. Namun ada sejumlah desa yang hingga saat ini belum tersentuh perbaikan jalan tersebut.”Seperti di Desa Pejanggik yang sudah sekitar 8 tahun belum diperbaiki. Begitu juga jalan yang ada di Desa kelebuh menuju Praya Timur sepanjang 7 km dan baru hanya dihotmi 1,5 km,”paparnya. 

Dalam bidang aparatur pemerinthan seteampat, mendukung pembangunan dikecamatan Praya Tengah, saat ini sejumlah anggota Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopinca) lanjut Camat rata-rata merupakan pejabat yang baru. Kesejahteraan aparatur juga bertambah kecuali kader yang belum mendapat kenaikan intensif. 

Dalam bidang pertanian dan peternakan, wilayah kecamatan Praya tengah sebut Camat, telah banyak mendapat perhatian yang secara merata ke seluruh desa. Baik bantuan berupa bibit pertanian dan juga perikanan. Semuanya telah dinikmati hasilnya oleh masyrakat.”Pembangunan yang sudah dilakukan Bapak Bupati dan Wakil Bupati di Praya Tengah ini cukup signifikan hasilnya,”ujarnya. 

Sementara itu koordinator zona pembangunan Kabupaten Lombok Tengah Tunjung Tilah, Asisten II Setda setempat, Ir.Nasrun, memaparkan proses pembangunan Kabupaten Lombok Tengah selama 5 tahun Pemerintahan Bupati dan Wakil Bupati Suhaili-Normal.(sr 02)
SUARA REVOLUSI.COM- Wakil Bupati (Wabup) Drs.H.L.Normal Suzana tidak cocok lagi menjadi Wabub? Karena banyak sahabatnya yang menyatakan kalau Wabup lebih cocok menjadi bintang sinetron. Begitulah ungkapan Bupati Lombok Tengah, HM.Suhaili,FT.SH.MM pada kegiatan Safari Ramadhan yang dilakukanya kamis (25/6) lalu di Kecamatan Praya Tengah. 

Ungkapan yang disampaikan dengan nada candaan tersebut, banyak diartikan sebagai sebuah isyarat kalau HL.Normal Suzana, tidak cocok lagi mendampingi dirinya sebagai Wakil Bupati.”Kalau saya ke Jakarta bersama kak tuan Normal Suzana, sahabat-sahabat disana bilang kak tuan itu cocok menjadi bintang sinetron,”ujarnya yang disambut gelak tawa hadirin. 

Pada kesempatan itu, bupati berbicara lebar mengenai dirinya apakah akan ikut lagi atau tidak maju sebagai Calon Bupati. Ia menyatakan, kalau banyak orang yang bertanya-tanya dengan hal tersebut. “Maka kalau ada yang bertanya-tanya apakah saya akan maju atau tidak, jawabanya tergantung.”tandasnya. 

Yang pasti lanjut Bupati ,masih banyak hutang pembangunan yang menjadi aspirasi masyrakat yang belum mampu ia penuhi. Hal itu sangat disadari betul oleh dirinya, termasuk hingga sejumlah desa pernah melakukan unjuk rasa karena jalanya rusak.”Saya tahu hal itu. Pembangunan saat ini hanya batu pijakan untuk bergerak lagi menuju pembangunan berikutnya,”katanya. 

Apa yang sudah diraih saat ini lanjut Bupati, bukan semata-mata keberhasilan dirinya bersama wakil Bupati Drs.HL.Normal Suzana. Namun kerberhasilan yang diraih berkat kekompakan dan persatuan seluruh masyrakat Lombok Tengah.”Siapapun yang menjadi Bupati, kalau tidak didukung oleh seluruh masyrakat, maka tidak akan bisa berbuat apa-apa,”ujarnya sembari menambhakan, hal itu tidak lain dan tidak bukan juga berkat karunia Allah SWT.
Untuk itulah lanjut Bapati, berkali-kali ia menyampaikan dan mengajak masyarakat untuk bersatu padu membangun daerah Tatas Tuhu Trasna tersebut, mulai dari yang terbawah yakni dengan membangun dari komunitas rumah ibadah yang selama ini ia integrasikan dengan istilah Lempermadu.”Maka dari itu, mala mini, kami mengudang seluruh element masyarakat dari pengurus masjid untuk kembali kami ajak berkomitment dan menyatkukan tekad melanjutkan pembangunan,”imbuhnya. 

Karena pemabngunan lanjut Bupati, harus terus dilanjutkan dan kedepan akan dilanjutkan dengan meraih “R” yang ke 3 dan ke 4.”Kalau pada 5 tahun yang lalu kita sudah memulai pembangunan dengan 2 R yakni Rurung dan Reban (Irigasi dan Jalan-red), maka berikutnya yakni Rizki dan Ridha Allah. Semoga saja hal ini bisa terwujud.Amin,”harap Bupati.(sr 02) 
Suhaili FT
SUARA REVOLUSI.COM – Peningkatan kesejahteraan masyarakat diwilayah Kecamatan Pujut terus dilakukan dengan berbagai cara. Baik dengan melakukan pemekaran desa dan penggelontoran dana besar dari pusat. Demikian disampaikan Bupati Lombok Tengah,H.M.Suhaili,FT.SH.MM pada acara Safari Silaturrahim Ramadhan 1436 H yang digelarnya dikecamatan tersebut pada Rabu (24/6) lalu. 

Jumlah desa dikecamatan Pujut yang saat ini berjumlah 16 desa, dalam waktu dekat akan bertambah menjadi 18 desa. Hal ini setelah 2 buah desa dalam waktu dekat akan melakukan pemekaran.”Sayaratnya sudah lengkap bahawa Desa Pengembur dan Pengengat akan mekar dalam waktu dekat ini. Semua itu demi meningkatkan kesejahteraan warganya,”katanya. 

Kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pemabngunan dan keamanana diwilayah kecamatan Pujut lanjut Bupati, saat ini benar-benar sudah mencapai puncaknya. Hal ini dilihat dari berhasilnya dengan baik puluhan investor membangun dikecamatan tersebut.”Lihat saja bagaimana banyaknya hotel di Kute. Begitu juga restaurant dan kiosnya yang capai ribuan. Dan sekarang tidak ada lagi terdengar ada perkelahian antar kampong,”imbuhnya. 

Disamping itu, berkat karunia dari Allah tandas Bupati, pembangunan itu hingga saat ini terus berlangsung dan jumlahnya terus bertambah. Misalnya pada bulan Agustus nanti, sebuah hotel yang dikelola oleh pengelola hotel kelas dunia, akan mulai dibangun dikawasan Mandalika Resort Kuta.”Pada tahun ini dikawasan itu, pemerintah pusat telah menggelontorkan dana Rp.250 miliar untuk pembangunanya. Kemudian pada tahun 2016 nanti, ditambah lagi sebesar Rp.1,8 triliun,”ungkap Bupati. 

Untuk itu, Bupati menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk mempersiapkan diri dari sekarang untuk mengambil peran. Paling tidak, ikut ambil bagian pada sektor riil yang pasti akan bergeliat akibat dari banyaknya anggaran yang digelontorkan ke Lombok Tengah tersebut.”Paling tidak, kita berjualan kebutuhan orang-orang yang mengerjakan proyek pembangunan itu,”imbuhnya.(sr 02) 
SUARA REVOLUSI.COM– Geliat perekonomian diwilayah Kecamatan Pujut, terus meningkat. Hal itu akibat dari berbagai pembangunan yang dipusatkan disejumlah desa yang ada dikecamatan tersebut. Demikian disampaikan Camat Pujut, L.Wiraksa,Bsc.SIp.MM pada Safari Silaturrahim Ramadhan 1436 H Bupati dan Wakil Bupati dikecamatan tersebut. 

Wilayah Pujut yang terdiri dari 16 desa dengan 267 dusun dan memiliki 158 anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) lanjut Camat, diyakini kedepan akan menjadi wilayah dengan desa-desa maju. Hal itu terlihat dari aktifitas perokonomian diwilayah tersebut yang cukup tinggi.”Bayangkan saja di kecamatan pujut itu ada 1678 unit Restourant dan Kios,”ujarnya. 

Belum lagi dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata yang disandang oleh salah satu desa. Hal itu dipastikan akan mendongkrak segala bidang pembangunan yang ada di Lombok Tengah. Begitu juga dengan Pelabuhan Perikanan yang ada di Awang yang saat ini terus dibangun.”Ada juga budidaya Rumput Laut dan Udang yang ada di Dusun Gerupuk Desa Sengkol yang sudah terkenal ke seluruh Indonesia,”imbuh Camat. 

Walau tanah persawahan saat ini sudah menyusut dari luas sebelumnya lanjut Camat, namun hal itu tidak mengurangi semangat warga untuk bertani. Lahan-lahan pertanian yang saat ini masih ada, terus ditanami walau dengan sistim Gugurancah.”Untuk SPP PNPM saja saat ini saldonya sudah mencapai RP.3.785.897.000 yang tersebar ke 16 desa dengan 1726 kelompok,”paparnya.(sr 02) 
SUARA REVOLUSI.COM- Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan Perwakilan (BPKP) Nusa Tenggara Barat menjalani pergantian pimpinan pada Kamis, (25/6/ 2015). Pergantian posisi kepala BPKP NTB dilaksakan di Ruang Rapat Utama Kantor Gubernur Nusa Tenggara Barat.

Kepala BPKP NTB , Darius Ak yang berpindah tugas menjadi kepala BPKP perwakilan Papua kini digantikan oleh Dr. Bonardo Hutauruk, Ak.MM yang sebelumnya menjabat sebagai direktur pengawasan lembaga pemerintahan bidang politik, sosial dan keamanan lainnya, pada deputi bidang pengawasan instansi pemerintah bidang politik, hukum, keamanan, pembangunan manusia dan kebudayaan BPKP RI. (hms)
SUARA REVOLUSI.COM- Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH. M. Zainul Majdi, secara resmi menyerahkan surat keputusan Menteri Dalam Negeri kepada Wakil Bupati Lombok Barat, H.Fauzan Khalid, S.Ag, M.Si sebagai pelaksana tugas Bupati menggantikan pejabat sebelumnya. Penyerahan SK Mendagri itu berlangsung di Ruang Kerja Gubernur NTB, Kamis (25/6/15).

Gubernur dalam kesempatan itu menyerahkan SK Mendagri Nomor 131.52-4499 tahun 2015 tentang pemberhentian sementara Dr. H. Zaini Arony dari jabatan Bupati Lombok Barat, masa jabatan Tahun 2014-2019 sampai proses yang bersangkutan selesai dan mempunyai kekuatan hukum tetap. Surat keputusan Mendagri ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan yakni 17 Juni 2015. (hms)

SUARA REVOLUSI.COM- Wakil Gubernur NTB, H Muh. Amin. SH., M.Si, menerima Tarmizi Abka dan Anas Bakri, sineas dari Putar Film Production, Jakarta. Sineas ini akan membuat film "Kalam-kalam Langit" yang mengambil setting tempat di NTB.

Wagub menyatakan mendukung produksi film yang rencananya akan dimulai pada Oktober 2015 ini. Melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB, pemprov siap memberikan dukungan seperti menyediakan tempat untuk casting pemeran film."Kami siap dukung produksi film ini", kata wagub.(hms)
H.Sumum
SUARA REVOLUSI.COM– Saat ini para guru sedang fokus melakukan pengisian raport bagi seluruh anak didiknya. Untuk itu, proses belajar mengajar disekolah disesuaikan dengan kesibukan guru. Apalagi dalam bulan suci ramadhan ini, beberapa kali libur diberlakukan. Demikian Disampaikan, Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Dikpora Lombok tengah, H.Sumum pada Rabu (24/6/2015).

Pada bulan suci ramadhan ini, libur diberlakukan dengan selang-seling. Artinya pada minggu pertama puasa libur lalu masuk lagi pada minggu kedua dan seterusnya. Hal itu diharapkan agar siswa tidak terlalu dibebani oleh puasa.”Karena kalau libur terus selama sebulan, nanti anak-anak juga bosan dirumah dan malah melakukan hal-hal yang tidak diginkan,”jelasnya. 

Yang terpenting lanjut H.Sumum, saat ini semua guru sedang kosentrasi melakukan pengisian raport terhadap anak didiknya. Pengisian raport tersebut sangat diperlukan kosentrasi yang tinggi dan melalui proses yang cukup ribet sehingga dibutuhkan kehati-hatian dan kejelian.”Karena tentu saja penulisan raport itu tidak boleh salah. Tidak bisa kalau salah kemudian dihapus dan baru diisi kembali, itu bisa menuai protes dan tanda Tanya wali murid. Jadi butuh kosentrasi dan fokus,”terangnya. 

Dalam waktu yang cukup singkat ini lanjut H.Sumum, para guru dan wali kelas juga diharuskan memikirkan kalimat pesan-pesan kepada orang tua yang harus tertera di raport tersebut. Kalimat dan kata-katanya juga harus baik sehingga tidak menimbulkan persepsi buruk bagi orang tua dan murid.”Pesan itu juga butuh pemikiaran agar tidak menyinggung wali jurid dan juga murid itu sendiri. Pesan itu tentu untuk kemajuan anak didik kedepan,”tandasnya sembari menambahkan, pembagian raport akan dilaksanakan pada Sabtu tanggal 27 juni mendatang.(sr 02)


 SUARA REVOLUSI.COM– Salah satu keberhasilan pembangunan yang menonjol di Kecamatan Praya Barat, yakni angka kematian ibu melahirkan nol. Begitu juga dengan kasus gizi buruk, tercatat nol. Selain itu, berbagai macam pembangunan infrastruktur juga telah dibangun diseluruh desa dikecamatan tersebut. Demikian disampaikan Camat Praya Barat, H.L.Muhammad Zaini,Sip. Pada acara Safari Silaturrahmi Ramadhan 1436 H yang digelar Pemda Lombok Tengah dikecamatan tersebut.
Dalam laporanya, Camat menyebutkan, dalam hal pembangunan pemerintahan, pihaknya telah melakukan berbagai pelatihan kepada seluruh aparat desa dalam rangka mengoptimlakan pelayanan terhadap masyrakat.”Dibidang ekonomi, adanya 3 pasar dan 2 unit koperasi dikecamatan tersebut serta 2 unit perbankgan, telah mampu memberikan kemudahan dalam menjalankan usaha masyarkat,”katanya. 

Dibidang pendidikan jelas Camat, angka kelulusan mencapai 99,90 persen, namun demikian banyknya lahan Sekolah Dasar Negeri (SDN) yang hingga saat ini belum memiliki sertifikat, membuat kosentrasi proses belajar mengajar terkadang tergagangu, karena adanya warga yang mengklaim kalau tanah lokasi SDN merupakan tanah meilik mereka. 

Dibidang pertanian lanjut Camat, Kecamatan Praya Barat telah meningkatkan produksi kedelai dengan Program Gerakan Pengelolaan Tanaman Terpadu (GPTT) pada sekitar 2000 hektar lahan pertanian. Sementara dibidang keamanan, sesuai dengan adanya Program Opsimantu bidang keamanan dan ketertiban, maka TNI-Polri dan Pol-PP bersatu padu menjaga keamanan.”Masih banyak lagi dampak pembangunan BIL dan hotel yang dan tidak bisa disebut satu persatu. Yang pasti saat ini seluruh warga telah menikmati semua hasil pembangunan tersebut,”pungkasnya.(sr 02) 
SUARA REVOLUSI.CO – Sekitar 1000 warga yang terdiri dari berbagai element masyarakat, hadiri acara Safari Silaturrahim Ramadhan 1436 H yang berlangsung di halaman Sekolah Menengah Pertama (SMPN) 1 Praya Barat. Safari yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah pada Selasa (23/6) yang dimulai pukul.21.00 wita tersebut, berlangsung khidmad. 

Seluruh unsur masyarakat tampak hadir pada Safari ramadhan malam pertama itu. Mulai dari pengurus masjid dari masing-maing desa, unsur pemerintahan desa baik Kepala Dusun (Kadus), Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Pol-PP dari masing-masing desa, Bhabinsa dan Bahabinkamtibmas, tokoh pemuda, tokoh agama dan juga tokoh masyrakat, semua tampak memenuhi kursi yang telah disediakan panitia. 

Jajaran Forum Koordinasi Pemerintahan Kecamatan (Forkopinca) dan juga jajaran Forum Komunikasi Pemda (Forkopinda) juga tampak seluruhnya hadir, walau sebagianya diwakili. Dari Jajaran Satauna Kerja Pelayan Masyarakat (SKPM) Lombok Tengah, baik Kepala Dinas, kepala Badan dan Kepala Kantor serta Dirut RSUD Praya, juga terlihat hadir dilokasi.
Bupati dan Wakil Bupati ,serta Ketua DPRD Lombok Tengah, H.A.Fuaddi, FT,SE juga turut hadir dalam acara yang dilaksanakan dengan cara santai dan jauh dari kesan fotmal tersebut. Dalam Sambutanya, Bupati, H.M.Suhaili,FT.SH.MMmenyatakan, dirinya merasa perlu meluruskan anggapan sebagian orang dari tujuan dilaksanakanya kegiatan tersebut.”Perlu kami luruskan, bahwa tujuan diadakanya kegaiatan ini semata-mata untuk menyambung silaturrhim, berkumpul dengan satu tujuan, manyatukan tekad agar bagaimana terwujudnya kemaslhatan umat dan seluruh masyarakat,”katanya. 

Selain itu, kegiatan itu sebagai tempat mengkaji, mencari refrensi terhadap sejauh mana ihktiar yang selama ini sudah dilakukan. Apalagi tidak terasa saat ini, sudah 5 tahun dirinya dan Wakil Bupati berkhidmat beriihktiar membangun daerah.”Untuk itu, melalui kesempatan ini, kami mohon ampun kepada Allah dan seluruh masyarakat atas kekurangan kami. Karena kami sadari masih banyak tunturan masyrakat yang belum kami penuhi,”jelasnya. 

Seperti diketahui lanjut Bupati, pada acara safari tersebut, seluruh unsur diundang dan diharapkan menghadirinya. Dengan begitu, diharapkan bila sebelumnya banyak terjadi perbedaan antara unsure masyarakat yang satu dengan yang lain, maka bisa disatukan.”Yang selama ini selalu berbeda, mulai kesempatan ini mari kita bersatu dan terus menjaga kekompakan. Karena dengan begitu, maka segala sesuatu yang sulit, bisa ringan terasa bila dipikul bersama-sama,”imbuhnya. 

Melalui kegiatan itu, Bupati memohon pamit, karena per tanggal 27 Nopember nanti, secara resmi masa jabatanya sebagai pelayan atau khadam masyrakat Lombok Tengah sudah berkahir. Ia secara mendalam meminta maaf terhadap begitu banyaknya hutang harapan masyarakat yang belum ia penuhi.”Kami mohon pamit, kalaupun nanti Allah mengijinkan dan masyarakat menghendaki untuk maju lagi dalam Pemilukada, Inshaallah,”tukas Bupati. 

Usai sambutan Bupati tersebut, baik Bupati dan seluruh warga yang hadir kemudian menikmati sajian berupa nasi bungkus secara berjamaah dilokasi acara. Yang unik, kepala desa saat itu didaulat untuk melayani dan mengam,bilkan nasi bungkus untuk jajarnya dipemerintaha desa dan juga tokoh masyrakat setempat.(sr 02) 



SUARA REVOLUSI.COM- Provinsi NTB akan kembali menjadi tuan rumah ajang internasional, International Conference on Tropical Tourism Outlook. Konferensi yang mengusung tema “Balancing Development and Sustainability in Tourism Destinations” tersebut, rencananya digelar di Kota Mataram pada tanggal 29-31 Juli mendatang dan akan dihadiri oleh perwakilan dari 13 negara yang merupakan peneliti, keynote speaker dan penulis pariwisata.

Hal ini terungkap dalam kunjungan Ketua panitia Konferensi Pariwisata Internasional H. Akhmad Saufi, SE, M. Bus, Ph.D., yang diterima NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi di ruang kerja gubernur, Rabu (24/6/2015). 

Akhmad Saufi menyebutkan, konferensi tersebut akan dihadiri oleh kurang lebih 140 orang peserta, dan melalui kegiatan berskala internasional tersebut diharapkan mendapatkan output berupa rangkuman dari konferensi yang bisa menjadi acuan bagi pariwisata di Nusa Tenggara Barat, khususnya mengenai Pariwisata Syari’ah yang tengah digalakkan oleh Pemprov. Nusa Tenggara Barat.

Acara tersebut diselenggarakan dalam rangka mendukung pengembangan pariwisata sebagai salah satu sektor unggulan di Provinsi Nusa Tenggara Barat. Konferensi ini merupakan kerjasama Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram dengan Northern Arizona University (NAU), Universiti Teknologi Mara (UiTM) Malaysia, James Cook University (JCU) Singapore, dan International Geographical Union (IGU).

Menanggapi hal tersebut, gubernur memberi apresiasi dan menyambut baik inisaitf yang dilakukan oleh Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mataram. Gubernur, dalam pertemuan tersebut, juga memberikan dukungan dan berharap agar kegiatan berskala internasional tersebut dapat berjalan dengan baik. (hms)

SUARA REVOLUSI.COM- Peran penyuluh dalam mengawal pelaksanaan pembangunan di segala bidang, khususnya dibidang pertanian, perikanan dan kehutanan sangat penting. Hal itu juga menjadi perhatian dan komitmen kuat dari pemerintah provinsi Nusa Tenggara Barat terkait nasib dan kesejahteraan penyuluh.

Penyataan diatas disampaikan langsung oleh Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH. M. Zainul Majdi saat menerima kunjungan Kepala Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian Perikanan dan Kehutanan (BKP3K) Provinsi NTB, Ir. Husnanidiaty Nurdin, M.M bersama Komisi Penyuluh Pertanian Nasional (KPPN) yang diwakili oleh Prof. Dr. Bustanul Arifin beserta 4 orang lainnya di ruang kerja gubernur, Rabu (24/6/2015). 

Kunjungan silaturahim ini bertujuan untuk mengkonsultasikan isi Undang-Undang No. 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah, khususnya bagian sub urusan pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat kelautan dan perikanan, yang menyatakan bahwa kewenangan penyelenggaraan penyuluhan perikanan nasional sepenuhnya berada pada pemerintah pusat, dengan segala konsekuensi dan implikasinya. (hms)
SUARA REVOLUSI.COM – Keindahan dan keunikan pulau Lombok khususnya Lombok Tengah, seolah tak habis-habisnya memukau setiap orang yang melihatnya. Mulai dari pantai hingga perbukitanya, ada saja bagian-bagianya yang menjadi perhatian masyarakat. Salah satunya, sebuah goa yang terletak disebuah bukit di Dusun Saung Desa Pengembur Kecamatan Pujut. Goa itu, diyakini pernah dijadikan tempat tinggal oleh manusia pada zaman pra sejarah ratusan tahun silam.

Salah seorang warga setempat, Amaq Mardi (56) menceritakan, goa yang disebut warga setempat Goa Pengembur itu telah lama diketahui keberadaanya. Dari bentuknya, diyakini kalau goa itu dahulu kala pernah ditinggali oleh manusia purba.”Warga sini yakin kalau itu dulunya adalah tempat tinggal manusia purba,”tuturnya.

Disamping bentuknya yang tidak terlalu dalam, dengan luas seperti luas rumah kebanyakan, goa itu terletak diatas perbukitan yang tentu aman dari bintang buas. Goa itu sangat ideal dijadikan sebagai rumah karena memiliki ruang-ruang atau kamar.”Memang sejauh ini belum pernah ditemukan benda-benda aneh didalam goa itu, walau terkadang anak-anak kerap bermain di goa itu,”tambahnya.

Praktis saat ini lanjut Ama Mardi, goa itu dimamfaatkan oleh warga sekitar untuk berteduh ketika memungut ranting-ranting kering yang jatuh disekitar bukit tersebut, untuk dijadikan kayu bakar. Baik saat musim panas tiba dan juga saat musim hujan, goa itu selalu aman untuk berteduh.”Banyak juga saya lihat orang-orang berdatangan ke goa itu, entah apa tujuanya. Mungkin mereka hanya mau melihat-lihat saja sambil menikmati pemandangan yang indah dari goa itu,”pungkasnya.(sr 02)
M.Samsoel Qomar

SUARA REVOLUSI.COM – Komisi I DPRD Lombok Tengah, apresia pihak Kepolisian Polres Lombok Tengah yang telah sigap menanggapi seluruh keluhan masyarakat terkait dengan proses pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) dibagian Satuan Lalulintas (Satlantas) setempat. Demikian disampaikan, Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah, M.Samsoel Qomar,S.Sos pada Selasa (23/6/2015).

Dari imformasi yang didapat dari sejumlah masyarakat ungkap Samsoel, saat ini proses pembuatan SIM di Satlantas Polres Lombok Tengah sudah berjalan dengan baik. Tidak ada lagi keluhan dari masyarakat tentang adanya kejanggalan yang sebelumnya dikeluhkan.”Kita berikan apresia setinggi-tingginya kepada pak Kapolres dan jajaranya, terutama disatlantas yang telah cepat melakukan koreksi dan perbaikan,”katanya.

Saat ini lanjut Samsoel, tidak ada lagi masyarakat yang diharuskan memiliki Sertifikat mengemudi terlebih dahulu saat akan membuat SIM. Semua berjalan sesuai dengan aturan yang ada dengan pelayanan yang prima dan telah menjadi percontohan Satlantas di NTB.”Jadi masyarakat dipersilahkan untuk membuat SIM dan apabila ada keluhan jangan sungkan untuk disampaikan,”imbuhnya.

Untuk sementara lanjut Samsoel, cek kesehatan untuk keperluan pembuatan SIM bisa dilakukan di puskesmas-puskesmas terdekat. Ikatan Dokter Indonesia (IDI) sedang merumuskan regulasi tentang bagaimana penempatan pemeriksaan kesehatan SIM ini agar lebih efisien.”Bagus kalau dokternya itu ditempatkan disalah satu ruangan di Lantas, agar lebih memudahkan masyarakat,”pungkasnya.(sr 02)
Amir Husein
SUARA REVOLUSI.COM – Pembangunan 2 pasar traditional di Lombok Tengah berjalan dengan baik. Masalah ganti rugi Pasar Semparu telah selesai, sementara proses pembangunan Pasar Sengkol juga sudah dimulai. Demikian disampaikan, Kepala Dinas Koperasi Perindustrian Perdagangan dan Usaha kecil Menengah (Diskoperidag UKM) Lombok Tengah, H.Amir Husein pada Selasa (23/6/2015).

Terkait masalah pembangunan pasar Semparu yang sempat memiliki masalah karena adanya warga yang terkena dampak pembangunan pasar itu ungkap H.Amir, saat ini sudah tuntas diselesaikan. Biaya ganti rugi akibat dampat itu telah dianggarkan oleh Pemerintah Daerah.”Sudah dialokasikan dana untuk itu sebesar Rp.100 juta dari APBD murni,”jelasnya.

Dana itu lanjut H.Amir, diberikan untuk mengganti rugi dampak pembangunan pasar itu terhadap sebanyak 11 Kepala Keluarga (KK) yang kebetulan berada dilahan milik pemerintah tersebut. Sementara mengenai teknis pembagianya, diserahkan kepada camat dan kepala Desa (Kades) setempat.”Kalau soal pembagianya nanti pihak-pihak yang terkait melakukan musyawarah disana,”imbuhnya.

Penganggaran biaya ganti rugi itu lanjut H.Amir, tidak melalui DPA Diskoperindag melainkan langsung ke Bagian Keuangan Setda Lombok Tengah. Untuk itu segela hal yang berkaitan dengan pencairan dana itu melalui Bagian Keuangan.”Tampaknya itu melalui dana Bantuan Sosial,”ujarnya.

Sementara itu, terkait dengan pembangunan pasar Sengkol jelas H.Amir, saat ini sudah dalam proses kearah tender. Dengan Dana Alokasi Khusus (DAK) yang bersumber dari pemerintah pusat, pasar itu akan dibangunkan berbagai macam fasilitas dagang.”Nanti akan dibangun kios-kios dan lapak-lapak tempat berjualan yang lebih baik,”ungkapnya.

Dengan anggaran sebesar Rp1,8 miliar lanjut H.Amir, diharapkan pasar itu akan menjadi lebih baik dari keadaanya sekarang. Sehingga kegiatan transaksi antara penjual dan pembeli dipsar tersebut bisa berjalan dengan nyaman.”Kedepan pasar sengkol diwacanakan akan dipindah ke sebelah utara agar menyatu dengan terminal sengkol,”pungkasnya.(sr 02)
SUARA REVOLUSI.COM- Gubernur NTB, Dr. TGH. M Zainul Majdi memberikan sambutan dalam acara pisah sambut Kepala Kejaksaan Tinggi NTB pada Senin,(22/6/ 2015) di Pendopo Gubernur NTB.

Dalam acara tersebut, Gubernur memberikan salam perpisahan pada Kepala Kejaksaan Tinggi NTB sebelumnya, Fadil Jumhanna, S.H, M.H dan menyambut penggantinya Martono, S.H, M.H.
Acara juga dihadiri oleh Wakil Gubernur NTB, H. Muhammad Amin, S.H, M.Si, Sekretaris Daerah, H. Muhammad Nuh, S.H, M.H, jajaran SKPD terkait dan FKPD (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah). (hms)
M.Nazili

SUARA REVOLUSI.COM – Ratusan perusahaan di Kabupaten Lombok Tengah belum memenuhi gaji standar Upah Minimum Kabupaten (UMK). Selain itu perusahaan tersebut juga belum mendaftarkan para pegawainya di Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS). Demikian disampaikan Kepala Dinas Sosial Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disostek dan Trasnmigrasi), M.Nazili,Sip pada Senin (22/6/2015).

Dari sekitar 400-san perusahaan yang ada dengan total pegawai sekitar 3000 pegawai, baru hanya 12 persen saja yang baru memenuhi standar gaji UMK. Begitu juga dengan pegawai yang sudah terdaftar di BPJS.”Itu merupakan jumlah yang sangat sedikit lagi. Untuk itulah kita akan melakukan berbagai tindakan untuk mendorong hal ini,”kata M.Nazili.

Adapun perusahaan yang telah memenuhi standar gaji itu, rata-rata perusahaan yang bergerak dibidang pariwisata seperti hotel-hotel dan restaurant yang ada diwilayah pantai Lombok tengah.”Sementara perusahaan yang ada di Kotra praya rata-rata belum memenuhi standar UMK,”Tambahnya.

Kondisi itu lanjut M.Nazili sangat memprihatinkan. Disaat segala kebutuhan pokok saat ini serba naik, disisi lain perushaan yang ada hanya mementingkan keuntungan dan tidak memperhatikan karyawanya yang bekerja keras.”Mereka seharusnya digaji minimum Rp.1.220.000, namun faktanya ada yang digaji hanya Rp.400.000 per bulan,”ungkapnya.

Pada bulan suci Ramadhan ini lanjut M.Nazili, biasanya para pegawai dalam sebuah perusahaan juga harus menerima Tunjangan Hari Lebaran (THR) yang jumlahnya sebesar 2 kali lipat gaji yang diterimanya.”Tetapi mengenai kepastian hal itu, kita masih menunggu Surat Edaran menteri,”tandasnya. (sr 02)
SUARA REVOLUSI.COM – Kalau anda bingung mencari ta’jil buka puasa, maka kunjungilah Tastura Ramadan Faire (Tarafa). Atau anda juga mau berjalan-jalan dan menikmati suasana malam Ramadan di Kota Praya, maka jangan lupa untuk berkunjung ke Tarafa yang dipusatkan di Gerbang Sebelah Timur Masjid Agung Praya Lombok Tengah.

Tarafa merupakan tempat berkumpulnya berbagai komunitas Usaha Kecil Menengah (UKM) untuk menawarkan produk-produknya. Mulai dari kuliner, kerajinan tangan bahkan hingga ke fashion. Semuanya berkumpul di Tarafa Gerbang Timur Masjid Agung.

Kegiatan itu, dibuka Sekda.Drs.HL.Supardan,MM pada Minggu (21/6) lalu, dengan melakukan buka bersama dilokasi bersama sekitar 100 orang anak yatim piatu di Lombok Tengah. Pada kesempatan itu, Sekda mengatakan, Tarafa dibuat sebagai salah satu upaya tingkatkan ekonomi masyarakat.”Ini adalah tempat berkumpulnya para pengusaha kecil di Lombok Tengah,”katanya.

Seluruh pengusaha kecil menengah lanjut Sekda, diundang untuk datang menempati lapak-lapak yang telah disiapkan oleh pemerintah daerah secara gratis itu. Selain itu, bagi kreatif muda juga dipersilahkan untuk mengadakan kegiatan lain yang bernuansa hiburan.”Bisa juga para Event Organinzer mengadakan kegiatan bisnisnya disini seperti gelar lomba karaoke dan yang lainya,”imbuhnya.

Kegiatan Tarafa tersebut, akan berlangsung selama bulan suci Ramadan ini. Untuk itu semua pihak diharapkan untuk selalu menjaga kebersihan dan keamanan selama kegiatan berlangsung agar apa yang mejadi tujuan dilaksanakanya kegiatan tersebut bisa tercapai.”Pedagang maupun pengunjung harus sama-sama menjaga kebersihan dan juga ketertiban lokasi acara ini,”himbaunya.

Dibukanya Tarafa dengan berdoa dan zikir bersama yatim piatu, diharapkan agar ibadah pada bukan suci Ramadan ini bisa berjalan lancer hingga lebaran nanti. Disamping itu, untuk memanjatkan doa agar pembangunan masjid agung tersebut bisa segera rampung.”Kita memanjatkan doa agar ibdah kita bisa kita laksankan dengan lancer dan masjid kita ini segera selesai pembangunanya,”pungkasnya.(sr 02)



.L.Salehuddin

SUARA REVOLUSI.COM – Bulan suci Ramadhan tiba, gema suara ayat-ayat suci Al-ur’an dari surau-surau yang sedang tadarusan terdengar sepanjang malam. Namun gema suara petasan , juga seperti tak mau kalah kerap kali terdengar meletus mengagetkan yang mendengarnya.
Salah seorang warga Desa Puyung Kecamatan Jonggat,H.Katsir mengungkapkan, dirinya kerap kali dikagetkan oleh suara letusan petasan saat ia melintas dijalanan Kota Praya maupun juga dijalan Raya Puyung.”Tampaknya memang sengaja petasan itu diletuskan saat orang-orang sedang lewat,”duganya pada Senin (22/6/2015).

H.Katsir tidak bisa membedakan mana kembang api dan petasan. Karena sejauh yang ia ketahui, kembang api yang diluncurkan ke udara tersebut juga meletus dan mengeluarkan suara yang juga cukup membikin kaget.”Menurut saya kembang api dan petasan sama saja. Ada juga kembang api yang meledak diudara dan suaranya kayak petasan,”jelasnya.

Yang jelas lanjut H.Katsir, baik kembang api maupun petasan telah menggangu suasana ketertiban pada bulan puasa ini. Namun, demikia kekompakan seluruh masyarakat diyakini bisa menghentikan letusan petasan itu.”Tapi kalau mulai dari diri keluarga kita, kita awasi anak dan sama-sama larang bunyikan petasan pasti bisa,”tandasnya.

Sementara itu ditempat berbeda, Wakapolres Lombok Tengah, Kompol.L.Salehuddin mengatakan, pelaku yang membunyikan petasan dan juga penjualnya jelas-jelas telah dilarang. Karena hal itu selain menggangu dengan suara letusanya juga sangat berbahaya.”Pelaku dan penjualnya bisa dilaporkan dan bila terbukti langsung kita tangkap,”ujarnya.

Sejauh ini lanjut Wakpolres, pihaknya belum menemukan adanya penjual yang menjual petasan tersebut. Yang banyak yakni penjual kembang api yang diperbolehkan karena hanya berupa kembang api saja dan tidak akan menggangu dan berbahaya bila digunakan secara hati-hati.”Kita belum menemukan penjual petasan. Yang banyak itu kembang api, kalau ada langsung kita tindak,”tegasnya.(sr 02)
SUARA REVOLUSI.COM- Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi menerima kunjungan pimpinan baru PT. Telkom Wilayah Provinsi Nusa Tenggara Barat Bapak Ir. M. Rivai Tadjuddin, MT, di ruang kerja gubernur, Senin (22/6/2015).

Dalam kunjungan singkat tersebut, selain meminta bantuan dukungan dan bimbingan gubernur selama masa tugasnya di NTB, Rivai juga sedikit menyinggung mengenai rencana PT. Telkom Wilayah NTB yang akan memodernisasi semua jaringan telepon yang ada di NTB.

Menanggapi hal tersebut, gubernur memberi apresiasi atas kinerja dan percepatan yang dilakukan oleh PT. Telkom Wilayah NTB dan berharap agar PT. Telkom Wilayah NTB dapat lebih meningkatkan pelayanannya semaksimal mungkin. (hms)
SUARA REVOLUSI.COM- Gubernur Provinsi Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH. M. Zainul Majdi menerima kunjungan Ketua Komisi Informasi (KI) NTB, Ir. Drs. M. Syauqie, MM di ruang tamu gubernur, Senin (22/6/2015). Silaturahmi ini dalam rangka meminta ijin gubernur untuk mengekspose keberhasilan kerja KI terkait pelayanan informasi untuk masyarakat NTB. Lebih lanjut, Syauqie menginformasikan bahwa ekspose ini nantinya menggandeng stasiun televisi lokal NTB.

Gubernur yang didampingi oleh Asisten Administrasi Umum dan Kesra, Drs. H. Lalu Syafi’i, MM, memberi apresiasi terhadap kinerja KI selama ini dan menyambut baik rencana tersebut. “memang sudah sepantasnya bila Komisi Informasi mengekspose ini , karena ini bagian kerja keras dan prestasi komisi ini”, paparnya. (hms)
SUARA REVOLUSI.COM- Gubernur NTB Dr. TGH. M. Zainul Majdi menerima kunjungan Project Director Support to Indonesia’s Islands of Integrity Program of Sulawesi (SIPS), Peter F. Walton di ruang kerjanya, Senin (22/6/2015).

SIPS adalah organisasi hasil kerjasama antara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Foreign Affairs, Trade, and Development Canada yang bergerak untuk pencegahan korupsi dan reformasi pelayanan publik untuk meningkatkan tranparansi dan akuntabilitas di lembaga pemerintahan di mata masyarakat.
Dalam pertemuan tersebut, Peter F. Walton mengundang gubernur untuk menghadiri seminar yang diselenggarakan oleh SIPS pada Bulan September mendatang. (hms)
SUARA REVOLUSI.COM- Pemerintah daerah akan tetap mendukung pelaksanaan program pendewasaan usia perkawinan. Program pendewasaan usia perkawinan ini merupakan program yang lahir karena banyaknya masalah yang ditimbulkan akibat perkawinan di usia dini, seperti dalam sektor pendidikan dan kesehatan.
 Di sektor kesehatan dengan adanya perkawinan usia dini dapat meningkatkan jumlah kematian ibu dan anak, kekerasan dalam rumah tangga, serta masalah lainnya. Hal ini terungkap ketika Gubernur NTB menerima audiensi dari BP3AKB, Deutsche Gesellschaft Fur International Zusammernarbeit (GIZ) dan perwakilan dari yayasan Tunas alam Indonesia di Ruang kerja Gubernur, Senin (22/6/15).

Dr. TGH. M Zainul Majdi mengatakan kaum perempuan di NTB seharusnya memikirkan dengan matang sebelum melakukan pernikahan. “Harus disiapkan kondisi lahir dan batin, karena sulit membangun keluarga yang baik di usia yang dini, perlu kematangan emosional, psikis dan fisik”, ujar orang nomor satu di NTB ini. (hms)
AKP.M.Suparta

SUARA REVOLUSI.COM – Keganasan arus ombak Pantai Tunak Desa Sengkol kecamatan Pujut Lombok Tengah, memakan korban. Salah seorang nelayan bernama Amak Sali alias Martawan (56) pada Jumat (19/6) lalu, hilang terseret ombak.

Kepala Bagian (kabag) Humas Mapolres Lombok Tengah, AKP.M.Suparta menuturkan, kejadian itu bermula ketika Amaq Sali warga Dusun Awang Desa Mertak Pujut, pada pagi sekitar pukul 06.00 wita hendak berlayar menjaring ikan seperti biasanya.”Amaq Ali ini profesinya seorang nelayan dan setiap pagi selalu melepas jarring dipantai itu,”katanya.

Namun naas pada pagi itu, Amaq Ali tidak tahu kalau tali sampanya diduga sudah rapuh dan saat melempar jaringnya, tanpa ia ketahui tali jangkar sampanya terputus.”Saat ombak besar menghantam, perahunya terombang ambing terseret arus ombak. Ombak itulah yang diduga menyeret Amaq Ali yang hingga saat ini belum ditemukan,”ungkap M.Suparta ditemui Sabtu (20/6) lalu.

Adapun jaring dan perahu korban lanjut M.Suparta, telah ditemukan pihak kepolisian Sektor Kute. Kondisi perahu milik korban telah hancur berkeping-keping terhempas disalah satu karang dipantai tersebut.”Petugas dibantu tim SAR hingga saat ini masih melakukan pencarian terhadap korban,”pungkasnya.(sr 02)
Amir Ali
SUARA REVOLUSI.COM – Pada musim elnino panjang tahun ini, semua lahan pertanian yang telah ditentukan dalam Peraturan Bupati (Perbup), dijamin 100 persen mendapat pengairan yang cukup hingga panen. Demikian disampaikan Kepala Bidang (Kabid) Pengairan PU-ESDM Lombok Tengah, Amir Ali pada Sabtu (20/6/2015) ditemui saat menghadiri buka puasa bersama di pendopo.

Amir Ali lebih lanjut mengatakan, kondisi air sejauh ini untuk lahan pertanian yang sesuai Perbup hingga saat ini masih aman.”Luas lahan pertanian padi kita yang kita jamin airnya hingga panen yakni seluar 17.000 hektar. Dan itu sesuai perbub,”katanya.

Yang tidak bisa ia jamin mendapat air yang cukup 100 persen lanjut Amir Ali, yakni lahan pertanian padi yang diluar perbup. Sejauh ini yang bisa dipenuhi diluar perbup itu hanya baru 50 persen saja.”Bagi mereka yang seharusnya menanam palawija tetapi tetap saja menanam padi, tidak bisa 100 persen airnya kita penuhi,”imbuhnya.

Sumber air pertanian saat ini lanjut Amir Ali, masih mengandalkan 3 buah sumber yang airnya sudah mulai berkurang. Diantaranya sumber air Jurang Satek yang rata-rata setiap hari mampu mengalirkan air 4 hingga 5 kibik perhari.”Itu melayani kebutuhan air dikecamatan Pringgarata, Praya Barat dan Praya Tengah,”jelasnya.
Kemudian ada Sungai Babak yang mampu menghasilkan air 1,3 sampai dengan 15 Kibik per hari dan melayani pengairan swah ke Kecamatan Batukliang, Batukliang Utara, Kopang dan Pujut.”Kemudian Bendungan Batujai untuk melayani kecamatan Praya Barat Daya,”terangnya. (sr 02)

SUARA REVOLUSI.COM – Nabi Muhammad Saw bersabda, ada 2 kegembiraan bagi orang-orang yang sedang berpuasa. Demikian tausiah yang disamapaikan Ustad.H.Aeiman dihadapan sekitar 100 lebih anak yatim dan piatu serta jompo dalam acara buka puasa bersama yang digelar Pemerintah Daerah (Pemda) Lombok Tengah pada Sabtu (20/6/2015) di Pendopo Bupati setempat.

Adapun 2 kegembiraan itu ungkap Ustad.Aeiman yang pertama yakni kegembiraan saat tiba waktu berbuka puasa. “Coba saja bayangkan saat waktu zuhur, kita begitu terasa lemasnya. Tapi begitu waktu buka tiba, betapa gembira hati kita karena sudah mampu berbuasa penuh seharian,”katanya.

Yang kedua kegembiraan orang yang berpuasa lanjut Ustad.Aieman yakn diakhirat nanti akan bertemu langsung dengan Allah SWT dan mendapat ridha-NYA.”Untuk itulah saat ini kita semua menghadiri kegiatan buka puasa bersama dan berbagi kasih ini sebagai wujud syukur Pemerintah Daerah. Alhamdulilah,”paparnya.

Bulan suci Ramdhan lanjut Ustad,Aieman disebut juga bulan kasih saying. Untuk itu kita dianjurkan untuk saling member dan saling berbagi bagi mereka yang telah mendapatkan rejeki dan nikmat dari Allah.”Bulan puasa disebut juga Shahrul Ramadhan atau bulan kasih saying,”terangnya.

Untuk diketahui, kegiatan buka bersama itu dimulai sejak pukul 17.00 wita yang diawali dengan membaca Al-Qur’an dilanjutkan dengan Zikir dan doa bersama, barulah kemudian dilanjutkan dengan tausiah tersebut.
Setelah tiba waktu berbuka, seluruh yang hadir berbuka dengan korma dan segelas minuman. Setelah itu dilanjutkan dengan sholat berjamaan, barulah kemudian berbuka bersama yang dirangkai dengan pemberian santunan kepada Yatim Piatu dan Jompo.

Kepala Dinas (kadis) PU-ESDM Lombok Tengah, Drs.HL.Rasyidi,ST menyampaikan, selama bulan suci ramadhan ini, setiap hari selalu diadakan buka puasa bersama dipendopo dengan anak yatim piatu dan orang tua jompo dari masing-masing kecamatan.”Untuk hari ini, kebetulan pihak PU-ESDM yang mendapat jadwal menjamin dan memberikan santunan kepada mereka,”ungkapnya.

Sebelumnya lanjut H.Rasyidi, dari Sekretarit Daerah dan terus bergiliran setiap hari dari masing-masing SKPD dengan anak yatim-piatu yang berbeda-beda dari masing-masing kecamatan.”Mudah-mudahan saja kegiatan berbagi ini mendapat Ridha dari Allah,SWT,”harapnya usai memberikan santunan kepada suluruh anak yatim dan piatu yang saat itu dari Kecamatan Praya Tengah.(sr 02)

M.Samsoel Qomar
SUARA REVOLUSI.COM – Hasil Rapat Koordinasi (Rakor) Komisi I DPRD Lombok Tengah menyebutkan, kalau telah terjadi kesalahan prosedur dalam pembuatan Surat izin Mengemudi (SIM) di Satuan Lalulintas (Satlantas) Mapolres setempat. Ditemukan fakta, ada lembaga lain yang terlibat dan mengambil kuntungan dalam proses pembuatan SIM tersebut. Demikian disampaikan Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah, M.Samsoel Qomar,S.Sos pada Kamis (18/6/2015) di Kantornya.

Kesalahan prosedur itu lanjut Samsoel Qomar, salah satunya yakni mengharuskan pemohon SIM untuk memiliki sertifikat mengemudi dari hanya salah satu Lembaga Kursus Mengemudi yang telah ditunjuk oleh pihak kepolisian. “Jadi selama ini telah diberlakukan atauran, kalau seolah-olah memiliki sertifikat dari lembaga kursus itu merupakan salah satu syarat wajib dalam membuat sim. Padahal dalam aturan yang disampaikan oleh Wakapolres dalam Rakor itu tidak seperti itu,”tandasnya.

Lembaga kursus mengemudi lanjut Samsoel, merupakan lembaga swasta yang dibuat untuk siapa saja yang mau belajar mengemudi dan bukan untuk membuat SIM. Artinya, bila seseorang sudah pandai mengemudi dengan belajar sendiri, tidak kemudian dilarang untuk membuat SIM.”Berkendara itu bukan sesuatu yang dilarang, namun seseorang yang akan berkendara harus diakui oleh negera bahwa ia benar-benar bisa berkendara dan mengetahui segala rambu dan aturan saat berkendara, untuk itulah polisi diberikan kewenangan untuk memberikan lisensi bagi mereka yang sudah bisa berkendara itu,”terangnya.

Yang lucu lanjut Samsoel, bagi mereka yang telah dinyatakan lulus ujian mengemudi oleh lembaga kursus terkait yang dibuktikan dengan diterbitkanya sertifikat, malah kembali lagi melakukan tes mengemudi di Satlantas saat membuat SIM.”Lalu apa pengaruhnya sertifikat mengemudi itu dalam pembuatan SIM, toh akhirnya kembali lagi melakukan berbagai tes di Satlantas. Yang aneh, bagi mereka yang mau buat SIM roda dua juga diharuskan punya sertifikat mengemudi,”ujarnya.

Untuk itu, Samsoel menduga ada pihak-pihak tertentu yang bermain dibalik keberadaan lembaga kursus yang selama ini dilibatkan dalam proses pembuatan SIM tersebut. Sayangnya dalam Rakor itu kata Samsoel, pihak lembaga kursus yang bersangkutan tidak hadir.”Kami menduga pihak kursus ada main dengan iming-iming tertentu sehingga pemohon SIM berdatangan meminta Sertifikat ke lembaga kursus itu walau faktanya masyarakat tersebut tidak pernah kursus ditempat itu,”imbuhnya.

Selain itu lanjut Samsoel, disepakati tidak akan ada lagi penolakan Surat Rekomedasi (Rekom) kesehatan dari dokter yang telah memiliki ijin praktek sesuai dengan bidang keahlian dokter khususnya terkait dengan kebutuhan untuk melengkapi syarat pembuatan SIM tersebut. Karena sesuai dengan keterangan dari pihak Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lombok Tengah, tidak ada dokter khsusus yang ijinya untuk mengeluarkan Rekom untuk SIM.”jadi dimana saja masyarakat memeriksakan kesehatanya untuk buat SIM itu boleh, setelah selesai periksa minta rekomedasi hasil pemeriksaan bahwa dinyatakan sehat dan bisa untuk buat SIM,”paparnya.

Saat ini tambah Samsoel, pihaknya akan melakukan Rakor lagi dengan agenda apakah lembaga kursus mengemudi yang terkait, akan dilaporkan atau tidak ke Mapolres atas dugaan permainan yang dilakukan selama ini. Karena akibat keterlibatan lembaga kursus itu, telah membuat masyarakat mengeluarkan uang lebih untuk biaya pembuatan SIM.”Lagi-lagi masyarakat yang menjadi korban, mereka harus mengeluarkan uang hingga Rp.450 ribu lebih untuk membuat SIM yang sebenarnya hanya menghabiskan RP.100 ribu rupiah saja,”pungkasnya.(sr 02)
M.Ali Wirasakti Amir Murni
SUARA REVOLUSI.COM – Memilih pasangan menjadi Calon Bupati dan Wakil Bupati, tak ubahnya seperti memilih pasangan hidup. Semuanya harus melalui proses penjajakan, sehingga hati masing-masing benar-benar terpaut dan satu tekad dalam berkata dan bertindak. Demikian disampaikan salah seorang Bakal Calon (Balon) Bupati Lombok Tengah, TGH.L.Gede M.Ali Wirasakti Amir Murni,Lc.MA pada sebuah kesempatan beberapa waktu lalu.

Balon yang secara resmi telah direkomendasikan oleh Partai Nasional Demokrat (Nasdem) tersebut menyatakan, sudah ada sejumlah nama yang telah digadang-gadang menjadi Wakilnya pada Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pemilukada) pada 9 Desember 2015 mendatang.”Tetapi nama-nama itu masih belum ada yang pasti,”katanya.

Pihaknya bersama tim lanjut Anggota DPRD Lombok Tengah ini, sedang melakukan penjajakan terhadap nama calon pendampingnya tersebut. Karena hal itu menurutnya sangat penting untuk meyamakan visi dan misi dalam membangun daerah bila nanti terpilih menjadi Kepala Daerah.”Semua pihak pasti tidak menginginkan kita tercerai berai ditengah jalan,”imbuhnya.

Yang tragis imbuh Tuan Guru yang akrab disapa Gede Sakti ini, tidak menginginkan pasanganya kelak justeru menjadi benalu dalam mensejahterakan masyarakat karena justeru berkonflik dengan dirinya. Untuk itulah dalam memutuskan wakilnya, ia senantiasa tidak tergesa-gesa.”Memang lebih cepat lebih baik, namun kita harus mempertimbangkanya matang-matang terlebih dahulu. Nanti kalau sudah pasti kita informasikan,”pungkasnya.(sr 02)


SUARA REVOLUSI.COM- Gubernur NTB Dr. TGH. M Zainul Majdi menjalin silahturahmi sekaligus meningkatkan koordinasi antar elemen pemerintahan dengan elemen sosial lewat olahraga futsal di GOR 17 Desember Turida Cakranegara, Rabu (17/6/2015) sore pukul 16.30  

Dalam silahturahmi ini tim futsal futsal koni  di mana TGB sapaan akrab Gubernur NTB, menjadi bagian darinya, bermain melawan tim futsal wartawan. Hadir pula dalam acara tersebut anggota FKPD ( Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), perwakilan atlit dan pelatih PELATDA NTB.
Setelah selesai bertanding, TGH M. Zainul Majdi menyempatkan diri untuk menyapa para atlit pelatda lainnya yang juga sedang berlatih di lingkungan GOR Turida. (hms)

SUARA REVOLUSI.COM- Ketua Presidium ICMI Pusat, Dr. Sugiharto, SE, MBA dan Ketua Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) Orwil Nusa Tenggara Barat Prof. Ir. Sunarpi, Ph.D beserta rekan, bertemu dengan Gubernur Nusa Tenggara Barat Dr. TGH. M. Zainul Majdi di ruang kerjanya, Rabu (17/6/2015).

Pada pertemuan tersebut, Ketua Presidium ICMI Pusat mohon dukungan penuh dari Bapak Gubernur NTB untuk mensukseskan Muktamar VI ICMI pada bulan Desember 2015 yang akan diselenggarakan di NTB. (hms)

SUARA REVOLUSI.COM – Komisi I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Lombok Tengah, gelar Rapat Koordinasi (Rakor) terkait prosedur pembuatan Surat Izin Mengemudi (SIM) di Satuan Lalu lintas (Satlantas) Polres setempat. Sejumlah lembaga terkait, diundang pada Rakor yang berlangsung pada Rabu (17/6/2015) di ruang Rapat Utama Kantor DPRD setempat.

Adapun yanG diundang Komisi I DPRD antara lain, pihak lembaga Kursus Mengemudi, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Lombok Tengah, Direktur RSUD Praya dan pihak kepolisian. Dari sekian banyak yang diudang, pihak lembaga kursus dan seorang dokter tidak hadir.

Ketua Komisi I DPRD Lombok Tengah, M.Samsoel Qomar,S.Sos pada Rakor tersebut menyampaikan, rakor dilakukan dalam rangka klarifkasi terkait dengan berbagai macam aspirasi masyarakat soal prosedur pembuatan SIM yang dinilai janggal.”Mudahan dengan rakor ini, maka semuanya menjadi jelas,”harapnya.

Antara lain yang dipertanyakan masyarakat lanjut M.Samsoel, yakni tentang diharuskanya masyarakat memiliki sertifikat kursus mengemudi roda 4 sebagai salah satu bagian dari proses pembuatan SIM tersebut.”Begitu juga dengan dokter atau klinik yang harus mengeluarkan rekomendasi kesehatan untuk kebutuhan SIM ini, apakah hanya bisa oleh dokter yang ditunjuk oleh pihak polres saja atau bagaimana,”Tanya Samsoel.

Begitu juga dengan biaya yang harus dikeluarkan oleh masyarakat lanjut Samsoel, harus benar-benar jelas dan apakah sudah susuai dengan aturan yang ada. Karena selama ini, ada dugaan kalau ada pungli pada proses pembuatan SIM tersebut.”Selama ini masyarakat membuat SIM itu biayanya capai Rp.400 ribu lebih,”ungkapnya.

Anggota Kmoisi I, Suhaimi,SH pada kesempatan tersebut, menekankan apakah lembaga kursus merupakan salah satu bagian dari proses pembuatan SIM. Karena sesuai dengan brosur prosedur yang diberikan pihak Polres, ternyata tidak ada masuk bahwa Lembaga Kursus Mengemudi merupakan bagian dari proses yang harus dilalui.
Lebih lanjut Suhaimi, Lembaga Kursus Mengemudi merupakan tempat orang belajar bagi mereka yang ingin mengemudi yang bila dinayatakan lulus ujian mengemudi, maka diberikan sertifikat. Namun Lembaga Kursus mengemudi, bukan lembaga yang diberikan kewenangan memberikan lisensi mengemudi.”Jadi tidak ada korelasinya antara SIM dengan kursus mengemudi, walau diundang-undang memang disebutkan,”terangnya.

Ketua IDI Lombok Tengah, Dr.Windhutama pada kesempatan tersebut menyampaikan, tidak ada ijin atau rekomendasi khusus yang diberikan kepada dokter manapun terkait Rekomendasi Kesehatan untuk pembuatan SIM. Yang ada yakni izin praktik sesuai dengan ketentuan yang ada.”Jadi pemeriksaan kesehatan secara umum bisa dikeluarkan oleh dokter manapun yang telah punya izin praktik sesuai dengan kawalifikasi bidangya. Dan mengenai biaya, tergantung dari dokter yang bersangkutan,”terangnya.

Sementara itu, pihak kepolisian yang diwakili oleh Wakapolres Lombok Tengah, Kompol.L.Salehuddin menyatakan, pihaknya hingga saat ini masih terus melakukan pembenahan terhadap semua kekurangan yang dimiliki pihak Mapolres. Termasuk soal pelayanan pembuatan SIM tersebut.”Apa yang disampikan pada kegiatan ini, menjadi masukan kami dan kami nanti akan membenahinya,”singkat Perwira yang baru beberapa bulan bertugas di Lombok Tengah tersebut. (sr 02 )
M.Khawailid

SUARA REVOLUSI.COM – Besarnya dana yang dianggarkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah, patut dipertanyakan. Pasalnya dana KPU tersebut sangat jauh diatas dana yang dianggarkan untuk dana Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu)Kabupaten setempat. KPU Lombok Tengah benar-benar dimanjakan. Demikian disampaikan kepala Badan Panwaslu Provinsi NTB, M.Khawailid,Sag.MA pada sebuah kesempatan beberapa waktu lalu di Praya.

Padahal tandas M.Khawailid, posisi KPU dengan Panwas dalam hal kewenangan sama. Begitu juga dengan program kerja Panwas persis sama dengan tugas-tugas dan program kerja KPU.”Sama itu artinya, panwas juga memiliki tahapan-tahapan Pemilukada yang harus dikerjakan. Salah satunya yakni fungsi pencegahan agar potensi pelanggaran bisa diminimalisir,”katanya.

Tahapan pencegahan itu lanjut M.Khawailid salah satunya yakni dengan melakukan sosialisasi khsusus dari sudut pandang pengawasan itu sendiri. Sosialisasi itu, tentu membutuhkan dana yang jumlahnya persis sama dengan anggaran KPU.”Inilah yang selama ini dilupakan. Banyak anggapan kalau tugas Panwas itu hanya berlaku saat terjadi pelanggaran,”imbuhnya.

Anggaran KPU Lombok Tengah yang mencapai Rp.24,6 miliar tersebut lanjut M.Khawailid, bahkan akan ditambah lagi pada APBD-Perubahan sehingga menjadi total Rp.30 miliar lebih. Dana yang fantastis tersebut sangat jauh dari dana Panwas Lombok Tengah yang hanya berjumlah Rp.3 miliar lebih.”KPU Lombok Tengah benar-benar dimanjakan dan itu hanya di Lombok Tengah saja. Dikabupaten lain tidak seperti itu,”pungkasnya.(sr 02)

SUARA REVOLUSI.COM- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Muhammad Amin,S.H, M.Si membuka FORKASI (Forum Komunikasi) Program Pembangunan dan Pengembangan Kawasan Transmigrasi Wilayah Kalimantan, NTB, dan NTT di salah satu hotel di wilayah Senggigi pada Senin, (15/6/2015) kemarin.

FORKASI diikuti 170 orang yg berasal dari pejabat bidang pengembangan kawasan dan transmigrasi baik dari pusat dan daerah, diantaranya Direktorat Jenderal Pengembangan Kawasan Kementrian Desa Pembanguna Daerah Tertinggal dan Transmigrasi RI, serta pejabat lingkup Provinsi dan Kota/Kabupaten daerah Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Tujuan pelaksanaan FORKASI ini adalah terwujudnya komunikasi informasi sinergitas program dan semakin mantapnya koordinasi penyelenggaran program pembangungan dan pengembangan kawasan transmigrasi diwilayah Kalimantan, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur. (hms)
SUARA REVOLUSI.COM- Gubernur Nusa Tenggara Barat, Dr. TGH. M. Zainul Majdi didampingi istri Hj. Erica Zainul Majdi, sekaligus sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Prov. NTB dan tokoh perempuan di Provinsi NTB, membuka acara peluncuran Buku Biografi H. L. Mudjitahid, bertempat di Gedung Ibnu Sina, Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Yarsi Mataram, Sabtu (13/6) yang lalu.

 Hadir dalam acara tersebut, tokoh agama, tokoh masyarakat dan tokoh adat yang ada di NTB.
Gubernur dalam sambutannya mengatakan, Bangsa yang besar dan kuat adalah yang memiliki sejarah yang terdokumentasi dengan baik. Untuk itu, dengan hadirnya Buku Biografi salah satu tokoh adat yang berjudul Kepemimpinan Sasak Nusantara, akan menjadi langkah awal bagi tokoh-tokoh yang ada di NTB untuk menulis dan mendokumentasikan segala kegiatannya dengan baik. Hal itu sangat penting dilakukan, karena akan menjadi nilai sejarah dan akan memberikan kontribusi besar bagi diri sendiri dan orang lain. (hms)
Suasana Penutupan BBGRM dan TMMD
SUARA REVOLUSI.COM – Berbagai kegiatan dalam rangka Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke 12 Lombok Tenah dan TNI Manunggal Membangun Desa Tatas Tuhu Trasna  (TMMD Tastura) di Desa Mekar Damai Kecamatan Praya, sukses dilaksanakan. Hal itu disebutkan pada upacara penutupan kegiatan tersebut yang berlangsung pada Selasa (16/6), di halaman SMAN 3 Aik Mual Praya.
Dalam laporanya pada upacara penutupan tersebut, Satuan Tugas (Satgas)TMMD Kodim 1620 Praya, Kapten Infantri Suparman menyampaikan, kegaiatan BBGRM sekaligus TMMD tersebut dilaksanakan di Desa Mekar Damai atas dasar proposal kepala desa setempat agar kegiatan tersebut dilaknsakan didesanya.”Adapun latar belakangnya yakni adanya beberapa sarana masyarakat yang kurang memeadai sehingga berbagai kesulitan warga dapat diatasi,”katanya.

Kegiatan fisik dan non fisik, telah dilaksanakan selama 21 hari sejak 26 mei lalu hingga 16 juni kemarin. Dengan dana yang telah digelontorkan Pemerintah Daerah, berbagai kegiatan fisik seperti pembangunan tembok pekuburan umum, talud, Mandi Cuci Kakus (MCK) dan Pos Kamling telah 100 persen selesai dikerjakan.”Adapun kegiatan non fisik berupa penyuluhan juga sudah dilaksanakan dengan baik,”imbuhnya.

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Lombok Tengah, Drs.HL.Normal Suzana yang bertindak sebagai Pembina upacara dalam amanatnya menyampaikan rasa syukurnya karena TNI bersama masyarakat telah menyelesaikan kegiatan yang sekaligus sebagai salah satu bentuk kepedulian TNI terhadap pembangunan di desa.”Semangat yang terbangun dari BBGRM dan TMD ini harus terus menggelora dalam diri masyarakat, sehingga semangat membangun tidak terhenti seiring ditutupnya kegiatan ini,”katanya.

Wabup lebih lanjut, menyatakan kegiatan tersebut diharapkan meningkatkan akselerasi pembangunan diwilayah sasaran untuk membantu pemerataan pembangunan dan dapat menjawab aspirasi serta kebutuhan masyarakat.”Selain itu, hasil seluruh pembangunan dari kegaiatan tersebut harus secara bahu membahu harus dijaga masyarakat karena hal itu merupakan tetesan keringat seluruh masyarakat,”jelasnya.

Keberhasilan BBGRM dan TMD kali ini tandas Wabup, berkat koordinasi dan kerjasama yang erat dari semua pihak yang terlibat. Serta seluruh masyarakat yang terlibat aktif selama kegaiatan berlangsung.”Untuk itu kepada semua jajaran yang terlibat khususnya TNI kami ucapkan banyak terimakasih,”pungkas Wabup.(sr 02)

L.Suardana
SUARA REVOLUSI.COM – Sekitar 1000 lebih eksemplar Al-Qur`an pada Bulan Suci Ramadan 1456 H ini, akan dibagikan ke seluruh kecamatan di Lombok Tengah. Pembagia Al-Qur`an tersebut akan dilaksanakan pada kegaiatan Safari Ramadan yang rencanaya akan mulai dilaksanakan pada hari ke 5 puasa. Demikian disampaikan Kepala Bagian (Kabag) Kesra Setda Lombok Tengah, Drs. L.Suardana,MH pada Selasa (16/6/2015).

Al-Qur`an yang akan dibagikan tersebut lanjut L.Suardana dijamin tidak lagi memiliki kesalahan karena telah benar-benar dicek pada setiap eksemplarnya. Sehingga kesalahan cetak dan yang lainya seperti yang terjadi pada tahun sebelumnya diyakini tidak ada.”Dulu itu mendapat penolakan karena adanya kesalahan cetak. Tetapi sekarang kita sudah meminta ustad untuk mengeceknya dan inshaallah tidak ada lagi kesalahan,”katanya.

Tidak seperti Safari Ramadhan pada tahun-tahun sebelumya ungkap L.Suardana, kali ini Safari Ramadhan dilaksanakan tidak terfokus di halaman Kantor Camat saja, namun ada yang dilaksakan di Lapangan Umum kecamatan setempat dan juga di halaman sekolah.”Lokasinya tergantung tempat yang direkomendasikan oleh camat masing-masing kecamatan, tidak seperti dulu selalu dihalaman kantor camat,”ungkapnya.

Pada kegiatan Safari Ramadhan itu lanjut L.Suardana, diminta seluruh istansi dan SKPD untuk mempersiapkan segala keperluan untuk suksesnya kegiatan, tentu sesuai dengan 3 zona binaan masing-masing SKPD.”Dalam pelaksanaan kegiatan itu, nantinya akan dihadiri oleh sekitar 1000 undangan. Bupati serta seluruh udangan akan disajikan nasi bungkus, semuanya rata nasi bungkus,”imbuhnya.(sr 02)