Select Menu
Select Menu

Nasional

Nasional

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Lensa Bicara

Ekonomi

Politik

Hukum

Budaya

Sosial

Nusantara

Olahraga

H.ABDUL AZIM
SUARA REVOLUSI.COM-Kepusak ! Kata yang cukup populer di kalangan jamaah haji. Kata itu menjadi cap bagi jamaah haji yang tidak menemukan jalan kembali ke pemondokan (hotel penginapan). Kepusak sepertinya telah menjadi fenomena tersendiri sebagai sisi lain dari perjalanan haji. Kepusak acap menjadi momok menakutkan dan memalukan. Tentu saja setiap jamaah tak mau mengalami itu. Sayangnya, ada saja gara-gara yang bikin Anda kepusak. Meski hanya gara-gara hal amat sepele. Pengaalaman kepusak Yang saya ceritakan ini adalah contoh kasusnya. Waktu itu kami adalah serombongan jamaah, tepatnya semaktab jamaah yang jumlahnya sekitar empat ratusan orang. Pada waktu berangkat melontar, perjalananan kami terebilang lancar. Tapi, ketika dalam perjalanan pulang ke pemondokan Mina, tepatnya selepas terowongan Mina. Kisah kepusak itu bermula. Ketika itu, kami terus saja mengekor petugas pemandu arah jalan, persis seperti waktu berangkat tadi. Saya berpikir, petugas (biasanya para pelajar asal Indonesia) pemandu arah pasti sudah hapal betul semua rute jalan yang akan dilalui. Namun, apa yang terjadi ? Setelah beberapa ratus meter meninggalkan terowongan, tiba-tiba ada salah satu rombongan KBIH (Kelompok Bimbingan Ibadah Haji) yang menempuh jalur lain. Ini, sepertinya membuat sejumlah jamaah jadi gusar dan segera menceritakan hal itu. Saya pun segera mendekati salah seorang teman Anggota DPRD yang ikut dalam rombongan kami. “Lihat itu !” seru saya sambil menunjuk rombongan KBIH yang menempuh rute jalur berbeda. Teman ini langsung bereaksi dengan nada mengolok-kegirangan: “Biarin aja sudah mereka kepusak.” Di antara tawa kecilnya ia sempat berujar: “Rsain… nani jak Jerihn…. !” Lantas, kami tertawa.
Selang beberapa lama, beberapa kilo meter dari terowongan, tiba-tiba ada kejadian mengherankan. Rombongan kami tiba-tiba berbalik arah. Ada apa ini ?! Usut punya usut, ternyata si pemandu telah membawa rombongan kami ke arah rute jalan yang salah. Rute jalan yang benar adalah rombongan KBIH tadi. Jadilah rombongan kami yang ratusan jamaah itu “kepusak”. Saya penasaran, bagaimana sikap teman yang mengejek tadi. Saya langsung menyemprotnya, “Makanya, jangan suka ngeriah-mengejek ! Akibatnya, malah kita yang jadi kepusak sekarang”. Kali ini ia nyengir, “Beeelehn…. Sai surukne jari tukang penunjuk jalan kalo ndak tau jalan”. Lalu, kami tertawa lagi.
Karena yang kepusak sampai ratusan orang, termasuk petugas penunjuk jalan, menjadikan peristiwa tersebut rada aneh dan lucu. Itu sebab, semua anggota rombongan tidak mempermasalahkan kejadian ini. Sebagian besar, termasuk saya, malah menganggap ini lebih sebagai hiburan. Pengalaman kecil namun sangat mengesankan. Tak terlupakan. Tapi, jika kepusak terjadi pada kelompok kecil, tiga sampai lima atau enam orang, apalagi berdua atau sendiri, ini bisa menjadi masalah serius. Bisa menguras keringat karena kecapaian jalan mutar-mutar berjam-jam bahkan berhari-hari sampai tertolong oleh petugas atau teman sesama jamaah untuk menemukan pemondokan. 
Para Penyelenggara Ibadah Haji, terlebih Pengurus KBIH, selalu mewanti-wanti jamaahnya agar tidak kepusak. Sebab, ini tak lagi menyangkut persoalan pribadi, melainkan lebih kepada soal tanggung jawab dan kredibilitas KBIH. Salah satu yang disarankan adalah jangan terlalu sering keluar dari pemondokan (hotel). Atas alasan keamanan (tidak kepusak), Pengurus KBIH tertentu bahkan menerapkan kebijakan keras; “tidak boleh keluar dari pondok” kecuali atas izin pengurus. Tak heran, kalau perkara orang suka keluar pemondokan acap jadi biang pegejuh dan bikin jadi tak akur hubungan antar jamaah sesama rombongan. Dalam kondisi demikian, tentu penguruslah yang turun tangan jadi juru pendamai.
Memasuki Kota Mekah dan Madinah untuk berhaji, apa lagi buat pertama kali, tentu menjadikan Anda seolah berada di dunia baru. Ketika berada di tempat yang bukan jalur rute pulang-pergi ke pemondokan, seolah berada di tempat asing, seolah hilang dari kumpulan sesama rombongan jamaah. Akibatnya, memang menunda pertemuan dengan jamaah di pondok lantas disebut “kepusak”. Kalau mau bijak, kepusak itu adalah proses untuk mengenal lebih banyak tentang dunia baru bernama Mekah dan Madinah. Itu hikmah terbaik yang didapatkan. Lantas, mengapa malu kepusak ?. Wallohuaklam.***
SUARA REVOLUSI.COM-Dalam rangka menyambut tahun baru islam 1439 H, Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Loteng bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah akan menggelar berbagai macam kegiatan religi di Benchingah Adiguna Praya yang akan dilaksanakan pada hari rabu tanggal 20 September 2017 ( Malam Kamis ).
Sekretaris Daerah Kab. Lombok Tengah, HM. Nursiah, S.Sos. M.Si pada apel pagi di halaman kantor bupati menyampaikan kepada seluruh PNS lingkup Pemda Lombok Tengah untuk ikut serta pada kegiatan tersebut, Kegiatan tersebut juga akan dihadiri oleh para anak yatim dan doa bersama untuk kemajuan Lombok Tengah yang lebih maju lagi,"imbuhnya.
Ketua panitia yang sekaligus Direktur Pondok pesantren Modern Subulussalaam Gerunung, Muthiara Fachruddin menyampaikan bahwa kegiatan menyambut tahun baru islam 1439 H tahun ini semestinya akan digelar di depan masjis Agung Lombok Tengah, Namun karna berbagai pertimbangan akhirnya dipindah ke Benchingah Adiguna Praya.
Kegiatan Menyambut datangnya tahun baru islam akan dilaksanakan mulai rabu sore sampai malam kamis dengan berbagai macam kegiatan, diantaranya Pembacaan doa akhior tahun, Sholat Magrib Berjamaah, Pembacaan doa Awal tahun, Pembacaan Surat Yasin, Sambutan Bupati dan berbagai persembahan dari para santri Subulussalaam Gerunung.
Peserta dalam acara menyambut tahun baru islam 1439 H ini, melibatkan seluruh siswa dan guru SMP?MTs, SMA/MA dan SMK Negeri/Swasta dalam wilayah kota praya dan kecamatan praya tengah serta masyarakat sekitar, sambung Teteh Muthiara#Jp
Drs H.Lalu Herdan,M.Si
SUARA REVOLUSI.COM- Dalam rangka memperingati hari jadi Kabupaten Lombok Tengah Ke 72 tahun 2017, Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah demi memeriahkan HUTLoteng Ke 72 tersebut  telah menyiapkan  32 macam rangkaian kegiatan yang akan digelar sebelum dan sesudah hari H ulang tahun yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2017 nanti.
Kegiatan pertama yang akan digelar adalah acara Rahman Rahim Day yang akan dipusatkan di Masjid Agung Lombok Tengah. Acara Rahman Rahim Day nantinya akan mendatangkan seluruh  Anak yatim dan piatu dari semua Desa dan Keluran di gumi Tatas Tuhu Trasne.
Kabag Humas dan Protokol Setda Loteng, Drs. H.Lalu. Herdan. M.Si menyampaikan bahwa kegiatan Rahman Rahim Day juga akan dihadiri oleh Qori Internasional dan Imam besar Mekkah yang rencananya akan datang pada tanggal 13 Oktober 2017. IJp

SUARAREVOULIS-Pariwisata NTB menjadi salah satu proyek nasional yang dikembangkan oleh pemerintah pusat. Pulau Lombok khususnya Lombok Tengah bagian selatan dipilih sebagai daerah 10 destinasi percepatan ekonomi nasional melalui sektor pariwisata. Lombok terpilih menjadi top three dari 10 destinasi prioritas, Lombok NTB dengan Mandalika atau KEK, Danau Toba Sumatra Utara dan Candi Borobudur Jawa Tengah. Sirkuit Motor GP yang sedang dibangun di kawsan KEK menjadi salah satu daya tarik baik wisatawan domestik maupun mancanegara untuk menonton secara live  Valentino Rosi, Marquez dan lainnya.

Percepatan pertumbuhan ekonomi melalui sektor pariwisata menjadi salah satu alternatif yang sedang menggeliat di NTB saat ini. Sektor pariwisata menjadi  andalan pertumbuhan ekonomi di NTB saat ini. Berbagai macam penghargaan dirangkuh dari sektor ini. Dampak ekonomi dari pariwisata multiply effect ke sektor-sektor yang lainnya seperti pertanian, perkebunan, transportasi dan akomodasi.

Saat ini viral di sosial media (sosmed) masalah retribusi masuk ke destinasi wisata pantai Pink yang terasa sangat memberatkan bagi para pengunjung. Pantai pink merupakan salah satu pantai yang lagi naik daun dengan pasirnya yang berwarna pink. Para pengunjung mengeluhkan retribusi masuk ke pantai pink yang mahal tanpa pasilitas yang memadai. Tourist mancanegara dikenakan biaya lima puluh ribu perorang, pengunjung luar daerah sepuluh ribu perorang dan pengunjung lokal lima ribu perorang.

Calon gubernur Dr. H. Zulkieflimansyah saat ditanya via handphone masalah isu retribusi masuk ke pantai pink yang dirasakan mahal. Dr. Zul sapaan akrabnya menanggapinya dengan santai, retribusi masuk ke salah satu destinasi wisata tidak masalah mahal akan tetapi harus balance dengan uang yang dikeluarkan oleh para pengujung seperti  fasilitas yang disediakan oleh pengelola pantai pink harus memadai dan layak seperti toilet,  tempat bilas dan tempat ibadah. Jangan sampai bayar double sudah masuk bayar mahal dan masuk toilet atau tempat bilas bayar lagi tuturnya. Dr Zul menambahkan retribusi itu juga harus jelas peruntukkannya  kemana saja supaya masyarakat dan pengolala sama-sama merasakan dampak ekonominya tutupnya.(SR01)

Dr. H. Zulkieflimansyah
SUARAREVOLUSI-Pesta demokrasi lima tahunan NTB sudah mulai dengan entrik-entrik manuver calon gubernur dalam menghadapi Pilkada NTB 2018. Semua partai kontestan sudah mulai memanas kan mesin politiknya. Dari satu partai ke partai yang lain saling konsolidasi dalam mencapai kesepakatan dalam mengusung paket calon gubernur dan wakil gubernur dalam menghadapi Pilkada NTB yang sudah didepan mata. Beberapa bulan lagi pesta politik lima tahunan ini akan dihelat tepatnya Juni 2018.


Calon gubernur yang diusung partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTB untuk tampil dalam kontestasi Pilkada NTB 2018 yaitu Dr. H. Zulkieflimansyah. Saat ditanya tentang  pinangan menjadi nomor dua dari salah satu tim kandidat gubernur sebelah, Dr. Zul sapaan akrabnya membenarkan adanya tim dari salah satu kandidat pernah bertemu dan berdiskusi. Dr. Zul lebih lanjut menceritkan kronologisnya. Semalam ada Tim salah satu kandidat yang bertemu dengan saya. Karena saya sudah anggap kenal baik ya saya temui dengan apa adanya. Dan ketika meminta saya untuk menjadi nomor 2, karena saya merasa kenal baik ya saya langsung menolaknya dengan suasana yang santai-santai saja. 

Mudah-mudahan ini jangan di maknai sebagai sebuah kesombongan atau tidak tahu diri karena buat saya,ini bukan semata-mata untuk memperoleh posisi. Saya jelaskan bahwa posisi politik saya sangat jelas bahwa saya ingin NTB itu ada sebagai provinsi bukan ada Pulau Lombok dan ada Pulau Sumbawa nya. Lagi pula cara berpolitik saya juga sederhana saja. PKS sudah memutuskan sederhana, kalau PKS dapat jatah Calon Gubernur ya saya calonnya. Kalau PKS karena pertimbangan elektabilitas, pertimbangan koalisi dll dapat wakil Gubernur ya Johan Rosihan orangnya.  Saya bahkan siap juga kalau di putuskan mitra koalisi tidak maju dan tidak dapat apa-apa ya oke-oke saja. Kalau ini di sebut over pede (percaya diri) mungkin juga, tapi buat saya karena ini sederhana dan jabatan ini tidak merasuki hati yang berlebihan sehingga kehilangan akal sehat dan kejernihan dalam berfikir tuturnya. (SR01)

SUARAREVOLUSI-Acara temu alumni lintas generasi pondok pesantren Darul Muhajirin Praya Lombok Tengah yang dihelat di Lesehan Dinni Gerimak Sabtu 9 september 2017 berlangsung khidmat. Dalam acara temu alumni itu panitia mengundang Dr. Zulkieflimansyah untuk berbicara atau sharing tentang pemberdayaan ekonomi alumni dalam menghadapi masyarakat ekonomi Asean. Dr Zul merupakan pakar ekonomi industri lulusan Inggris yang sudah banyak berkecimpung di tingkat nasional dan internasional.

Dalam acara temu alumni yang dihadiri lebih dari dua ratusan alumni Dr. Zul memberikan suntikan motivasi dalam menghadapi dunia global saat ini. Sebelum menyampaikan pidatonya Dr. Zul memberikan warning kepada para peserta untuk tetap fokus. Sebaiknya bicara di depan publik itu kurang dari tujuh menit walaupun yang dibicarakan itu mengasikkan akan tetapi sebaiknya bicara tujuh menit saja, setelah tujuh menit biasanya sibuk dengan HP atau gadget dan lainnya.

Sebelum saya berbicara lebih jauh saya mau cerita, karena kalau orang Amerika bisa menolak fakta akan tetapi tidak bisa menolak cerita. Dua orang eksekutif yang mencari ketenangan dengan mejauhi keramian untuk bermain Golf. Setelah menemukan tempat sesuai dengan yang diinginkannya mereka bermain golf. Salah satu eksekutif ini memukulkan bola golfnya terlalu keras sehingga bola golfya masuk ke hutan. Konon ceritanya dihutan ini masih sangat angker dengan binatang buasnya.  Dua eksekutif ini mencari bola golfnya tepat didepan bola golfnya ada macan. Salah satu eksekutif ini sibuk membuka sarung tangannya, sepatunya dan temannya bertanya mengapa kamu membuka sarung tangan,dan sepatumu, dia bilang supaya saya bisa lari lebih kencang dari kamu ketimbang kamu masih sulit berlari dengan sarung tangan dan sepatumu walaupun macan itu larinya lebih kencang daripada kita. Hikmah dari cerita ini adalah masyarakat NTB saat ini harus berlari lebih kencang dalam bergerak, MEA tidak perlu diseminarkan akan tetapi harus dihadapi dengan mengupgrade pemikiran dan kapasitas.

BACA JUGA:


Alumni muhajirin saat ini harus banyak sekolah ke luar negeri untuk menuntut ilmu supaya akan terasa bangga menjadi bangsa Indonesia. Orang Lomba,Sumbawa, Bima, Dompu yang kuliah ke luar negeri tidak pernah saya temukan susah karena punya skill mengaji dan azan. Kalau diluar negeri bisa mengaji dan azan banyak dapat zakat dan sedakah dari pejabat Indonesia yang bekerja disana.  Saat ini alumni muhajirin harus kuat spritual dan ekonominya jangan sampai yang dikatakan Robert Kiyosaki “orang Asia pintar spritual miskin ekonomi”. Menurut Dr Zul paradigma ini harus dirubah anak pesantren harus jago science, teknologi dan ekonomi. Jangan sampai anak pondok pesantren hanya jago hapal hadist dan al-qur’an akan tetapi saat ini harus mengusai ekonomi. Anak pesanteren harus sudah mengenal tentang per-Bank kan, modal, saham dan lain-lainnya tutupnya. (SR01)  
Sebelah Kiri Prof. Dr. Lukmanul Hakim dan Sebelah kanan Dr. Zulkieflimansyah
SUARAREVOLUSI-Acara reuni yang di adakan oleh alumni lintas generasi pondok pesantren Darul Muhajirin Praya Lombok Tengah sabtu 9 september 2017 di lesehan Dini Grimak memberikan kesan dan semangat yang mendalam. Dalam kesempatan tersebut  Prof. Dr. Lukmanul Hakim memberikan motivasi dan sekaligus nasehat kepada dua ratusan alumni yang sempat hadir. Sebelum menyampaikan taujih atau nasehatnya pujian langsung diberikan kepada Dr. Zulkieflimansyah yang diundang sebagai pembicara juga pada acara reuni tersebut. Prof Lukman memuji dengan mengatakan Dr. Zul merupakan calon pemimpin masa depan yang disambut langsung oleh tepuk tangan alumni.

Prof. Lukman menyampaikan bahwa almarhum TGH Najamudin sebagai tokoh sentral dan top leader  pondok pesantren Darul Muhajirin Praya yang mempunyai akses yang luar biasa ke pemerintah daerah maupun pusat dan hari ini alumni harus mandiri mencari akses-akses tersebut dan alumni juga jangan sampai manja dengan akses yang ada saat ini akan tetapi harus melebarkan sayap lebih jauh lagi.

 Alumni muhajirin harus mandiri secara finansial, sejahtera bersama saling bahu- membahu antar alumni imbuhnya. Saat ini pondok pesantren Darul Muhajirin Praya memilki lebih dari 100 majelis pengajian yang harus diperbadayakan kesejahteraan ekonominya seperti membuatkan kopreasi dan lainnya. Prof. Lukman sangat mewanti-wanti jangan sampai majelis-majelis pengajian dibuat pasar politik sesaat akan tetapi lebih ke link and match dalam membangun usaha bersama pejabat publik yang ada. Keberkahan hidup ini harus dicari dengan berusaha, selesai sholat langsung mencari rizki dan terus bergerak, jangan ibadah zikir saja kesolehan pribadi akan tetapi khasanah untuk kemandirian ummat melalui pemberdayaan ekonomi tutupnya. (SR01)
SUARA REVOLUSI.COM-Wakil Bupati Lombok Tengah L. Fathul Bahri S.IP Kamis(7/9) membuka Pemilihan Terune Dedare dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun Kabupaten Lombok Tengah yang ke 72 bertempat di halaman Kantor Bupati Loteng. Hadir pada acara tersebut Dandim 1620,Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Guru pendamping serta 250 peserta Pemilihan Terune Dedare yang telah diseleksi awal.

Wakil Bupati L.Fathul Bahri dalam arahannya mengatakan, 250 peserta yang berasal dari siswa dan umum ini merupakan generasi penerus yang nantinya melanjutkan pembangunan. Dimana, saat ini berbagai infrastruktur sedang dibangun, salah satunya Poltekpar," Silahkan nantinya adik adik yang mau sekolah disana akan diberikan ilmu untuk kemajuan pariwisata, dan lapangan pekerjaan akan banyak nantinya dengan kehadiran KEK Mandalike." Jelasnya

Sementara itu Ahmad Rivani Ketua Paguyuban Terune Dedare dalam laporannya mengatakan, 250 peserta tahun ini merupakan hasil seleksi awal yang telah dilaksanakan oleh Tim." Dari 728 peserta kita mendapatkan 250 yang lulus seleksi awal. Dan nantinya akan terus dilakukan pembekalan dan pengujian sehingga nantinya pada puncak acara akan mendapatkan 10 Finalis Terune Dedare." Terang Ivan. ( Lis)
Bupati Loteng dan Para Pemain yang mewakili NTB 
SUARAREVOLUSI-Bupati Lombok Tengah, H. Moh Suhaili FT melepas langsung kontingen liga pelajar di pendopo bupati 4 September 2017. Kontingen dari Loteng merupakan juara liga pelajar se- NTB yakni liga U-12, liga U-14, dan juara liga pelajar U-16 yang semuanya berasal dari Gumi Tatas Tuhu Trasna. Kontingen tersebut selanjutnya akan bertanding di tingkat nasional di Magelang dan Jogyakarta pada tanggal 5 sampai 9 September 2017. 

Dalam sambutannya Bupati berharap kepada semua elemen masyarakat Lombok Tengah untuk memberikan dukungan berupa doa supaya kontingen sepak bola yang mewakili NTB ini dapat bertanding dengan baik dan tentunya juara di kancah nasional.

Bupati menambahkan kegiatan ini sebagai ikhtiar dalam menambah ilmu, skill  dan pengetahuan bagi anak-anak sehingga akan menghasilkan pemain-pemain terbaik dari Lombok Tengah Kedepannya dan  diharapkan juga dapat menghasilkan pemain terbaik nasional maupun internasional dari Lombok Tengah,"harapnya.(JP).

SUARAREVOLUSI-Calon gubernur dan wakil gubernur pada pilkada NTB 2018 tepatnya 27 juni 2018 sudah terlihat jelas siapa yang akan melanggeng maju pada pesta lima tahunan ini. Calon-calon yang sudah terlihat walaupun perjalanan politik masih sangat dinamis akan tetapi bisa diterawang yang akan maju menjadi NTB 1 seperti Ali BD, H. Ahyar Abduh, Dr. Zul, Suhaili, dan L. Rudy.  


Calon gubernur NTB yang sudah mulai dengan kontribusi nyata dalam membangun NTB salah satunya adalah  Dr. H. Zulkieflimansyah. Dr. Zul sapaan akrabnya akan menjadikan NTB menjadi pusat industri nasional. Saat ditanya tentang industri Dr. Zul menyatakan banyak orang sering meyangka industrialisasi itu prosesnya gampang akan tetapi harus disiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) NTB yang handal untuk mewujudkannya itu.

 BACA JUGA: 

Dalam mewujudkan industrilaisasi tidak cukup dengan pepesan kosong tanpa action yang nyata dalam menyiapkannya melalui infrastrukturnya yang dimulai dari tingkat dasar sampai dengan perguruan tinggi. Dr. Zul menambahkan alhamdulillah saya sudah memulainya sejak empat tahun yang lalu dengan membangun TKIT, SDIT, SMPIT, SMAIT, SMK Berbasis Pesantren dan Pelaku Industri, Universitas Teknologi Sumbawa (UTS), IISBUD, AKOM, dan Science dan Techno Park (STP). Sekarang kita tidak sedang berbicara teori dan mimpi akan tetapi kita sedang mengawal sebuah perubahan besar yang sedang menggeliat di timur Indonesia yaitu di Nusa Tenggara Barat (NTB) tutupnya. (SR01) 


SUARAREVOLUSI-Momen  Idul Adha atau lebih dikenal dengan hari raya qurban menjadi momen yang sangat sakral bagi seluruh ummat muslim sedunia. Momen berbagi daging qurban menjadi ciri khas setiap tahunnya kepada setiap orang yang berhak menerimanya. 

Idul Adha 1438 H tahun 2017 ini bagi DASI Loteng mempunyai berkah tersendiri, berkah mengajak masyarakat terus berbagi kebahagian bersama masyarakat. Tujuan utama dari qurban sebenarnya adalah bagaimana seorang hamba yang rela membeli sapi atau kambing untuk di-qurbankan dengan tujuan berbagi pada umumnya akan tetapi wabil khususnya adalah memotong sifat kebinatangan pada setiap manusia yang ber-qurban sehingga mansia yang ber-qurban tidak mempunyai sifat yang tercela. 

Menurut Ketua DASI Loteng Sawaluddin,S.Pd mengatakan hari raya qurban tahun ini alhamdulillah masyarakat Loteng khususnya sudah ada peningkatan dari tahun sebelumnya yang ber-qurban semakin banyak tuturnya. Semoga momen Idul Adha momen dimana masyarakat tidak hanya menginfkkan sebagian harta sekali setahun akan tetapi rutin untuk terus berbagi kepada masyarakat harapnya.(SR01) 

SUARAREVOLUSI-Calon gubernur NTB yang diusung oleh Partai Keadilan Sejahtera (PKS) NTB dengan jargon terbarunya “Hadir untuk Mengatasi Kemiskinan dan Pengangguran yaitu Dr. H.  Zulkieflimansyah, SE, M.Sc yang merupakan salah satu tokoh nasional, anggota DPR RI dan juga pakar ekonomi industri lulusan Inggris. Kemampuan dan kapabilitasnya dilevel nasional bahkan internasional tidak diragukan lagi. Menurut sabahat dan sekaligus gubernur NTB Dr. Zainul Majdi baru-baru ini memuji Dr. Zul dengan menyebutkan “Beliau (Dr. Zul) punya ide dan gagasan besar serta komitmen mewujudkannya”. Pujian tersebut bisa jadi dukungan terhadap Dr. Zul yang akan ikut kontestasi Pilkada NTB 2018 dan lebih-lebih sangat senter diisukan akhir-akhir ini akan dipasangkan dengan kakak kandung TGB yaitu Dr. Siti Rohmi.  

BACA JUGA : 



Saat ditanya strategi  apa yang akan dilakukan untuk mencegah kemiskinan dan pengangguran  di NTB,  Dr. Zul menuturkan bahwa salah satu cara untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran adalah salah satunya melalui industrialisasi, industrialisasi di sini tidak  harus identik dengan pabrik-pabrik besar yang penuh limbah yang tak bersahabat dengan lingkungan akan tetapi lebih ke industrialisasi yang diartikan sebagai proses peningkatan produktivitas dan nilai tambah suatu barang. Pakar ekonomi industri ini menambahkan industrialisasi adalah keberanian untuk berani merambah industri pengolahan, pengolahan pastinya membutuhkan sentuhan teknologi. Bukan wacana dan retorika kosong belaka, saat ini di kampus UTS, Science dan Tech no Park dan di SMK Al Kahfi mendorong tumbuhnya pelaku-pelaku industri dan tentunya dampak ekonomi nya sangat besar pengaruhnya. SMK Al-Kahfi saat ini mempunyai industri pengolahan air minum sendiri. Jalan panjang memang selalu di mulai dengan langkah pertama tutupnya. (SR01)


SUARAREVOLUSI-Para kaum melinieal sebutan bagi para pegiat sosial media.  Sosial media saat ini menjadi ajang aktualisasi para pegiat sosial media terutama Facebook.  Facebook menjadi salah satu hiburan yang tiada habisnya, like, komentar dan bagikan menjadi featur yang tidak lepas dari Facebook. Sumber informasi yang sangat cepat dan akurat Facebook menjadi salah satu pilihan dalam menggali informasi.

Geliat calon gubernur NTB 2018 membuat opini publik melaui facebook sangat masive saat ini. Calon gubernur yang menjadi media darling terutama facebook yaitu Dr. Zulkieflimansyah dengan berbagai inspirasi, visi dan misinya dalam membangun NTB tidak akan pernah terlewatkan diwall (dinding) para penyuka facebook di NTB. Dr. Zul juga menjadi magnet yang terus diperbincangkan baik yang pro maupun kontra, sehingga tidak heran di semua survie online selalu menjadi pemenang. Survie yang dibuat oleh salah satu portal berita online Radar Lombok Dr. Zul menempati urutan pertama. Survie terbaru saat ini strawpoll.com https://strawpoll.com/yp469bry#.WafNqjxfMas.facebook dengan pertanyaan “Jika hari ini pemilihan gubernur dan wakil gubernur NTB 2018-2023 pasangan calon siapa yang akan anda pilih? Dr Zul yang berpasangan dengan Siti Rohmi masih menjadi pemenang survie dengan persentasi 57 .01 % dengan jumlah pemilih 667 dan urutan kedua ditempati pasangan Rudy-Amin dengan persentasi 38,46% dengan jumlah pemilih 450.

Menurut pegiat sosial media  dan penulis Iwan Wahyudi saat ditanya via handphone menuturkan bahwa sosial media saat ini menjadi media utama para kaum muda melek teknologi dalam mengakses informasi, apa lagi saat ini menjelang pesta lima tahunan NTB 2018 masyarakat bisa menilai track record, kapasitas dan kapabilitas para calon gubernur melalui gadget masing-masing yang tidak butuh lagi ketemu sama sang tokoh. Menanggapi salah satu calon yang terus menjadi pemenang saat survie online Dr Zul, Iwan menambahkan Dr Zul saat ini konsen menggarap kaum melenial atau new voters (pemilih pemula) untuk ikut langsung terlibat dalam kancah perpolitikan NTB yang cerdas dan selektif dalam memilih pemimpin yang menjadi tolak ukur keberhasilan pembangunan NTB kedepannya dan  melingkupi hajat hidup orang banyak.  Memilih hewan Qurban saja harus selektif apa lagi memilih pemimpin NTB tutupnya. (SR01)