Select Menu
Select Menu

Nasional

Nasional

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Lensa Bicara

Ekonomi

Politik

Hukum

Budaya

Sosial

Nusantara

Olahraga


Muhammad Saleh (Mareketing TheLomboktravel)

Drama Kolosal Putri Mandalika yang tampil Pada Puncak Perayaan  Pesona Bau Nyale 2016.
SUARA REVOLUSI.COM- Annual event Bau Nyale sudah selesai dengan berbagai rangkian acara yang mewarnai dari genre kebudayaan setenpat khususnya budaya  lokal yang ada di kabupaten Lombok Tengah Nusa Tengggara Barat. Acara tahunan event core bau nyale dengan mengususng tema besar “Pesona Bau Nyale”pada tahun 2016. Khidmat kepemimpinan pasangan maiq manget Suhaili-Pathul membawa masyarakat Lombok Tengah berheporia menyambut kedatangan Putri Mandalika atau Nyale,tidak tanggung-tanggung pemerintah Lombok Tengah menghire artis-artis ternama ibu kota dalam memeriahkan perayaan bau nyale yang dipusatkan di pantai Kuta Lombok dan juga sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) yang baru saja dipakai sebagai tempat penutupan sekaligus puncak acara Hari Pers Nasional (HPN) yang lansung dihadiri oleh presiden Jokowi Dodo dan pejabat teras lainnya. GIGI Band dan Caca Handika tidak asing lagi bagi pecinta musik dangdut  dan musik anak muda saat ini, bagi kalangan tua tahun 80 Caca Handika adalah pendangdut maniak yang tersohor pada zamannya. Kombinasi musik  lawas dan moderen antara dangdut mania dan lagu moderen saat ini menghipnotis ribuan pecinta bau nyale yang ada di Kuta Lombok kecamatan Pujut Kabupaten Lombok Tengah. Dari penjuru NTB menghadiri perayaan bau nyale bahkan bule-bule atau wisatawan mancanegara hanyut dengan alunan musik tradisional,musik moderen,klosal putri Mandalika dan atraksi budaya yang di suguhkan diperayaan bau nyale.
Bule Mendadak jadi Masyarakat Suku Sasak Pada Karnaval Pesona Bau Nyale 2016

Ditengah waktu yang terbilang singkat pasangan Suhaili-Pathul memberikan suguhan dan hiburan ke masyarakat Loteng dalam acara bau nyale tergolong sukses, mengingat baru berarapa minggu dilantik oleh Gubernur NTB sebagai Bupati dan Wakil Bupati periode 2016-2021. Pasangan yang baru dilantik lansung diberikan PR besar oleh masyarakat Loteng untuk mensukseskan acara tahunan yang sudah mengakar dari nenek moyang orang-orang Loteng. Ada sedikit percekcokan dengan masyarakat Kuta atau Pujut dalam perayaan bau nyale karena biasanya lansung dipusatkan di pantai Seger dimana center penangkapan nyale tapi bukan Uhel namanya sapaan akrab bupati kalau tidak bisa meredam percekcokan antar sesepuh masyaraakt setempat yang bisa diredam dengan damai dan lancar.Bupati menginkan suatu hal yang baru dalam perayaan bau nyale tidak menoton disatu tempat khususnya di Lombok Tengah, bupati menginkan perayaan bau nyale juga di rayakan di provinsi bahkan nasional dalam sambutan yang disampaikann dalam pembukaan acara bau nyale.

Rangkian acara yang dihelat dari tanggal 27-28 februari 2016 dalam memeriahkan pesona bau nyale seperti peresean, pemeilihan putri mandalika, atraksi budaya dan acara-acara yang mengakat budaya masyarakat Lombok, ada yag beda dan unik dalam acara peresean pepadu atau fighter orang bule atau tamu asing ikut serta memeriahkan acara bau nyale serta banyak tamu asing yang mendadak menjadi orang sasak, tamu asing perempuan didandanian atau make up menjadi orang sasak tulen dari kostum yang dipakai lengkap pakian adat sasak begitu juga tamu asing laki-laki seperti pemuda sasak tulen.
Wisatawan Mancanegara mengadu Nyali pada Event Pesona Bau Nyale 2016 di Pantai Senek Kuta Lombok NTB 

Putri Mandalika klasik dan moderen
Pemelihan putri mandalika sebagai komoditi yang tidak terlepas dari perayaan bau nyale dari tahun ke tahun. Putri mandalika sebagai ikon pariwisata khususnya Lombok Tengah untuk bahan promosi wisata. Tidak kalah dengan pemeilihan putri Indonesia bahkan miss world pemilihan putri mandalika juga dipilih melalui voting masyarakat NTB tapi uniknya dipilih melalui media cetak yaitu koran Radar Mandalika, koran yang  sudah di disain dengan potongan kecil yang perlu digunting oleh masyarakat NTB, dipotong dan ditulis nama favorit atau nama jagoan juara putri mandalika. Sungguh pemelihan seperti ini sanagtlah kurang efesian dalam era digital saat ini, bayangkan pihak yang sangat diuntungkan  dalam voting ini adalah media cetak koran Radar Mandalika semakin banyak oplah yang dibeli oleh masyarakat semakin untunglah koran Radar Mandalika.Semoga ditahun berikutnya pemanfaatan alat komunikasi yang canggih saat ini dimanfaatkan seefesian mungkin. Ajang pemeilihan atau penobatan putri mandalika seakan-akan suatu hal yang sangat klasik yang tidak memberikan edukasi ke  masyarakt Loteng gaung putri mandalika hanya malam penobatan saja setelah itu seperti ditelan bumi tidak bergaung lagi ditengah-tengah masyarakat Lombok Tengah.

Pemilihan putri mandalika Tahun 2016 terbilang kurang sukses karena dualisme yang terjadi ditubuh KNPI Lombok Tengah, KNPI Lombok Tengah sebagai penyelenggara utama dalam ajang pemilihan putri mandalika. KNPI Lombok Tengah atau pemuda umumnya seharusnya menjadi pemersatu dan perekat antar pemuda yang ada di Tuhu Tata Transna ini bukan saling mengkotak-kotakkan atau membuat kubu antara kubu satu dan kubu yang lainnya, memang tidak tak terbantahkan lagi tren dualisme yang ada di Indonesia menjadi viral yang hangat terus terguling ke daerah-daerah dari tingkat pusat sampai dengan tingkat daerah. Pemenang putri Mandalika tahun 2016 yang sudah terpilih semoga bisa berkontribusi maksimal dalam mempromosikan pariwisata yang ada di Lombok Tengah.

Dalam drama klosal yang ditampilkan saat puncak perayaan bau nyale sungguh mengkerutkan dahi semua masyarakat NTB yang hadir,sosok putri mandalika sesungguhnya adalah sosok suci,cantik,anggun,berwibawa,sopan,pintar,dan berwawasan luas yang mengedepankan perdamian bagi masyarakatnya. Sosok putri mandalika adalah sosok yang dimilki oleh perempuan sasak yang ada di Lombok Tengah khususnya dan umumnya NTB,bisa dikatakan sosok yang dimilki putri mandalika adalah sosok R.A Kartini atau Cut Nyak Din. Semoga putri mandalika dalam era digital saat ini bisa meniru inner beuty yang di milki oleh putri mandalika sesungguhnya.

 Permasalahan yang dihadapi saat ini bagi perempuan-perempuan muda Indonesia adalah meniru sosok yang kurang tepat dalam kehidupannya, sosok-sosok artis tidak semua artis tapi media televisi menyungguhkan perempuan masa kini adalah perempuan moderen yang mengedepankan style atau gaya kebarat-baratan tanpa memfilter atau menyaring mana yang terbaik ala orang timur yang mengedepankan kesopanan, keramah tamahan dan persahabatn yang hangat. Perempuan versi putri mandalika adalah sosok visioner dan moderen yang lebih menekankan pada brain atau otak, perempuan yang lihai dalam semua bidang kehidupan seperti sosok istri nabi Muhammad SAW yang pertama Siti Khadijah rela mengorbankan dirinya dan semua hartanya untuk kejayaan islam.

Angka kawin muda dan pencerian yang terjadi di Loteng umumnya NTB sangat miris. Angka pernikahan pada usia muda di Nusa Tenggara Barat tertinggi di Indonesia dengan angka 85% (antaranews.com 8/9/2015) banyak perempuan NTB mengadu nasib menjadi TKI diluar negeri untuk mengais rizki, perempuan diciptakan menjadi tulang rusuk bukan tulang punggung , tapi anehnya perempuan sekarang menjadi tulang punggung keluarga, tidak bisa dihindarkan masalah utamanya adalah masalah perut atau ekonomi. Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Nusa Tenggara Barat (NTB) tercatat sebanyak 56.672 sebagai TKI tahun 2014 dengan komposisi laki-laki sebanyak 45.256 orang dan perempuan 11.416 orang. (antaranews.com 18/1/2015) dengan angka yang begitu fantastis dan miris provinsi dengan jargon lumbung padi. Semoga kedepannya pemerintah baik daerah maupun pusat segera cepat tanggap dalam menciptakan peluang kerja dan semakin mudah diakses oleh masyarakat.***


SUARA REVOLUSI.COM- Wagub NTB, H.Muh Amin hari ini menjadi pembina apel hari senin di kantor Badan Koordinasi Penyuluhan Pertanian Perikanan Kehutanan (Bakorluh) Provinsi NTB. Ia mengingatkan disiplin harus tetap dijaga meskipun tidak diawasi. "ASN harus menjadi teladan masyarakat dalam hal disiplin", Pesan Wagub Pagi ini. (Humas)
SUARA REVOLUSI.COM– Yang datang dan ikut langsung bau nyale, ternyata tak selamanya mereka yang suka makan nyale. Yang sebenarnya jijik dan tidak bisa makan nyale, tetap semangat hadir dan ikut turun ke laut menangkap Nyale.

Seperti Farida 25 tahun warga Sandik Gunung Sari, mengaku tidak pernah mau memakan Nyale. Namun setiap tahun ia selalu hadir dan malah bersemengat menagkap Nyale.”Saya jijik melihatnya mas, apalagi sampai makan.Iiiii sereeemmm,”Ujarnya disela-sela sibuknya tangkap Nyale, Minggu Fajar (28/2) di Pantai Seger Desa Kuta Kecamatan Pujut.

Dengan peralatan lengkap, seperti lampu senter yang terikat dikepalanya, sebuah ember dan jarring, Farida tampak serius mencari Nyale dan memperhatikan gerakan air laut dipantai tersebut.”Kita lihat dulu Nyalenya mas, ada ndak terlihat, baru dengan sigap kita jarring,”Tuturnya.
Walau saat itu, ternyata Nyale tidak banyak yang keluar, namun hingga sinar matahari mulai menerangi pantai dan memperkelas wajah-wajah ribuan warga lainya, Farida masih terus bertahan dan tidak putus asa.”Saya udah turun kepantai sekitar pukul 4.00 wita pagi tadi, dapetnya Cuma segini,”Katanya sembari perlihatkan hasil tangkapanya.
Kalau saat Nyale banyak muncul, tutur Farida, terlihat bergumpal-gumpal sebesar kepalan tangan. Biasanya kalau sudah sampai sekitar Pukul 06.00 Wita, ember kecil seperti yang dia bawa sudah penuh.”Tapi kali ini kayaknya Nyale yang keluar sedikit. Ndak tahu kenapa,”Tambahnya.
Karena dirinya tidak bisa makan Nyale, biasanya Nyale yang didapat diberikan kepada teman-teman atau kelauarganya yang justeru banyak yang suka makan Nyale dengan digoreng kering atau dipepes. “Saya itu sangat hoby saja nagkepnya, kalau terlewat sekali saja rasanya gemana gitu, apalagi ini kan sekali setahun. Kalau gak datang kayak ada yang gak sempurna dalam hidupku,”Pungkasnya. (SR 02)








Fotografer : Muhammad Husni
Editor : Muhamad Saleh



























Fotografer : Muhammad Husni
Editor : Muhamad Saleh
SUARA REVOLUSI.COM- Gubernur NTB, DR TGH Zainul Majdi didampingi Kepala Biro Humas Provinsi NTB, Yusron Hadi menunjukkan T-shirt MTB Jelajah Rimba 2016 saat menjadi pendaftar pertama di Kantor Gubernur NTB di Mataram, Rabu (24/2). 
Gubernur NTB, DR TGH Zainul Majdi mengatakan kegiatan wisata sepeda yang bertemakan “MTB Jelajah Rimba Pesona Lombok Sumbawa 2016” merupakan bagian dari kegiatan yang mendekatkan masyarakat dengan hutan khususnya Taman Hutan Raya (Tahura) yang memiliki banyak potensi salah satunya adalah Tahura Nuraksa Dusun Kumbi, Sesaot yang menjadi lokasi penyelenggaraan event “MTB Jelajah Rimba Pesona Lombok Sumbawa 2016” 19 Maret mendatang. (humas)
SUARA REVOLUSI.COM- Program 100 hari Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah periode 2016-2021, harus bisa dilkasanakan sesuai dengan waktunya yakni selama 100 hari. Bagi Satuan Kerja Pelayan Masyrakat (SKPM) yang tidak mampu menjalankan program 100 hari tersebut, dipersilahkan untuk mengundurkan diri. Demikian ditegaskan Bupati, HM.Suahili,FT.SH.MM pada Apel Sillaturrahim, Rekonsiliasi dan Konsolidasi, Rabu (24/2) 2016 di Lapangan Bundar Praya.

Pada pidatonya saat menjadi Pembina apel, Bupati menyampaikan, pembangunan Lombok Tengah lima tahun kedepan akan diwujudkan melalui lima misi pembangunan antara lain, pertama ; meningkatkan kerukunan, kedamaian dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat dan beragama melalui revolusi mental dengan mengedepankan nilai-nilai agama dan kearifan lokal. Kedua ; meningkatkan kesejahteraan sosial, kecerdasan dan kesehatan masyarakat dengan mengedepankan keadilan dan kesetaraan gender. Ketiga ; mendorong kemajuan ekonomi daerah dan kemakmuran masyarakat melalui perkuatan struktur ekonomi masyarakat dengan dukungan stabilitas kamtibmas. “Adapun yang keempat yakni, menjaga keselarasan, keserasian dan keterpaduan pembangunan kawasan dan antar kawasan dengan dukungan infrastruktur yang memadai. Dan yang kelima, mewujudkan pemerintahan yang baik dan kepastian hukum dengan dukungan birokrasi yang memiliki pelayanan publik berkualitas,”Paparnya.

Rangkaian mimpi-mimpi indah tersebut lanjut Bupati, akan cepat bisa diwujudkan dengan catatan , harus memiliki semangat kerja yang tinggi, berfikir terbuka, inovatif dan responsif harus menjadi bagian dari karakter kita. dan yang tidak kalah pentingnya adalah bahwa kita harus selalu menanamkan rasa persatuan dan kesatuan. “Mari kita bersatu membangun lombok tengah kita tercinta. ungsikan pikiran-pikiran negatif yang ada dalam diri kita. jangan ada lagi sekat-sekat yang dapat menjadi jarak di antara kita. semua masyarakat lombok tengah harus bersatu membangun daerah ini,”Ajaknya.
Saat ini lanjut Bupati, juga eranya media sosial. Akses informasi semakin cepat didapatkan melalui media sosial yang ada. Untuk itu segenap jajaran pelayan masyarakat diminta manfaatkan media sosial dengan sebaik-baiknya untuk menunjang kinerja instansi masing-masing. “Untuk itu, saya minta kepada semua SKPM agar membuat akun halaman resmi facebooknya masing-masing. Dengan begitu, masyarakat semakin cepat dapat menyerap informasi dari pemerintah, begitu juga sebaliknya kita dapat melihat respon dari masyarakat yang kita jadikan sebagai evaluasi terhadap pelayanan yang kita berikan,”Tegasnya.
Kepada seluruh jajaran SKPM, bupati mengajak untuk melek teknologi. Harus dipahami bahwa saat ini adalah eranya digital. Maka sudah sepatutnya harus dapat merespon kecepatan teknologi informasi tersebut ke dalam program-program SKPM. Dibeberapa kota maju, proses digitalisasi dalam pelayanan publik sudah menjadi bagian dari kehidupan birokrasi mereka. maka saya minta minimal kepada instansi yang mengurus soal perijinan untuk mencoba melakukan terobosan dengan menerbitkan program perijinan secara online. “Dan kedepan, kami harapkan seluruh pelayanan publik dapat diakses secara online, sehingga tatap muka antara masyarakat dengan birokrat untuk mengurus kebutuhannya, dapat diminimalisir yang tentu akan mengurangi potensi penyimpangan yang dapat terjadi,”Terangnya.
Sebagai bentuk kesungguhan rasa tanggung jawab atas amanah yang telah diberikan masyarakat lombok tengah, maka Bupati menyampaikan program kerja seratus hari sebagai berikut; pertama, penyelesaian ranperda rencana pembangunan jangka menengah daerah (rpjmd) 2016-2021; kedua, validasi basis data terpadu kemiskinan; Ketiga, percepatan pembangunan penerangan jalan umum di kota kecamatan dan kawasan wisata; Keempat, penanganan masalah persampahan di kota praya dan kawasan wisata; Kelima, terbentuknya badan keamanan desa di semua desa; keenam, pemantapan sistem pelayanan perijinan terpadu; ketujuh, penataan pedagang kaki lima di kota praya dan kawasan wisata. “Adapun yang kedelapan, peningkatan pelayanan kesehatan, pendidikan dan kependudukan; Kesembilan, optimalisasi pengawasan hutan dalam rangka mencegah illegal loging; dan kesepluh penegakan disiplin aparatur sipil negara melalui pemberian reward dan punishment,”Ungkapnya. (SR 02)


KERJASAMA HUMAS DAN PROTOKOL SETDA LOMBOK TENGAH DENGAN SUARA REVOLUSI.COM
Bupati Lombok Tengah,HM.Suhaili FT Memimpin Apel Siaga Lombok Tengah Bers
atu


Bupati Loteng,HM.Suhaili FT saat memberikan sambutannya pada Apel Siaga Lombok Tengah Bersatu


Peserta Apel Siaga Loteng Bersatu
Bupati Loteng,HM.Suhaili FT sedang memeriksa Pasukan Apel Siaga Loteng Bersatu
SUARA REVOLUSI.COM- Bupati dan wakil Bupati Lombok Tengah HM.Suhaili FT dan Lalu Pathul Bahri, menggelar Apel siaga Lombok Tengah Bersatu (Beriman,Sejahtera dan Bermutu) di lapangan Bundar Praya, Rabu (24/2/2016). Apel siaga ini dihadiri oleh Forkopinda,Jajaran SKPM dan Pegawai Lingkup Pemkab Lombok Tengah.
Dalam sambutannya Bupati Loteng, HM.Suhaili FT memaparkan Visi dan Misi  pembangunan Lima tahun Kedepan yang diantaranya,meningkatkan kerukunan,kedamaian dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat dan beragama melalui revolusi mental dengan mengedepankan Nilai-nilai agama dan kearifan lokal.Sebagai bentuk kesungguhan rasa tanggung jawab atas amanah yang telah diberikan Masyarakat Lombok Tengah. Bupati juga menyampaikan 10 Program kerja seratus hari yang diantaranya,Penyelesaian Ranperda rencana pembangunan jangka menengah daerah 2016-2021,Validasi basis data terpadu kemiskinan,Percepatan pembangunan penerangan jalan umum di kota kecamatan dan kawasan wisata, Penanganan masalah persampahan di kota Praya dan Kawasan wisata, Terbentunya badan keamanan desa di semua Desa, Pemantapan sistem pelayanan perijinan terpadu, Penataan pedagang kaki lima di Kota Praya dan Kawasan wisata, Peningkatan pelayan kesehatan,Pendidikan,dan Kependudukan, Optimalisasi pengawasan hutan dalam rangka mencegah ilegal loging, Penegakan disiplin Aparatur sipil Negara melalui Reward dan punishment.itulah sepuluh Program seratus hari sebagai awal pengkhidmatan,ungkapnya pada ratusan pegawai pada apel siaga. (SR 03)
Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri,S.Ip melepas Balon sebagai tanda di Lounching Kampanye pengelolaan akses area perikanan di teluk Bumbang.
SUARA REVOLUSI.COM- Sabtu (20/2/2016) Wakil Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri,S.Ip Lounching Kampanye pengelolaan akses area perikanan di teluk Bumbang.
Dalam sambutannya Wakil Bupati Loteng, Lalu Pathul Bahri menyampaikan ucapan terima kassih atas berlangsungnya Lounching kampanye Pridedi kawasan konservasi teluk Bumbang,semua ini adalah salah satu kegiatan dalam rangka menuju perubahan perilaku menuju pembangunan kelautan dan perikanan yang lebih terarah,terukur dan berkelanjutan.
Lanjutnya  juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat yang berada di Desa Gerupuk yang telah memilih pasangan H.Moh Suhaili.FT dan Lalu Pathul Bahri dan ucapan terima kasih juga kepada yang tidak memilihnya karna jika semua memilih saya maka saya akan menjadi orang sombong katanya.(SR 03)
Pesona Bau Nyale 2016
SUARA REVOLUSI.COM-  Pihak Mapolres Lombok Tengah, siap mengamankan kegiatan tahunan Pesona Bau Nyale 2016. Untuk wujudkan kesiapan tersebut, Mapolres telah melakukan pengecekan secara langsung ke lokasi baru pelaksanaan puncak Bau Nyale tersebut. Demikian disampaikan Kepala Bagian Operasional (Kabag Ops) Mapolres setempat, AKP.Ketut Tamiana, Selasa (23/2).

Ketut Tamiana mengungkapkan, hal pertama yang dicek terkait dengan pengamanan Bau Nyale tersebut, yakni dimana kantong-kantong parker bagi para tamu undangan dan juga pengunjung. Hal tersebut merupakan salah satu hal vital yang harus diperhatikan.”Karena bila tempat parkir ini tidak diperhatikan, maka ini bisa menjadi masalah besar,”Katanya.
Sebagaimana pengamanan acara Bau Nyale tahun sebelumnya, pola pengamanan Nyale tahun ini juga sama. Namun karena cara ceremonial Bau Nyale tahun ini dipindah kekawasan Pantai Kuta, maka beberapa hal menjadi berubah, terutama jalur-jalur akses menuju lokasi acara.”Dari hasil pengecekan kami, area parkir seperti saran bupati yakni lapangan umum kuta, namun itu tidak mungkin karena sangat jauh dari lokasi acara,”Jelas Ketut Tamiana.

Sehingga ditemukan salah satu alternative parkiran roda empat yakni didepan pasar seni kuta, kemudian disimpang tiga rangkep jalan menuju ke Senek dan tembus ke depan eks hotel Lombok Baru. Tanah kosong disimpang tiga tersebut menurut rencana akan digunkan sebagai lokasi parkir roda empat.”Begitu juga sekitar lima ratus meter dari eks hotel Lombok baru ada tanah lapang untuk parkir roda empat,”Terangnya.

Kemudian disebelah timur depan Café Fullman ada lahan kosong yang akan digunakan sebagai tempat parkir roda dua. Sedangkan disebelah barat mulai dari Tri Putri, dan depan Hotel Tastura disebelah bukait menuju kearah warung bule juga ada beberapa tanah kosong yang direncakan tempat parkir roda dua.” Sedangkan tempat parkir VIP yakni di Hotel Tastura. Nanti Bapak Gubernur, Kapolda, Bupati dan Kapolres parkir disana,”Tambahnya. 
Adapaun sterilisasi nantinya kan dimulai dari Simpang Tiga Tri Putri hingga simpang tiga Ketapang. Jadi yang boleh masuk ke Pantai Senek adalah roda dua sedangkan warga masyrakat pakai roda 4 dan enam harus parkir didepan pasar seni. Pertigaan simpang tiga rangkap akan digunakan sebagai area parkir roda empat bila di eks Hotel Lombok Baru penuh.”Soal parkir ini perlu kerjasam dengan petugas keamanan dengan pengelola parkir. Dan ini juga harus disosialisasikan ke seluruh jajaran dan juga masyrakat,”Pungkasnya.(SR 02)
SUARA REVOLUSI.COM- Wakil Gubernur Nusa Tenggara Barat H. Muh. Amin, SH, M.Si menerima kunjungan Ketua Umum DPW Badan Komunikasi Pemuda Remaja Masjid Indonesia (BKPRMI) NTB Nanang Edward, SH beserta rombongan di ruang kerjanya, Selasa (23/2/2016).
Kunjungan BKPRMI NTB tersebut dalam rangka terpilihnya NTB sebagai tuan rumah Festival Anak Saleh Indonesia (FASI) X pada tahun 2017 mendatang. “Terpilihnya NTB sebagai tuan rumah FASI X adalah suatu kehormatan, karena selama penyelenggaraan FASI tidak pernah dilaksanakan di luar Pulau Jawa,” ujarnya. Terpilihnya NTB sebagai tuan rumah, karena BKPMRI pusat melihat banyaknya potensi Qari dan Qari’ah yang dimiliki oleh Provinsi NTB. Hal itu terbukti pada penyelenggaraan FASI sebelumnya NTB meraih juara umum, di mana 4 perwakilan NTB meraih Juara 1 dan Juara 2, baik Qori dan Qori’ah.

Menanggapi hal tersebut, Wagub sangat mengapresiasi dan menyambut baik. FASI adalah event nasional yang diselenggarakan setiap 3 tahun sekali dan akan diikuti oleh 3.500-an peserta. “Alhamdulillah, saya sangat bersyukur NTB menjadi daerah favorit event nasional, karena daerah lain mungkin melihat NTB telah berhasil melaksanakan beberapa event nasional,” terangnya. 

Mengakhiri pertemuan singkat tersebut, Wagub berharap nantinya panitia pusat dan panitia daerah mematangkan kegiatan ini, terutama terkait masalah teknis. “Kesuksesan penyelenggarakan event nasional dapat membawa multiflier effect, terutama dalam bidang pariwisata dan bidang ekonomi. Jadi, harus dibutuhkan koordinasi yang baik antara pihak terkait,” pungkasnya. (Humas)
SUARA REVOLUSI.COM- Musyawarah Daerah (Musda) tanggal 22 Peb 2016 DPD KNPI Lombok Tengah versi Ketua Umum DPP KNPI Fahd A Rafiq yang dilaksanakan di aula Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Loteng, Senin (22/2/2016) sempat ingin digagalkan oleh sekelompok Yang mengaku Anggota KNPI versi Muhammad Rifai Darus. Anggota Polisi dan Tim Kemanan DPD KNPI Behasil mengusir keluar dari Acara Musda. Acara itu sempat dicekal namun tidak berhasil. Asisten I HM Amin membuka acara tersebut. ilham salah seorang yang mengaku KNPI Loteng memprotes musda digelar lagi. 

Ketua Panitia Muhamad Jalaudin meminta pihak polisi untuk mengusir orang yang tidak ada undangan dan mengaku DPD KNPI. “ KNPI di Loteng hanya satu bukan dua, silahkan bagi orang yang tidak berkepentingan silahkan keluar.” Ucap Jalal dengan micropon yang di sambut tepuk tangan dengan 51 orang OKP dan PK dan MPI serta ratusan undangan. 

Sebelumnya, sejumlah pungurus KNPI Loteng versi Ketua Umum DPP KNPI Muhammad Rifai Darus yang sekarang dipimpin oleh M Syamsul Qomar ikut andil dalam acara Musda tersebut. Meski tanpa undangan. Pemuda harus bersatu untuk kemajuan wilayah kita ini. Apalagi sebentar lagi kita akan menghadapi MEA, maka pemuda harus menjadi ujung tombak untuk kemajuan Loteng.” Ujar ketua DPD KNPI NTB Lalu Wira Kencana Ketua DPD KNPI NTB pada sabutannya. Ketua Panitia Musda XIII KNPI Loteng, Jalaluddin mengaku pihaknya tetap melaksanakan Musda, sebab semua Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) dan PK, MPI hadir. "Lebih dari 50 OKP dan PK yang hadir.” katanya. 

Musda tersebut berjalan kembali setelah dia meminta kepada pihak keamanan untuk mengeluarkan orang-orang yang dianggap tidak berkepentingan dalam acara tersebut."yang tidak berkepentingan silahkan pergi dari acara ini, jangan merusak kegaiatan. Kami minta pada keamanan usir semua orang yang tidak berkepentingan sekarang", tegasnya. Setelah melakukan perhelatan panjang akhirnya musda DPD KNPI memilih L Hizzi Spd sebagai ketua DPD KNPI mengalahkan L Taupan Irsan Jaya S,sos. Rapat pormatur akan dilanjutkan Hari ini di sekertarian DPD KNPI untuk menentukan jadwal pelantikan. (SR 03)
Lalu Pathul Bahri,S.Ip
SUARA REVOLUSI.COM- Selasa (23/2/2016) "Pemerintah Daerah Lombok Tengah (Pemda) di ingatkan untuk tidak melakukan mutasi sampai dengan enam bulan setelah  di lantik", Demikian di sampaikan   Wakil Bupati  Lombok Tèngah Lalu Pathul Bahri,S.Ip  usai menerima kunjungan Komisioner Aparatur Sipil Negara ( KASPN ) di ruang kerjanya.

Komisioner Aparatur Sipil Negara ( KASPN ) mengingatkan kepada Pemda Loteng terkait rotasi mutasi yang akan digelar. "Bupati dan Wakil Bupati setelah dilantik tidak bisa menggelar mutasi karena terbentur aturan sehingga Bupati bisa mutasi setelah 6 bulan, akan tetapi secara teknis Bupati bisa menggelar mutasi hanya kepala sekolah saja",tuturnya Pak Pathul kepada media suara revolusi.com (SR 01)
Ketua Panitia sekaligus Wakil Bupati Lombok Tengah,Lalu Pathul Bahri,S.Ip sedang menyampaikan laporan terkait pelaksanaan MTQ dan MBI dalam rangka Milad Ke 8 Partai Gerakan Indonesia Raya.
Ketua Yayasan Darul Qur'an,Ust Haji Sabarudin,S.Pdi

Pengukuhan dewan hakam dalam rangka milad ke 8 partai gerindra.

SUARA REVOLUSI.COM- Dalam rangka Milad ke 8 Partai Gerakan Indonesia Raya cabang Lombok Tengah menggelar Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) dan Musabaqah Bacaaan Imam (45+) MBI guna membumikan Al qur'an di Bumi Tatas Tuhu Trasna. Tingkat Kabupaten Lombok Tengah,senin malam (22/2/2016) di yayasan Nurul Qur'an Dusun Lendang Simbe Desa Mertak Tombok Kecamatan Praya, Nusa Tenggara Barat (NTB).
Menurut ketua panitia sekaligus Wakil Bupati Lombok Tengah, Lalu Pathul Bahri,S.Ip menyampaikan bagaiaman mulianya seorang penghafal al qur an di hadapan allah swt. (SR 01).