Select Menu

Mandalika Lombok Travel

Select Menu

Nasional

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Lensa Bicara

Ekonomi

Politik

Hukum

Budaya

Sosial

Nusantara

Olahraga

» » Pembicara Damai Indonesiaku TV One Menggemparkan Ribuan Jama’ah


suara revolusi 11.18.00 0

Ustad Azhari Nasution 


SUARAREVOLUSI-Tablik akbar yang diadakan oleh remaja Masjid Babussalam Pondok Songkar Desa Aikmual yang tergabung dalam Gerakan Pemuda Islam Desa (GPID) mendatangkan muballiq nasional yang terkenal dengan DAI Muda Indonesia malam senin tanggal 12 Maret 2017. Tablik akbar ini merupakan salah satu inisiatif tokoh pemuda Masruri, S.Pd.I yang resah dengan pergaulan anak muda zaman digital saat ini. Anak muda yang penuh dengan hura-hura dan kurang mengaktualisasi diri dengan kegiatan-kegiatan yang positif menjadi alasan utama untuk mendatangkan Ustad Azhari Nasution sang pemenang Lomba DAI Muda Pilihan ANTV 2012 dan juga di temani finalis sepuluh besar Lomba DAI Muda Pilihan ANTV 2012 Ustad Habib Fadil Muhammad dan Ustad Muhammad Hizbullah.

 Kegaiatan tablik akbar ini mengambil tema “ Meningkatkan Ukhwuah Islamiah dan Mempererat Tali Silaturrahmi. Ketua Gerakan Pemuda Islam Desa (GPID) Muhammad Saleh menuturkan juga bahwa kegiatan positif ini harus terus di tingkatkan karena anak muda kita hari ini jangan sampai tergerus dengan era media yang tendesinya menjurus ke perbuatan yang negatif. Mempilter budaya yang bisa menghancurkan moral generasi muda. Kita harus tetap isi dengan kegiatan-kegiatan yang positif supaya terus terjaga pemuda kita dari kegaiatan yang negatif tambahnya.

Dalam acara tablik akbar Ustad Fadil menyampaikan tentang  majelis ilmu dalam tablik akbar ini dinaungi banyak Malaikat, sehingga kita di anjurkan untuk banyak berdoa. Ustad Fadil juga menijazakahkan sebuah doa yang akan bisa mendatangkan uang atau rizki yang banyak kepada ribuan jama’ah yang hadir di Masjid Babussalam Pondok Songkar. Doa itu adalah doa membaca Solawat atas Nabi Muhammad SAW “ Allhummasalli ala saidina Muhammad waalasaidina Muhammad” di baca 400 kali setelah sholat isya. Doa yang di baca ini sudah banyak buktinya salah satu pesentren yang ada di Bogor menggratiskan semua santri untuk makan dan minum tuturnya. Semoga semua jama’ah yang hadir di sini mengamalkan doa ini harapnya. Setelah selesai Ustad Fadil menyampaikan ceramahnya giliran Ustad Azhari Nasution menyampaikan taujihnya kepada para jema’ah. Dengan khasnya Ustad Azhari berdehem keres untuk mengejutkan jama’ah dan langsung berselawat bersama-sama seluruh jama’ah.

Ustad Azhari menyampaikan ada 4 hal yang harus di jaga dan diperhatikan pada zaman yang penuh dengan orang yang sudah malu dalam beragama. Ke 4 hal tersebut adalah akal, agama, moral dan rasa malu. Yang pertama akal, Allah SWT memberikan kita akal untuk terus berpikir atas nikmat yang Allah berikan kepada kita semua untuk terus bersyukur. Allah menciptakan manusia dengan sebaik-baik penciptaan “fiahsanitaqwim”. Di zaman ini banyak manusia yang pintar tetapi sangat sedikit manusia yang benar. Ia menuturkan bahwa ada seorang tokoh ulama yang terkenal saat di undang di TV swasta nasional yang menyatakan ayat konstitusi lebih tinggi daripada ayat Al-qur’an. Zaman ini memang zaman di mana perang pemikiran (guzul fikr) menjadi pertarungan para pemuda islam. Ketika ulama ini nanti meninggalkan dunia jangan bacakan Al-Qur’an tetapi bacakan pancasila semua jama’ah tertawa. Agama menjadi pertaruhan zaman ini juga dimana banyak orang muslim juga yang sudah banyak meninggalkan agamanya contoh orang pakai kerudung di anggap sok suci, pakai topi dan jubah di anggap sok kearab-araban. Dimana islam dulu dianggap asing hari ini islam dianggap asing juga ketika mengamalkan agama secara kaffah atau keseluruhan tuturnya.(SR01) 

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply