Select Menu
Select Menu

Nasional

Nasional

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Lensa Bicara

Ekonomi

Politik

Hukum

Budaya

Sosial

Nusantara

Olahraga

DR. Zulkiflimansyah,M.Sc dan TGB. DR. Zainul Majdi Saat Mengikuti Suatu Acara
SUARAREVOLUSI-Pergulatan politik pada pesta demokrasi lima tahunan NTB 2018 mendatang memang menjadi arena tanding terbuka  bagi calon-calon gubernur atau wakil gubernur untuk merebut kursi nomor satu di daerah negeri seribu masjid ini. Tidak ikutnya petahana atau gubernur NTB DR. Zainul Majdi menjadi calon gubernur karena sudah menjabat dua periode atau sepuluh tahun masa jabatan, ini menjadi lebih seru, kompetitif, dan sangat ditunggu-tunggu oleh insan masyarakat NTB. Siapakah sosok yang tepat dan ideal menggantikan tambuk kekuasaan NTB 1?.

Calon gubernur dan wakil gubernur NTB periode 2018-2023 harus mulai menaikkan elektabilitas  dan popularitas dalam menghadapi Pilkada 2018. Semua calon yang ikut kontestasi harus berjuang mulai dari nol karena figur-figurnya belum banyak dikenal oleh masyarakat NTB. Calon harus berjuang ekstra dalam merebut simpati dan perhatian masyarakat NTB. Tidak cukup dengan baliho yang dipasang di jalan-jalan melainkan program yang nyata, sehingga masyarakat langsung menerima manfaat dari program yang dibuat oleh calon sendiri. Bertebarnya stiker, kalender yang isinya calon gubernur NTB 2018 biasa ditemukan di rumah-rumah masyarakat.

Satu-satunya calon gubernur 2018 yang sudah berani menunjukkan taringnya dalam bertarung mengikuti Pilkada 2018 mendatang adalah DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc. DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc. merupakan anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtra (PKS) yang sudah menjabat tiga periode berturut-turut atau lima belas tahun. Tokoh nasional yang akrab disapa DR. Zul juga merupakan dosen Universitas Indonesia pakar ekonomi lulusan Harvard University Amerika yang pernah dinobatkan sebagai peneliti muda ekonomi oleh LIPI Indonesia.

Langsung terjun ke masyarakat, bersilaturrahmi, diskusi memang menjadi media yang efektif untuk mendengar aspirasi masyarakat NTB yang ia lakukan saat ini. Mengunjungi alim ulama, tokoh masyarakat mendengar nasehat atau wejangan dari sesepuh menjadi rutinitas dalam melihat keadaan masyarakat NTB dalam membuat program-program unggulan yang nantinya bisa membawa NTB yang lebih maju dan sejahtera demi cita-cita bersama.  Action langsung terjun ke masyarakat dan membuat program unggulan menjadi daya tarik DR. Zul, program pertama yang sudah bergulir ke beberapa kabupaten yang ada di NTB adalah program edukasi 10.000 guru, orang tua, dan pelajar se-NTB. program edukasi tersebut sangat mengesankkan dan menyenangkan yang dipandu langsung oleh trainer nasional sahabat DR. Zul, Herman Husdiawan yang akrab dipanggil kak Wawan. Masyarakat yang mengikuti program edukasi sangat bersyukur ada orang yang memperhatikan pendidikan bagi semua kalangan.

DR. Zul dengan program edukasi tersebut berharap program ini nantinya menjadi program utama untuk meningkatkan kepekaan masyarakat terhadap pendidikan karena mengingat IPM NTB masih nomor 30 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Sosialisasi yang diadakan oleh DR. Zul bukan hanya pidato melainkan langsung dengan program nyata dalam membangun NTB. Keakraban DR. Zul dan TGB. DR. Zainul Majdi memang sudah lama diketahui oleh khalayak masyarakat NTB. Dua  pemimpin muda cerdas ini sebagai ikon di NTB saat ini. Jumat malam tanggal 27 Januari 2017 dalam suatu kesempatan dinner atau makan malam yang diselenggarakan  dalam rangka HUT group ke 21 BUMN di Senggigi Lombok Barat. DR. Zul, TGB, dan Ibu Menteri Rini Sumarno duduk satu meja. Tidak hanya itu, DR. Zul sering diundang dalam acara besar yang diadakan oleh organisasi Nahdatul Wathan yang diketuai oleh TGB sendiri. Signal positif yang diperlihatkan oleh TGB kepada DR.  Zul memang menunjukkan dukungan untuk menggantikan estapet kepemimpinan yang sudah dipegang oleh TGB selama sepuluh tahun ini. DR. Zul menjadi calon kuat yang menggantikan TGB kedepannya bukan hanya dari kapasitas tetapi secara intelektualitas serta pengalaman juga sangat banyak dalam hal kepemimpinan baik nasional maupun internasional.(SR01)
DR. H. Zulkiflimansyah, M.Sc
SUARAREVOLUSI-Sistem demokrasi  sebagai  harapan dan gagasan yang membawa ummat penduduk bumi dianggap ada dalam negara. Abraham Lincoln yang mengumandangkan hakikat dari demokrasi yang meletakkan pemerintahan dari rakyat, oleh rakyat, dan untuk rakyat. Rakyat sudah trauma stadium empat ketika ditindas oleh kekuasaan feodal. Dengan adanya sistem demokrasi itulah rakyat terobati dengan akomodasi yang besar pada kebebasan partisipasi baik individu maupun kelompok (masyarakat). Rakyat bisa bernafas lega,nasibnya tidak lagi bersandar pada determinasi orang lain melainkan atas kesadaran,rasionalitas dan pilihan sendiri (Fahri Hamzah. Negara, Pasar dan Rakyat:70).


Indonesia menganut paham demokrasi terbesar ketiga dunia setelah India pada urutan yang pertama dan Amerika pada urutan yang kedua. Indonesia menjadi negara muslim terbanyak dunia yang mengikuti sistem demokrasi, baik demokrasi langsung maupun demokrasi tidak langsung. Demokrasi langsung dalam pemilihan presiden atau kepala negara berlangsung tahun 2004. Sosilo Bambang Yudoyono atau akrab dengan sebutan SBY berpasangan dengan Jusuf Kalla menjadi pembuka sejarah terpilihnya presiden dan wakil presiden dipilih langsung oleh rakyat. Demokrasi Indonesia hari ini demokrasi siapa yang kuat modal itu yang menang. Demokrasi Indonesia harganya sangat mahal, untuk membeli kendraan atau partai saja, bisa mengeluarkan gocek lebih dari berapa milyar bahkan triliunan untuk diusung menjadi gubernur, Bupati, DPR dan DPRD.

Pesta demokrasi serentak tahun 2017 sebagai pergantian kepemimpinan nasional. 101 daerah dan 153 pasangan calon merebut kekuasaan tertinggi di daerah masing-masing. Pada pesta demokrasi lima tahunan di Nusa Tenggara Barat tahun 2018 sudah dimulai dengan perang baliho di setiap ruas jalan yang penuh dengan kerumunan dan keramian manusia. Waktu terus berjalan, untuk memanaskan mesin-mesin politik sedini mungkin sebagai alternatif dalam menarik perhatian pemilih dan masyarakat NTB. Partai Keadilan Sejahtra (PKS) yang mengusung pemimpin muda cerdas dan juga sebagai ikon yang lagi trend di daerah bumi gora dengan mengusung DR. H. Zulkiflimansyah, M.Sc. sebagai calon gubernur NTB periode 2018-2023. DR. Zul sapaan akrabnya langsung action ke masyarakat untuk melihat langsung keadaan,harapan serta cita-cita masyarakat NTB kedepannya. Masyarakat NTB yang menginginkan pembangunan yang berkelanjutan yang sudah maju dan berkembang serta perlu ditingkatkan lagi. DR. Zul dengan mengusung tema yang selaras dengan kebutuhan dan kepentingan masyarakat NTB “ Melanjutkan Ikhtiar TGB” menjadi magnet yang bisa membangkitkan semangat atau ghairah masyarakat NTB dalam meningkatkan kemakmuran dan kesejahtraan kedepannya.

DR. Zul sebagai estapet kepemimpinan muda cerdas yang akan menggantikan kepemimpinan TGB. DR. Zainul Majdi dalam melanjutkan perjuangannya yang sudah dua periode atau 10 tahun mengabdi dan bekerja untuk NTB. Secara gamblang dan jelas TGB. DR. Zainul Majdi mendukung penuh DR. Zul menggantikan kepemimpinannya. Salah satu di media online TGB. DR. Zainul Majdi pernah mengeluarkan pernyataan “apa harus harus potong sapi untuk mendukung DR. Zul”. Sinyal-sinyal kuat ketua DPW Partai Demokrat ini dalam mendukung DR. Zul dengan dengan indikasi seringnya DR. Zul di undang di acara-acara besar organisasi Nahdatul Wathan yang di ketuai oleh TGB. DR. Zainul Majdi sendiri. Baru-baru ini DR. Zul di undang pada Rakerda NW di Sumbawa dan pada acara wisuda Universitas Hamzanwadi desember tahun lalu.

Kalau melihat kapasitas dan intelektualitas DR. Zul dan TGB sama-sama study doktoralnya di luar negeri akan tetapi beda bidang DR. Zul dikenal dengan pakar ekonomi sedangkan TGB terkenal dengan pakar tafsir. Sehingga sangat layak DR. Zul melanjutkan pembangunan yang sudah dibangun oleh TGB. DR. Zainul Majdi sepuluh tahun ini. DR. Zul intelektual muda yang masih menjabat sebagai anggota DPR RI dan pendiri Universitas Teknologi Sumbawa ini sangat layak menjadi gubernur NTB kedepannya. Prestasi akademik maupun prestasi dalam memajukan IPM NTB melalui universitas yang ia dirikan semata-mata didedikasikan untuk NTB yang lebih maju dan sejahtra kedepannya.(SR01)
DR. Zul Bersama Pimpinan PPP NTB

DR. Zulkiflimansyah Saat Menghadiri Rakerda NW Kabupaten Sumbawa
SUARAREVOLUSI-Pilkada Nusa Tenggara Barat  memang masih satu tahun lagi. Waktu memang dirasa sangat cepat bergulir bagi calon-calon kontestan gubernur atau wakil gubernur pada pesta demokrasi tahun 2018 di NTB. Memanaskan motor penggerak atau partai politik sedini mungkin untuk menghadapi pilkada tahun depan menjadi pilihan setiap calon yang definitif siap bertarung merebut kursi NTB satu. Calon-calon yang muncul memang sudah banyak memperkenalkan dirinya melalui  baliho, stiker, kalender dan lainnya. Baliho raksasa yang dipasang di pinggir jalan utama menjadi pemandangan yang lumrah di setiap jalan strategis atau utama calon-calon gubernur NTB 2018.


Calon-calon gubernur NTB 2018 sudah mulai konsolidasi dan silaturrahmi mencari dukungan baik ke partai maupun terjun langsung ke tengah-tengah masyarakat. Bercanda gurau dengan masyarakat akar rumput NTB dalam mendengarkan keluhan, suka, duka, dan aspirasi menjadi jalan yang sangat efektif dalam meraih simpati masyarakat dalam pilkada yang tinggal menunggu beberapa bulan lagi. Mau tidak mau suka tidak suka para calon kontestan harus berbuat lebih untuk mencari simpati masyarakat NTB hari ini, pasalnya masyarakat NTB umumnya sudah cerdas dalam memilih pemimpin yang cocok dan ideal untuk menggantikan TGB. DR. Zainul Majdi yang lengser pada tahun depan.

Salah satu calon yang sangat massive dan progres dalam pergerakan  terjun kemasyarakat demi menyosong pilkada NTB 2018 melaui program-program unggulan dalam membawa NTB yang lebih maju dan sejahtra yaitu DR. Zulkiflimansyah,M.Sc. DR. Zulkiflimansyah,M.Sc sudah mulai serius dan konsen terjun ke tengah-tengah masyarakat untuk mencari dukungan dan simpati para pemilih. DR. Zul sapaan akrab DR. Zulkiflimansyah,M.Sc menghajatkan dirinya dan kemampuannya demi membangun NTB yang maju dan sejahtra kedepannya. DR. Zul maju menjadi calon gubernur NTB 2018 bukan ambisius pribadinya akan tetapi dukungan mengalir dari para alim ulama, tokoh organisasi, tokoh masyarakat dan masyarakat akar rumput menjadi pertimbangannya untuk bertarung dalam mengikuti pilkada NTB 2018.

Signal kuat datang dari partai maupun organisasi yang sudah merapat ke DR. Zul seperti Partai Persatuan Pembangunan (PPP) baru-baru baru ini melakukan silaturrahmi dan konslidasi dengan ketua DPW PPP NTB dan jajarannya. Tidak hanya itu, organisasi paling besar di NTB, organisasi Nahdatul Wathan memberikan signal positif dalam mendukung DR. Zul maju menjadi calon gubernur NTB 2018. Setiap ada acara besar organisasi Nahdatul Wathan DR. Zul tidak pernah absen untuk di undang dan diberi panggung. Saat wisuda Universitas Hamzanwadi yang dulunya bernama STKIP Hamzanwadi Pancor Desember tahun 2016 lalu DR. Zul diundang untuk memberikan motivasi dan semangat bagi para sarjana muda lulusan Universitas Hamzanwadi. DR. Zul kemarin juga menghadiri Rakerda NW Kabupaten Sumbawa bersama TGH. Mahalli Fikri.

DR. Zul merupakan pemimpin muda cerdas yang sudah berkancah di level nasional. Lima belas tahun menjadi anggota DPR RI dan juga dosen Universitas Indonesia pakar ekonomi lulusan Harvard University Amerika ini merupakan putra asli daerah NTB kelahiran Sumbawa 18 Mei 1972. DR. Zul yang digadang-gadang pewaris pemimpin intelektual yang akan menggantikan TGB. DR. Zainul Majdi kedepannya. Pemimpin muda cerdas menjadi daya tarik dan magnet yang bisa menarik perhatian pemilih di NTB. DR. Zul kedepannya bisa membawa NTB menjadi NTB yang gemilang, sejahtera, religius dan IPM NTB naik level. Semoga melanjutkan ikhtiar TGB menjadi awal keberhasilannya menjadi orang nomor satu di negeri seribu masjid ini. (SR01)

SUARAREVOLUSI-Pemimpin yang merakyat merupakan idaman setiap masyarakat dimanapun berada di nusantara Indonesia ini. Pemimpin yang merakyat juga impian dan harapan yang bisa membawa angin perubahan untuk daerah yang dipimpinnya. Kriteria yang dikatakan pemimpin yang merakyat sederhananya adalah bisa membersamai rakyatnya baik suka maupun duka.  Kebijakan dan program-program yang dibuat dan dikeluarkan demi mensejahtrakan rakyat yang dipimpinnya.  

Pemimpin yang fenomenal yang bisa membuka mata perpolitikan dikancah nasional yaitu sosok Jokowi yang dikenal dengan blusukannya di tengah-tengah masyarakat. Mantan Walikota Solo yang menyebrang mengikuti kontestasi Pilkada Ibu Kota Indonesia Jakarta tahun 2012 menjadi magnet yang menarik perhatian masyarakat Indonesia. Bagaimana tidak, Jokowi hijrah ke Jakarta untuk menjadi orang nomor satu dengan strategi blusukannya, sehingga bisa memenangkan Pilkada Jakarta. Tidak tanggung-tanggung pilpres 2014 Jokowi masih mengikuti pola lama yang sama, blusukan menjadi daya tariknya sehingga bisa menjadi orang nomor satu di negeri ini.
DR. Zulkiflimansyah Berbincang Hangat Dengan Masyarakat

DR. Zul Langsung Terjun ke Masyarakat

DR. Zul Makan Bersama Dengan Masyarakat Saat Silaturrahmi 

Blusukan dan silaturrahmi ke tokoh-tokoh masyarakat, alim ulama, pergi ke polosok-pelosok kampung untuk mendengar dan menyerap aspirasi masyarakat menjadi cara yang paling efektif yang di lakukan oleh salah satu calon kuat gubernur NTB 2018 yakni DR. Zulkiflimansyah,M.Sc. Bukan sekedar blusukan yang ia lakukan untuk mengikuti tren masa kini,  akan tetapi blusukan yang ia lakukan demi mendengar langsung keluhan dan harapan masyarakat NTB kedepannya. DR. Zul sapaan akrabnya merupakan anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtra (PKS). 15 tahun atau 3 periode menjadi wakil rakyat menjadi salah satu bukti bahwa ia dicintai dan dipertahankan menjadi bagian yang tidak terpisahkan di tengah masyarakat yang dipimpinnya. DR. Zul sosok pemimpin yang bersahaja, sederhana, pandai bergaul ini merupakan dosen Universitas Indonesia dan juga sebagai pakar ekonomi yang bisa memadukan teori dan praktik di lapangan untuk membawa NTB kedepannya menjadi NTB yang lebih baik dan lebih sejahtra paska ditinggalkan oleh gubernur TGB. DR. Zainul Majdi.

DR. Zul merupakan putra daerah NTB kelahiran Sumbawa besar 18 Mei 1972 ini banyak berkiprah di kancah nasional dan internasional. Sejak ia masih muda, baru lulus SMA ia terpilih menjadi duta pertukaran pelajar Indonesia-Australia. Lebih dari satu tahun menempa diri dan  ilmu di Australia menjadi quantum dalam perubahan hidupnya. Bertemu dan diskusi dengan orang ternama di sana menjadikan dirinya terbuka dan haus mencari ilmu pengetahuan yang lebih luas. Sepulang dari Australia ia melanjutkan kuliah di Univeritas Indonesia dengan mengambil konsentrasi ekonomi. Lulus S1 di Univesritas Indonesia ia melanjutkan kuliah di Harvard University Amerika untuk menempuh study S2 dan S3 nya.

DR. Zul merupakan pemimpin yang tidak hanya sukses dalam karir politik akan tetapi dalam karir pendidikan terbilang sukses dan gemilang. Intelektualitas dan pengalaman jadi daya tariknya untuk memimpin daerah dengan sebutan negeri seribu masjid ini kedepannya. TGB. DR. Zainul Majdi dan DR. Zul sama-sama pemimpin muda cerdas, dan DR. Zul layak mengambil estapet kepemimpinan TGB yang ia tinggalkan. Muda cerdas menjadi ikon pemimpin NTB yang terus melanjutkan ikhtiar membangun NTB yang maju dan sejahtera kedepannya. (SR01)
SUARAREVOLUSI Dalam mencari bakat insan muda dan masyarakat NTB DR. Zulkiflimansyah,M.Sc mengadakan Lomba Menulis. Lomba menulis ini dihajatkan bagi seluruh masyarakat NTB dalam mengasah kemampuan mengolah kata menjadi kalimat, kalimat menjadi paragrap, paragrap menjadi kumpalan kata yang bermakna yang terorganisir menjadi satu kumpulan cerita yang mengesankan dalam memotivasi dan memberi informasi demi kemajuan daerah tercinta NTB. Bapak founding father Seokarno yang terkenal dengan singa podium bisa membangkitkan semangat juang para pahlawan Indonesia dalam merebut kemerdekaan dari penjajah dengan kata-kata yang menggugah. Dengan kata kita bisa merubah dunia.  
Mari kita berkontribusi demi daerah tercinta NTB. Ketika tidak bisa berkontribusi dengan uang atau material dengan tulisan dan mengikuti lomba menulis ini berarti kita sudah berkontribusi untuk membangun daerah tercinta NTB.
Lomba ini seratus persen gratis tanpa di pungut biaya. Hadiah nya puluhan Juta rupiah Bagi : Pelajar, Guru, Mahasiswa, dan Umum.
Tema :
Pemimpin Muda & Cerdas 
Kategori Lomba & Ketentuan

1. Lomba Menulis PUISI tema: "Pemimpin Muda & Cerdas bagi peserta SMA sederajat

2. Lomba Menulis Surat untuk DR . Zulkieflimansyah (Calon Gubernur NTB) bagi peserta SMA sederajat.

3. Lomba Menulis Essay Tema : Pemimpin Muda & Cerdas peserta mahasiswa,Guru dan Umum
Ketentuan : minimal 3 halaman, spasi 1, ukuran font 12, Times News Roman

Time Line :
Pengiriman : 23 January - 25 Pebruari 2017
 Pengumuman : 5 Maret 2017

Hadiah Sebagai Berikut

Hadiah Lomba Menulis Puisi & Lomba Menulis Surat ( Masing masing Lomba)

 Juara 1  1.500.000
Juara 2  1.000.000
Juara 3  850.000
Harapan 1 750.000
Harapan 2 500.000


Hadiah Lomba Menulis Essay :
Juara 1 2.500.000
Juara 2 2.000.000
Juara 3 1.500.000
Harapan 11.000.000
Harapan 2 750.000
Harapan 3 500.000

Finalis :
1. Piagam Penghargaan 
2. Dinner Time & Diskuisi bersama DR. Zulkieflimansyah


Kirim dengan pilihan cara berikut (yang paling mudah menurutmu)! :
kirimkan via email : Dr.zulkieflimansyah@gmail
upload d wall FBmu Dengan hastag: #menulisDRZulkieflimansyah
tag tulisanmu ke Fans Page: DR. H.Zulkieflimansyah
kirim langsung ke DR.Zul Center .Alamat Jln. Swakarya III/38D KEKALIK JAYA KEC. SEKARBELA MATARAM 83116
More Info 
085237900121 
081805794560
Fb: Bang Zul Zulkieflimansyah 
FP : DR. H. Zulkieflimansyah
KIRIMKAN KARYAMU SEKARANG (SR01)


TGB. DR. Zainul Majdi dan DR. Zulkiflimansyah
SUARAREVOLUSI-Pesta demokrasi lima tahunan menjadi mUmentum evaluasi kolektif  yang sangat penting bagi penguasa di negeri ini. Mandat yang sudah diberikan selama 5 tahun kepemimpinannya membawa barokah (manfaat) atau mudarat (kesengsaraan) bagi rakyat. Visi dan misi yang disampaikan saat kampanye apakah sudah terpenuhi atau tidak. Keberhasilan dalam memimpin suatu daerah, hanya rakyat yang bisa  menilai dan merasakan kebijakan dan program dalam mensejahtrakan kehidupan masyarakatnya. Masa depan demokrasi yang ada di Indonesia ditentukan oleh rakyat itu sendiri, fenomena yang melanda Indonesia hari ini atas ketidakpuasan terhadap demokrasi itu sendiri dengan janji politik yang hanya bualan dalam memberikan harapan palsu ke rakyat.

Pemilukada Nusa Tenggara Barat 2018 menjadi pergantian kepemimpinan yang dipegang oleh gubernur TGB. DR. Zainul Majdi selama dua periode. Pergantian kepemimpinan NTB 2018 pengambil alihan kekuasaan yang sangat dinanti dan ditunggu oleh elit-elit politik. Bagaimanapun juga, persaingan menjadi orang nomor wahid di NTB nantinya penuh dengan sensasi dan aroma perpolitikan yang panas dan kompetitif. Pasal yang menjadikan aroma perpolitikan NTB hangat adalah semua kontestan calon gubernur mulai menaikkan popularitas dan elektabilitasnya dari nol walaupun calon masih menjabat sebagai Walikota maupun Bupati. Mesin politik partai-partai yang ada sudah mulai dipanaskan dengan memunculkan calon yang akan diusung untuk mengikuti pilkada NTB 2018.

Partai Keadilan Sejahtra (PKS) dengan mengusung DR. Zulkiflimansyah,M.Sc. menjadi calon gubernur NTB 2018 sudah mulai dengan terobosan program-program menarik untuk mencuri perhatian masyarakat NTB. Program yang baru-baru ini diluncurkan oleh DR. Zul sapaan akrab DR.Zulkiflimansyah,M.Sc adalah program Edukasi bagi 10.000 Guru, Orang Tua, dan Pelajar Se-NTB. Program ini sudah berjalan di tiga Kabupaten diantaranya Kabupaten Lombok Tengah, Kabupaten Lombok Timur dan Kabupaten Lombok Barat. Start lebih awal menjadi daya dobrak untuk membuka iKhtiar dan perjuangan dalam memajukan NTB kedepannya. Sebagian besar masyarakat NTB belum mengenal sosok tokoh nasional yang satu ini.


DR. Zul asli putra daerah NTB kelahiran Sumbawa Besar 18 Mei 1972 berkiprah dikancah nasional 15 tahun menjadi anggota DPR RI. Bukan hanya itu, beliau juga menjadi pendiri Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) yang pernah mengharumkan nama Indonesia melalui salah satu mahasiswanya menjadi juara lomba research teknologi di Amerika. DR. Zul tidak hanya menjadi politikus yang handal dan professional, tetapi beliau juga menjadi dosen Univeritas Indonesia pakar ekonomi lulusan Harvard University Amerika yang pernah dinobatkan menjadi peneliti muda terbaik Indonesia di bidang ekonomi dan manajemen tahun 2003 oleh LIPI Indonesia.

Dukungan yang diberikan oleh kiyai, ulama, tokoh masyarakat dan masyarakat akar rumput NTB untuk mencalonkan diri menjadi gubernur NTB 2018 menjadi beban morilnya kalau menolak dukungan ikhlas yang penuh harapan untuk memakmurkan dan memajukan NTB kedepannya. Bukan hanya dukungan datang dari berbagai kalangan masyarakat NTB, datang juga dari orang nomor satu NTB yaitu TGB. DR. Zainul Majdi, memberi dukungan penuh kepada DR. Zul. Saat TGB. DR. Zainul Majdi memberikan kuliah umum di Universitas Teknologi Sumbawa baru-baru ini dengn memberi isyarat yang tegas menyatakan apa perlu kita potong sapi untuk membuktikannya dalam mendukung DR. Zul. Dalam kesempatan yang lain juga TGB. DR. Zainul Majdi  selalu menyebut DR. Zul sebagai pengganti estapet kepemimpinannya di NTB kedepannya (www.samawarea.com ). Ini sebagai sinyal kuat yang bisa memberikan angin segar bagi masyarakat NTB bahwa DR. Zul memang layak dan mempunyai kapasitas dalam menahkodai kepemimpinan di NTB 2018-2023 menjadi kenyataan untuk menjadi gubernur. TGB. DR. Zainul Majdi dan DR. Zul merupakan ikon NTB sebagai pemimpin muda cerdas. Semoga NTB kedepannya dipimpin oleh sosok tokoh nasional yang mempunyai jaringan nasional dan internasional ini dalam memajukan NTB yang gemilang, berdaya saing, religius dan pastinya mensejahtrakan masyarakat NTB.(SR01)
DR. Zulkiflimansyah Saat Silaturrahmi Dengan Masyarakat
SUARA REVOLUSI-Tabuh genderang perang dalam menarik perhatian masyarakat NTB  sudah mulai dengan isu dan entrik calon-calon gubernur NTB 2018. Dalam menarik perhatian masyarakat Bumi Gora melalui hal-hal positif pastinya. Pesta demokrasi NTB 2018 menyisakan satu tahun lagi, akan tetapi mengambil start lebih dini menjadi salah satu pilihan calon gubernur NTB 2018. Mengambil istilah orang barat “all beginning is difficult” untuk memulai itu yang sulit, tetapi bagi calon-calon gubernur NTB 2018 menjadi cara yang efektif untuk memulai lebih dulu sehingga masyarakat sudah familiar dengan muka calon dan program-program yang ditawarkan ke masyarakat tentunya.

Jualan visi dan misi menjadi aroma khas pesta demokrasi lima tahunan ini, program-program pembangunan yang berkesinambungan dalam membangun NTB yang lebih maju dan sejahtera menjadi jualan yang laris manis di tengah masyarakat yang menginginkan perubahan yang signifikan untuk daerahnya. Daerah yang dikenal dengan negeri seribu masjid sedang naik daun dalam sektor pariwisata. Pariwisata menjadi salah satu pendongkrak ekonomi NTB saat ini. Berbagai penghargaan yang didapat baik datangnya dari nasional bahkan internasional di rangkuh. Dengan tidak ikutnya petahana dalam kontestasi pilkada 2018 menjadi pertarungan yang sangat kompetitif. Setiap calon dalam meningkatkan popularitas dan elektibilitas harus turun untuk mensosialisasikan diri supaya masyarakat kenal dan pastinya bisa dipilih saat pilkada nantinya. Pesta demokrasi 2018 NTB sangat fair bagi setiap calon yang siap bertarung menjadi orang nomor satu di NTB.

Calon gubernur 2018 yang layak diperhitungkan di kancah perpolitikan NTB saat ini adalah sosok yang mungkin belum dikenal dan masih awam bagi masyarakat NTB yaitu DR. Zulkiflimansyah,M.Sc. putra daerah kelahiran Sumbawa Besar 18 Mei 1972. DR. Zul sapaan akrabnya saat ini masih menjabat sebagai anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtra (PKS) dapil Banten II. Pasti banyak orang yang bertanya orang NTB dapil pemilihannya kok di daerah orang bukannya di tempat kelahirannya sendiri , pertanyaan ini mungkin menjadi viral kok bisa begitu. DR. Zul sejak masih sekolah di tempat kelahirannya Sumbawa Besar intelektualnya sangat diakui oleh sahabat dan teman sekolahnya. Berbagai lomba yang dimenangkan saat masih SMA, DR. Zul mendapat kesempatan menjadi duta atau wakil pertukaran pelajar antara Indonesia –Australia. Karir politik dan karir pendidikannya menjadi quantum dalam hidupnya, gimana tidak, karir politiknya sangat extraordinary tiga periode atau lima belas tahun menjadi anggota DPR RI dapil Banten. Didaerah orang bukan tempat kelahirannya saja menjadi anak emas dan sangat direspect atas kontribusinya untuk membangun daerah pemilihannya. Pasti dan pasti kecerdasan dan intelektualnya menjadi daya tarik atau magnet yang membuat orang untuk memilihnya.

 Sosok tokoh nasional yang satu ini sosok yang sederhana, bersahaja, santai akan tetapi intelektual nya bisa dibilang sangat gemilang. DR.Zul dosen Universitas Indonesia (UI) Pakar ekonomi lulusan Harvard University Amerika ini diakui oleh teman sejawat baik di parlemen atau di kampusnya sosok pemimpin yang visioner dengan menggabungkan pengalaman dan intelektualitas nya dalam berkontribusi di tengah-tengah masyarakat. NTB saatnya dipimpin oleh sosok yang satu ini sehingga kedepannya NTB menjadi daerah yang sangat diperhitungkan di kancah nasional bahkan internasional. Pemimpin yang besar adalah pemimpin yang mempunyai ide dan gagasan yang besar dalam memimpin suatu daerah. Trah kepemimpinan muda cerdas yang masih diemban oleh gubernur NTB saat ini TGB. DR.Zainul Majdi. Estapet kepemimpinan akan di lanjutkan oleh DR. Zul menjadi langkah maju dan berkesinambungan demi kemajuan pembangunan NTB kedepannya. Pewaris intelektual muda yang disematkan kepada DR. Zul sangat layak untuk menjadi gubernur NTB 2018.(SR01)
SUARAREVOLUSI-Estapet kepemimpinan di Provinsi Nusa Tenggara Barat tahun 2018 paska akan ditinggalkan oleh TGB.DR Zainul Majdi menjadi fenomena dan pertanyaan siapa pemimpin yang ideal untuk mengganti pemimpin muda satu ini. TGB. DR. Zainul Majdi salah satu pemimpin fenomenal yang memecahkan rekor muri Indonesia dengan meraih penghargaan sebagai Gubernur termuda di Indonesia pada 28 Oktober 2009. Pada saat itu TGB. DR. Zainul Majdi berumur 36 tahun 3 bulan 17 hari saat di lantik menjadi Gubernur NTB. TGB. DR. Zainul Majdi bukan hanya di kenal dengan pemimpin muda akan tetapi pemimpin muda cerdas lulusan Universitas Al-Azhar Kairo Mesir mampu membawa NTB berkibar di kancah nasioanl dalam kemajuan pembangunan dan saat ini potensi sektor pariwisata menjadi daya tarik dunia untuk berkunjung ke NTB.

Posisi gubernur NTB TGB. DR. Zainul Majdi tinggal menghitung bulan ini tepatnya tahun 2018 sudah selesai menjabat sebagai gubernur NTB. Geliat calon untuk merebut tahta nomor satu NTB ini sudah banyak calon baik dari independen maupun pejabat daerah yang masih menjabat sebagai Walikota maupun Bupati sudah mengambil bagian dalam merebut jabatan tertinggi di NTB ini. Sebut saja Walikota Mataram H. Ahyar Abduh sudah tersebar stikernya ke penjuru NTB untuk maju menjadi calon gubernur NTB 2018, tidak hanya Walikota Mataram Bupati Lombok Tengah Suhaili FT sudah digadang-gadang siap bertarung menjadi calon gubernur NTB 2018.

Menarik melihat hasil survie Nusra Institut pada calon-calon potensial calon gubernur 2018 yang merubah peta pertarungan menjadi nomor satu di daerah bumi gora ini menjadi sangat kompetitif. Menurut Direktur Eksekutif Nusra Institut L. Pahrurrozi ada tiga nama kandidat di luar formasi kepala daerah yang saat ini menjabat yang berpotensi memenangkan kontestasi pilkada 2018 diantaranya Prof. Sunarpi Rektor Unram, DR.Zulkiflimansyah dan Rudy Irham. Menurut bang Ojik sapaan akrab L. Pahrurrozi ini menuturkan bahwa ada beberapa figur lain yang muncul akan tetapi tampaknya di luar calon kepala daerah,tiga orang itulah yang sejauh ini mencuri perhatian tuturnya.

DR. Zulkiflimansyah,M.Sc.merupakan asli putra daerah kelahiran Sumbawa Besar 18 Mei 1972 yang sedang di gadang-gadang akan menggantikan kepemimpinan TGB. DR. Zainul Majdi lima tahun kedepan. DR. Zul sapaan akrabnya salah satu politisi handal nasional yang sudah berkancah dan berkecimpung selama 15 tahun menjadi anggota DPR RI. Dosen Universitas Indonesia lulusan kampus terbaik dunia Harvard University Amerika ini siap berkiprah dan berjuang untuk memajukan daerah kelahirannya. DR. Zul pemimpin muda cerdas pakar ekonomi ini calon gubernur NTB 2018 yang mempunyai kapasitas dan intelektual untuk melanjutkan estapet kepemimpinan NTB kedepannya paska ditinggalkan oleh gubernur muda cerdas TGB. DR. Zainul Majdi.

Melanjutkan kepemimpinan muda cerdas merupakan langkah maju bagi daerah yang kaya dengan potensi alam ini (NTB). Kepemimpinan muda cerdas harus terus bergulir untuk mengakselarasi pembangunan NTB yang sudah ada dan maju ini. Pemimpin muda cerdas yang sudah menancap selama 2 periode atau 10 tahun ini yang dipegang oleh TGB.DR. Zainul Majdi harus terus dilanjutkan jangan sampai selesai pada pemerintahan TGB. DR.Zainul Majdi. Saatnya pemimpin muda cerdas terus menjadi pemimpin NTB kedepannya sehingga pembangunan NTB terus berjalan seirama dengan pemerintahan TGB. DR. Zainul Majdi. DR. Zul menjadi salah satu pewaris intelektual muda cerdas untuk melanjutkan ihtiar TGB. DR. Zainul Majdi. DR. Zul pemimpin muda cerdas ini mempunyai jaringan nasional dan internasional dalam memajukan NTB yang lebih maju dan sejahtra kedepannya.(SR01)
SUARA REVOLUSI-Menjelang pilkada 2018 di Nusa Tenggara Barat walaupun setahun lagi akan tetapi auranya sudah terasa. Calon-calon kontestan pengganti kepemimpinan TGB.Dr.Zainul Majdi sudah menggeliat di permukaan yang terpampang di baliho,pamlet atau stiker lainnya di jalan utama atau tempat strategis di ibu kota Provinsi bahkan Kabupaten. Geliat-geliat calon gubernur NTB 2018 memberikan rasa optimis kedepannya dalam membangun NTB kedepannya yang di harapkan akan lebih baik dan maju lagi paska di tinggalkan oleh TGB.Dr.Zainul Majdi.

DR.Zulkiflimansyah Bersilaturrahmi Dengan Tokoh Masyarakat 

DR.Zul Sedang Menyampaikan Paparan Tentang Program Kedepan Dalam Membawa NTB yang Lebih Maju  dan Sejahtra

Satu-satunya calon yang sudah berani memanculkan diri dan langsung action membangun NTB adalah Dr.Zulkiflimansyah,M.Sc. Dr.Zul sapaan akrabnya sudah mulai action dengan membawa program-program kongkrit membangun NTB. Baru-baru ini program Edukasi bagi 10.000 Guru,Orang Tua,dan Pelajar se NTB yang di laksanakan di desa Jango Kabupaten Lombok Tengah ia tunaikan demi membumikan pendidikan yang berkualitas yang berbasis keluarga, sehingga kedepannya pendidikan itu bukan hanya guru saja yang berperan melainkan orang tua atau wali murid berperan penting dalam mendidik anaknya. Mendidik bukan hanya tanggung jawab guru saja melainkan semua elemen masyarakat demi kemajuan daerah dengan sebutan negeri seribu masjid ini.
DR.Zul Dengan Program Edukasi bagi 10.000 Guru,Orang Tua,dan Pelajar se NTB

DR.Zul dan Peserta Program Edukasi bagi 10.000 Guru,Orang Tua,dan Pelajar se NTB


Para Peserta yang begitu antusias dan bahagia mengikuti Program Edukasi bagi 10.000 Guru,Orang Tua,dan Pelajar se NTB
Program Edukasi bagi 10.000 Guru,Orang Tua,dan Pelajar se NTB sudah berjalan di beberapa kabupaten diantaranya di Lombok Timur,Lombok Barat dan Lombok Tengah yang mendapatkan manfaat program yang diluncurkan dan yang diinisiasi oleh Dr.Zul calon gubernur NTB 2018. Dr.Zul yang sedang di gadang-gadang untuk menggantikan estapet kepemimpinan TGB.Dr.Zainul Majdi kedepannya diharapkan mampu membawa angin perubahan dalam memajukan NTB. Pemimpin muda cerdas pakar ekonomi lulusan Harvard University Amerika ini bertekad membawa NTB kedepannya lebih gemilang dalam semua lini dan sektor dalam mensejahtrakan masyarakat NTB.

Dr. Zul pendiri Universitas Teknologi Sumbawa (UTS) ini akan membangun NTB kedepannya dengan berbasis teknologi. Dengan membangun industri-industri kecil di masyarakat seperti pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi sederhananya seperti pengalengan ikan,pengalengan makanan khas-khas daerah NTB seperti pelecing kangkung,ayam taliwang dll. bisa bertahan lama dan bisa di kirim ke luar daerah. Teknologi barbasis home industry menjadi salah satu cara untuk memberdayakan masyarakat NTB kedepannya. Masyarakat NTB kedepannya bukan menjadi konsumen yang berjiwa konsumtif akan tetapi naik level menjadi produsen dan pastinya lebih produktif. Dalam meningkatkan sumber daya manusia NTB yang handal dan mandiri tersebut Dr.Zul fokus memberikan edukasi ke masyarakat melalui program-program dalam mewujudkan cita-cita besarnya demi terwujudnya masyarakat NTB yang mandiri dan sejahtra. (SR01)

SUARA REVOLUSI-Pendidikan merupakan pilar kebangkitan suatu bangsa. Maju mundurnya suatu bangsa bisa dilihat dari tingkat pendidikan dan kemelekan masyarakatnya. Meminjam kata seorang presiden Afrika Selatan Nelson Mandela pernah menyatakan “Education is the most powerful weapon which we can use to change the world” pendidikan merupakan senjata yang paling hebat yang kita bisa gunakan untuk merubah dunia. Pendidikan merupakan satu-satunya alat untuk menghidupkan dunia yang gelap dengan kebodohan. Ilmu atau pendidikan itu adalah cahaya sedangkan kegelapan itu adalah kebodohan. Ketika hancur leburnya Hirosima dan Nagasaki yang dibom atom oleh sekutu dan Amerika, seorang Jendral perang Jepang langsung bertanya berapa guru yang masih hidup. Ini membuktikan bahwa hanya pendidikanlah yang bisa merubah suatu bangsa dari keterpurukan.

Ketika kembali ke sejarah kelam bangsa Indonesia, Indonesia di jajah oleh VOC (Belanda) 3,5 abad atau setara dengan 350 tahun. Apa yang salah dengan bangsa Indonesia waktu itu?, dengan membaca literature sejarah yang ada, ternyata yang menjadi salah satu penyebab bangsa Indonesia terjajah oleh Belanda adalah karena penjajah tidak memberikan akses untuk mendapatkan pendidikan yang layak bagi seluruh tumpah darah Indonesia, sehingga secara otomatis semua masyarakat Indonesia bodoh secara berjamaah. Warga Indonesia dikasih akses pendidikan hanya berhitung saja dengan tujuan untuk memudahkan jual beli semata dengan kaum kompeni.

Pada era digital saat ini semua tumpah darah Indonesia dapat menikmati akses pendidikan secara gratis melalui program pemerintah wajib belajar sembilan tahun. Berbagai macam beasiswa yang ditawarkan baik pihak pemerintah maupun swasta untuk mengenyam bangku pendidikan. Akses pendidikan dibuka selebar-lebarnya dan seluas-luasnya demi kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Provinsi Nusa Tenggara Barat dengan Indek Pembangunan Manusia (IPM) urutan 30 dari 34 provinsi yang ada di Indonesia. Ini perlu menjadi perhatian serius oleh steak holder serta pimpinan yang ada di NTB. Program-program peningkatan sumber daya manusia perlu di tingkatkan dan dievaluasi, program-program apa yang belum maksimal di laksanakan oleh pemerintah itu sendiri. Dalam momentum pesta demokrasi NTB tahun 2018 ini menjadi PR besar yang harus segera diselesaikan dan ditemukan solusi yang cemerlang sehingga kedepannya NTB bisa menjadi rangking 10 besar di Indonesia.

Sejauh ini tokoh-tokoh yang siap merebut kursi nomor satu NTB yang sudah bergerilya dan bersosialisasi ke penjuru daerah dan pelosok kampung sampai detik ini hanya satu yaitu Dr. H. Zulkiflimnsayah,M.Sc. tanpa ragu melangkah Dr.Zul panggilan akrabnya terus bersilaturrahmi dengan para alim ulama,tokoh-tokoh masyarakat yang ada di NTB. Dr. Zul pakar ekonomi lulusan Harvard University Amerika ini bertekad untuk melanjutkan estapet kepemimpinan TGB.Dr.Zainul Majdi yang selesai menjabat dan tidak bisa ikut mencalonkan diri kembali karena sudah dua periode menjabat sebagai gubernur. Tidak setengah hati mencalonkan diri menjadi gubernur Dr.Zul sudah mulai bersosialisasi melalui pemasangan baliho, pamlet, stiker, kalender dan dll di seluruh jalan-jalan utama di NTB.

Bukan hanya pepesan kosong Dr.Zul sudah memulai program-program untuk membangun NTB serta dalam meningkatkan IPM NTB yang buncit ini, seperti program Edukasi bagi 10.000 guru,orang tua dan pelajar se NTB yang di laksanakan di desa Jango kabupaten Lombok Tengah baru-baru ini. Alasan utama dalam melaksanakan program ini sebagai awal serta niat yang tulus ikhlas dalam memberikan dan membagi ilmu yang bermanfaat bagi guru serta orang tua sehingga mampu mentransfer ilmu yang diperoleh dengan cara kerjasama yang baik antara guru dan orang tua atau wali murid. Program ini juga bertujuan guru tidak hanya mampu mentransfer suatu ilmu saja melainkan (added value) nilai tambah bagi peserta didik. Program-program edukasi unggulan yang sudah dan akan di laksanakan ke penjuru NTB, target program sampai dengan maret 2017 mendatang programnya seperti: Golden Teaching menjadi guru berkarekter, motivator, asyik dan menyenangkan dengan metode 3B untuk guru sekolah dan guru ngaji. Kedua Majelis parenting mendidik anak di era digital ketiga Golden Motivation Hadapi UN semudah senyum bagi siswa SMA dan terakhir pelatihan guru ngaji pandai berkisah, bagi guru ngaji.

Dr. Zul pendiri Universitas Teknologi Sumbawa ini sangat konsen di dunia pendidikan, bagi dia pendidikan merupakan suatu hal yang paling penting diatas segalanya. Ketika kembali ke ayat suci Al-Qur’an ayat yang pertama di turunkan oleh Allah SWT adalah surat Al Iqro atau bacalah. Tuhan menyuruh manusia untuk membaca. Dalam salah satu hadist shahih yang menyatakan ada tiga investasi yang tidak akan pernah hilang walaupun manusia itu sudah meninggal dunia salah satunya adalah ilmu yang bermanfaat,selama ilmu itu digunakan dalam hal kebaikan selama itu pula transfer pahala akan terus mengalir bagi orang mengajarkan ilmu atau pendidikan tersebut. Ia selalu mengatakan pendidikan merupakan investasi peradaban tidak ada matinya, dengan pendidikan tersebut bisa membuka cakrawala dunia.(SR01)
SUARA REVOLUSI-Mataram - DR. Zulkieflimansyah politisi handal asli Nusa Tenggara Barat yang merupakan kandidat kuat calon Gubernur NTB pelanjut estafet kepemimpinan TGB mempersembahkan Program Edukasi bagi 10.000 orang tua, guru, dan pelajar Se NTB.
DR. Zulkiflimansyah Dengan Peserta 

Ketika ditanyai wartawan perihal kegiatan ini, Bang Zul sapaan akrab DR. Zulkieflimansyah menjawab,

 "Ini adalah ikhtiar untuk memberikan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat khususnya guru, orangtua, dan pelajar. Guru diharapkan bisa menjadi sosok yang tidak hanya mentransfer pelajaran melainkan juga mampu mentransfer "Value" dengan teknik menyenangkan dan berdampak baik bagi muridnya. Pun, orangtua mampu menghadirkan rahman Rahim,  kasih sayang pada hati anaknya, Dan pelajar dimotivasi untuk semangat menghadapi UN dan siap hadapi tantangan zaman sehingga menjadi anak muda yang cerdas dan berahlaq mulia. Hal ini murni untuk peningkatan kapasitas masyarakat NTB." ungkap DR. Zul.







Di tempat lain, Husnul Khotimah, Direktur Lembaga Pendidikan & Pelatihan Pecinta Anak Bangsa yang dipercaya sebagai pelaksana program ini menuturkan bahwa beberapa program edukasi berupa Pelatihan yang disiapkan DR. Zulkieflimansyah untuk masyarakat NTB di antaranya:

1. Golden Teaching "Menjadi Guru Berkarakter,  Motivator, Asyik dan Menyenangkan dg Metode 3B" untuk guru sekolah & guru ngaji 

2. Majelis Parenting: Mendidik Anak di Era Digital 

3. Golden Motivation; Hadapi UN semudah senyum ,Bagi siswa SMA 

4. Pelatihan "Guru Ngaji Pandai Berkisah" bagi guru ngaji 

"Program ini sudah berjalan dibeberapa titik," ujar wanita berjilbab yang akrab disapa Kak Husnul ini. "Serperti di Lotim bersama IGRA NTB 550 peserta, LPA Pringgabaya Lotim 150 orangtua,  santri Nurul Hakim Lobar 550 santriwati, Himpaudi Pringgabaya Loteng 250 guru, 247 orangtua di Desa Jango. Program yang telah dirasakan manfaatnya oleh 1747 peserta ini akan terus dilaksanakan hingga Maret 2017 Sampah mencapai target 10.000 Peserta, jelas Kak Husnul lagi.

Gagasan DR Zul ini pun disambut baik oleh Ikatan Guru Raudatul Atfal NTB. Menurut Pak Sahlin, Ketua IGRA Lotim bahwa program ini samgat bagus dan bermanfaat untuk para guru. Sejalan dengan itu,  Susana, M.Pd selaku Ketua Umum PW IGRA NTB dalam sambutannya mengungkapkan kesyukurannya atas terlaksananya program ini dan diharapkan dapat berlanjut agar terjadi peningkatan skill dan kapasitas guru se-NTB.

Lain guru, lain pula orangtua yang turut dalam program ini, tepatnya di desa Jango Lombok Tengah. Mereka mendapatkan pencerahan dari narasumber tentang bagaimana sejatinya mendidik anak di Era Digital yang tentu saja jauh berbeda dengan zaman mereka dahulu. Inaq Salman mengatakan bahwa program ini mampu menyadarkan orangtua untuk tidak hanya menghadirkan fisik ketika membersamai anak tetapi juga menghadirkan hati mereka. 

Hal yang sama juga dirasakan oleh para santriwati Nurul Hakim. Mereka sangat bersemangat dalam mengikuti program ini, Devi misalnya, program ini sangat menginspirasi dan membuatnya lebih semangat belajar.

Dr. Zul yang juga dikenal sebagai akademisi dan sangat serius bila berbicara tentang pendidikan ini mengatakan bahwa pendidikan adalah investasi peradaban, peradaban suatu bangsa akan besar apabila pemimpin dan masyarakatnya memperhatikan pendidikan. Tutup Dr. Zul mengakhiri wawancara ini.(SR01)

SUARA-REVOLUSI Sejak dari sekolah menengah pertama (SMP) ,guru pancasila atau sejarah selalu mengajarkan materi yang membahas tentang demokrasi. Demokrasi berasAl dari bahasa Yunani yaitu demos yang artinya rakyat sedangkan kratos artinya kekuasaan (power). Secara sederhana demokrasi bisa diartikan sebagai suatu bentuk pemerintahan yang mempunyai kekuasaan yang berasal dari rakyat tanpa rakyat pemerintahan itu tidak ada gunanya sebaliknya pemerintahan tanpa rakyat tidak berguna. Pemerintahan dan rakyat merupakan suatu komponen yang tidak bisa di pisahkan. Ketika balik ke sejarah terbentuknya negara Indonesia, founding fathers bersepakat dengan daerah-daerah di seluruh nusantara untuk bergabung dengan satu nama yaitu Indonesia,dengan menyatukan visi dan misi yang sama dalam merdeka,berdaulat,keadilan dan sejahtera. Negara seharusnya hadir ketika harga BBM naik, negara harus hadir ketika tidak ada keadilan, negara harus hadir ketika harga kebutuhan pokok meroket naik sehingga mencekik rakyat. Ketika negara ini lost atau menghilang dalam hal-hal fundamental tersebut wajar ketika daerah di Indonesia ingin memisahkan diri dari NKRI.

 Demokrasi yang ada di Indonesia demokrasi langsung dan perwakilan (tidak langsung). Demokrasi langsung merupakan pesta demokrasi untuk rakyat yang melibatkan seluruh tumpah darah Indonesia. Demokrasi sebagai jalan keluar dari belenggu ketertindasan rakyat sebagaimana yang pernah ditulis oleh seorang peraih Nobel Amartya Sen (Development as Freedom,1999)  demokrasi hanya menjamin kebebasan dan persamaan yang memacu masyarakat berprestasi,berkompetisi ekonomi secara adil dan tidak tamak dan juga menjamin terlaksananya konstitusi.(Pangi Syarwi,Titik Balik Demokrasi,2012.XVI).

Fenomena demokrasi di Indonesia saat ini lagi di uji dengan badai yang hebat (angin puting beliung). Pesta demokrasi yang akan dilaksanakan serentak di seluruh daerah Indonesia tahun 2017 menyisakan misteri dan pergolakan politik yang memanas ke seentero nusantara. Pergolakan politik Ibu Kota Indonesia Jakarta menjadi polemik yang berkepanjangan setelah salah satu pasangan calon nomor urut dua atau gubernur petahana Jakarta Basuki Cahaya Purnama alias Ahok mengeluarkan pernyataan yang menyinggung ummat islam, ketika ia kunjungan kerja ke daerah administrasi kepulaun seribu beberapa bulan lalu.  Sehingga sampai detik ini belum final di pengadilan Jakarta walaupun Ahok sudah dinyatakan sebagai tersangka atas kasus penistaan agama. Demokrasi yang menjadi corong kemajmukan demokrasi yang ada di Indonesia, pilkada Jakarta seharusnya memberi contoh atau teladan yang baik ke seluruh daerah yang ada di Indonesia.

Hingar bingar pesta demokrasi tahun 2018 di Nusa Tenggara Barat tidak kalah menariknya untuk di tengok dan di perhatikan. Calon demi calon menunjukkan gigi untuk merebut kursi nomor satu NTB periode 2018-2023. Sampai detik ini satu-satunya calon yang berani menunjukkan jati dirinya untuk maju menjadi calon gubernur NTB dan juga star lebih awal menjadi pilihan dan ihktiarnya. Pemasangan baliho,pamphlet,stiker serta silaturrahmi kepelosok-pelosok daerah menjadi cara yang ia tempuh untuk sosialisasi dan menyerap aspirasi masyarakat NTB. Benar kata pepatah yang mengatakan “Hasil tak akan pernah menghianati proses”.

 Perjalanan atau usaha yang  ia lakukan selama ini menjadi bukti serta tekad yang kuat ingin membangun NTB yang lebih gemilang dan maju di semua sektor. Pemuda cerdas dan berpengalaman asli putra daerah NTB yang sudah berkiprah di dua dunia berbeda yaitu dunia pendidikan dan dunia politik yang ia lalui sampai detik ini terbilang sukses dan gemilang. Di dunia pendidikan ia menjadi dosen Universitas Indonesia pakar ekonomi lulusan kampus terbaik dunia Harvard University Amerika dan dunia politik menjadi anggota DPR RI 3 periode atau 15 tahun. Menjadi calon gubernur bukan ambisi pribadinya semata melainkan datang dari desakan para alim ulama,tokoh masyarakat,akademisi,politikus dll. Publik figur yang besar dan dikenal di kancah nasional bahkan internasional ini bernama Dr.H.Zulkiflimansyah,M.Sc. Dr. Zul sapaan akrabnya sosok pemuda yang santai,bersahaja dan sederhana. Jalur pendidikan ia tempuh untuk meningkatkan sumber daya manusia NTB dengan membangun kampus yang bernama Universitas Teknologi Sumbawa menjadi mercusuar untuk meningkatkan IPM NTB. Beberapa bulan yang lalu kampus yang ia dirikan mengharumkan nama bangsa bukan hanya NTB saja tetapi Indonesia di kancah internasional ketika menjuarai lomba riset di Amerika.(SR01)

SUARA-REVOLUSI Konstelasi pemilu kada serentak tahun 2017  di seluruh Indonesia  menjadi tonggak pergantian kepemimpinan nasional. Pilkada serentak menjadi bagian dalam menemukan sosok pemimpin yang ideal dan tepat untuk memimpin suatu daerah. Daerah-daerah yang akan mengadakan Pilkada tahun ini sudah didepan mata dalam menggantikan pemimpin demi kemajuan daerah masing-masing. Hiruk pikuk yang membuka mata seluruh tumpah darah Indonesia dalam Pilkada tahun ini adalah Pilkada DKI Jakarta. Pilkada Jakarta menjadi magnet yang luar biasa yang menguras tenaga dan pikiran masyarakat Indonesia. Semua mata tertuju ke Pilkada Jakarta yang penuh dengan intrik dan gaya kepemimpinan dalam memimpin ibu kota Indonesia.

Tabuh gendrang Pilkada Nusa Tenggara Barat 2018 sudah dimulai dengan bermunculan calon-calon yang akan ikut kontestasi dalam merebut kepemimpinan lima tahunan. Pesta demokrasi lima tahunan 2018 sangat spesial karena semua kontestan dalam merebut kursi nomor satu di NTB mempunyai kesempatan yang sama. Petahana gubernur TGB.Dr.Zainul Majdi tidak bisa ikut lagi  karena sudah dua periode menjabat sebagai gubernur NTB. Inilah saatnya bagi putra daerah terbaik NTB untuk menunjukkan gigi dan taringnya dalam mengambil alih roda kepemimpinan yang selama 10 tahun masih dipimpin oleh seorang tuan guru muda yang membawa NTB berkibar dikancah nasional dan internasional dalam percepatan ekonomi melalui sektor pariwisata.

Calon-calon yang sudah bermunculan di media online maupun cetak berupa kalender,baliho,stiker dll untuk merebut kursi nomor satu NTB menjadi pemandangan yang biasa di daerah dengan julukan negeri seribu masjid ini. Pemanasan mesin politik menuju Pilkada tahun 2018 sudah di mulai oleh partai-partai baik yang sudah memunculkan calon yang akan diusung maupun secara diam-diam sudah kelihatan gerak geriknya. Start lebih awal menjadi modal untuk menaikkan elektibilitas calon yang akan diusung nantinya. Berbagai spekulasi yang diambil oleh partai atau independen untuk menarik perhatian masyarakat NTB.

Salah satu calon yang fenomenal serta spektakuler yang akan ikut kontestasi Pilkada NTB 2018  adalah salah satu anggota DPR RI dari partai PKS (Dapil) daerah pemilihan Banten II. Dr.Zulkiflimansyah,M.Sc. adalah salah putra daerah NTB kelahiran Sumbawa Besar 18 Mei tahun 1972 yang besar dan dikenal didaerah orang. Daerah yang dikenal dengan daerah debus menjadi dearah pemilihan yang mengantarkan beliau menjadi anggota DPR RI selama tiga periode atau 15 tahun. Dr.Zulkiflimansyah,M.Sc. yang biasa dipanggil Bang Zul salah satu politisi muda,cerdas dan berpengalaman yang akan mengabdikan dirinya untuk NTB paska akan ditinggalkan oleh seorang pemimipin muda visioner TGB.Dr.Zainul Majdi. Berangkat dari dukungan para alim ulama,tokoh masyarakat,dan permintaan dari masyarakat akar rumput NTB, Bang Zul siap turun gunung untuk memenuhi panggilan jiwa serta dedikasi demi kemajuan daerah tempat ia di lahirkan dan di besarkan. Dr. muda pakar ekonomi lulusan Harvad University Amerika ini berikhtiar akan melanjutkan perjuangan yang sudah dibangun oleh gubernur dua periode TGB.Dr.Zainul Majdi. Melanjutkan yang baik untuk kemajuan dan kemaslahatan masyarakat NTB menjadi azzam dan tekad yang kuat untuk mengikuti pilkada NTB 2018.

Bang Zul yang selama ini masih belum dikenal oleh khalayak masyarakat NTB sudah mulai bergerilya kepelosok daerah-daerah yang belum tersentuh dan menjadi prioritas utama untuk mendengar aspirasi masyarakat. Dedikasi dan pengabdian untuk NTB yang selama ini belum diketahui tetapi dirasakan oleh masyarakat NTB adalah Universitas Teknologi Sumbawa yang ia bangun dan pelopori demi kemajuan NTB. NTB akan maju dan sejahtra ketika sumber daya manusianya mampu bersaing dan handal dalam menghadapi dunia global dan era digital saat ini. Kapasitas untuk menjadi orang nomor satu NTB kedepannya ia sudah miliki sehingga bisa membawa NTB lebih maju,berdaya saing serta religious. Saatnya masyarakat NTB menentukan masa depan NTB kedepannya dengan memilih pemimpin yang cerdas,berpengalaman serta mempuni dalam bidangnya demi mamajukan daerah yang melimpah dengan sumber daya alamnya.(SR01)