Select Menu

Mandalika Lombok Travel

Select Menu

Nasional

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Lensa Bicara

Ekonomi

Politik

Hukum

Budaya

Sosial

Nusantara

Olahraga

SUARA REVOLUSI.COM- Ketua KNPI, Hamdan Kasim beserta Pengurus DPD KNPI NTB periode 2015-2018 yang baru saja dilantik, berkunjung ke Ruang Tamu Wakil Gubernur NTB, H. Muh. Amin, S.H., M.Si, Kamis (28/1/2016) dalam rangka bersilaturrahim dan mengungkapkan kesiapan KNPI untuk bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi NTB membangun daerah ini.

Wakil Gubernur menyambut baik hal tersebut dan berharap agar apa yang menjadi keinginan organisasi Pemuda ini dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab. Beliau juga menyatakan Pemerintah Provinsi NTB akan mengayomi seluruh Organisasi di NTB dan tidak memihak organisasi yang memiliki kepentingan politik tertentu. “Saya harap, KNPI sebagai organisasi pemuda dapat menggerakkan pemuda khususnya di NTB untuk bersama-sama dengan Pemerintah Daerah mewujudkan cita-cita NTB dalam mensejahterakan masyarakat dan meningkatkan kualitas pemuda NTB.(Humas)
SUARA REVOLUSI.COM- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Muh. Amin, SH, M.Si mendampingi Menteri Sosial RI Khofifah Indar Parawansa yang meresmikan Gedung Pusat Informasi dan Edukasi NAPZA, Kamis (28/1/2016).

 Peresmian gedung yang digunakan sebagai wadah informasi dan edukasi untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat agar tidak menyalahkangunakan NAPZA ini dihadiri oleh Direktur NAPZA Kemensos RI Waskito Budi Kusumo, Direktur Anak Kementerian Sosial RI Edi Suharto, Kepala BNN NTB, dan Kepala dinas sosial kependudukan dan catatan sipil Husni Thamrin.

Wagub NTB dalam sambutannya berharap semoga kedatangan Ibu Menteri dapat membawa hal yang positif dan memberikan harapan baru dalam mengurangi penyalahgunaan napza.
"Mudah-mudahan gedung ini dapat digunakan sebagai sumber informasi bagi masyarakat agar tidak menyalahkangunakan narkoba", tambahnya.
Sementara itu, Mensos RI Khofifah Indar Parawansa mengajak pihak-pihak terkait untuk sama-sama melakukan tindakan preventif yang lebih serius dalam mengurangi penyalahgunaan narkoba. "Toga dan Toma harus bergerak, karena semakin hari produk narkoba dan metode penyalahgunaan narkoba semakin canggih", himbaunya.
Mengakhiri sambutannya, Khofifah Indar Parawansa mengatakan tidak ada kata terlambat dalam memerangi narkoba dan mari bersama-sama menatap masa depan agar lebih bermanfaat bagi Nusa dan bangsa.(humas)
SUARA REVOLUSI.COM- Upaya menjadikan gunung rinjani menjadi salah satu Geopark Global Network (GGN), terus dilakukan. Dengan memperkenalkan gunung rinjani kepada dunia internasional, maka tingkat kunjungan wisatawan ke Nusa Tenggara Barat akan semakin tinggi, yang tentunya akan berdampak langsung kepada peningkatan perekonomian lokal dan kesejahteraan masyarakat secara luas. Demikian harapan yang diungkap Wakil Gubernur NTB,H. Muhammad Amin, S.H., M.Si, ketika membuka seminar nasional “ Keindahan dan potensi rinjani sebagai geopark dunia”, di hotel Lombok Raya Mataram, Kamis, (28/1/2016).

Senada dengan harapan yang diungkap Wagub, dalam kesempatan yang sama, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Industri Pariwisata Kementerian Pariwisata RI, Dadang Rizky Ratman menyatakan,bahwa sesuai arahan Presiden RI, Ir.H.Joko Widodo, pembangunan bidang pariwisata merupakan salah satu program prioritas di tahun 2016 ini. Untuk itu, berbagai upaya untuk menjadikan Nusa Tenggara Barat sebagai produk pariwisata, termasuk dengan menjadi salah satu geopark dunia, diharapkan dapat member nilai tambah ekonomi dan menjadi lahan penghasilan bagi masyarakat.(Humas)


SUARA REVOLUSI.COM- Zamroni Azis,Shi,M.Hum, Ketua gerakan Pemuda Ansor Nusa Tenggara Barat di Lantik di Alun Alun Tastura Rabu,(27/1/2016).
SUARA REVOLUSI.COM- Pemerintah Daerah Lombok Tengah menggelar Rapat Kerja Daerah Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) tingkat Kabupaten Lombok Tengah tahun 2016 di eks Aula Kantor Camat Praya,Rabu (27/1).

Rapat kerja UKS tersebut  diperkarsai oleh bagian Kesos setda Lombok Tengah yang dibuka secara resmi oleh Asisten I  Sekda bidang Pemerintahan umum,Ir H.Lalu M.Amin,MM.

Peserta yang hadir dalam rapat kerja UKS ini dari unsur pendidikan dan kesehatan yang ada  di masing-masing sekolah dan kasi kesra di kecamatan. (SR 01)
SUARA REVOLUSI.COM- Samsul Hamdani Dewan Kehormatan dan Pengawas BPKP-NKRI NTB badan pemantau korupsi penyelenggara Negara kesatuan Republik Indonesia menyatakan, UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik mengamanatkan pentingnya keterbukaan informasi bagi peyelengara Negara sehingga tidak ada lagi hal yang ditutup-tutupi oleh seluruh SKPM khusus diloteng pada umumnya di NTB.” kita patut curiga ada apa di dinas pertanian dan perkebunan kok tidak bisa memberikan informasi program kerja Asiprasi DPRD, kita patut curiga apakah disitu ada maling uang rakyat .” Ucap Samsul Hamdani. 
 Sementara Satuan Kerja Pelayanan masyarakat (SKPM) Dinas pertanian dan Perkebunan melalui Zainal Kasi Perencanan terkait dengan data pekerjaan Program Aspirasi Rakyat untuk DPRD pada dinas Pertanian dan perkebunan sangat tertutup dengan semua informasi publik. Ada apa saya curiga ini ada maling?. “ kita tidak bisa memberikan data dimana Lokasi Program Aspirasi DPRD Lombok Tengah karena di beberapa dinas juga ada antara lain di dinas PU ESDM silahkan ke bagian sekertariat DPRD, dia punya data kok dan saya tidak berani memberikannya karena saya hanya menjalankan perintah atasan.” timpal Zainal Kasi perencanan pada dinas pertanian dan perkebunan kepada wartawan media ini tanggal 25 januari 2016 diruangannya.  Samsul menyayangkan, masih ada pejabat pemerintah di Loteng yang enggan memberikan informasi terkait program Aspirasi DPRD di Loteng,” memang patut dicurigai ada apa?.” kata Samsul Curiga.  
Keterbukaan Informasi Publik terkait pekerjaan pada dinas Pertanian dan perkebunan Jelas sekali pejabat ini melawan UU No.14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik,” ujar Samsul.  Justru menimbulkan banyak kecurigaan dari masyarakat dan penegak hukum. “Seharusnya dibuka saja, jika apa yang dilakukan itu benar secara hukum, buat apa takut dibukakan kepada publik. Apalagi itu hak publik yang diperintahkan UU,” ujarnya. Samsul Hamdani mendukung kebebasan mendapatkan informasi publik. Sebab, hal ini sesuai dengan semangat demokrasi dan UU yang ada di Indonesia. “Jika ada hambatan informasi seperti itu, sebaiknya disampaikan kepada Pak PLT Bupati, sehingga semuanya menjadi jelas. Hal ini untuk menghindari berbagai dugaan negatif terhadap dinas setempat.”kata Samsul.  Dalam waktu dekat pihak BPKP-NKRI akan bersurat kepada dinas terkait.” Tambahnya. (SR 04)
SUARA REVOLUSI.COM- Junaidi ketua LSM Garda NTB menilai perusahaan PT Sinar Bali yang mengerjakan kegiatan Proyek dilombok Tengah  yang berjumlah milyaran rupiah itu sudah tidak profosional dan proporsional mengerjakan semua kegiatan proyek pembangunan untuk orang Lombok Tengah. Fakta menunjukan sejumlah pekerjaan dinilai kualitasnya tidak bagus.  Maka LSM Garda meminta kepada pemerintah agar perusahaan PT Sinar Bali tersebut Agar di Black lis dari Lombok Tengah. “ kami berbicara dalam hal ini untuk menciptakan suatau hal yang bersih didalam kegiatan proyek yang ada di Lombok Tengah. Hal yang besih ini baik untuk semua orang, permainan apa saja kami tidak mau tahu yang jelas kami melihat beberapa fakta dilapangan perusahaan PT Sinar Bali sudah tidak profosional.” tuding Junaidi ketua LSM Garda NTB dengan Lantang didampingi L Striawan dan Fahri Gondrong usai hering membahas masalah PT Sinar Bali di DPRD Senen (25/01/2015) Siang. 
Junaidi Juga menuding Perusahaan PT Sinar Bali juga sudah tidak layak lagi berada di Lombok Tengah.” Kita sudah melihat fakta pekerjanya yang di sorot adalah Program rumah kumuh di dua kelurahan yakni Panjisari dan Prapen senilai Rp 12 Milyar, dranase di Kota Praya. “ beber Junaidi. Dia menambahkan, Junaidi Meminta kepada Bupati Terpilih HM Suhaii FT untuk tidak lagi menempatkan HL Rasidi kepala dinas PU ESDM, Kabid Bina marga dan kabid Cipta Karya untuk hengkang dari dinas PU ESDM, “ kamai meminta kepada Bupati terpilih untuk menempatkan jajaran birokrasi yang hadal yang mau membangun Lombok Tengah. Kami minta Bupati lepas dari persoalan birokrasi yang handal untuk membantu kinerja Bupati karena orang orang seperti itu sudah tidak layak dipertahankan Jabatannya.”Pungkas Junaidi Ketua LSM Garden NTB. (SR 04)
Kepala Bagian Humas dan Protokol Setda Lombok Tengah,Drs Lalu Herdan,M.Si
SUARA REVOLUSI.COM- Persiapan Pesona Bau Nyale pada tahun 2016 diagendakan berbeda dari tahun sebelumnya. Acara tersebut juga dikaitkan dengan agenda provinsi NTB yakni pesona Wisata Lombok Sumbawa. 
Pemda Lombok Tengah pada acara puncak pesona Bau Nyale kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya dimana tahun sebelumnnya pesta tersebut dimeriahkan oleh Artis ibu Kota. Pesta saat ini akan diselengarakan dengan cara sederhana dengan memanfaatkan pentas seni Lokal. Demikian dijelaskan L Herdan Kabag Humas dan Protokol Pemda Lombok Tengah pada konfrensi Pers bersama jurnalis di Loteng Senen (25/01/2015) Pagi. 

Puncak Pesona Bau Nyale tahun ini akan dilaksanakan pada tanggal 22-28 Februari 2016. Kegiatan pesta adat yang dilaksanakan sekali dalam satu tahun ini akan dimeriahkan dengan kegiatan hiburan yakni Presean, ritual nampak tilas putri mandalika, karnaval putri mandalika, ritual menyambut putri mandalika, pemilihan putri mandalika, drama Kolosal dan pentas Obor yg akan dilaksanakan oleh KNPI. 
Hiburan Peresean akan diadakan pada siang hari dan malam harinya diadakan pentas seni dan budaya Lokal. “akan dimeriahkan dengan hiburan rakyat oleh anak SMP/SMA, dan acara puncak pada tangal 28 yakni pementasan drama teater kisah putri Nyale dan drama Kolosal ini akan menampilkan berbeda dari pentas sebelumnya, Kita lihat saja nanti.” Pungkas L Herdan kabag Humas. 
 Acara puncak Pesona Bau Nyale ini tidak hanya akan dihadiri oleh masyarakat umum, namun Panitia juga mengundang pejabat pemerintah untuk hadir dan ikut serta dalam pesta rakyat tersebut. “ungkap L Herdan SP. Lokasi pesta rakyat ini, akan dipusatkan di Pantai Senek Depan Hotel tastura desa Kuta Kecamatan Pujut Loteng NTB. Pesta tahunan 2016 ini biasanya dihadiri ribuan pengunjung dari segala usia yang tumpah ruah merayakan acara ini. Pada tahun lalu saja, diperkirakan belasan ribu pengunjung hadir memeriahkan acara sekali setahun ini.  Pemda Loteng telah menetapkan acara ini menjadi acara tahunan. Kabag L Herdan SP mengatakan,  Pesona tahunan Bau Nyale merupakan pesta yang paling banyak pengunjungnya disamping pesta pesta budaya lainnya di daerah ini. " pesona Bau Nyale di Lombok Tengah ini sudah sangat mengakar di kalangan masyarakat kita dan telah dilaksanakan secara turun temurun sebagai pesta adat tahunan.” Pungkasnya. 

Karena itu, Pesona Bau Nyale tahun 2016 kali  ini perlu mendapat dukungan dari Pers karena berpotensi sebagai asset budaya yang memiliki nilai jual bagi pariwisata Lombok NTB. Pesta Pesona Bau Nyale tahun ini juga sebagai upaya Pemda Loteng untuk mendukung dan mensukseskan program Pesona Wisata Lombok Sumbawa.” harap L Herdan SP. Sesungguhnya pesta rakyat Bau Nyale di Pantai Kuta ini jauh lebih ramai dari tempat-tempat lainnya, karena sudah menjadi tradisi masyarakat Lombok Tengah NTB sejak zaman dulu.” Tambah L Herdan. (SR 04) 


KERJASAMA BAGIAN HUMAS DAN PROTOKOL SETDA LOMBOK TENGAH DENGAN MEDIA ONLINE SUARA REVOLUSI.COM
Muslihin
SUARA REVOLUSI.COM- Gila, aksi pencurian kendaraan bermotor di kawasan Lekor, Selebung, Loang Maka, Lokon, Jembe, Sabe dan beberapa Desa di Kecamatan Janapria kabupaten Lombok Tengah NTB kian menggila dan Ngeri. Bayangkan, Tebus menebus antara Maling Atau korban sudah sering terjadi.  Pihak polisi hingga kini masih belum menemukan para kawanan malaing atau Otal pelaku. Demikian di Jelaskan Muslimin dan Tohri SPdi Angota DPRD Loteng daerah Pemilihan Kopang Janapria  Jum’at (20/01/2016). 
Dari sepengetahuannya anggota dewan itu mengaku modus dan praktek sistem korban tebus ke pelaku sudah berlangsung lama.” Pelaku mempunyai prantara dan di kontak korban dan ketemu dan meyerahkan uang tebusan hingga Rp 3 juta sampai Rp juta rupiah. “ Beber Muslihin dan Tohri Spdi. Pantoan sumbawaNews ada Warga yang mangaku kehilangan Motor peninggalan orang tuanya dan sudah ditemukan. Namun warga mengaku belum mengatahui pelakunya namun sudah melaporkan kejadian tersebut ke pihak Polsek Janapria.” Gila dikecamatan Janapria pak aksi pencurian sudah merajalela. Memang motor saya itu adalah motor kesayangan saya beberapa kali diminta untuk dibayar sama orang namun saya tidak akan menjualnya karena motor itu adalah peninggalan orang tua saya. Sya sangat bersyukur motor itu biasa kita temukan.” Ujar warga uasi pulang dari kantor Polsek Janapria. Kemudian, Sambung Muslihin, Para  pelaku Curanmor juga beraksi di beberapa Tempat parkiran hingga masuk ke kampong kampong bahkan dimasjid juga warga sangat berhati hati memarkir sepeda motorya. “ Tak hanya di tempat-tempat umum warga waspada memarkir motornya, bahkan dihalaman rumahnya juga warga waspada. “ jelasnya. 
Dua Angota DPRD dari Dapil Yang Sama tesrsebut berharap kepada pihak Polisi Polres Loteng  para pelaku curanmor tersebut agar bisa di tangkap  otak atau dalang dari semua kejahatan pencurian di Wilayah Hukum Kecamatan Janapria. “ saya kira Jumlah laporan ke pihak Polsek agak kurang karena percuma masyarakat melaporkan kasus pencurian sepeda motor, toh juga tidak akan bisa menemukan motor serta manangkap para pelaku. “ ujar Muslihin. 
Pengungkapan kasus curanmor terbilang sedikit dibanding banyaknya laporan yang masuk, minimnya saksi dan alat bukti membuat pihak yang berwajib kesulitan dalam pengungkapan.” Duga Muslihin. Kelalaian dari pemilik kendaraan pun patut dipertanyakan. Memarkir kendaraan di tempat yang rawan serta tanpa kunci ganda atau gembok, memberi kesempatan kepada pelaku untuk berbuat jahat. “ Jadilah polisi bagi diri sendiri.” Harap Anggota DPRD itu. (T/W)
HL Kameran
SUARA REVOLUSI.COM- Sejumlah Kelompok peternakan kecamatan Jonggat Lombok Tengah sangat Mengarapkan Untuk dilakukan Pembinaan dan pemberian Bantuan apalagi sejumlah masyarakat kelas kelompok pemula ingin diberikan Bantuan ternak berupa sapid an kambing guna ingi meningkatkan tarap ekonomi masyarakat. Sebab mayorotas di kecamatan Jonggat masyarakat hidup melaui petani dan peternak. Demikian disampikan HL Kameran Anggota DPRD Fraksi Nasdem dikediamannya kemarin. 

Meningkatkan peran serta kelompok peternak dalam beberapa kegiatan penyuluhan sangat perlu dilakukan yakni administrasi kelompok, penyuluhan tentang manajemen kandang, usaha, kesehatan peternakan, pendampingan kelompok tentang peningkatan kegiatan petrnakan sangat diharapakan masyarakat di kecamatan Jonggat.” dengan pemberian bantuan ternak anggota dan kelompok merencanakan kegiatan usahanya, konsep petrnakan dengan memanfaatkan rumput gajah yang begitu banyak di Desa Batutulis dan desa yang ada di Kecamatan Jonggat misalnya  sebagai pakan ternak dapat memberikan konstribusi pada peningkatan pendapatan anggota, “ masyarakat kita berikan pelihara sapi satu sampai dua tahun untuk penggemukan,dan nanti juga bisa kita memanfaatkan limbah tahu dan tempe yang ada di beberapa desa yakni di Desa Puyung di Jonggat kita bisa panen lima bulan dan paling lama enam bulan sejak pembelian bibit."  Kata DPRD itu. Peningkatan pendapatan nanti bisa dibeli bibit sapi dengan kisaran harga Rp. 2.500.000, umur 1,5 tahun, lalu kita pelihara 6 bulan bisa kita jual Rp. 6.000.000, dengan mengeluarkan biaya rumput, pakan untuk pembelian ampas tahu atau tempe Rp.10.000/10 hari atau dengan total pengeluaran untuk pembelian ampas tahu Rp. 180.000 dan biaya kesehatan sekitar Rp. 50.000 (untuk suntik cacing dan vitamin ), keuntungan yang di peroleh lumayan banyak" dengan berkelompok anggota bisa merencanakn penjualan secara bersama sama sehingga informasi harga jual ternak di pasar bisa di ketahui, dan penjualan yang terkoordinasi, peternak dapat mempertahnkan harga ternaknya.” Inssa Allah kedepan saya akan rencanakan pemberian bantuan pada kelompok peternak pormula guna meningkatkan tarap ekonomi masyarakat di daerah dapilnya.” Harap HL Kameran Muhaili. (T/W)
Muhammad Saleh
Aktivis KAMMI NTB
SUARA REVOLUSI.COM- Mendengar kata pemuda, maka semua bulu kuduk akan bergerak akan dahsyatnya kata pemuda. Pemuda angkatan 45 merupakan angkatan pemuda sejati yang harus terus digugu dan ditiru. Sosok pemuda 45 sangat langka era moderen saat ini. Soekarno yang selalu mengidolakan sosok pemuda yang lahir dengan cita-cita tinggi untuk bangsanya selalu jadi pelecut semangat pemuda hari ini “ Berikan saya sepuluh pemuda maka saya akan guncangkan dunia”(Seokarno).

Zaman sudah berubah menjadi pragmatis, pemuda saat ini sibuk dengan kepentingan sektoral, taring-taring pemuda dalam mengkritisi policy (Kebijakan) pemerintahan yang tidak pro rakyat menjadi nol besar, pemuda saat ini bersekutu dengan rezim yang sedang berkuasa, rasa nasionalisme dan integritas yang dimiliki sudah tergerus dengan kebutuhan dan kepentingan sesaat.

Dilantiknya Dewan Pungurus Daerah Komite Nasional Pemuda Indonesia  Nusa Tenggara Barat (DPD KNPI NTB) tertanggal 21 Januari 2016 memberikan angin segar terhadap kemajuan pemuda yang ada di NTB, tidak tanggung-tanggung bapak gubernur Dr. Zainul Majdi menyempatkan diri menghadiri pelantikan sekaligus menantang para pemuda NTB untuk ikut aktif berpartisipasi dalam kontestasi pemilukada 2018, gubernur menuturkan dalam sambutannya pemuda harus berani tampil dalam pemilukada 2018 mendatang berhubung masa khidmat pasangan Zainul –Amin tinggal 2,5 tahun. Zainul tidak bisa ikut lagi menjadi calon gubernur karena sudah dua kali menjabat. Zainul  memberi contoh pada dirinya ketika maju pada pemilukada 2008 dan terpilih menjadi gubernur paling muda se Indonesia dengan umur 35 tahun. Tapi saat ini Zainul sangat optimis pemuda NTB tidak pernah kekurangan stok pemuda yang lebih hebat darinya tuturnya dalam sambutan pelantikan DPD KNPI NTB di Lombok Raya tanggal 21 Januari 2016.

Bukan pemuda namanya kalau tidak berkonflik dalam kepengurusan, selang beberapa hari dualisme DPD KNPI NTB menunjukkan taringnya. Musawarah Daerah (Musda) yang dilaksanakan di Hotel Lombok Raya dengan kemenangan kubu Hamdan Kasim tertanggal 28 Desember 2015, anehnya lagi Musawarah Daerah (Musda) kembali digelar tanggal 18 Januari 2016 di Grand Legi dengan kemenangan secara aklamasi kubu Lalu Wira.  Apa motif dibalik ini? Mendengar adanya dualisme kepemimpinan ditubuh DPD KNPI NTB wakil ketua komisi V DPRD NTB bapak HMNS Kasdiono sangat menyayangkan dan sangat kecewa, beliau mengancam akan membekukan anggaran dana untuk DPD KNPI NTB ancamnya, kata beliau pemuda seharusnya menyiapkan diri menghadapi masyarakat ekonomi Asean malah berkonflik cetusnya. Kekecewean bukan datang dari bapak wakil ketua komisi V DPRD NTB saja tapi orang nomor satu di Nusa Tenggara Barat bapak gubernur Dr. Zainul Majdi DPD  KNPI NTB hanya ada satu di NTB , beliau juga menanggapi dua kubu yang berselisih KNPI versi Lombok Raya dan Grand Legi ini perlu adanya islah antara kedua kubu tuturnya. Emang sangat lucu dan menggelikan mirip seperti pencaturan di Senayan Jakarta kubu partai versi A dan kubu partai versi B kalau di Senayan memang wajar-wajar saja kepentingannya memang begitu banyak tetapi kalau terjadi di kalangan pemuda kayaknya kurang elok dan bukan sejatinya. Sebagaimana kita tahu bahwa pemuda adalah perekat dan pemersatu bangsa, ketika kemerdekaan Indonesia tahun 1945 pemuda menjadi garda terdepan untuk mendesak founding father bangsa Indonesia  bapak Ir.Seokarno untuk mendeklarasikan kemerdekaan Indonesia segera tanpa menunggu hadiah kemerdekaan dari Jepang yang sudah luluh lantah oleh sekutu pada waktu itu, saking beraninya pemuda sampai menculik Seokarno itulah peran pemuda saat itu.

Telisik punya telisik dana anggaran DPD KNPI NTB tahun 2015 mencapai 1 milyar rupiah dari APBD NTB sedangkan tahun 2016 diprediksi akan meningkat (Radar Lombok 23/1/2016). Anggaran yang sebesar itu, mau diapakan? kemana? dimana?. Benar kata pepatah yang mengatakan “ada gula ada semut” pertarungan kepentingan dan kebutuhan mungkin menjadi sumber perpecahan atau ada yang melatarbelakangi kepentingan itu, apapun itu pemuda seharusnya menunjukkan wibawa dirinya sebagai tulang punggung masa depan bangsa ini, ketika pemuda hari ini selalu dan terus menunjukkan ego sektoralnya tanpa melihat kedepan, maka dipastikan bangsa ini akan rapuh dan hanya tinggal nama saja yang dikenang sebagai sejarah.***
SUARA REVOLUSI.COM- Gubernur Nusa Tengara Barat (NTB) Dr TGH M.Zaenul Majdi melantik ketua DPD KNPI NTB, Hamdan kasim yang terpilih melalui Musda KNPI yang di yang diselenggarakan pada tanggal 28-30 Desember 2015 yang lalu, akhirnya resmi di lantik pada hari kamis tanggal 21 Januarai 2016. Bertemapat di Hotel Lombok Raya Mataram. Ketua DPD KNPI NTB Dilantik Langsung oleh Ketua Umum PP KNPI,Muhammad Rifai Darus,SH.
Sementara Gubernur NTB,Dr TGH M.Zaenul Majdi dalam sambutannya menghimbau kepada seluruh pengurus hendaknya istiqomah dalam pengabdian sepanjang kepengurusannya samapai tahu 2018.

Zaenul Majdi juga meminta kepada semua pemuda untuk terus berkarya,berikhtiar,bermuhasabah, memberi karya terbaik untuk Nusa Tengagara Barat (NTB) "Elemen pemuda harus kompak berjuang bersama-sama untuk daerah yang kita cintai ini", Ungkap Gubenur NTB. (humas)

Muhammad Saleh Marketing TheLombok Travel
SUARA REVOLUSI.COM- Pariwisata Nusa Tenggara Barat memang tidak ada duanya, dukungan alam dan keindahan yang dimiliki tidak ada bandingannya dengan daerah atau provinsi lain yang ada di Indonesia. Laju ekonomi dari pariwisata semakin menunjukkan taringnya, pariwisata tidak hanya pendobrak ekonomi saat ini yang masih melempem dan nilai tukar rupiah yang semakin meroket pada titik yang rendah. Upaya pemerintah baik pusat maupun daerah terus berupaya meningkatkan sektor ekonomi melalui pariwisata. Menurut Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli dalam acara Kick Off Hari Pers Nasional (HPN) 2016 baru-baru ini di Jakarta menyampaikan bahwa  Tourism sebagai alat yang efektif dalam meningkatkan kesejahtraan rakyat, ketika pariwisata itu maju maka semua sektor yang lainnya  akan bergerak. Pariwisata merupakan daya pikat dan juga perekat  yang efektif dalam menggerakkan ekonomi, tentu didukung dengan infrastruktur dan fasilitas yang lengkap dan memadai.

Pembangunan Pariwisata Nusa Tenggara Barat mendapatkan apresiasi dari orang nomor satu Indonesia Bapak presiden Ir. Joko Widodo atau yang akrab dipanggil Jokowi, pak Jokowi menyampaikan pada pertemuan pendukung dan panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di Istana Negara Rabu 20 Januari 2016 , dia mengatakan Nusa Tenggara Barat merupakan provinsi di Indonesia dengan tingkat pertumbuhan tertinggi pada tahun 2015 (Rmol). Menurut pakar sekaligus praktisi pariwisata NTB Bapak Jumadil Adilo. M.Pd mengatakan pariwisata merupakan basis utama yang tidak ada matinya dalam meningkatkan ekonomi dimanapun diseluruh dunia, bayangkan saja kalau orang kaya banyak uang, uangnya mau dipakai untuk apa kalau tidak berlibur atau lainnya. menurut dia pariwisata akan mati ketika dunia ini sudah kiamat. Dia juga sangat optimis melihat masa depan pariwista Nusa Tenggara Barat yang semakin menunjukkan taringnya ditingkat nasional bahkan internasional.
Kawasan Mandalika Resort Kawasan Ekonomi Khusus 
Pariwisata yang ada di Nusa Tenggara Barat (NTB),  keamanan merupakan suatu yang sangat fundamental yang harus diperhatikan baik oleh pemerintah provinsi maupun daerah yang harus terus ditingkatkan dan dijaga, kalau perlu dan seharusnya begitu aparat polisi atau TNI harus stand by di destinasi wisata yang sering menjadi incaran para begal atau perampok yang sering meresahkan pelancong atau masyarakat sekitar destinasi wisata, sejalan yang dikatakan oleh Menko Maritim dan Sumber Daya Rizal Ramli ketika sektor pariwisata bergerak maka sektor yang lain akan bergerak juga, ini seharusnya sebagai konsen pemerintah yang memang serius mengembangkan sektor pariwisata sebagai pendobrak laju ekonomi Nusa Tenggara Barat saat ini.

Keindahan dan keelokan pulau Lombok khususnya diwilayah selatan kabupaten Lombok Tengah begitu menakjubkan terutama di kawasan Mandalika Resort  yang terletak di wilayah kecamatan pujut . Mandalika Resort yang mempunyai luas 1.035,67 ha dan sudah ditetapkan sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) oleh dua era pemerintahan sejak pemerintahan bapak presiden SBY sampai dengan bapak presiden Jokowi, bapak presiden SBY meresmikan dan menetapkan pada juni 2014 sedangkan bapak presiden Jokowi tahun 2015 dan sekaligus menetapkan kawasan Mandalika Resort sebagai satu dari 10 tujuan wisata baru.

Tidak tanggung-tanggung target kunjungan wisatawan pada tahun 2019 dengan ekspektasi  kunjungan 20 Juta wisatawan asing melalui sumbangsih dari kawasan Mandalika Resort tersebut. Dalam pertemuan dengan komponen pendukung dan Panitia Hari Pers Nasional (HPN) 2016 di Istana Negara Rabu kemarin tanggal 20 Januari 2016 yang diwikili oleh wakil gubernur NTB bapak Muhammad Amin,presiden Jokowi berjanji akan segera merampungkan proses pembangunan Mandalika Resort tidak hanya Jokowi yang berjanji untuk merampungkan proyek Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) tetapi datang juga dari wakil presiden bapak Jusuf Kalla ketika  meninjau lansung kawasan Mandalika Resort pada bulan desember tahun 2015. Puncak acara Hari Pers Nasional (HPN ) 2016 akan  digelar di kawasan Mandalika Resort, ini kehormatan dan tamu agung bagi rakyat Nusa Tenggra Barat untuk membuktikan diri sebagai daerah tujuan wisata yang indah,aman, bersih dan ramah.***


Fathurahman
SUARA REVOLUSI.COM- Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kabupaten Lombok Tengah terus berbenah diri dengan menata organisasi di tingkat kabupaten hingga kecamatan. Sejumlah pengurus KNPI yang masa periode 2015-2018 menggelar musyawarah di Lombok Tengah. KNPI Lombok Tengah musyawarah didalam keikut sertaanya memeriahkan Core Event Bau Nyale,Ajang Pemilihan Putri Mandalika yakni Pesta Bau Nyale dan kegiatan lainya yang diselenggarakan pemda pada tanggal 28 Maret 2016 mendatang. 
Sebelumnya Musyawarah KNPI yang diselenggarakan belum lama ini pengurus KNPI Loteng memilih Samsul Qomar dan Sekertarisnya Fathurahman sebagai bendahara Moh Nasrullah.
 Fathurahman Sekertaris KNPI Loteng  berharap semoga kepengurusan yang akan terpilih harus aktif melaksanakan program kerja, guna terciptanya pemuda-pemuda yang berguna bagi bangsa dan negara, khususnya dilombok Tengah.” harapnya. Senada dengan Nasrullah, ia mengatakan,  kepengurusan agar selalu solid dalam menjalankan program kerja. Dirinya siap memberikan suport kepada pengurus asal programnya jelas. Ditempat terpisah kepala dinas Parawisata HL Putria SPd Mpd mengaku sangat bangga dengan semangat yang dibangun Oleh pemuda pemuda Lombok Tengah. Apalagi jika ikut andil dalam mensukseskan Pestival pemilihan Putri Mandalika” saya sangat setuju jika pemuda pemuda Lombok Tengah mau bergabung dengan kami, saya sudah wanti wanti sejak lama KNPI Lombok Tengah harus ikut bagian didalam mensukseskan Gawe Lombok Tengah yakni Pestival Bau Nyale tersebut.” timpal HL Putria Sdp Mpd. Selain itu keinginan pemuda pemuda ikut sebagai panitia pemilihan Putri Mandalika, pegelaran pestival lampu obor,  tidak luput dengan dukungan dana dan dukungan dari pihak panitia yakni sekda. “ nanti hari jum’at kita akan rapat di Budpar Provinsi NTB, KNPI harus ikut rapat nanti di mataram.” Pungkasnya (T/M)

Sekretaris Daerah Lombok Tengah HL. Supardan didampingi Kadis Pariwisata HL Putria, Kabid. Cipta Karya L.Firman Wijaya dan Kabag Umum H.Supardan saat survei lokasi pelaksanaan Core Even Bau Nyale di pantai Seger Kuta.
SUARA REVOLUSI.COM- Demi mensukseskan pesta rakyat yang akan di gelar tanggal 28 febuari 2016, Pemerintah Daerah Lombok Tengah (Pemda) mensurvai lokasi sebagai tempat pelaksanaan malam puncak core event bau nyale"pada tahun 2016 kali ini core event bau nyale akan berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya yang mengambil tema pesona bau nyale", katanya Sekretaris Daerah Lombok Tengah,Drs H.Lalu Supardan,MM. Di sela-sela survai lokasi malam puncak perayaann Core Event Bau Nyale,Pantai Seger Desa Kuta Kecamatan Pujut,Selasa (19/1).
Dikatakannya "Pelaksanaan perayaan Bau Nyale kali ini akan berbeda dari perayaan sebelumnya dimana panggung pertunjukannya akan beda tempanya dengan para tamu undangan  tamu VIP", tambahnya. (SR 01) 
SUARAREVOLUSI.COM
Pelatihan Assesor kompetensi yang dilaksanakan di STIE STESSIA SURABAYA , tanggal 13 - 17 Januari 2016 sekaligus  pelaksanaan ujian kompetensi calon Asesor. Dalam Pelatihan ini IKIP Mataram Mengirim 4 orang Dosen Sebagai Calon asesor 2 calon asesor dari FPBS Jumadil,M.Pd, Taofik Sudiatno,M.Pd dan dari FPOK Mujriah,M.Pd dan Andi Ashari Bausa, M.Pd.
Calon Asesor dari FPBS Jumadil,M.Pd, Taofik Sudiatno,M.Pd dan dari FPOK Mujriah,M.Pd dan Andi Ashari Bausa, M.Pd.
Pelatihan Asesor Kompetensi sebagai program dalam menyiapkan peserta-peserta  pelatihan untuk memiliki kompetensi sebagai asesor kompetensi sesuai standar Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP). Dalam program pelatihan selama lima hari, peserta mendapatkan penjelasan mengenai peraturan BNSP terkait kegiatan asesmen dan bagaimana menyiapkan dokumen asesmen dan melaksanakan asesmen terhadap pemohon sertifikasi profesi. Setelah selesai mengikuti program pelatihan, peserta diharapkan memiliki keterampilan dan kompetensi dalam melakukan asesmen di Tempat Uji Kompetensi (TUK) atau Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP).
Bersama master ASESOR KOMBES Delvina
Dalam Pelatihan asesor kompetensi, yang dipandu lansung oleh empat Master Asesor Kompetensi yang ditugaskan oleh BNSP untuk setiap kelas peserta. Master Asesor Kompetensi, mengelola seluruh rangkaian pelatihan yang terdiri atas : perkenalan peserta dan Master Asesor, pengantar materi pelatihan, Muatan dan Materi Pelatihan, hingga pelaksanaan ujian Asesor Kompetensi dengan pelaksanaan Real Asesmen antara Calon Asesor dengan Asesi yang telah ditentukan sebelumnya.
Pelaksanaan Real Asesmen antara Calon Asesor dengan Asesi
Output yang diharapkan dari pelatihan asesor kompetensi kali ini adalah tersertifikasinya asesor kompetensi di bidang masing-masing yang sesuai dengan standar BNSP sehingga meningkatkan kualitas instruktur atau penguji kompetensi, melalui  program pelatihan ini juga diharapkan akan dapat segera terbentuk Tempat Uji Kompetensi (TUK) / Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) di IKIP Mataram. Menurut Jumadil, M.Pd perwakilan dari Fakultas Pendidikan Bahasa Dan Seni Pelatihan Asesor Kompetensi merupakan wujud nyata dalam peningkatan kualitas baik dosen maupun lembaga khususnya IKIP Mataram yang terus meningkatkan kualitas pendidikan yang ada di NTB. (SR01)
SUARA REVOLUSI.COM- Gubernur NTB Dr.TGH. M. Zainul Majdi membuka secara resmi pelaksanaan Seminar Internasional “Dauarah Ulum Al Quran” yang bertempat di Pendopo Tengah Gubernur tadi pagi Jum'at (15/1). Daurah Ulum Alquran tahun 2016 ini adalah Daurah yang ke 4 kalinya yg digelar di Pulau Lombok. di motori oleh Majelis Khairriji Al- Harromain ini menghadirkan pembicara internasional Al-Allamah Al-Syaikh Dr. Muhammad Bin Ismail Zain Almakky. Sebelum beliau ke Lombok kegiatan daurah juga di laksanakan di Madura, Jawa dan Bali.
Menurut ketua Panitia Penyelenggara TGH. H. Abdossubur M. Tahir, QH. Kegiatan Daurah ini akan dihelat selama 3 (hari) hari di pendopo Tengah dari tanggal 14 sd.16 januari. Kegiatan ini bertujuan untuk memperkokoh hubungan silaturrahmi antara para ulama dan pesantren se-pulau Lombok, Pesertanya terdiri dari Santri dan tuan guru yang berasal dari Pondok pesanteren yang ada di pulau Lombok, tercatat tidak kurang dari 400 peserta yang mengikuti kgiatan Daurah ini.
Beliau juga menyampaikan banyak terima kasih kepada DR. TGH. M. Zainul Majdi Gubernur NTB atas bantuan dan kerjasamanya sehingga acara ini dapat terselenggara dengan baik pungkasnya.
Dalam sambutan pembukaannya Gubernur Nusa Tenggara Barat mengungkapkan kesyukurannya dan kecintaan atas kehadiran Al-Allamah Al-Syaikh Dr. Muhammad Bin Ismail Zain Almakky di pulau Lombok, karena diantara keduanya ada hubungan Mahabbah yang di bangun atas Dasar kebaikan dan ilmu sebagaiamana pendahulu mereka antara Syaikh Ismail Usman Zain Alyamanai dengan Syaikh TGH Zainuddin Abdul Majid al Pancori, beliau juga berpesan kepada seluruh Jamaah, Almukarramun dan Massaikh bahwa membangun NTB tidak cukup dengan Membangun Jalan dan Memperindah Jembatan, membangun madrasah dan sekolah tetapi tapi membangun dalam aspek maknawi yang harus terpenuhi yaitu terpeliharanya nilai-nilai kecintaan dan kebaikan serta nilai kebaikan itu bagi kita seorang muslim yang puncaknya adalah melaksanakan apa yang ada dalam tuntunan Allah SWT dan Rasulullah SAW Pesannya.
Melalui kesempatan itu juga Gubernur menyikapi kejadian pengeboman di Jakarta Gubernur NTB sangat Prihatin dengan kejadian tersebut dan Gubernur NTB menyerahkan permasalahan kepada pihak keamanan untuk selanjutnya mengejar dan menangkap pelakunnya. Kemudian kita sebagai masyarakat untuk terus selalu saling menjaga dengan cara menyebarkan Pemahaman Islam yang benar kemudian kembali kita ajak saudara-saudara kita untuk mengkaji kitab-kitab yang membawa kita ke jalan kebaikan.
Sementara itu, Syaikh Dr. Muhammad Bin Ismail Zain Almakky dlm penyampaiannya berpesan juga kepada seluruh hadirin supaya menyikapinya dengan penuh bijaksana kejadian tsb. Para pemimpian, para santri, Orang tua menasehati anak-anaknya, dan perlunya saling nasehat menasehati” beliau juga mengungkapkan bahwa membangun itu tidak cukup dengan membangun fisik tapi juga membangun Ruh “jiwa atau Ilmu”,Ungkapnya.(Humas)
Patung Putri Mandalika
Penulis oleh : H. Abdul Azim
SUARA REVOLUSI.COM-       Persis seperti tahun-tahun sebelumnya. Hari-hari ini, sampai pada hari  penyelenggaraan gawe besar, Core Event Bau Nyale, masyarakat Suku Sasak Lombok kembali bergembira-ria dalam berbagai kegiatan bergenre budaya, seperti pawai budaya yang dimeriahkan oleh kesenian gendang beleq, cilokak, jaran kanput dan lain-lain. Tak kalah menarik, adu ketangkasan dan keberanian di ajang presean  yang berlangsung selama beberapa hari sebelum hari “H”.  Ekspresi luapan kegembiraan itu menjadi daya tarik tersendiri ketika melihat  tumpah-ruah keramain semua golongan masyarakat pada puncak penyelenggaraan Core Event Bau Nyale di Pantai Kute Lombok. Membuktikan kalau  Core Event Bau Nyale menjadi destinasi wisata budaya paling menarik di daerah berjuluk Pulau Seribu Masjid ini.
      Meski hanya sebuah legenda, Putri Mandalike dinilai telah mngenalkan konsep nilai cinta, keadilan dan perdamaian. Sebuah konsep nilai amat berharga yang berani ia bayar dengan nyawa. Ini dibuktikan ketika Putri Mandalike memilih mati atas nama nilai tersebut. Sungguh harga termahal yang harus ia bayar ketika menolak lamaran beberapa pangeran ketika melamarnya untuk dipersunting menjadi permaisuri. Betapapun ini pilihan terberat, namun sangat bijak karena telah mencegah terjadinya konplik yang dapat memicu terjadinya perang dan pertumpahaan darah antar para pangeran dan masyarakat pengikutnya kala itu.
      Konsep nilai tersebut menjadi amat berharga dalam konteks membangun sebuah peradaban manusia. Inilah pesan moral dari Legenda Putri Mandalike. Menjadikan ia seolah jelmaan ratu keadilan dan simbul perdamaian sekaligus simbul cinta. Pandangan inilah yang kemudian melahirkan mitos terhadap Putri Mandalike selaku tokoh imajiner yang sangat dikagumi dan menjadi pujaan hati bagi masyarakat Suku Sasak Lombok. Dikatakan tokoh imajiner karena sosok Putri Mandalike tak pernah ada di dunia nyata. Kalau hendak mencari tempat bersemayamnya, maka temuilah ia di relung hayal kita; ruang alam mitis masyarakat Suku Sasak Lombok. Selebihnya, ia adalah fakta sebuah mahluk berwujud cacing laut yang dapat dijumpai di beberapa tempat lainnya selain di pantai Kute Seger. Bahwa karena enak dimakan dan mengandung gizi tinggi, pastinya menjadi alasan lain mengapa ia diperebutkan ribuan orang dalam waktu bersamaan, sejak fajar menyingsing hingga terbit matahari.
       Nilai pesan moral tersebut, menjadikan Putri Mnadalike berbeda dengan tokoh imajiner lain. Sebutlah, Ratu Nyiroro Kidul yang (dalam sisi lain) berkonotasi jahat dan menakutkan. Buktinya ? Ada sebuah mitis, bahwa, bila hendak mengunjungi pantai Parangkritis (pantai selatan Jawa Tengah) Anda disarankan untuk tidak mengenakan baju berwarna merah. Konon, menurut kepercayaan segolongan masyarakat tertentu, hal itu dapat mengundang petaka karena bakalan jadi korban keganasan sang ratu. Guna menyenangkan hati sang ratu, golongan tertentu masyarakat Jawa, kerap melakukan acara ritual adat tolak balak berupa “labuh sesajen persembahan” di laut selatan Jawa, dimana sang ratu bersemayam. Lebih aneh lagi, percaya atau tidak, konon salah satu hotel ternama di Jogyakarta malah menyediakan kamar khusus bagi Ratu Nyiroro Kidul. Wujud keberadaan sang ratu di kamar tesrebut ditandai dengan pajangan lukisan Ratu Nyiroro Kidul. Tak hanya ini, pihak manajemen hotel juga menyediakan sesaji berikut rupa-rupa bahan ritual mistik, seperti bunga rampai, kemenyan dan lain-lain. Betapa ritual ini suatu bentuk laku halusinasi atas kehadiran sang ratu dalam kehidupan nyata. Sungguhpun perilaku tersebut memiliki tempat tersendiri dalam konteks budaya, namun dalam pandangan Islam hal tersebut tergolong perbuatan sesat (syirik).               
      Berbeda dengan sikap kita terhadap tokoh imajiner Putri Mandalike. Sosoknya tak pernah dianggap (dihalusinasi) ada  dalam dunia nyata. Namun,  yang dihidupkan justru pesan moral yang amat mulia, yakni konsep keadilan yang mengedepankan kepentingan umum daripada kepentingan pribadi, juga konsep cinta yang mengutamakan persaudaraan dan perdamaian daripada permusuhan dan pertumpahan darah antar sesama. Kontribusi spirit dan pesan moral inilah yang membuat Putri Mandalike layak menjadi pujaan hati masyarakat Suku Sasak. Kecintaan ini kemudian diekspresikan dalam berbagai wujud laku kolektif. Terlihat dengan menggunakan Mandalike menjadi nama dari berbagai prasarana strategis publik. Sebutlah, Terminal Mandalike Mataram, Jalan Mandalike Praya, Gang Mandalike, Radio Mandalike FM Lombok dan Koran Radar Mandalike Praya. Megaproyek kawasan wisata Kute juga bernama Mandalike Resort. Keberadaan patung biorama Putri Mandalike yang tadinya berdiri di gerbang Kota Praya dan kini  berpindah ke Pantai Seger Kute, kian memperkuat kesan kalau sang Legenda Putri Mandalike telah menjadi bagian (maskot) masyarakat Suku Sasak Lombok.
      Ekspresi kecintaan itu mencapai puncaknya ketika kita melangsungkan pesta adat Bau Nyale yang dipasilitasi oleh pemerintah dengan melibatkan EO (Event Organition) selaku penyelenggara kegiatan. Ini benar-benar sebuah ekspresi kecintaan yang  tumpah-ruah dalam rupa-rupa wujud laku dari ribuan pengunjung yang semuanya bertujuan untuk bersenang-senang. Di sini setiap orang atau kelompok, tampak saling membaur tanpa dibatasi oleh skat-skat status social. Dahulunya, pesta adat Bau Nyale mungkin pada mulanya hanya berlangsung secara sederhana. Acara yang mungkin hanya menjadi ajang silaturrahmi, ajang kongko-kongko kaum muda-mudi dan para tetua leluhur kita dari semua kalangan. Momentum event seperti ini, menurut kalangan sosiolog, secara ekstrim menyebutnya sebagai sebuah cara kalangan rakyat kecil menikmati kemiskinannya.  Maksudnya, event ini dapat membuat mereka larut dalam suasana kegembiraan yang membuatnya bisa tertawa, bersenda-gurau, bernyanyi-nyanyi, betandak (berbalas pantun), belawas (nembang) dan tentu saja sambil makan-makan (takilan). Ini benar-benar sebuah ajang bersenang-senang bagi rakyat kecil. Dengan begitu, sejenak mereka dapat melupakan kesusahannya, melupakan utangnya dan melupakan segenap beban hidup yang selama ini mendera hidupnya.
      Dipihak lain, menyadari kalau obyek wisata budaya ini dapat dijual, lantas dieksplorasi sedemikian rupa, ibarat gadis kampung yang dipersolek tampilannya kayak gadis kota. Setidaknya ini tampak pada perubahan nama acara yang sebelumnya kita kenal dengan bau nyale, kini berubah menjadi Core Event Bau Nyale. Terakhir, berubah jadi Pestival Putri Mandalike. Kedengarannya memang kren. Terlebih, acara-acara yang disuguhkan sebagiannya berupa seni musik modern, seperti grup band, baik dari kalangan artis local maupun artis papan atas Ibu Kota. Suguhan model begini, pastinya memberi kesan glamour dan menciptakan suasana hingar-bingar pada setiap penyelenggaraan  pesta adat bau nyale ini.
     Upaya eksplorasi itu tampaknya sukses. Terbukti, event budaya ini mampu dibuat menjadi magnet besar untuk menarik puluhan ribu pengunjung. Dengan sendirinya pula ada multi player effect (dampak ke berbgai sektor secara bersamaan) yang dibangun oleh event budaya ini. Sebutlah, keuntungan bagi pedagang warung nasi, pedagang asongan dan pedagang kaki lima lainnya. Terlebih bagi para pelaku bisnis besar pariwisata, seperti perhotelan dan transportasi yang pasti panen besar. Adanya berkah besar bagi khalayak, tentunya menjadi alasan tersendiri bagi kita untuk terus melestarikan tradisi satu ini.
      Baiklah, penyelenggaraan pesta adat ini Anda akui telah mencapai tujuannya. Ini bila dilihat dari aspek keuntungan materi yang berhasil diraup oleh banyak pihak. Anda tentu berbangga hati karenanya.  Sayangnya, muatan pesan moral yang menjadi misi penting dari Legenda Putri Mandalike tak pernah sampai kepada laku adat masyarakat Suku Sasak.   Bahwasanya, ketika hendak mempersunting Putri Mandalike, beberapa pangeran melakoni adat prosesi meminang dan melamar. Ini sesuai benar dengan agama anutan mayoritas masyarakat Suku Sasak. Ini bahkan menjadi titik klimaks pentas drama Putri Mandalike yang berakhir tragis, dimana sang putri menjawab lamaran para pangeran dengan cara menceburkan diri ke laut yang kemudian menjelma menjadi cacing yang serta-merta diperebutkan oleh para pangeran bersama masyarakat pengikutnya kala itu.  Hasil tangkapan kemudian dinikmati bersama, sehingga keadaan yang semula saling bermusuhan, seketika berubah menjadi pesta-pora yang mendatangkan kegembiraan dan perdamaian serta keakraban antar semua pihak.
      Maka, ketika kita menyaksikan drama Putri Mandalike, mungkin baru menyadari kalau Legenda Putri Mandalike hanyalah sebuah cerita dan tontonan belaka karena tidak menjadi akar budaya masyarakat Suku Sasak. Bahwa prosesi melamar yang menjadi teladan Putri Mandalike ternyata tidak menjadikannya pelajaran berharga dalam praktek budaya perkawinan setelah kita lebih memilih cara kawin lari.  Itu artinya, pesan moral yang hendak disampaikan oleh Legenda Putri Mandalike tak pernah sampai. Jika bukan berakar dari Legenda Putri Mandalike yang amat sejalan dengan ajaran agama kita, lantas dimana adat kawin lari berpijak ? Wallohu a’lam.*** 


Editor : Muh Daffa Zaidan
H. Muh. Amin, SH, M.Si, Wakil Gubernur NTB saat Membuka rapat Koordinasi Mendukung Event Nasional dan Regional tahun 2016 di NTB.
SUARA REVOLUSI.COM- Wakil Gubernur NTB H. Muh. Amin, SH, M.Si manyampikan komitmen dan kebersamaan yang kuat menjadi kunci utama memajukan daerah karena segala persoalan dapat diselesaikan melalui tukar ide dan pengalaman oleh berbagai pihak.
“Partisipasi semua pihak, terutama pemerintah kota dan kabupaten akan mendorong percepatan kemajuan daerah. Kita juga memerlukan sinkronisasi dan harmonisasi kebijakan antara pemerintah tingkat atas sampai ke pemerintah yang paling bawah,” ungkap Wakil Gubernur saat Rapat Koordinasi Mendukung Agenda Event Nasional dan Regional Tahun 2016, di Hotel Lombok Raya Mataram, Kamis (14/1/2016).
Kegiatan yang diinisiasi Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi NTB tersebut dimaksudkan merumuskan ide dan gagasan terkait dengan agenda-agenda besar di tahun 2016, baik yang bersifat nasional maupun internasional yang penyelenggaraannya dipusatkan di NTB. Rakor tersebut melibatkan stakeholder terkait yang berasal dari seluruh kota/kabupaten di NTB.
Saat itu, Wakil Gubernur menilai agenda-agenda besar yang dilaksanakan di NTB tahun 2016 membutuhkan langkah-langkah cerdas, baik pelaksanaan kegiatannya maupun menjamu tamu yang hadir.
“Di forum inilah kita dapat merumuskan ide-ide cerdas kita. Misalnya, tahun ini kita menargetkan 3 juta wisatawan yang berkunjung ke daerah kita. ini bukan hal yang mustahil kalau kita bekerja keras, kompak dan bersatu. Kalau ada polemik terkait pembangun saat ini, mari kita selesaikan dengan musyawarah,” jelasnya amin. (Humas)
Dwi Kusnanto,General manager PT PLN Wilayah NTB Temui Gubernur NTB, Dr. TGH.M.Zainul Majdi.
SUARA REVOLUSI.COM- General manager PT PLN Wilayah NTB , Dwi Kusnanto menemui Gubernur NTB, Dr. TGH.M.Zainul Majdi di ruang kerjanya,kamis (14/1) untuk melaporkan kepada Gubernur kondisi terkini kelistrikan di Nusa Tenggara Barat dan realisasi LAZIS PLN.

Menanggapi ha itu, Gubernur menyampaikan terima kasih kepada pihak PLN. dan meminta agar pihak PLN betul-betul dapat memastikan pasokan listrik di NTB aman, sehingga tidak terjadi lagi pemadaman listrik yang seringkali membuat banyak pihak tidak nyaman. “Listrik benar-benar kebutuhan pokok masyarakat," ucap gubernur. (Humas)
Suasana Rapat Persiapan Core Event Bau Nyale

Penjabat Bupati Lombok Tengah,Ibnu Salim,SH,M.Si di dampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB HL Mohamad Faozal.
SUARA REVOLUSI.COM- Pemerintah Provinsi NTB dan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah menggelar rapat persiapan Core Even Bau Nyale 2016 di Ruang rapat Utama Kantor Bupati Lombok Tengah, Selasa (12/1/).
Untuk perayaan tahun 2016 ini akan dikemas berbeda dengan perayaan sebelumnya,karna pada perayaan tahun ini pihak sponsor,umbul-umbul rokok,operator celluler,dan produk sepeda motor akan ditiadakan untuk menjaga kealamian suasan bau nyale,demikian dikatakan Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata NTB HL Mohamad Faozal. (Humas)
Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi berjabat tangan dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTB,Prof. H. Saiful Muslim, MM.

Suasana Silaturrahmi Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTB, Prof. H. Saiful Muslim, MM.
SUARA REVOLUSI.COM- Silaturrahmi Gubernur NTB, Dr. TGH. M. Zainul Majdi dengan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi NTB, Prof. H. Saiful Muslim, MM dalam rangka memberitahukan perihal terpilihnya Gubernur sebagai Ketua Dewan Pertimbangan MUI pada Musyawarah Daerah yang telah dilaksanakan beberapa waktu lalu. Silaturrahmi yang berlangsung di Ruang kerja Gubernur, Rabu (13/1) sekaligus meminta kesediaan Gubernur membuka acara Ta’aruf yang akan diselenggarakan pada 20 Januari 2016.(Humas)
Suasana Penerimaan Kunjungan Kerja DPRD Kota Solok Provinsi Sumatra Barat yang di terima Asisten I Sekda, Ir HLM.Amin,MM di Ruang Rapat Kantor Bupati Lombok Tengah, Kamis (14/1/2016).


Ketua Rombongan DPRD Kota Solok Provinsi Sumatra Barat,H.Dasuippetra sedang menyampaikan masksud dan tujuan kunjungan kerja di Pemerintah Daerah Lombok Tengah mengenai Shering Informasi tentang agenda Kegiatan DPRD Lombok Tengah Bersama Pemda Loteng.

Ketua Rombongan DPRD Kota Solok Provinsi Sumatra Barat,H.Dasuippetra meyerahkan Cindra Mata kepada Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan,Ir HLM.Amin,MM.


Asisten I Sekda Bidang Pemerintahan,Ir HLM.Amin,MM.Meyerahkan Cindramata kepada Ketua Rombongan DPRD Kota Solok Provinsi Sumatra Barat,H.Dasuippetra.

  Foto bersama dengan Pemda Loteng, Selesai acara peneriman kunjungan kerja DPRD Kota Solok




Fotografer : Hoes
Editor : M.Saleh