Select Menu

Mandalika Lombok Travel

Select Menu

Nasional

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Lensa Bicara

Ekonomi

Politik

Hukum

Budaya

Sosial

Nusantara

Olahraga




SUARAREVOLUSI-Perkembangan Teknologi dan informasi yang massive saat ini harus disikapi dengan cepat dan tanggap. Teknologi yang canggih menjadi peluang sekaligus tantangan generasi era digital. Peluang dari teknologi yang kita bisa rasakan hari ini adalah teknologi memudahkan manusia dalam bekerja dan beraktivitas dalam kehidupan sehari-hari contoh sederhana bagi petani yang dulunya membajak sawahnya hanya mengandalkan sapi atau kerbau untuk menggrap tanahnya sedangkan hari ini mesin traktor sangat memudahkan petani dalam membajak sawahnya. Ancaman atau tantangn dari teknologi juga ada dampak negatifnya akan tetapi lebih banyak dampak positifnya, dampak negatifnya adalah semakin berkurangnya tenaga manusia yang dipakai untuk bekerja  yang hanya mengandalkan otot atau tenaga semata melainkan sudah tergantikan dengan teknologi.   

Salah satu calon gubernur NTB 2018 yang sangat konsen pada dunia teknologi dan industri sekaligus menginisiasi NTB menjadi pusat teknologi dan industri nasional adalah pemuda cerdas dan tokoh nasional DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc. Dr. Zul sapaan akrabnya merupakan seorang pendiri Universitas Teknologi Sumbawa (UTS). Universitas Teknologi Sumbawa merupakan salah satu kampus yang pernah membawa nama NTB bahkan Indonesia berkibar di kancah internasional pada saat Lomba research teknologi tepat guna di Amerika tahun 2015. Pada saat lomba di Amerika salah satu mahasiswa UTS memenangkan Lomba research tersebut. Kampus UTS yang jauh dari hingar bingar ibu kota provinsi yang memang menjadi pusat pendidikan yang ada di NTB. UTS mampu mencengengkan dunia dengan menghasilkan lulusan-lulusan yang melek pada teknologi kekinian yang menjadi basis peradaban dunia pada saat ini.

Perkembangan dan kemajuan kampus UTS memang sangat menakjubkan, tanggal 3 Maret 2017 akan melauncing Graduate School of Management of Inovation and Postgraduate program in Biotecnology yang bekerjasama dengan BPPT dan TAT Jepang. Dan pada tanggal 3 Maret 2017 tersebut juga program Sumbawa Technopark akan di resmikan oleh Menristekdikti. Program Sumbawa Technopark bukan saja kebanggaan NTB akan tetapi juga kebanggaan bangsa Indonesia. Tugas utama Tecknopark adalah melahirkan pengusaha-pengusaha dan saat ini di Sumbawa technopark perusahaan-perusahaan sudah ada dan hadir. DR Zul dengan semangat mengatakan kita bukan sedang berbicara teori dan mimpi, kita sedang menikmati sebuah perubahan besar yang sedang menggeliat besar dari timur Indonesia. Di sinilah ilmu-ilmu tak melulu di menara gading kampus akan tetapi jadi nyata jadi produk di tangan para industrialist –industrialist handal. Science dan Technologi jadi indah dan menyenangkan karena menyangkut kegiatan dan persoalan kita sehari-hari. Kampus dan industri harus tertaut erat saling menguatkan. Dengan optimisnya DR. Zul akan membawa NTB kedepannya menjadikan NTB menjadi pusat Teknologi dan Industri nasional dan semua sudah kita mulai dan lakukan.

DR Zul membangun NTB kedepannya berbasis teknologi. Dengan membangun industri-industri kecil di masyarakat seperti pengolahan bahan mentah menjadi barang jadi sederhananya seperti pengalengan ikan,pengalengan makanan khas-khas daerah NTB seperti pelecing kangkung,ayam taliwang dll. bisa bertahan lama dan bisa di kirim ke luar daerah. Teknologi barbasis home industry menjadi salah satu cara untuk memberdayakan masyarakat NTB kedepannya. Masyarakat NTB kedepannya bukan menjadi konsumen yang berjiwa konsumtif akan tetapi naik level menjadi produsen dan pastinya lebih produktif. Dalam meningkatkan sumber daya manusia NTB yang handal dan mandiri tersebut Dr.Zul fokus memberikan edukasi ke masyarakat melalui program-program dalam mewujudkan cita-cita besarnya demi terwujudnya masyarakat NTB yang mandiri dan sejahtra serta mewujudkan NTB menjadi Pusat Teknologi dan Industri Nasional.(SR01)
DR. H. Zulkiflimansyah, M.Sc Bersama Tokoh Masyarakat 




SUARAREVOLUSI Memberi itu tidak harus menunggu kita kaya dulu. Berkontribusi untuk masyarakat tidak harus menunggu kita jadi pejabat dulu.  Memang hidup ini ibarat dua sisi mata uang, ada sisi yang baik dan ada sisi yang kurang baik. Pertanyaannya sekarang kita mau menonjolkan yang mana, sisi baiknya atau sisi buruknya. Ketika kita lebih menonjolkan sisi baiknya akan berimplikasi ke kehidupan kita sebaliknya ketika sisi kurang baiknya mendominasi kehidupan kita maka akan berimplikasi juga dalam kehidupan kita sehari-hari. Dari Abu Hurairah ra. Nabi SAW Bersabda : Barang siapa yang melepaskan satu kesusahan seorang mukmin, pasti Allah akan melepaskan darinya satu kesusahan di akhirat. Barang siapa yang menjadikan mudah urusan orang lain, pasti Allah akan memudahkannya di dunia dan akhirat. Allah senantiasa menolong hamba Nya selama hamba Nya itu suka menolong saudaranya (HR. Muslim).

Pemimpin yang merakyat merupakan idaman setiap masyarakat dimanapun berada di nusantara ini. Pemimpin yang merakyat juga impian dan harapan yang bisa membawa angin perubahan untuk daerah yang dipimpinnya. Kriteria yang dikatakan pemimpin yang merakyat sederhananya adalah bisa membersamai rakyatnya baik suka maupun duka. Kebijakan dan program-program yang dibuat demi mensejahterakan rakyat yang dipimpinnya. Salah satu calon gubernur NTB 2018 DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc menghadiri bakti sosial “pengobatan gratis” yang bekerjasama dengan Komunitas Masyarakat Berkepedulian (KMB) NTB yang diadakan di Sekotong Timur Lombok Barat minggu 26 februari 2017. Anak- anak muda KMB memberikan pesan sederhana dan tegas yang sarat dengan makna “ untuk berbuat baik pada masyarakat kadang tak memerlukan embel-embel jabatan. Fenomena yang terjadi di masyarakat sekarang memang demikian adanya “ ada udang di balik batu”berbuat baik ke orang karena ada maunya. Perspektif yang ada ini harus di delet dalam kehidupan kita sekarang. Biarkanlah orang berbuat baik ke masyarakat biarkan masyarakat yang akan menilai perbuatan dan manfaatnya di tengah-tengah masyarakat. Rasulullah SAW pernah bersabda manusia yang paling dicintai Allah adalah manusia yang paling banyak bermanfaat dan berguna bagi manusia yang lain. (SR01)
DR.H. Zulkiflimansyah,M.Sc Dengan Anak-anak  Muda  Praya Barat Lombok Tengah

DR.H. Zulkiflimansyah,M.Sc Saat Mengisi Seminar Karang Taruna di Sakra Lombok Timur Dengan Kementerian Dalam Negeri
SUARAREVOLUSI-Perjalanan sejarah bangsa Indonesia tidak luput dari peran pemuda. Pemuda yang mempunyai potensi, karekter dinamis, rasa ingin tahu, pantang menyerah, serta semangat yang menyala untuk merubah suatu yang dianggap belum baik menjadi baik. Kebugaran fisik dan semangat yang di miliki pemuda dalam masa puncaknya. Kemerdekaan bangsa Indonesia dari penjajahan Jepang untuk segera memproklamirkan kemerdekaan bangsa Indonesia juga atas desakan para pemuda ke sang proklamator Seokarno. Era reformasi 1998 juga merupakan inisiasi pemuda  untuk merubah bangsanya. Pemuda memang tulang pungung bangsa Indonesia. Pemuda angkatan 45 merupakan angkatan pemuda sejati yang harus terus digugu dan ditiru. Sosok pemuda 45 sangat langka era moderen saat ini. Soekarno yang selalu mengidolakan sosok pemuda yang lahir dengan cita-cita besar untuk bangsanya selalu jadi pelecut semangat pemuda hari ini “ Berikan saya sepuluh pemuda maka saya akan guncangkan dunia”(Seokarno).

Zaman digital saat ini menjadi zaman transisi bagi para pemuda. Zaman yang berubah draktis yang terus menggerus peran pemuda pada semua sisi baik peran di masyarakat maupun di pemerintah. Pemuda saat ini sibuk dengan kepentingan sektoral. Taring-taring pemuda dalam mengkritisi policy (Kebijakan) pemerintahan yang tidak pro rakyat menjadi nol besar. Rasa nasionalisme dan integritas yang dimiliki sudah tergerus masalah kebutuhan dan kepentingan sesaat. Saat ini saat nya pemuda bangkit mengambil peran penting dalam menata masyarakat dan pemerintah yang lagi gonjang ganjing dengan masalah besar yang menimpa bangsa Indonesia. Masalah penodaan atau penistaan agama yang terus menjadi polemik yang berkepanjangan yang menjadi perhatian dunia internasional ini harus dituntaskan. Sekarang ini  juga  masalah kasus Freeport yang masih tarik ulur yang belum ada win-win solusi. Masalah yang terjadi di bangsa ini harus ada orang yang mendombarak jalan buntu yang masih menjadi fonemena dan bisa terjadi konflik yang terus berkepanjangan. Pendombrak yang mampu dan ampuh yang menjadi solusi ada pada peran pemuda untuk menyatukan kompenan bangsa menjadi bangsa yang bersatu demi tujuan luhur bangsa Indonesia.

Tokoh pemimpin muda cerdas dan juga calon Gubernur NTB 2018-2023 yang selalu menjadi tempat berbagi suka dan duka para pemuda yang ada di NTB adalah sosok DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc. DR. Zul sapaan akrabnya memang pengayom serta motivator bagi pemuda  yang selalu dan terus menyemangati pemuda untuk terus meningkatkan kapasitas keilmuannya dalam menghadapi era moderen ini. Pada saat menyampaikan orasi ilmiahnya saat wisuda di Universitas Hamzanwadi Pancor Lombok Timur desember tahun 2016 lalu,  DR. Zul selalu menekankan bahwa jangan sampai mahasiswa yang lulus sudah puas dengan ilmu yang di miliki saat ini akan tetapi harus terus menimba ilmu yang lebih tinggi dan ia juga menantang mahasiswa yang sudah lulus untuk melanjutkan study ke luar negeri.

DR. Zul memang pemuda kampung kelahiran Sumbawa Besar yang menata hidupnya dari nol sehingga saat saat ini menjadi tokh nasional atau orang ternama baik di tingkat nasional bahkan internasional. Berbagai prestasi ia dapatkan tidak terlepas dari usaha dan kerja kerasnya demi merubah nasib. Menjadi pakar ekonomi lulusan kampus terbaik dunia menjadi motivasinya untuk memberikan pencerahan atau motivasi bagi para pemuda NTB untuk terus belajar dan belajar. Dalam setiap diskusi yang ia sampaikan, pemuda NTB harus berani merubah mind set atau pola pikirnya untuk berani keluar kandang untuk belajar dari negara-negara yang sudah maju di luar sana.  DR. Zul merupakan ikon pemimpin muda NTB yang bisa dijadikan motivasi bagi pemuda NTB untuk memandang hidup ini  dengan positif dan optimis dalam setiap usaha.(SR01)

DR. H. Zulkiflimansyah, M.Sc Silaturrahim Bersama Ketua DPW PKS NTB ke kader-kader DPD PKS Lombok Tengah di Praya Loteng

DR. H. Zulkiflimansyah, M.Sc dan Ketua DPW PKS NTB 

DR. H. Zulkiflimansyah, M.Sc Silaturrahim Bersama Ketua DPW PKS NTB ke kader-kader DPD PKS Lombok Barat 
SUARAREVOLUSI-Dinamika politik era digital saat ini penuh dengan entrik dan asumsi seolah menjadi determinasi berbagai ekspektasi tinggi yang diharapkan oleh masyarakat. Kenyataannya kerap pupus oleh janji manis yang ditaburi dengan harapan-harapan seolah-olah akan terealisasi yang keluar dari mulut seorang calon pemimpin sehingga masyarakat terlena dan terbuai atas harapan yang selalu diharapkan tapi nyatanya pupus oleh proses tak berujung. Gelombang pesimisme yang terjadi di masyarakat atas demokrasi moderen menjadi penyakit kanker stadium empat yang terjadi di pelosok daerah yang jauh dari hiruk pikuk dan heporia pesta demokrasi.

Masyarakat menjadi apatis tingkat dewa untuk ikut berpartisipasi mensukseskan pesta demokrasi yang tidak berdampak pada kehidupan sehari-harinya. Banyak yang mengibaratkan demokrasi itu ibarat mendorong mobil mati dan kalau sudah hidup maka yang mendorong hanya dapat bau asap kenalpotnya saja. Pergeseran makna demokrasi berubah secara draktis, demokrasi yang layaknya pemerintahan dari rakyat demi mensejahterakan rakyat itu sendiri mulai berubah seiring waktu berjalan. Sebenarnya politik atau demokrasi itu baik ketika diisi oleh orang yang baik tetapi sebaliknya ketika diisi oleh orang tidak punya kapasitas dan kapabilitas dalam menjalankan amanah rakyat maka tunggulah kesengsaraan akan menimpa. Seorang tokoh besar pergerakan di Mesir pendiri Ikhwanul Muslimin (IM) Hasan al-Bana dengan tegas mengatakan bahwa bagi seorang muslim tidak sempurna keislamannya sehingga dirinya menjadi politisi yang berpandangan jauh ke depan, antusias, dan memiliki ghiroh (semangat) terhadap semua problematika umat (Tamsil Linrung: Politik Untuk Kemanusian:2014: XIII).

Hiruk pikuk pesta demokrasi lima tahunan NTB tepatnya juni 2018 menjadi kesempatan bagi insan pemimpin muda untuk terus melanjutkan ikhtiar TGB. DR. Zainul Majdi. Mengingat pemimpin muda cerdas yang dipegang oleh TGB. DR. Zainul Majdi selama dua periode atau sepuluh tahun memberikan hasil yang memuaskan. Tren positif yang dibangun oleh TGB. DR. Zainul Majdi pemimpin muda bisa berbuat lebih dengan enovasi dan kreatifitas seorang pemimpin muda dalam membangun NTB. Salah satu calon pemimpin muda cerdas yang saat ini siap menggantikan kepemimpinan TGB. DR. Zainul Majdi kedepannya adalah DR. Zulkiflimansyah,M.Sc asli putra daerah kelahiran Sumbawa Besar 18 Mei 1972. DR. Zul sapaan akrabnya salah satu politisi handal nasional yang sudah berkancah dan berkecimpung selama 15 tahun menjadi anggota DPR RI. Dosen Universitas Indonesia lulusan kampus terbaik dunia Harvard University Amerika ini siap berkiprah dan berjuang untuk memajukan daerah kelahirannya. DR. Zul pemimpin muda cerdas pakar ekonomi calon gubernur NTB 2018-2023 mempunyai kapasitas dan kapabilitas baik secara intelektual maupun spritual untuk melanjutkan estapet kepemimpinan NTB kedepannya. Melanjutkan kepemimpinan muda cerdas merupakan langkah maju bagi daerah yang kaya dengan potensi alam ini. Kepemimpinan muda cerdas harus terus bergulir untuk mengakselarasi pembangunan NTB yang sudah ada dan maju ini. Saatnya pemimpin muda cerdas terus menjadi pemimpin NTB kedepannya sehingga pembangunan NTB terus berjalan seirama dengan pemerintahan TGB. DR. Zainul Majdi.

DR. Zul sudah mulai berkonsolidasi dan merapatkan barisan dengan kendaraan politiknya yaitu Partai Keadilan Sejehtera (PKS) dengan bersilaturrahmi dengan DPD dan DPW PKS NTB. Mesin kendaraan politik sudah mulai bergerak untuk terus mensosialisasikan DR. Zul sebagai calon gubernur NTB 2018. Memang PKS dikenal dengan kader-kader dan simpatisan yang sangat loyal dalam mendukung penuh calon yang sudah ditetapkan dan diusung oleh partai. Salah satu pengamat politik dari luar negeri Dirk Tomsa mengatakan “ With the exceptions of The Prosperous Justice Party (Partai Keadilan Sejahtera PKS) all others parties have failed to develop effective party infrastructure and or appealing policy paltform.” Kurang lebih artinya hanya PKS yang mampu mengembangkan struktur partai yang efektif dan platfom kebajikan yang menarik partai yang lainnya tidak berhasil atau gagal. Saat ini PKS sudah bulat mendukung DR. Zul untuk maju dalam pilkada NTB 2018.(SR01)
PILKADA NTB JUNI 2018
SUARAREVOLUSI-Pilkada NTB 2018 memang masih menyisakan satu setengah tahun  lagi, akan tetapi persaingan menuju kursi nomor satu nampaknya sangat dinamis. Dengan bermunculnya muka baru dihadapan publik menjadi pertanda tabuh perang dalam merebut perhatian dan simpati masyarakat sudah mulai. Tidak ikutnya petahana menjadi kontestan pilkada 2018 menjadi berkah dan kesempatan emas bagi calon-calon baru dalam mengambil alih roda pemerintahan NTB kedepannya. Kesempatan ini tidak bisa disia-siakan oleh calon-calon yang pernah kalah dalam dua pilkada sebelumnya.

Sosok baru muka lama yang siap tampil  dalam pilkada NTB 2018 yang ditandai dengan baliho raksasanya yang terpampang disetiap jalan sebut saja walikota Mataram H. Ahyar Abduh dan Bupati Lombok Tengah H. Suhaili FT satu partai pohon beringin (Partai Golkar) yang memiliki dua figur yang sama-sama mau maju dalam pilkada NTB. Muka baru yang siap tampil juga kalau dilihat dari backgroundnya sangat menarik dari berbagai kalangan seperti politikus nasional, akademisi dan ABRI. Dari politikus nasional DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc, akademisi Prof Sunarpi rektor Univesritas Mataram, Lalu Rudy Sri Gede dari kalangan tentara. Kalau kita lihat dari komposisi bakal calon dan wakil gubernur yang ada sekarang, kita sebagai masyarakat NTB sangat optimis NTB akan menjadi NTB yang gemilang dan sejahtera. Pemimpin yang disodorkan oleh partai yang ada sekarang memang kader-kader terbaiknya dalam memberikan dan membuktikan ke masyarakat NTB bahwa stok pemimpin NTB masih banyak yang memiliki kapasitas dan kapabilitas dalam membawa NTB kedepannya lebih baik.

Politikus handal nasional dan juga akademisi pakar ekonomi lulusan Harvard University DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc sangat diperhitungkan pada kontestasi pilkada NTB 2018. Mendapatkan restu dari orang nomor satu TGB. DR. Zainul Majdi menjadi nilai positifnya dalam melangkah dan membangun kekuatan sebagai calon gubernur NTB 2018-2023. Sinyal positif yang sudah menjadi kebenaran umum saat ini, ketua DPW partai Demokrat  merapatkan barisan dengan partai Keadalian Sejahtera (PKS) sebagai kendaraan politik DR. H. Zulkiflimansyah. M.Sc untuk menyadingkan DR. H. Zulkiflimansyah dan DR. Siti Romhi Djalilah untuk menjadi pasangan dalam mengikuti pilkada NTB 2018. Pasangan DR. H. Zulkiflimansyah dan DR. Siti Romhi Djalilah memang belum deklarasi akan tetapi banyak kalangan menilai bahwa pasangan ini akan maju sebagai calon yang sangat kuat dalam merebut tahta nomor satu di NTB.

DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc sosok yang mungkin masih belum dikenal dan masih awam bagi masyarakat NTB saat ini. DR. Zulkiflimansyah,M.Sc. merupakan putra daerah kelahiran Sumbawa Besar 18 Mei 1972. DR. Zul sapaan akrabnya saat ini masih menjabat sebagai anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtra (PKS) dapil Banten II. DR. Zul sejak masih sekolah di tempat kelahirannya Sumbawa Besar intelektualnya sangat diakui oleh sahabat dan teman sekolahnya. Berbagai lomba yang dimenangkan saat masih SMA sehingga ia mendapat kesempatan menjadi wakil pertukaran pelajar antara Indonesia dan Australia. Karir politik dan karir pendidikannya memang sangat gemilang. Tiga periode atau lima belas tahun menjadi anggota DPR RI dapil Banten II. Didaerah orang bukan tempat kelahirannya menjadi anak emas dan sangat direspect atas kontribusinya untuk membangun daerah pemilihannya. Kecerdasan dan intelektualnya menjadi daya magnet yang membuat orang untuk memilihnya.

 Sosok tokoh nasional yang satu ini juga sosok yang sederhana, bersahaja, santai yang selalu bilang politik itu bukan semata persoalan intelektualitas semata akan tetapi lebih pada persoalan daya tahan dan kesabaran. Ia ibaratakan dalam sebuah permainan kura-kura kadang-kadang bisa mengalahkan kelinci. DR.Zul juga diakui oleh teman sejawat baik di parlemen atau kampusnya sosok pemimpin yang visioner. Menggabungkan pengalaman dan intelektualitasnya dalam berkontribusi di tengah-tengah masyarakat menjadi daya tariknya. NTB saatnya dipimpin oleh sosok yang satu ini sehingga kedepannya NTB menjadi daerah yang sangat diperhitungkan di kancah nasional bahkan internasional. Pemimpin yang besar adalah pemimpin yang mempunyai ide dan gagasan yang besar dalam memimpin suatu daerah. Trah kepemimpinan muda cerdas yang masih diemban oleh gubernur NTB saat ini TGB. DR.Zainul Majdi di lanjutkan oleh DR. Zul menjadi langkah maju demi kemajuan pembangunan NTB kedepannya. Pewaris intelektual muda yang disematkan kepada DR. Zul sangat layak untuk menjadi gubernur NTB 2018.(SR01)



SUARAREVOLUSI-Pengaktifan kembali Terdakwa Penista Agama saudara Ahok sebagai gubernur DKI Jakarta oleh Kemendagri, merupakan pelanggaran terhadap undang-undang,  ini bukti bahwa rezim Jokowi telah melindungi Ahok sebagai terdakwa penista Agama. Pengaktifan kembali Ahok adalah cacat yuridis karna bertentangan dengan undang-unfang 23 tahun 2014 tentang pemerintahan Daerah.
Sebaliknya Rezim Jokowi sangat tegas dan terkesan mencari kesalahan kesalahan ulama yang tidak realistis untuk ditindak, Hukum hanya dijadikan alat untuk menjaga kekuasaan pemerintah dari tokoh-tokoh yang kritis menentang rezim, sangat tepat jika kita katakan "Hukum tajam ke bawah, tapi tumpul ke atas"
Maka kami dari Kesatuan Mahasiswa Muslim Indonesia Wilayah NTB menuntut kepada DPRD NTB untuk
1. Mendukung dan mengawal hak angket DPR RI terhadap kebijakan mendagri yang mengaktifkan kembali Ahok sebagai gubnur DKI Jakarta
2. Stop kriminalisasi Ulama
3. Penjarakan Penista Agama

Mengetahui; Ketua Kammi wilayah Ntb
M. Roby Satriawan

DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc Bersama Bupati Lombok Barat Membuka Secara Resmi Lomba Presean
DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc Bersama Bupati Lombok Barat Mencoba Bertanding Presean


DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc Bersama Bupati Lombok Barat Lagi Menonton Serius Pepadu Lomba yang Sedang Bertanding
SUARAREVOLUSI-Pelestarian budaya menjadi tanggung jawab kita semua sebagai warga NTB.  Peninggalan budaya yang di tinggalkan oleh nenek moyang semakin hari semakin tergerus oleh zaman.  Ancaman tidak eksisnya lagi budaya yang ada di NTB memang menjadi masalah serius hari-hari ini. Menginagt NTB saat ini menjadi pusat perhatian dunia dalam pariwisata yang dilabeli sebagai tujuan wisata halal dunia. Melalui plestarian  budaya yang ada di NTB ini bisa dijadikan daya tarik untuk menarik wisatawan baik manca negara maupun domestik untuk berkunjung ke Lombok atau NTB.  Ini juga bisa jadi peluang terbuka bagi insan atau steakholder pemangku pariwisata yang ada di NTB ini menjadi bahan promosi yang sangat menarik.


Budaya presean menjadi tenar dan antusiasme masyarakat akan budaya peninggalan yang ada di pulau Lombok ini menjadi perekat silaturrahmi antar masyarakat. Calon gubernur NTB 2018 yang sangat konsen dengan budaya presean ini adalah DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc. DR. Zul sapaan akrabnya hari minggu tanggal 19 Februari 2017 membuka secara resmi event akbar yang di adakan di Desa Perampuan Labuapi Lombok Barat dalam kesempatan itu juga Bupati Lombok Barat  berkesempatan hadir memeriahkan pembukaan lomba presean se pulau Lombok.  Masyarakat yang menyaksikan pembukaan dan lomba presean yang memadati arena perlombaan dihadiri oleh ribuan masyarakat dalam menyaksikan pepadu Lombok dalam memainkan stik dalam mengalahkan musuh-musuhnya. (SR01)

DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc Saat Silaturrahmi Dengan Tuan Guru Safwan Hakim dan Tuan Guru Muharror
Berbincang dan Berdiskusi Dengan Alim Ulama Kharismatik NTB
SUARAREVOLUSI-Manusia sebagai makhluk sosial (zone politicon) yang tidak bisa hidup tanpa orang lain. Orang lain sangat berarti bagi kehidupan seseorang. Kehidupan dunia fana ini terdiri dari dua dimensi yang selalu mengikat satu sama lainnya. Contoh sederhananya ada orang kaya karena ada orang miskin, ada orang pintar karena ada orang bodoh, ada lelaki karena ada wanita. Manusia di ciptakan oleh Tuhan berpasang –pasangan, bersuku-suku dan berbangsa-bangsa untuk saling mengenal satu sama lain. Tuhan menyuruh manusia untuk saling menyapa, saling mengenal, saling membantu antar manusia lainnya. Manusia memang hakikatnya sangat ketergantungan dengan manusia lainnya.

Dalam era digital saat ini manusia saling berlomba-lomba mengejar karir duniawi tanpa melihat pagi petang untuk mendapatkan jabatan duniawi yang sebentar saja. Dengan canggihnya teknologi yang ada hubungan manusia semakin dekat dan akrab. Dengan teknologi juga manusia menjadi acuh tak acuh dan apatisme dengan keadaan orang lain disekitar. Di perumahan elit atau BTN satu rumah dengan rumah yang lain belum tentu saling kenal karena tradisi silaturrahmi ke tetangga sudah mulai di tinggalkan. Silaturrahmi sebenarnya bisa dijadikan alat perekat yang mampu menumbuhkan rasa sosial dengan manusia lainnya. Tradisi silaturrahmi memang tradisi para nabi dalam merangkul dan menyebarkan agama islam ke penjuru dunia. Dari silaturrahmi itulah hati manusia bisa bersatu dan lebih akrab atau erat tali persaudaraan antar sesama manusia. Salah satu hadist Nabi Muhammad SAW pernah bersabda bahwa barang siapa yang ingin diluaskan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaknya ia menyambung silaturrahmi.

Pesta lima tahunan NTB 2018 memang masih menyisakan satu tahun lebih akan tetapi satu-satunya calon gubernur NTB 2018 yang sudah mulai bersilaturrahmi ke tokoh-tokoh masyarakat, alim ulama serta berkonsolidasi dalam merapatkan barisan baik berupa dukungan maupun dalam memperkenalkan diri ke masyarakat NTB yaitu DR. H.  Zulkiflimansyah, M.Sc. DR. H. Zulkiflimansyah, M.Sc merupakan calon gubernur NTB 2018 yang sangat diperhitungkan oleh lawan-lawan politiknya dalam merebut tahta orang nomor satu NTB.  DR. Zul sapaan akrabnya memang politisi handal kelahiran Sumbawa Besar 18 Mei 1972 merupakan putra terbaik daerah NTB yang sudah berkiprah dikancah nasional maupun internasional. DR. Zul sekarang masih menjabat sebagai anggota DPR RI sampai tahun 2019. Lima belas tahun menjadi anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtra (PKS) menjadi bekal pengalaman serta kemampuan leadershipnya bisa dikatakan sangat mumpuni serta menjadi seorang akademisi yang terbilang brilliant. Karir politik dan akademiknya berjalan selaras dan serasi. Sukses menjadi politikus handal dalam berkhidmat ke masyarakat dapilnya dan berkhidmat dalam karir akademisnya. DR. Zul seorang dosen Universitas Indonesia Pakar ekonomi lulusan kampus terbaik dunia Harvard University dan pernah dinobatkan menjadi peneliti muda ekonomi oleh lembaga LIPI Indonesia.


DR. Zul terus menjalin komunikasi politik ke partai-partai dan bersilaturrahmi ke tokoh-tokoh masyarakat menjadi rutinatisnya. Baru-baru ini DR. Zul bersilaturrahmi ke Tuan Guru Safwan Hakim dan Tuan Guru Muharror, antara murid dan guru untuk meminta wajengan atau taujih dari sang guru merupakan kewajiban bagi seorang murid yang taat dan ingin terus dekat sama alim ulama. Diskusi tentang agama dan negara menjadi perbincangan yang hangat dalam menyatukan niat dalam melakukan kebaikan karena kebaikan harus segera dilaksanakan jangan sampai keburukan yang mendahuluinya. Pesantren saat ini menjadi basis satu-satu dalam mendidik akhlak generasi kedepannya yang lebih baik.  Pesantren lebih konsen dan mampu menjadikan generasi yang ada di NTB kedepannya lebih baik. Pesantren juga menjadi benteng kokoh dalam menyiapkan generasi NTB yang beriman dan berdaya saing kedepannya. NTB yang dikenal dengan negeri seribu masjid , seribu pesantren, seribu alim ulama menjadi berkah untuk masyarakat yang tinggal di NTB. (SR01) 

SUARAREVOLUSI-Dalam melestarikan dan memperkenalkan kekayaan budaya yang dimiliki Negeri Seribu Masjid sebutan NTB. DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc calon kuat gubernur NTB 2018 mengadakan lomba presean se pulau Lombok. Lomba presean ini di ikuti oleh seluruh pepadu se pulau Lombok. Acara perlombaan presean ini di mulai hari minggu tanggal 19 sampai dengan 28 Februari 2017 di Desa Parampuan Labuapi Lombok Barat. Datang dan ramaikanlah dalam melihat aksi –aksi pepadu-pedadu sejati Lombok dalam memainkan skillnya dan ketangkasannya dalam menepis penyalin atau alat pemukul dalam mengalahkan lawan-lawannya.(SR01) 

Spanduk DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc Lomba Presean 

Salah Satu Kuda DR. H. Zulkiflimansyah, MSc. Saat Menang Lomba di Kelas di Lapangan Bundar Praya Loteng 
SUARAREVOLUSI-Berbicara tentang budaya yang ada di NTB memang tidak ada habisnya. Budaya yang ada di gumi gora ini memang berbagai macam dan mempunyai keunikan tersendiri. NTB yang terdiri dari dua pulau besar pulau Lombok dan Sumbawa mempunyai kekayaan budaya yang tidak pernah habis untuk digali. Dalam bukunya Jujun S. Suriasumantri berjudul Filsafat Pendidikan kebudayaan di definisi pertama kali oleh E.B. Taylor pada tahun 1871 kebudayaan diartikan sebagai keseluruhan yang mencakup pengetahuan, kepercayaan, seni, moral, hukum, adat serta kemampuan dan kebiasaan lainnya yang diperoleh manusia sebagai anggota masyarakat. Secara sederhana kebudayaan kita bisa artikan sebagai suatu hal yang sudah melekat dan turun temurun dari nenek moyang kita khususnya ada di NTB. Secara terperinci kebudayaan itu terbagi menjadi beberapa unsur yang terdiri dari sistem religi, dan upacara kegagamaan, sistem dan organisasi kemasyarakatan, sistem pengetahuan, bahasa, kesenian, sistem mata pencaharian serta sistem teknologi dan peralatan.

Ilmu bagian dari pengetahuan dan pengetahuan bagian dari unsur kebudayaan. Manusia dalam kehidupannya mempunyai kebutuhan yang sangat kompleks sehingga mendorong untuk memenuhi kebutuhannya. Dari kebudayaan itulah yang mencerminkan tanggapan manusia terhadap kebutuhan dasar hidupnya untuk segera dipenuhi. Menurut Abraham Maslow ada  lima kebutuhan manusia : Fisiologi, rasa aman, afiliasi, harga diri dan pengembangan potensi. Kebudayaan mengajarkan cara hidup, menurut Mavies dan Jhon Biesanz kebudayaan merupakan alat penyelamat (survival kit) kemanusian di muka bumi. Bayangkan saja kalau tidak ada budaya yang ditanamkan oleh para penduhulu kita mungkin tatanan kehidupan bermsayarakat menjadi kacau dan tidak teratur. Nilai –nilai budaya yang kita rasakan saat ini adalah jiwa dari kebudayaan dan menjadi dasar bentuk tata hidup yang mencerminkan nilai budaya yang dikandungnya. Melestarikan budaya yang masih eksis di NTB hari ini menjadi tanggung jawab semua komponen masyarakat. Melestarikan budaya berarti merawat serta mengikat rasa memilki daerah yang kita cintai ini. Siapa lagi yang mau merawat melainkan kita semua sebagai warga gumi gora.

Dalam momen pesta demokrasi NTB 2018 mendatag salah satunya calon gubernur NTB yang sangat konsen terhadap pelestarian budaya yang ada di NTB adalah sosok DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc. DR. Zul sapaan akrabnya memang wajah baru dalam catur perpolitikan NTB akan tetapi kontribusi dalam membangun NTB tidak bisa dinapikkan. DR. Zul juga pendiri Universitas Teknologi Sumbawa ini mempunyai andil besar dalam meningkatkan sumber daya manusia yang handal dalam menghadapi tantangan hidup yang lebih kompetitip di era digital ini. Lima belas tahun mengabdi menjadi anggota DPR RI dan dosen Universitas Indonesia  pakar ekonomi lulusan Harvard University  Amerika ini mempunyai tekad bulat untuk melanjutkan estapet kepemimpinan TGB. DR. Zainul Majdi kedepannya. Tekad bulat dan niat membangun tanah kelahirannya menjadi motivasinya dalam mengikuti pilkada NTB 2018.

Usaha dan kerja keras sudah ia mulai dengan silaturrahmi ke berbagai tokoh masyarakat di pelosok NTB ini. Pemberian program nyata dalam membangun kreativitas serta dalam meningkatkan sumber daya manusia NTB seperti program edukasi 10.000 Guru, Orang Tua, Siswa se-NTB menjadi program nyata untuk masyarakat NTB. Manfaat program ini sudah dirasakan dan  berjalan di berbagai kabupaten yang ada di NTB seperti Lombok Tengah,Lombok Barat dan Lombok Timur. Program dalam melestarikan budaya yang ada menjadi salah satu program yang harus menjadi perhatian untuk terus ditingkatkan di NTB saat ini. Budaya yang tingggalkan oleh sesepuh NTB seperti pacuan kuda, presean menjadi perhatian untuk terus digalakkan. Bukan hanya pepesan kosong DR. Zul langsung mengadakan perlombaan dalam rangka melestarikan budaya presean. Presean ini diadakan di pulau Lombok dan di ikuti oleh seluruh pepadu se pulau Lombok. Acara pelombaan di mulai hari minggu tanggal 19 sampai dengan 28 Februari 2017 di Desa Parampuan Labuapi Lombok Barat. Tidak hanya presean DR. Zul juga mengadakan lomba pacuan kuda di pulau Sumbawa. Langkah memajukan dan merawat budaya ini sebagai perekat tali silaturrahmi antar masyarakat yang ada di NTB ini.(SR01)
SUARAREVOLUSI.COMSetelah sebelumnya core event bau nyale hanya menjadi event local bagi Lombok Tengah saja, tahun ini menjadi berbeda.
Pemerintah Lombok Tengah dikatakan berhasil membawa event budaya tahunan untuk menangkap cacing laut ini dilirik pemerintah pusat dan dijadikan prioritas untuk menjadi event nasional.
Tahun ini, core event bau nyale sudah mulai diambil alih oleh provinsi yang tentunya tidak bisa dilepas dari kepanitiaan lokal Pemkab Loteng. Perpaduan Pemda tingkat I dan tingkat II ini telah mampu menghadirkan nuansa berbeda.
Dimulai dari rangkaian karnaval yang pada tahun-tahun sebelumnya hanya diikuti oleh peserta lokal saja, untuk tahun ini sudah diikuti oleh semua daerah di NTN, termasuk juga yang berasal dari luar Pulau Lombok.
Wakil Bupati Lombok Tengah, L. Pathul Bahri yang ditanya tentang hal ini mengatakan, Pemkab Loteng mensyukuri adanya perubahan ke arah yang lebih baik ini. Hal ini menandakan keberhasilan dari tujuan Pemkab Loteng selama ini untuk menjadikan Loteng sebagai salah satu daerah yang bisa menyumbang kontribusi besar bagi kemajuan Indonesia.
“Alhamdulillah, tahun ini kita merayakan dengan lebih semarak, ini merupakan sebuah keberhasilan bersama yang patut kita syukuri,” ujarnya pada SUARAREVOLUSI.COM.
Tidak sampai pada kegiatan pra acara berupa karnaval saja, kemeriahan juga dilanjutkan pada perayaan pada malam puncak bau nyale di Pantai Seger.
Wabup Loteng yang sebagai perwakilan tuan rumah mengatakan, diliriknya event bau nyale oleh Pemerintah pusat akan sangat membantu pembangunan di Lombok Tengah, termasuk juga akan mendorong pembangunan KEK Mandalika Resort yang saat ini sedang dikerjakan.
Sementara itu, Asisten Deputi Pengembangan Pasar Asia Tenggara Kemenpar RI, Rizki Handayani Mustafa mengatakan, minimal ada tiga event budaya di NTB yang sudah masuk dalam prioritas pengembangan oleh Pemerintah pusat.
Antara lain, Pesona tambora, visit Lombok-Sumbawa dan yang terakhir adalah core event bau nyale yang justru akan menjadi kebanggaan masyarakat NTB ke depan.
“Pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Pariwisata akan mensuport semaksimal mungkin kegiatan pengembangan pariwisata seperti ini, ini akan sangat membanggakan Indonesia di kancah Internasional,” pujinya. (SR03)

DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc Saat Berbicara dalam Seminar Nasional " Kepahlawanan Nasional pada Diri Maulana Syiekh TGKH. M. Zainuddin Abdul Majid pada Muswil NW ke 13 di KLU

DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc Saat Berbincang Ringan Dengan TGB. DR. Zainul Majdi
DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc Saat Berbincang Dengan DR. Siti Rohmi dan Pengurus NW 

SUARAREVOLUSI-Satu-satunya calon gubernur NTB 2018 yang sudah mulai bersilaturrahmi dan berkonsolidasi dalam merapatkan barisan baik berupa dukungan maupun simpati menjadi ajang untuk memperkenalkan diri ke masyarakat NTB. DR. Zulkiflimansyah, M.Sc menjadi calon gubernur 2018 yang sangat diperhitungkan oleh lawan-lawan politiknya dalam merebut tahta orang nomor satu NTB 2018. DR. Zul sapaan akrabnya memang politisi handal kelahiran Sumbawa Besar 18 Mei 1972 merupakan putra terbaik daerah NTB yang sudah berkiprah dikancah nasional maupun internasional. DR. Zul sekarang masih menjabat sebagai anggota DPR RI sampai tahun 2019. Lima belas tahun menjadi anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtra (PKS) menjadi bekal pengalaman serta kemampuan leadershipnya bisa dikatakan sangat mumpuni serta menjadi seorang akademisi yang terbilang brilliant. Karir politik dan akademiknya berjalan selaras dan serasi. Sukses menjadi politikus handal dalam berkhidmat ke masyarakat dapilnya dan berkhidmat dalam karir akademisnya. DR. Zul seorang dosen Universitas Indonesia Pakar ekonomi lulusan kampus terbaik dunia Harvard University dan pernah dinobatkan menjadi peneliti muda ekonomi oleh lembaga LIPI Indonesia.


DR. Zul terus menjalin komunikasi politik ke partai-partai , bersilaturrahmi ke tokoh-tokoh masyarakat dan organisasi besar yang ada di NTB. Sabtu dan Minggu tanggal 11 dan 12 Februari 2017 DR. Zul mengikuti musawarah Wilayah (Muswil) ke 13 organisasi Nahdatul Wathan yang di adakan di Desa Gondang Kecamatan Gangga Kabupaten Lombok Utara. DR. Zul dan TGB sangat akrab di acara muswil NW yang ke 13 yang menghasilkan PW NW NTB di rangkuh oleh TGH. Muhalli Fikri. Di acara itu juga DR. Zul bertemu dengan DR. Siti Rohmi Rektor Universitas Hamzanwadi Pancor Lombok Timur yang digadang-gadang akan dipasangkan di Pilkada Juni 2018 NTB mendatang. Mengingat gubernur NTB sekarang adalah sosok anak muda cerdas lulusan Doktor luar negeri di Al- Azhar Kairo Mesir. Kualitas dan kapasitas DR. Zul memang mirip dan setara dengan gubernur hari ini sosok pemimpin muda cerdas yang menjadi ikon NTB dalam melanjutkan kepemimpinan TGB sapaan akrab DR. Zainul Majdi. Semoga kepemimpinan muda cerdas terus dilanjutkan oleh DR. Zul kedepannya sehingga pembangunan yang sudah berjalan terus dilanjutkan oleh pemimpin muda cerdas muda ini. (SR01)
Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Loteng Abdul Hakim dan Sawaluddin Ketua DASI Loteng Saat Memberikan Bantuan  Langsung

Ketua Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Loteng Abdul Hakim dan Sawaluddin Ketua DASI Loteng Saat Berbincang Dengan Pemilk Rumah
SUARAREVOLUSI-AIKMUAL Bencana alam yang terjadi di Nusa Tenggara Barat awal tahun 2017 memang menimpa seluruh daerah yang ada di NTB. Dari banjir Bima, Lombok Tengah, Lombok Timur sampai Sumbawa saat ini. Tidak hanya banjir yang menimpa masyarakat NTB akan tetapi angin kencang yang menghancurkan sebagian rumah warga. Salah satu warga yang tertimpa rumahnya dengan kayu besar sehingga seluruh rumahnya tidak bisa di tempati lagi berada di  Desa Mertak Tombok Kecamatan Praya Lombok Tengah. Azhar yang mempunyai rumah mengakui bahwa angin kencang menimpa rumahnya tiga hari yang lalu sehingga tidak bisa ia ditempati lagi. Azhar merupakan seorang buruh kebun yang saat ini masih bekerja mengais rizki di Bali. Ia mengaku pasrah dengan rumah yang sudah tidak bisa dipakai lagi dan saat ini masih belum diperbaiki bahkan kayu yang menimpa rumahnya masih belum di bersihkan. Saat di temui oleh Ketua Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Lombok Tengah dan ketua DASI NTB cabang Lombok Tengah 13 Februari 2017 siang tadi  sangat bersuka cita dan girang saat Ketua Baznas Abdul Hakim dan Ketua DASI Sawaluddin datang langsung melihat keadaan rumahnya yang hancur yang tertimpa kayu besar. Abdul Hakim dan Sawaluddin langsung memberi bantuan uang tunai kepada pemilk rumah. Ketua Baznas Abdul Hakim siap membantu memperbaiki dan meringankan beban korban yang tertimpa rumahnya. Azhar yang di wakili anaknya sangat berterima kasih atas bantuan langsung diberikan untuk memperbaiki rumahnya. (SR01)

Pembukaan Musrenbang Kecamatan yang akan dilaksanakan di masing-masing Kecamatan dan tidak lagi secara paralel
SUARAREVOLUSI.COM—Sebanyak 15 desa persiapan diberikan kode registrasi.
Kode registrasi ini diberikan langsung oleh Gubernur yang dalam hal ni diwakili oleh Asisten III Setda Provinsi NTB, HL Syafi’I kepada bupati Loteng.
Kode registrasi ini sebagai tahap menuju proses lanjutan desa pemekaran. Selain itu, dengan pemberian kode registrasi ini selanjutnya bisa dijadikan sebagai dasar penetapan pejabat desa persiapan. Dalam hal ini, desa Persiapan juga akan diupayakan mendapatkan kode register dari pemerintah pusat. Sehingga desa persiapan ini nantinya bisa diakui secara sah. Mengingat, tanpa adanya kode registrasi nasional, desa tidak akan pernah mendapatkan bantuan dan tidak akan ada dana yang dikucurkan.
“Sehingga desa persiapan ini bisa segera definitiv dan memiliki kode registrasi nasional,” ujarnya.
Selain itu, pihaknya mengimbau agar penujukan pejabat desa adalah mereka yang memiliki kapasitas dalam mengelola manajemen pemerintahan. Baik dalam hal pelayanan publik, tata kelola pemerintahan, pembangunan, serta pemberdayaan masyarakat.
“Dalam mengangkat pejabat desa tidak boleh dari kalangan pejabat fungsional, seperti guru mislanya,” ungkapnya.
Sementara itu, Bupati Lombok Tengah (Loteng), HM Moh Suhaili FT mengatakan, dengan diberikannya kode registrasi ini, diharapkan desa persiapan segera bisa menjadi definitif. Selain itu, dirinya juga mengimbau kepada semua pejabat desa untuk tetap bekerja dengan maksimal. Untuk desa induk diharapkan untuk bisa memberikan bantuan kepada desa persiapan.
“Kalau yang perlu dibantu, silahkan desa induk untuk memberikan bantuan,” ujarnya.
Ditambahkan, dengan diberikannya kode registrasi ini, jumlah desa akan bertambah menjadi 139 desa. Sehingga dengan banyaknya jumlah desa ini, diharapkan kepada semua pemerintah desa untuk lebih bisa saling bersinergi. Mengingat, saat ini banyak sekali desa yang harus berurusan dengan hukum.
“Sinergi itu harus tetap dijaga, jangan sampai ada miskomunikasi antar sesama pelayan masyarakat,” ujarnya.
Ditambahkan, pemekaran jangan hanya sebagai imbas dari banyaknya perselisihan dan anggaran yang besar. Namun, pemekaran diharapkan bisa menjadikan pelayanan masyrakat bisa lebih baik.

Selai itu, pada kesempatan yang sama, diberikan pula paket informasi kepada seluruh Camat yang ada di Loteng. (SR03)
DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc Bersama TGB.
 
 DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc Bersama Ketua DPW Partai Perindo 
DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc Bersama ketua DPW Partai PPP
DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc Bersama Tokoh Masyarakat

SUARAREVOLUSI-Pesta demokrasi Nusa Tenggara Barat Juni 2018 memang masih menyisakan satu tahun lagi untuk menggelar pesta rakyat lima tahunan ini. Calon- calon gubernur sudah menunjukkan diri dengan memasang baliho ukuran raksasa di tempat-tempat strategis untuk mensosialisasikan diri maju dalam pilkada gubernur 2018. Calon gubernur saat ini  mulai bermunculan dari berbagai kalangan seperti akademisi, politikus nasional, walikota, dan bupati. Sebut saja TGH. Ahyar Abduh wali kota Mataram, Suhaili F.T. bupati Lombok Tengah, Sunarfi dari kalangan akademisi sebagai rektor Unram, DR. H. Zulkiflimansyah,M.Sc politikus nasional.

Bagi calon gubernur NTB 2018 satu tahun merupakan waktu yang sangat singkat untuk silaturrahmi dan sosialisasi dengan masyarakat yang ada di NTB. Kurang lebih penduduk NTB hari ini berjumlah lima juta jiwa yang berada di dua pulau berbeda, pulau Lombok dan pulau Sumbawa. Ini sebagai pekerjaan rumah bagi para calon untuk langsung membersamai dan menyapa masyarakat face to face atau lebih populer dengan blusukan. Blususkan saat ini menjadi tren untuk mendompleng elektabilitas dan popularitas di tengah-tengah masyarakat. Media cetak maupun online sangat berperan penting untuk mengenal treck record para calon gubernur NTB 2018.

Politikus handal nasional yang rela turun gunung membangun daerah kelahirannya dalam melanjutkan estapet pemimpin muda cerdas sebagai ikon NTB saat ini adalah DR. H. Zulkiflimasyah,M.Sc. DR. Zul sapaan akrabnya merupakan satu-satunya calon gubernur NTB 2018 yang sudah turun langsung bersilaturrahmi dan sosialisasi ke tengah-tengah masyarakat sejauh ini. Geliat DR. Zul menuju NTB 1 menjadi buah bibir di masyarakat. Banyak masyarakat awam NTB yang belum mengenal sosok DR. Zul menjadi kenal dan sangat akrab. Sabtu tanggal 4 Februari saat silaturrahmi ke daerah Lombok Selatan Tanjung Luar masyarakat antusias atas kehadiran tokoh nasional yang bersedia hadir, diskusi atau bertukar pikiran dengan tokoh masyarakat dan masyarakat setempat.

Safari dakwah dan safari politik yang dilakukan DR. Zul di pulau Sumbawa dan pulau Lombok saat ini sangat massive. Bertemu dengan elit-elit politik NTB yang mempunyai kuasa dan power dalam mengerrekkan massa dan tentunya mempunyai kendaraan politik menjadi media untuk menyambung visi dan misi dalam membangun NTB kedepannya lebih baik dan gemilang. Elit politik yang pernah bertemu dan bersilaturrahmi dengan DR. Zul seperti ketua DPW Partai Persatuan Pembangunan (PPP) NTB, ketua DPW partai Perindo NTB, ketua DPW partai Demokrat dan banyak lagi tokoh-tokoh masyarakat yang ia sempati untuk bersilaturrahmi dalam rangka menyatukan barisan dan dukungan untuk mengikuti Pilkada NTB 2018.  

Usut punya usut DR. Zul saat di tanya oleh salah satu wartawan ketika silaturrahmi ke Lombok Selatan sabtu 4 Februari yang lalu siapa yang akan mendampingi beliau untuk maju menjadi orang nomor satu di NTB ini. Secara gamblang DR. Zul mengatakan saya akan mengikuti proses politik dengan melakukan sosialisasi ke masyarakat, ketika di tanya wakil saya serahkan sepenuhnya ke TGB. DR. Zainul Majdi yang saat ini menjadi gubernur NTB. Pemberian lampu hijau dari ketua DPW Demokrat TGB. DR. Zainul Majdi sudah lama terdengar dan sangat senter di masyarakat. Banyak kalangan yang mengatakan rektor Universitas Hamzandi Pancor Lombok Timur Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah merupakan calon yang akan dipasangkan dengan DR. Zul. DR. Zul dan Dr. Hj. Sitti Rohmi Djalilah merupakan pasangan ideal dalam mengikuti pilkada NTB 2018. Kombinasi dua partai politik yang sangat berpengaruh di NTB Partai Demokrat dan Partai Keadilan Sejahtera akankah menjadi pemenang Pilkada NTB 2018. Kita sama-sama menanti kiprah pasangan ini dalam merebut kursi nomor satu NTB. (SR01)
DR. H. Zulkiflimasyah,M.Sc
SUARAREVOLUSI-Pesta demokrasi Nusa Tenggara Barat Juni 2018 merupakan pertaruhan dan pertarungan terbuka bagi elit-elit politik NTB yang sudah mulai membaca kekuatan peta politik untuk merangkuh menjadi orang nomor satu di NTB. Strategi demi strategi di lancar kan dalam menarik perhatian masyarakat demi mendapatkan dukungan dan simpati. Janji politik memang menjadi iming-iming yang lumrah disampaikan dan dijanjikan oleh calon-calon gubernur. Calon gubernur NTB 2018 memang sudah bermunculan di berbagai macam media baik media cetak maupun media online yang ada di NTB. Baliho, pamplet, stiker dan kalender menjadi kado dan bingkisan para calon kandidat saat silaturrahmi dan sosialisasi ke masyarakat.

Persaingan menuju orang nomor satu di NTB pada pilkada 2018 memang aromanya sudah terasa panas sampai di pelosok kampung. Perang baliho calon gubernur menjadi pemandangan biasa  di tempat keramaian. Calon gubernur NTB 2018 mempunyai kesempatan dan peluang yang sama dengan calon-calon yang maju pada pilkada 2018. Tidak ikutnya inkamben atau petahana menjadi persaingan yang sangat ketat sehingga semua calon gubernur harus mempunyai terobosan dalam menarik simpati para pemilih. Kalau hanya mengandalkan figur atau ketokohan mungkin sudah tidak laku hari ini. Masyarakat butuh bukti melalui program-program yang langsung dirasakan oleh masyarakat.

Calon gubernur yang sudah tampil dan berani unjuk gigi siap bertarung pada pilkada NTB 2018 adalah sosok pemimpin muda cerdas politisi handal nasional yaitu DR. H. Zulkiflimansyah, M.Sc. DR. Zul sapaan akrabnya sangat layak diperhitungkan di kancah perpolitikan NTB saat ini. DR. Zul memang belum dikenal akrab dan masih awam bagi masyarakat NTB akan tetapi saat ini sudah mulai bergerilya ke polosok-pelosok kampung langsung membersamai dan silaturrahmi dengan tokoh masyarakat setempat. Safari dakwah dan politiknya sudah menembus baik tokoh ulama bahkan sampai  dengan elit politik di NTB. DR. Zul saat ini menjadi buah bibir di masyarakat NTB yang menanyakan tentang kiprah dan kontribusinya dalam membangun NTB. Kebanyakan masyarakat pelosok-pelosok NTB baru mengenal DR. Zul lewat baliho yang terpasang di seluruh pusat keramian. Banyak masyarakat bertanya-tanya siapa sih orang ini yang langsung tancap gas dalam menarik simpati pemilih melalui program edukasi 10.000 orang tua,guru, dan siswa se NTB yang juga DR. Zul langsung jadi pembicara dan motivator dalam program tersebut.

DR. Zul asli putra daerah kelahiran Sumbawa Besar 18 Mei 1972 saat ini masih menjabat sebagai anggota DPR RI dari Partai Keadilan Sejahtra (PKS) daerah pemilihan Banten II. Pasti banyak orang yang bertanya orang NTB dapilnya di daerah orang bukannya di tempat kelahirannya sendiri. Pertanyaan ini menjadi pertanyaan yang klasik dilontarkan oleh masyarakat. Kontribusinya pada tanah kelahirannya memang tiada tara. DR. Zul adalah pendiri Univesritas Teknologi Sumbawa yang pernah mengangkat daerah NTB di kenal di kancah internasional saat salah satu mahasiswa dari UTS memenangkan Lomba riset teknolgi di Amerika. Dari UTS sumber daya manusia NTB yang handal dan professional bisa dibangun dan bisa dikembangkan lewat universitas yang ia dirikan. DR. Zul sejak masih sekolah di tempat kelahirannya intelektualnya sangat diakui oleh sahabat dan teman sejawatnya. Berbagai lomba yang dimenangkan saat masih SMA sehingga mengantarkan dirinya menjadi wakil pertukaran pelajar antara Indonesia –Australia. Karir politik dan karir akademiknya bisa dibilang sangat gemilang. Tiga periode atau lima belas tahun menjadi anggota DPR RI dapil Banten. Didaerah orang bukan tempat kelahirannya saja menjadi anak emas dan sangat dibanggakan atas kontribusinya dalam membangun daerah pemilihannya.

 Sosok tokoh nasional yang satu ini sosok yang sederhana, bersahaja, santai. DR.Zul juga merupakan dosen Universitas Indonesia (UI) Pakar ekonomi lulusan Harvard university Amerika ini diakui oleh teman sejawat baik di parlemen atau kampusnya sosok pemimpin yang visioner dengan menggabungkan pengalaman dan intelektualitasnya dalam berkontribusi di tengah-tengah masyarakat. NTB saatnya dipimpin oleh sosok yang satu ini sehingga kedepannya NTB menjadi daerah yang sangat diperhitungkan di kancah nasional bahkan internasional. Pemimpin yang besar adalah pemimpin yang mempunyai ide dan gagasan yang besar dalam memimpin suatu daerah. Pemimpinan muda cerdas yang masih diemban oleh gubernur NTB saat ini TGB. DR. Zainul Majdi. Estapet kepemimpinannya akan di lanjutkan oleh DR. Zul menjadi langkah maju dan berkesinambungan demi kemajuan pembangunan NTB kedepannya. Pewaris intelektual muda yang disematkan kepada DR. Zul sehingga sangat layak untuk menjadi gubernur NTB periode 2018-2023. (SR01)