Select Menu

Mandalika Lombok Travel

Select Menu

Nasional

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Lensa Bicara

Ekonomi

Politik

Hukum

Budaya

Sosial

Nusantara

Olahraga

» » Aik Berik, Pendakian Jalur Terindah Menuju Rinjani


suara revolusi 10.03.00 3



SUARA REVOLUSI.COM- Pemandangan mendaki Gunung Rinjani melalui jalur Aik Berik Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara Lombok Tengah (Loteng), menawarkan panorama alam  yang beragam dan berbagai macam jenis Satwa seperti Sesegah, Mayung (rusa – red), Babi Hutan, Ayam Hutan dan beragam senis burung dibanding dua jalur lain yang umum ditempuh para pendaki, yaitu Senaru Lombok utara dan Sembalun Lombok Timur.


Tim Media Pembaruan melakukan pendakian menuju puncak Gunung Rinjani dari Jalur pendakian Aik Berik Desa Aik Berik Kecamatan Batukliang Utara Loteng selama 4 hari yakni dari hari Senin, (03/08) sampai dengan Kamis, (06/08)

Jalur pendakian Aik Berik belum sepopuler jalur pendakian Senaru dan Sembalun, dua rute yang selama ini biasa ditempuh pendaki menuju puncak Gunung Rinjani. Masyarakat lokal  menggunakan jalur pendakian Aik Berik  ini sebagai pintu masuk ke  Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR). Biasanya mereka menempuh jalur Aik Berik untuk pengobatan dengan berendam di sumber air panas alami yang terdapat di Danau Segare Anak. Mereka yang hendak memancing di Danau Segara Anak juga melewati Jalur Aik Berik, bahkan Jalur pendakian Aik Berik ini juga dilintasi oleh para pemburu Satwa, seperti Sesenggah, Rusa, Babi Hutan, dan beragam Jenis burung termasuk Ayam Hutan (Ayam Kerate- red).
Berbeda dengan Jalur Senaru dan Sembalu, jalur Aik Berik  menawarkan panorama alam yang beragam. 


Disepanjang jalur pendakian Aik berik, pendaki tidak akan merasa kepanasan dan tidak dihujani hujan debu seperti jalur Senaru dan Sembalun karena disepanjang jalur ini pendaki akan melalui hutan lebat, dengan cuaca lembut.
Didalam hutan, dengan mata telanjang, pendaki bisa melihat secara langsung berbagai jenis Satwa seperti Sesenggah, Rusa, Babi Hutan, Landak, dan berbagai jenis burung, jadi pendaki tidak usah repot – repot ke Aprika untuk melihat Satwa-satwa tersebut.
Selain itu, melalui Jalur pendakian Aik Berik pedaki bisa menghemat waktu pendakian, dan pendaki hannya membutuhkan waktu pendakian selama 7  jam menuju Pelawangan Umar Maye dan hannya membutuhkan waktu 1 jam dari Pelawangan Umar Maye menuju Danau Segare Anak.

Dijalur pendakian ini, pendaki juga tidak akan merasa kerepotan dan kesulitan mendapatkan sumber mata air. Tenggorokan belum terasa kering pendaki sudah bisa mendapatkan sumber mata air yang mengalir jenih dan segar.
Dijalur pendakian ini terdapat 6 sumber mata air, yakni Sungai Tereng, Sungai Geres, Monte, Pondok Amak Ros, Sungai Umar Maye dan di Sungai Terakhir yang berada di bawah Pelawangan Umar Maye.


Dipelawangan Umar Maye, pendaki akan disusuhkan panorama alam yang sangat menakjubkan, diatas pelawangan Umar Maye pendaki bisa melihat hampir setengah daratan pulau Lombok, bahkan di atas pelawangan ini pendaki bisa melihat menara Islamic Center, Bandara Internasional Lombok (BIL) dan dua bendungan yang ada di wilayah Loteng yakni bendungan Batu Jai dan pengga.
Didanau Segare Anak, pendaki akan melihat pemandangan yang berbeda dari jalur Senaru dan Sembalun. Dikawasan Danua Segare Anak jalur Aik Berik, pendaki bisa melihat indahnya panorama alam Danau Segare Anak dan merahnya kawah Gunung Baru Jari.
Tidak itu saja, dikawasan Danau Segare Anak ini sangat bersih, airnya sangat bersih dan jernih, begitupula dengan ikannya yang   besar  dan segar, jadi pendaki bisa memancing ikan jenis Karper, dan Nila  yang besar dan segar.

Ketika melakukan pendakian, Tim Media Pembaruan  ditemani salah seorang Pencinta Alam  M. Kadran Hafipi dan Rosidi warga Desa Aik Berik, serta Kasi Pengembangan pada Dinas kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Loteng Lalu Nurham,  untuk menelusuri jalur pendakian Aik Berik.
Ada beberapa faktor yang membuat para pendaki, terutama dari luar Lombok, enggan melalui jalur pendakian Aik Berik karena Aik Berik  belum memiliki fasilitas penginapan sesederhana apa pun, belum mengantongi izin dari TNGR dan minimnya promosi dari Pemerintah Daeah setempat.
Masyarakat setempat berharap, Pemkab. Loteng segera mengambil sikap nyata terkait dengan keberadaan Jalur Pendakian Aik Berik, sehingga selain bisa menjadi potensi PAD Loteng, juga bisa membuka lapangan pekerjaan baru yakni menjadi Porter atau Guide.”Kalau Jalur ini sudah terkenal, sudah pasti membuka lapangan pekerjaan baru, dan tidak ada lagi pemuda yang nganggur,” ujar Rosidi.(RUL)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

3 komentar Aik Berik, Pendakian Jalur Terindah Menuju Rinjani

  1. Semoga Pemerintah peduli dan mau mengembangkan jalur pendakian ini karena dengan dibukanya jalur ini maka akan lebih banyak lagi orang yg menjaga hutan dari penebangan liar dan perburuan satwa. Selogan "bumi lestari-masyarakat sejahtera" -pun tidak menjadi wacana kepalsuan yg dirapatkan pada hotel-hotel besar dg dana besar namun nol dalam aplikasinya. Pak Rul: Jazakumullah khairan katsiran

    BalasHapus
  2. beritanya jalur aik berik tapi fotonya plawangan senaru semua, kacau informasi ini

    BalasHapus