Select Menu

Mandalika Lombok Travel

Select Menu

Nasional

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Lensa Bicara

Ekonomi

Politik

Hukum

Budaya

Sosial

Nusantara

Olahraga

Oleh: H. Abdul Azim

      SUARA REVOLUSI.COM- Seorang pemikir Islam ternama asal Afrika Selatan, kini bermukim dan menjadi aktifis muslim di Amerika, Farid Esack, dalam bukunya; On Being A Muslim (sebuah tinjauan, bagaimana menjadi muslim di dunia modern), menilai “Perilaku tegur sapa dan kegiatan silaturrahmi (saling berkunjung untuk tujuan mempererat rasa persaudaraan) adalah sesuatu hal berharga yang telah hilang dari kehidupan muslim di abad modern (kota metropolitan). Untuk mendapatkannya kembali, mereka harus menemukannya di tempat asal(kampung)nya”.    Sedangkan budayawan muslim, Emha Ainun Najib (Cak Nun), menggambarkan mudik sebagai refleksi sosial (kaum imigran) atas dorongan kebutuhan untuk melepas rindu pada orang-orang terdekat yang amat disayangi, seperti orang tua, saudara dan kerabat serta handai-taulan di tanah kelahiran bernama kampung. Lihatlah, bagaimana kemudian para imigran (perantau) rela menempuh jarak sangat jauh, berdesak-desakan, susah-payah dan mengeluarkan biaya besar tanpa mempedulikan resiko bahaya kecelakaan asalkan bisa mudik ke kampung-halaman masing-masing.
      Ketika perjalanan mudik telah sampai di tanah kelahiran bernama kampung halaman, kaum imigran selanjutnya terlibat dalam ritual musiman bernama halal bihalal pasca lebaran. Dalam suatu kesempatan tausiah, TGH. Makrif Makmun yang pernah belasan tahun menuntut ilmu di Mekah, menyatakan keheranannya, “Sangat aneh, bahwa istilah halal bi halal yang diakui Bahasa Arab tapi acara ini tidak pernah dikenal di Negeri Arab”. Itu sebab, dalam kamus Bahasa Arab, “halal bi halal” mendapatkan padanan dengan kata “haplah” yang berarti “pesta (pertemuan)”. Padanan ini tentu dirujuk dari konteks bentuk kegiatan berupa “acara atau kegiatan pertemuan” yang dilakukan oleh kalangan ummat muslim selepas lebaran.  Ada pula yang memaknai halal bihalal dengan “al-ahlaq bil haq” yang berarti adab perbuatan atau perbuatan yang sangat mulia. Pemaknaan ini lebih melihat kepada esensi dari halal bihalal, yakni bertujuan untuk saling mempererat tali persaudaraan dan kasih-sayang antar sesama muslim. Karenanya, halal bihalal dikenal juga dengan silaturrahmi yang berasal dari akar kata “arham” yang berarti kasih-sayang.
      Substansi silaturrahmi adalah kerelaan untuk saling memaafkan sebagai dasar membangun kasih-sayang. (… dan hendaklah mereka [saling] memaafkan dan berlapang dada…- QS. 24:22. Jika kamu menyatakan kebaikan atau menyembunyikannya atau memaafkan kesalahan [orang lain] maka sesungguhnya Alloh maha pemaaf lagi maha kuasa.- QS. 4:149 )

     Menyadari manusia selaku mahluk lemah (dhaif) yang tiada luput dari sifat lupa dan khilaf (salah), maka kegiatan hala bihalal (apapun bentuknya) dengan tujuan amat mulia itu, tidaklah sekedar jadi ritus budaya, namun hakekatnya sebuah jalan untuk kembali kepada fitrah kehidupan ummat muslim.  Sebuah proses penyadaran untuk menyatu dalam ikatan doktrin keislaman, dimana seluruh ummat Islam pada hakekatnya adalah satu; tidak memandang perbedaan warna kulit, perbedaan suku bangsa maupun perbedaan antara si kaya dengan kaum miskin. Inilah visi besar perjuangan dari Baginda Rasululloh SAW. Sayangnya, melihat realitas kehidupan ummat Islam hari ini, sepertinya visi besar itu tetap menjadi sebuah mimpi indah. Membayangkannya menjadi nyata, serasa hendak meraba langit dari muka bumi. Namun, apapun bentuk ikhtiar untuk membangun persaudaraan (silaturrahmi) antar sesama muslim, seharusnya itu menjadi jati diri setiap muslim. Rasululloh SAW memberi kabar gembira atas perbuatan ini: “Maukah kalian aku tunjukkan amal yang lebih besar pahalanya daripada shalat dan puasa ? Yaitu engkau damaikan orang-orang yang bertengkar dan barang siapa yang ingin panjang usia dan banyak rizki, sambungkanlah tali silaturrahmi”. – HR. Bukhari – Muslim.***
SUARA REVOLUSI.COM-  Kejaksaan Negeri Praya temukan adanya indikasi kebocoran pajak pada sejumlah perusahaan yang ada di Lombok Tengah. Khususnya hotel dan restuorant serta sejumlah toko yang ada. Untuk itu, mestinya perusahaan itu jangan dibiarkan hitung sendiri penghasilanya. Demikian diungkapkan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Praya, Feri Mupahir, Rabu (29/6/2016).
Dari hasil telaah yang telah dilakukan kejaksaan, seharusnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) Lombok Tengah bisa lebih besar lagi, apalagi dengan adanya berbagai macam pembangunan hotel yang saat ini akan dibangun. Namun, hal itu rupanya sejauh ini belum menjadi perhatian pemerintah daerah.”Jangan PAD Lombok Tengah ini cumin segitu-segitu saja saya lihat. Nah dari sector pajak inilah yang harus lebih diperketat lagi,”Katanya.
Karena pajak-pajak perusahaan itu lanjut Feri Mupahir, sesungguhnya tidak dibayar oleh perusahaan itu sendiri. Namun pada hakekatnya dibayar oleh konsumen atau masyarakat yang menjadi pelanggan atau pengguna dari perusahaan tersebut. Untuk itu pemerintah tidak perlu lagi banyak pertimbangan dengan hal tersebut.”Misalnya kalau rumah makan, maka ia akan mengambil sekian persen harga dari masing-masing pelangganya untuk membayar pajak,”Jelasnya.
Kajari mencontohkan, untuk Rumah Makan sebesar Asri Praya saja bila perhari bisa menghasilkan sekitar 5 juta perhari, lalu dikalikan sebulan dan lalu dikalikan setahun, maka bisa dengan mudah berapa jumlah pendapatan yang diperoleh selama setahun tersebut. Lalu bayar pajak dikenakan pertahun dengan jumlah yang sudah ditentukan.”Tetapi kalau saat ini Asri dibiarkan saja menghitung sendiri pendapatanya pertahun tanpa ada petugas pajak dikasir yang melakukan pengawasan, bagaimana kita tahu riil pendapatan Asri pertahun,”Terangnya.
Untuk itu, diperlukan lagi Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur agar bagimana pendapatan perusahaan tersebut benar-benar diketahui sehingga pendapatan perusahaan tersebut, benar-benar dilaporkan sesuai dengan pendapatan riilnya sehingga pajaknya juga sesuai.”Kalau melihat jumlah kosnumen dan tingkat larinya sejumlah tokok dan juga restaurant yang ada saat ini, kami berpendapat patut ada evaluasi soal keseuaian pendapatan riil dengan yang dilaorkan ke Dispenda untuk keperluan pajak dan retribusinya,”Tandas Kajari. (SR 02)

Relawan DASI Loteng Memberikan Secara Simbolis Penyerahan Menu Buka Puasa ke Wakil Ketua GPID Muh. Aripin,S.Pd


Penghulu Kiyai dan Tokoh Masyarakat



  
SUARAREVOLUSI-Bulan puasa dengan sejuta hikmah yang terkandung didalamnya. Fase-fase puasa sudah memasuki fase kedua yaitu magfiroh atau ampunan Allah SWT bagi semua hambanya yang ikhlas dalam melaksanakan puasa. Berbagai macam amalan puasa yang dianjurkan terutama awali berbuka puasa dan akhiri sahur. Buka puasa dan berbagi sesama atau tumbuh jiwa sosial menjadi essensi utama puasa yang sebenarnya. DASI Loteng mengadakan buka puasa bersama masyarakat di Dusun Pondok Songkar Desa Aikmual kecamatan Praya rabu, 22 Juni 2016. Buka puasa yang penuh suka cita dan antusias masyarakat menjadi nilai dan penyatu antara DASI Loteng dan masyarakat terlihat dari sejumlah tokoh masyarakat seperti penghulu atau kiyai alim ulama,dan tokoh pemuda yang ada di Dusun Pondok Songkar mengahadiri buka puasa bersama. Salah satu tokoh pemuda sekaligus sekretaris Gerakan Pemuda Islam Desa (GPID)Nasiruddin,S.Pd mengungkapkan bahwa ini adalah satu momen sangat tepat untuk persatuan dan kesatuan umat islam membangun sinergiitas antara lembaga amil zakat infak dan sodakoh khususnya DASI Loteng untuk mensosialisasikan program-program ramdhan ke masyarakat. Wakil Ketua GPID Muhammad Aripin,S.Pd juga mengatakan bahwa sangat mengapresiasi acara buka puasa bersama yang dimotori oleh DASI Loteng. Dia juga menguangkapkan semoga DASI Loteng semakin berkibar di tanah Tatas Tuhu Trasna ini menjadi lembaga sosial yang kredibel dan multi manfaat harapnya.(SR01)
SUARA REVOLUSI.COM- Wakil Bupati Lombok Tengah, L.Pathul Bahri,S.Ip  rabu (22/6/2016) tinjau lokasi Lomba Paralayang Internasional di kawasan pantai areguling desa tumpak kecamatan pujut.
Pada kesempatan tersebut, wabup mengajak warga atau siapa saja untuk menyaksikan perlombaan langka tersebut sambil menikmati keindahan pantai yang terletak di dusun areguling desa tumpak.

"Kegiatan ini menempati dua desa. Tinggal landasnya disebuah bukit yang ada di dusun uluwang desa prabu, kemudian mendaratnya di sebuah pantai yang ada di dusun areguling desa tumpak,"Jelas wabup
Setelah melihat sekitar lokasi lanjut wabup, maka tempat yang bagus untuk menonton lomba dunia tersebut, yakni di pantai areguling desa tumpak sambilan melihat indahnya pantai tersebut.
"Kalau naik ke bukit uluwang ini kayaknya agak susah. Khusus peserta dan panitia yang naik bukit. Penonton dibawah bukit. Bersiap saja untuk menonton karena menurut jadwal dilaksanakan tanggal 5 hingga 7 agustus nanti,"Jelas wabup. (SR 02)


KERJASAMA HUMAS DAN PROTOKOL SETDA LOMBOK TENGAH DENGAN SUARA REVOLUSI.COM

Amaq Bohri Dengan Alat Pemulungnya

Direktur DASI Loteng Sawaludin,S.Pd Memberikan Bantuan Lansung
SUARAREVOLUSI-Berkah bulan puasa sangat terasa bagi amaq Bohri yang berprofessi sebagai pemulung di sekitar kota Praya. Amaq Bohri mendapakatkan bantuan lansung dari direktur DASI Loteng bapak Sawaludin,S.Pd di kantor 22 Juni 2016 setelah selesai sholat Zuhur di Musalla. Pertemuan dengan pemulung yang rajin sholat di Musalla deket kampung Jawa Praya memberi inspirasi bagi direktur DASI Loteng. Amaq Bohri sapaan akrabnya baru saja pulang transmigrasi dari Kalimantan. Dalam memenuhi kebutuhan hidupnya ia rela menjadi tukang pemulung. Professi yang selama ini ia geluti sangat mulia ia katakan daripada meminta-minta jadi pengemis katanya. Bekerja sebuah keniscayaan baginya selama bisa bekerja itulah jalan hidup yang sesungguhnya. Amaq Bohri kini sudah hampir berumur 1 abad atau 70 tahun. (SR01)
H.M.Suhaili FT
SUARA REVOLUSI.COM- Ibu kota pariwisata Indonesia akan pindah dari Bali ke Lombok. Demikian ditegaskan Bupati Lombok Tengah, rabu 15/6/2016 pada safari silaturrahim ramadhan malam ke 4 di Kecamatan Kopang.
Adapun Lombok yang dimaksud sebagai kota pariwisata indonesia yang baru itu lanjut Bupati adalah Lombok Tengah, karena 4 destinasi wisata yang ada di NTB ini 3 ada di Lombok Tengah.
"Selain itu lombok tengah juga jalan masuk dan jalan keluar dari NTB,"Ujar bupati.
Perpindahan ibu kota pariwisata itu ungkap Bupati, seperti yang disampaikan menteri pariwisata baru-baru ini dalam sebuah kesempatan yang dihadiri bupati di Jakarta.
Untuk itu, Bupati mengajak agar seluruh masyarakat dimasing-masing desa menyonsong hal tersebut dengan mengembangkan potensi yang dimilikinya.
"Misalnya kalau ada desa yang berpotensi penghasil ayam, maka smua warga disana diarahkan untuk usaha ternak ayam khas desa itu,"Jelas bupati.
Menyambut status kota pariwisata tersebut, maka harus diwujudkan program Lombok Tengah Bintang yang artinya Lombok Tengah, bersih indah terang dan aman.
"Nah untuk wujudkan lombok tengah terang, makan saya perintahkan, sekolah dan seluruh kantor dan kantor desa memasang lampu digerbangnya masing-masing. Syukur seluruh masyarakat juga ikut ihklas memasang lampu juga digerbangnya,"Harap bupati. (SR 02)
SUARA REVOLUSI.COM-  Diawali dengan lantunan ayat-ayat suci Al-Quran oleh koriq setempat, safari silaturrahim ramadhan 1437 H Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah, di Kecamatan Kopang, yang digelar dihalaman gudang PT. Djarum yang berada di Montong Gamang,Malam Kamis (15/6/2016).
Sebelum pidato ceremonial, tausiah sekitar 15 menit tentang makna nuzulul quran, juga disampaikan oleh salah seorang tuan guru.
Camat Kopang, L.Setiawan,S.Sos, dalam laporanya menyampaikan, kopang dijadikan percontohan dalam sebuah program oleh kementerian sosial.
"Dibidang usaha, saat ini industri rumah tangga kopang, telah mampu produksi 20 jenis olahan makanan. Hasil olahan makanan tersebut telah bisa masuk di hypermart dan laris dijual."Kata pak Camat.
Terkait soal kondisi keamanan lanjut pak Camat Kopang, saat ini sedang membuat percontohan membuat semacam pusat pengaduan masalah warga yang bekerjasama dengan lembaga terkait.
Bupati, HM.Suhaili,FT.SH.MM, seperti biasa sebelum memulai pidatonya absensi seluruh pejabat dan element masyarakat yang hadir. Bupati ingin mengetahui bagaimana rupa para pelayan masyarakat se kecamatan kopang.
"Supaya saling mengenal, maka sengaja saya ijin untuk semua hadirin kami absen. Untuk itu hadirin yang saya sebut mohon untuk berdiri,"Pinta Bupati.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan, salah satu esensi perintah puasa untuk saling tumbuhkan rasa kasih sayang kepada sesama. Termasuk menumbuh kembangkan disiplin sebagai pelayan masyarakat untuk wujud nyatakan harapan dan amanah masyarakat.
"Kegiatan ini juga untuk tingkatkan sinergitas. Karna diantara pelayan masyarakat ini masih belum bersinergi. Karena dikabuapten saja masih ada ego sektoral dalam jalankan amanah,"Ujarnya.(SR 02)
 H. Abdul Azim
SUARA REVOLUSI.COM- Pitrah penciptaan manusia sejatinya menjadi mahluk termulia diantara mahluk lainnya. (Dan ingatlah ketika Kami berfirman kepada para malaikat: “Sujudlah kamu kepada Adam, maka sujudlah mereka kecuali iblis. – QS. Kahfi 18:50). Manusia juga telah membuktikan kehebatannya tatkala semua mahluk lain tidak sanggup menerima tawaran Alloh SWT untuk menjalankan amanah (tugas) di bumi, lantas manusia meyanggupi tawaran berat itu. (Sesungguhnya Kami telah mengemukakan amanah kepada langit, bumi dan gunung-gunung, maka semuanya enggan untuk memikul amanah itu dan mereka khawatir akan mengkhianatinya, dan dipikullah amanah itu oleh manusia…. - QS. Al-Ahzab, 33:72) Keberanian manusia ini sesungguhnya lebih sebagai konsekuensi logis atas penciptaannya selaku mahluk yang lebih sempurna dibandingkan mahluk lain. Sebutlah malaikat yang hanya memiliki akal tanpa nafsu. Sedangkan manusia dilengkapi akal, nurani dan nafsu. Ini tentu menjadi potensi sumber daya bagi manusia untuk mengemban amanah itu. 

Faktanya, potensi sumber daya yang dimiliki tidak optimal didayagunakan oleh kebanyakan manusia sehingga gagal meraih derajat kemuliaan. Buktinya ? Betapa banyak manusia menjadi lebih sesat daripada binatang. (Mereka memiliki hati, tetapi tidak dipergunakannya untuk memahami [ayat-ayat Alloh] dan mereka memiliki mata [tetapi] tidak dipergunakannya untuk melihat [tanda-tanda kekuasaan Alloh], dan mereka mempunyai telinga [tetapi] tidak dipergunakannya untuk mendengarkan, [ayat-ayat Alloh]. Mereka seperti hewan ternak, bahkan lebih sesat lagi. Mereka itulah orang-orang yang lengah. - Al-A'raaf: 179). Syetanlah yang sejak awal menyatakan klaim sebagai biang kerok atas perilaku menyimpang (dari ajaran agama) manusia. (…niscaya benar-benar akan aku sesatkan keturunannya (manusia) kecuali sebagian kecil. - QS. Al-Isro’. 17:62). 
Itu sebab, kita butuh berlindung dari musuh utama, syetan laknatulloh itu. Dengan sifat rahman dan rahim, Alloh SWT kemudian menganugrahkan perisai pelindung, yakni Puasa Ramadhan. (Puasa adalah perisai, selagi manusia tidak memecahkan perisai itu. – HR. Nasai, Ibnu Najah, Ibnu Khuzaimah dan Hakim). Maksud “tidak memecahkan perisai” adalah tidak berbohong, tidak mengumpat dan tidak melakukan maksiat lainnya selagi berpuasa agar tujuannya tercapai, yakni bertaqwa. (Hai orang-orang beriman diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertaqwa… - QS. Al-Baqarah 2:183- 184). Taqwa dalam arti sebagaimana selalu diwasiatkan para khatib Shalat Jum’at, adalah melaksanakan segala perintah Alloh SWT dan menjauhi segala larangan-Nya. Ketaqwaanlah yang mengantarkan manusia kepada kedekatan dengan Alloh SWT. Kedekatan yang menjadikan manusia itu mulia. Puasa Ramadhanlah kemudian menjadi sarana jalan menuju kemuliaan itu. (Barangsiapa yang berpuasa dengan keimanan dan mengharap pahala dari Allah maka dosanya yang lalu akan diampuni dan barangsiapa yang menunaikan shalat malam pada malam lailatul qadar dengan keimanan dan mengharap pahala dari Allah maka diampuni dosanya yang telah lalu. - HR. Muslim). Menurut Imam Nawawi, makna keimanan pada hadits ini adalah pembenaran, bahwa ia benar-benar bermaksud memperoleh kemuliaannya. Semoga Alloh SWT meridhai ibadah puasa kita guna meraih taqwa, sehingga membawa kita (kembali) kepada fitrah penciptaan sebagai mahluk yang mulia di sisi-Nya. Amiin.***
SUARA REVOLUSI.COM-  Safari silaturrahim ramadhan 1437 H Bupati dan Wakil Bupati Lombok Tengah,  Senin (13/6/2016) di Kantor Camat Praya Timur. Dihadiri ratusan hadirin, dari berbagai element masyarakat se kecamatan praya timur.
Camat Praya Timur, Drs.HL.Muliardi Yunus, dalam laporan penerimaanya mengatakan, situasi keamanan diwilayahnya cukup terkendali. Berbagai program, khususnya 2 R saat ini sudah 80 persen jalan sudah baik. "Tapi yang masih jadi PR jalan Sengkerang-Landah, Mujur-Bilelando belum di hot mix,"Katanya.
Untuk periode berikutnya, SMK Praya Timur, sudah mulai operasi dengan 3 jurusan yang sudah dijalankan dan peminatnya yang sudah mendaftar. "Dalam rangka dukung pariwisata, mari kita dukung pembangunan SMK ini dengan membuka 3 jurusan pariwisata,"Jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, pak camat juga menyampaikan kalau berkat adanya BKD, saat ini ronda dimasing-masing desa sudah mulai berjalan. Sementara jumlah DD dan ADD mencapai Rp.1,5 miliar hingga Rp.2 miliar."Dan dana didesa itu sudah diserap mencapai 60 persen,"Lapor Camat.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah, HM.Suhaili, FT.SH.MM sebelum memulai pidatonya melakukan absen terhadap seluruh kades, anggota BPD, BKD, Babhinsa, bhabimkamtibmas, kadus se kecamatan praya timur. Dan absen juga kepada seluruh pejabat dan juga anggota forkopinda.
Dalam safarinya Bupati menyampaikan, tujuanya sama seperti safari ramadhan sebelumnya yakni silaturrahim ramadhan. Dimana sesuai dengan salah satu yang digembleng dalam ramdhan adalah terjalinya tali silaturrhami."Makanya sesibuk sibuknya dikabupaten tetap sempatkan diri hadir,"Katanya.
Disadari Bupati, harapan dan tuntutan masyatakat semakim kompleks. Untuk itu, persatuan dan kekompakan seluruh element yang bisa memuwujudkan semua harapan masyarakat tersebut."periode pertama 5 tahun lalu baru hanya bisa meletakkan batu pertama pondasi pembangunan,"Jelasnya.
Selain itu, sektor pertanian yang ada di praya timur tetap dipertahankan hal itu dengan akan segera dibangunya dam mujur. Dimana mengenai harga pembebasan tanah untuk dam mujur ditentukan oleh tim indepeden."Pembangunan dam itu bukan untuk membuat masyarakat menderita. Kalau bikin warga menderita jangan kita bangun dam mujur ini,"Tandas Bupati.(SR 02)
SUARA REVOLUSI.COM-  Ratusan tokoh masyarakat dan pejabat jajaran pemda Lombok Tengah, jumat 10/6/2016 ikuti safari sillaturrahim ramadhan 1437 H, bupati dan wakil bupati pada malam pertama, di kantor camat praya tengah.
Camat Praya Tengah, Drs. Sahri,MM dalam kata penerimaanya menyampaikan, situasi dan kondisi kecamatan praya tengah. Seperti jumlah BKD dan BKK mencapai 222 orang.
"Kita juga sudah mulai melakukan ronda, dan pihak desa juga sudah mulai anggarkan biaya operasional BKD melalui APB-desnya walau masih sangat minim,"Kata Camat.
Camat juga menyampaikan, jumlah ruas jalan yang saat ini sudah baik sangat banyak. Namun sekitar 39.5 km masih ktitis atau jalan tanah. "Alhamdulillah semua jajaran hadir, baik kades apalagi lurah lengkap,"Tambahnya.
Sementara itu, Bupati HM.Suhaili,FT.SH.MM, sebelum menyampaikan pidatonya, melakukan absensi terhadap seluruh yang hadir seperti pejabat kabupaten, kecamatan, desa serta forkopindes dan juga kadus. Semua diabsen.
Lebih lanjut Bupati menyampaikan, visi misi yang ada tetap dilanjutkan dan 5 tahun sebelumnya hanya baru memasang patok. Maka pada 5 tahun kepemimpinanya akan melanjutkan visi misi yang sudah ada.
"Soal jalan yang masih banyak rusak akan kita perbaiki hingga tuntas,"Kata bupati.
Sebagaimana desa, kelurahan juga akan diberikan anggaran dan sedang dipikirkan oleh pusat. Bagaimana denyut nadi pembangunan akan terus jalan kelingkuangan dan seluruh desa. Dan salah satu yang jadi kelemahan, lampu penerang.
"Bsgitu juga dengan pelantikan BKD yang baru pertama kali di indonesia dan ini menjadi percontohan,"Ungkap bupati.
Adanya BKD tandas bupati, diharapkan jadi wujud nyata sapta pesona sebagai salah satu komponen pariwisata yang saat ini menjadi potensi paling utama yang akan dikembangkan di Lombok Tengah. (SR 02)
SUARA REVOLUSI.COM- Puluhan pegawai honorer Dinas perhubungan Kabuapten Lombok Tengah mengadu ke kantor bupati, jumat (10/6/2016). Wabup menemui mereka di ruang rapat tastura II kantor bupati setempat.
Kepada Wabup, salah seorang perwakilan pegawai Dinas Perhubungan, Muslihin menyampaikan, sebanyak 29 orang kawanya sejak tahun 2010 tidak pernah mendapat gaji. "Ini karna SK bupati kami tidak punya, hanya punya SK dinas saja,"Katanya.
Walaupun tak punya gaji, mereka tetap bekerja setiap hari sesuai tugas yang diberikan dinas. Padahal rata-rata mereka sudah menikah dan punya anak. "Kami setiap hari kerja, rawan pagi, rawan pasar dan bahkan malam juga kami keluar ngepam,"Ungkapnya.
Pegawai lainya, Supardi menambahkan, selama 6 tahun bekerja dirinya sempat diberikan baju kaos dan setelah itu tidak pernah diberikan apa-apa oleh pihak dinas.
Wabup, L.Pathul Bahri,S.Ip menanggapi aduan tersebut menyatakan, dirinya perlu meminta penjelasan dari Kadis, BKD dan Asisten. Untuk itu, hal itu akan dibicarakan senin depan dengan para pejabat terkait."Saya perlu kejelasan mengenai status bapak ibu, barulah nanti kita pasti menemukan solusinya,"Tandas Wabup, sembari meminta para pengadu sabar.
Wabup pada kesempatan itu, juga memanggil Asisten III terkait soal anggaran yang mungkin bisa diarahkan kepada para pegawai perhubungan yang tak pernah mendapat honor tersebut. (SR 02)
SUARA REVOLUSI.COM- Rapat koordinasi dalam rangka penandatanganan kerjasama antara pemerintah Daerah Lombok Tengah dengan PT. Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) terkait pembangunan masjid mandalika resort dan sosialisasi rencana pembangunan kawasan ekonomi khusus (KEK) di ruang rapat tastura I Kantor Bupati setempat,rabu (8/6/2016).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati dan Wakil Bupati, Sekda serta seluruh kepala SKPD dan sejumlah tokoh masyarakat lainya yang jumlah peserta rapat kali ini mencapai 70 orang termasuk wartawan.
Setelah melakukan penandatangan MoU tersebut, Direktur Utama (Dirut) PT.ITDC, Abdul Baru.
M. Mansyur berharap, apa yang telah ditandatangani akan menjadi dokumen yang akan membawa kemaslahatan bagi masyarakat.
Pada kesempatan ini, Dirut ITDC juga menyampaikan master plan pembangunan KEK yang dimulai dengan pembangunan masjid dipinggir jalan provinsi yang melalui kawasan tersebut. "Namun dari sekian kawasan yang dibangun sekitar 63,3 persen lahan dibiarkan menjadi kawasan hijau,"Jelasnya.
Bupati Lombok Tengah, HM.Suhaili, FT,SH.MM menyampaikan, dirut merupakan saudara kita yang tanganya dipergunakan Allah untuk membangun kawasan KEK itu.
Penandatanganan itu menurut bupati, bukan kerjasama namun sebuah keniscayaan. Untuk itu mari kita tunjukkan rasa kepemilikan kita terhadap kawasan yang akan dibangun. "Jadi ITDC tidak semata mata datang membangun hanya demi mencari untung semata, namun sebuah keniscayaan untuk membangun,"Kata bupati. (SR 02)
Suasana Sidang Paripurna DPRD Lombok Tengah
SUARA REVOLUSI.COM- Sidang Paripurna DPRD Lombok Tengah, rabu (8/6/2016) dengan agenda pandangan fraksi terhadap LKPJ kepala daerah tahun anggaran 2015 dan Ranperda RPJMD tahun 2016 - 2021 di ruang sidang utama kantor DPRD, yang dipimpin Ketua DPRD, HA.Fuaddi, FT.SE dan dihadiri Wabup, L.Pathul Bahri,S.Ip.
Fraksi Golkar melalui Juru Bicara (jubir) nya, L.Ahmad Yani, berpandangan WTP yang diraih pemerintah, pertanda serisunya melaksanakan semua aturan dalam jalankan pembangunan, khususnya bagaimana mengelola aset.
Jubir fraksi Gerindra, Lalu Ramdhan, apresiasi pemerintah atas WTP yang diraih kepala daerah. Namun demikian arah kebijakan daerah akan selalu dipertanyakan rakyat. Gerindra, dorong kebijakan yang menyentuh langsung ke masyarakat.
Terkait RPJMD, mendorong agar pemda serius dalam optimalkan potensi pariwisata. "Begitu juga dengan ITDC segera diskusikan dengan dewan mengenai keseriusanya,"ujarnya.
Jubir fraksi PKB, Nurul Adha menyampaikan, setelah mencermati 2 ranperda tersebut, soal LKPJ wujud akuntabilitas anggaran juga sebagai ajang evaluasi pengelolaan keuangan daerah."Intinya kami setuju kedua ranperda itu dibahas lebih lanjut dengan beberapa catatan,"Katanya.
Pada puasa ini, PKB meminta pemerintah interpensi soal harga, agar stabil dan bisa dijangkau oleh daya beli masyarakat.
Jubir fraksi Demokrat, M.Samsoel Qomar mengutarakan, WTP bisa terus dipertahankan yang disertai dengan seluruh out came dan in came jelas dan pembangunanya menyentuh ke masyarakat. "Namun demikian masih banyak aset pemda yg belum jelas. Masak masih ada ruko yg harga sewanya hanya 300san ribu,"Ungkapnya.
Fraksi PKS melalui jubirnya, Supriadi menyampaikan terimakasih terhadap pesatnya pembangunan di lombok tengah. Apresiasi juga karena pemerintah lagi dapat WTP yang ke 4 kalinya. "Artinya pengelolaan keuangan dan bagaimana LKPJ nya sudah sesuai dengan aturan yang ada,"Ucapnya.
Terkait RPJMD, PKS sepakat untuk dibahas lebih lanjut, yang nantinya akan dijadikan pedoman pelaksanaan visi misi kepala daerah yang harus dijabarkan lebih riil dalam semua sektor.
Jubir PPP, L.Sunting Mentas menyampaikan, setelah LKPJ tahun 2015 dicermati, tingkat kemandirian daerah perlu untuk ditingkatkan lagi agar mendapatkan hasil yang maksimal, demi meningkatkan kesejahteraan rakyat.
Beberapa catatan PPP, terus tingkatkan PAD khususnya dari retribusi dan pajak yang kerap bocor dengan adanya wajib pajak yang nakal. MOU Dikpora soal beasiswa bagi siswa berprestasi belum terealisasi. "Itu yang jadi pertanyaan kami untuk dijelaskan,"Katanya.
Jubir fraksi Nasdem, H.Kamran Muhali menyampaikan, RPJMD merupakan program baru yang harus direalisasi kepala daerah terpilih, yang isinya sesuai dengan visi misi bupati dan wakil bupati.
Prestasi WTP berturut turut hingga 4 kali menurut prestasi langka yang harus dipertahankan. Disisi lain, kwalitas proyek jalan rendah akibat lemahnya pengawasan langsung dari dinas terkait. "Jangan sampai jalan cepat rusak terulang lagi,"Harapnya.
Jubir PBB, Lege Warman menyampaikan, PBB melihat secara rinci terhadap 4 organisasi, Dikpora, Dikes, RSUD dan PU-ESDM dilihat dari belanja pegawai dan belanja langsung serta lainya, maka dapat dipahami kalau kinerja belanja langsung berbeda, ada yang rasional dan tidak. "Untuk itu perlu adanya perda mengatur semua itu agar jelas standar masing2 realisasi SKPD itu,"Ujarnya.
Jubir fraksi Nurani Perjuangan, Suhaimi menyampaikan, ada beberapa hal yang menjadi catatan, saat WTP didapat, kepala BPK ingatkan kalau WTP tidak cukup dan WTP hanya rutinitas dan bukan sesuatu yang luar biasa."Sama dengan paripurna ini hanya rutinitas yang seolah tidak ada maknanya dan miskin dihadiri oleh pejabat,"Ujarnya.
Suhaimi, tambahkan, setiap tahun persoalan dasar terus terjadi dan tanpa ada solusi. Untuk itu, kedepan harus ada solusi dan bukan ngeles. Kepala daerah terpilih harus mampu memberikan jawaban terhadap semua masalah dasar tersebut.
Untuk diketahui, seluruh fraksi berpandangan kalau kedua ranperda tersebut, setuju untuk dibahas lebih lanjut sesuai dengan mekanisme yang berlaku. (SR 02)
SUARA REVOLUSI.COM-Kodim 1620 Lombok Tengah, selasa 7/6/2016, kembali gagalkan dugaan aksi penyelundupan ribuan bibit lobster. Empat orang yang diduga pelaku, saat ini masih diamankan. Serah terima barang bukti berupa bibit lobster dan pelaku, akan dilakukan hari ini dari pihak kodim ke Balai Karantina NTB di kodim setempat.
Salah seorang terduga pelaku, Sayid Qadir mengatakan, bibit lobster itu akan dibudidayakan di ekas. Secara berkelompok, mereka membangun kolam yang dikelola bersama."Saat ini kita sudah mau panen makanya cari bibit lagi. Kalau ndak percaya ayo aja ke ekas, kami tunjukkan,"Ajaknya.
Dandim 1620 Lombok Tengah, Letkol Inf. Arie Tri Hedhianto mengatakan, penggagalan penyelundupan itu, berkat adanya informasi dari masyarakat. Penyergapan dilakukan disekitar desa Mangkung Praya Barat. "Total yang digagalkan 1697 ekor bibit lobster yang dibawa dengan 2 unit kendaraan dengan pelaku yang berbeda,"Jelas Dandim.
Sementara, pihak balai karantika ikan NTB, Rasyd, nilai seluruh bibit lobster tersebut mencapai Rp.400 juta, karena diduga akan diselundupkan ke Vietnam.(SR 02)
SUARA REVOLUSI.COM- Sejumlah kontraktor, jumat (3/6/2016) datangi Kantor Bupati Lombok Tengah. Setelah nanti menemui salah seorang pejabat, akan gelar jumpa pers. "Habis dari kantor bupati ini, kita jumpa pers sama semua rekan-rekan wartawan," Ujar salah seorang diantaranya yakni Direktur. PT. Anugerah Manggala Mataram, Lalu Martoyo. (SR 02)