Select Menu

Mandalika Lombok Travel

Select Menu

Nasional

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Lensa Bicara

Ekonomi

Politik

Hukum

Budaya

Sosial

Nusantara

Olahraga

» » TGH. Ruslan Gunawan,L.C : Tokoh Agama Yang Talk More Do More


suara revolusi 09.05.00 0

TGH. Ruslan Gunawan,L.C 
SUARAREVOLUSI-Pulau Lombok yang terkenal dengan pulau seribu masjid menjadi keberkahan tersendiri bagi pulau mungil kecil yang penuh rahmah ini sehingga banyak orang mengaguminya sebagai pulau sepotong firdaus. Baru-baru ini tokoh agama internasional alumni Al-Azhar Kairo Mesir mengadakan konferensi di Lombok NTB yang menghasilkan gubernur NTB Dr. Zainul Majdi,MA terpilih secara aklamasi sebagai ketua alumni universitas tertua di dunia yang sebelumnya diketuai oleh Prof. Qurais Sihab.

Tokoh agama banyak lahir di pulau ini sehingga tidak heran Lombok tidak hanya terkenal dengan pulau seribu masjid tetapi juga terkenal dengan seribu pesantren dan seribu tokoh agama. Di NTB khususnya di Lombok, tokoh agama biasanya di panggil dengan sebutan Tuan Guru Haji (TGH). Sebutan TGH mempunyai nilai yang sangat sakral di tengah-tengah masyarakat Lombok.  Biasanya seorang TGH mempunyai majelis taklim, pondok pesantren, sekolah, ormas  dll.

Seorang tokoh agama muda yang merupakan salah satu alumni Al-Azhar Kairo Mesir tahun 2007 yang luput dari media mainstream yaitu TGH. Ruslan Gunawan,L.C. TGH. Ruslan Gunawan,L.C merupakan tokoh agama muda revolusioner yang tidak hanya pandai menyampaikan pengajian atau ceramah di masyarakat akan tetapi mampu mengaplikasikannya dalam kehidupan bermasyarakat. Sebagai pendiri dan direktur Dhiaul Fikri Islamic Boarding School salah satu menjadi bukti nyata dalam membangun peradaban di NTB yang lebih mengedepankan nilai agama sebagai dasar pembangunan ummat yang berkarakter islami ditengah-tengah era milenial yang kebanyakan orang meninggalkan nilai-nilai agama dalam berbuat. Salah satu Istilah di iklan rokok yang mengatakan “Talk Less Do More (sedikit bicara banyak kerja ) akan tetapi bagi TGH. Ruslan Gunawan,L.C Talk More Do More (banyak bicara banyak kerja)  lebih baik serta memberikan tauladan kerja nyata di masyarakat secara aplikatif.  

Ditengah-tengah kesibukan menjadi pimpinan pondok pesantren yang ia dirikan, ia sempatkan diskusi ringan dan memberikan wejangan yang penuh hikmah pada saat wartawan suararevolusi berkunjung ke rumahnya. Low profile serta semangat darah muda yang masih melekat pada diri  TGH. Ruslan Gunawan,L.C dalam berkontribusi membangun peradaban melalui sektor pendidikan yang ia tekuni.Tidak hanya berkutat di dunia pesantren TGH. Ruslan Gunawan,L.C dipercaya menjadi tangan kanan oleh yayasan timur tengah Qatar Foundation dalam membantu masyarakat NTB.

Di seantero NTB TGH. Ruslan Gunawan,L.C membantu masyarakat melalui program pembangunan sarana ibadah seperti masjid, musholla, MCK dan sarana pendidikan lainnya. Memberikan solusi ke ummat saat ini menjadi solusi konkrit ditengah krisis dana dan pembangunan yang melanda saat ini. Bagi TGH. Ruslan Gunawan,L.C membantu masyarakat tidak harus dari uang kantong kita sendiri akan tetapi juga kita bisa membukakan akses ke masyarakat melalui yayasan yang konsen bergerak pada bantuan penyediaan sarana ibadah. Membantu dengan melibatkan masyarakat menjadi nilai lebih dalam menggerakkan masyarakat di tengah masyarakat yang sudah meninggalkan  kebiasaan gotong royong. Swadaya masyarakat dalam membangun sarana ibadah lainnya menjadi salah satu strategi TGH. Ruslan Gunawan,L.C.

Kita hidup pada era digital yang penuh tantangan dan persaingan. Strategi menjemput bola menjadi alternatif saat ini, jika menunggu bola dioper, akan terlalu lama, sehingga orang-orang  muda ini harus lebih agresif dan peka dengan keadaan sekitar dan butuh lebih banyak belajar. Kekuasaan itu harus direbut dan diperjuangkan. Tidak ada kekuasaan  didapat melalui sim-sala-bim akan tetapi perjuangan menjadi sunnatullah.

Saat wartawan suararevolusi memberikan statemen dan pertanyaan Tuan Guru Ruslan cocok menjadi seorang pemimpin yang mirip dengan satu almamater di Al-Azhar yaitu Gubernur NTB Dr. Zainul Majdi,M.A dengan senyum khasnya ia merespon, jadi pemimpin di pemerintah itu sudah jadi takdir yang diatas, yang penting sekarang kita sebagai generasi penerus harus menyiapkan diri baik secara kapasitas keilmuan dan finansial pastinya karena menjadi calon Gubernur, Bupati, Wali Kota, Anggota DPR. DPRD membutuhkan dana yang tidak sedikit tambahnya. Saat di tanya kalau tuan guru di takdirkan menjadi salah satu jabatan seperti Gubernur, Bupati, Wali Kota, Anggota DPR, DPRD gimana? Iya kita ambil, itu kan amanah dengan senyum dan sambil tertawa akrab. Orang baik yang memimpin suatu negeri maka negeri itu akan berkah, akan tetapi suatu negeri dipimpin oleh orang yang tidak taat agama dan mengakui diri jadi Tuhan kan susah, seperti zaman Nabi Musa, saat Firaun menjadi pemimpin. Kita semua punya masa, sekarang kita tinggal ambil momentum itu tutupnya. (SR01)

«
Next
Posting Lebih Baru
»
Previous
Posting Lama

Tidak ada komentar

Leave a Reply