Select Menu

Mandalika Lombok Travel

Select Menu

Nasional

Gambar tema oleh konradlew. Diberdayakan oleh Blogger.

Lensa Bicara

Ekonomi

Politik

Hukum

Budaya

Sosial

Nusantara

Olahraga



SUARAREVOLUSI-Musyawarah kerja wilayah Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) Nusa Tenggara Barat ke-I di Lesehan Green Asri, Mataram, Ahad (18/2/18) berlangsung sukses. Pertemuan yang dihadiri oleh sejumlah pengurus KA KAMMI NTB beserta beberapa pejabat daerah serta pengusaha ini menghasilkan beberapa rekomendasi. 

Musyawarah kerja wilayah Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) NTB yang mengambil tema “Memantapkan peran KA KAMMI dalam mendorong lahirnya pemimpin yang berjiwa muslim negarawan untuk NTB yang maju dan berperadaban” dibuka oleh ketua KA KAMMI NTB, Abdul Hayyi Zakariya, S.Pd.

Rakerwil tersebut menghasilkan lima rekomendasi sebagai berikut:

1.    KA KAMMI NTB mendesak kepada semua komponen Bangsa Indonesia untuk mempertegas komitmen kebangsaan dan keindonesiaan dalam rangka menjaga keutuhan NKRI.

2.     KA KAMMI NTB menghimbau kepada seluruh masyarakat NTB agar dalam menghadapi pilkada 2018 dan PILEG/PILPRES 2019, seluruh kelompok-kelompok kepentingan TIDAK MELAKUKAN upaya-upaya yang dapat menimbulkan perpecahan Masyarakat NTB.

3.  KA KAMMI NTB memerintahkan kepada seluruh anggota KA KAMMI NTB untuk mensosialisasikan dan bergabung dengan relawan-relawan untuk memenangkan H. Fahri Hamzah, SE dan Anis Matta, Lc sebagai calon Presiden RI 2019-2024.

4.      KA KAMMI NTB mendesak kepada pemerintah daerah untuk meningkatkan kebijakan yang pro pada usaha kecil menengah.

5.    KA KAMMI NTB mendesak kepada pemerintah daerah untuk mengoptimalkan UU perlindungan anak.(SR01)
SUARAREVOLUSI-Diskusi Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) NTB di Bandini Koffie, Mataram (19/02) berjalan sukses. Pemateri dalam diskusi ini adalah Fahri Hamzah, SE (Wakil ketua DPR RI, Presiden KA KAMMI dan calon presiden yang disung oleh Mukernas KA KAMMI). Diskusi yang dimulai pada jam 15.30 WITA sampai 18.30 WITA ini dihadiri oleh Pengurus KA KAMMI NTB, jajaran pemerintah daerah, anggota DPRD, aktifis ormas islam di NTB, Aktifis lintas Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) se NTB, penggiat media, mahasiswa dan masyarakat umum.


Diskusi Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KA KAMMI) NTB ini mengambil tema “Menjemput Pemimpin dan Arah Baru Indonesia” dibuka oleh oleh ketua KA KAMMI NTB, Abdul Hayyi Zakariya, S.Pd. Dalam sambutannya, Bang Hayyi, begitu panggilan akrab ketua KA KAMMI NTB, menyampaikan bahwa diskusi ini dilakukan untuk  melakukan transfer ide kepada masyarakat agar memahami persoalan bangsa Indonesia. Dan salah satu tokoh yang memahami tentang persoalan bangsa Indonesia, salah satunya adalah Fahri Hamzah, SE.

Fahri Hamzah, SE yang diusung juga oleh KA KAMMI untuk menjadi capres, selain M Anis Matta, pada pilpres 2019-2024 juga menjelaskan narasinya tentang Indonesia di masa mendatang. Bagi FH, Indonesia mengalami siklus koreksi secara berkala setiap 20 tahun. Setiap 20 tahun, bangsa Indonesia mengevaluasi dan menentukan arah baru pergerakan nya

Kini, Indonesia memasuki masa 20 tahunnya lagi, dan akan melakukan evaluasi dan koreksi terhadap perjalanannya. Karena itu, ide Arah Baru Indonesia adalah judul utama atas upaya untuk meluruskan perjalanan sejarah bangsa.Indonesia harus merefleksikan kembali arah nya, mengoptimalkan seluruh sumber dayanya, untuk menatap ke depan, membawa terbang Indonesia menuju kejayaan.

Tak mungkin dibiarkan, menjual aset dan sumber daya alam Indonesia dengan harga yang murah, demi kepentingan rente elite. Tak mungkin dibiarkan, bangsa ini terjebak dalam lingkaran kemiskinan dan penderitaan; padahal negeri ini sangat kaya; lautnya kaya, daratannya kaya, hutannya kaya.

Memasuki 2018, setelah 20 tahun reformasi; inilah saatnya untuk meneguhkan kembali khittah konstitusi kita, mewujudkan kesejahteraan umum dan meningkatkan kecerdasan bangsa. Inilah saatnya untuk meluruskan arah bangsa, menyusuri Arah Baru Indonesia.(Sr01)
SUARAREVOLUSI-Kesehatan menjadi suatu yang sangat berharga yang tidak bisa dibeli dengan apapun oleh manusia, sehingga menjaga kesehatan menjadi kewajiban setiap individu masyarakat. Menurut ketua panitia Muhammad Zaki saat ditannya lebih lanjut menuturkan bahwa lebih baik mencegah daripada mengobati sehingga sedini mungkin kita sosialisasikan pentingnya menjaga kesehatan ucapnya sabtu 17/02/18. Zaki menambahkan acara penyuluhan kesehatan mengangkat tema "Kita Sehat Indonesia Kuat"  penyuluhan kesehatan ini bersama kemitraan Desa Jago dan BPJS Praya dan juga pematri dari Dinas Kesehatan dan pihak BPJS ungkapnya. 

Dalam acara pembukaan penyuluhan kesehatan Ketua Cabang DASI Loteng Sawaluddin mensosialisasi program-program unggulan DASI dihadapan masyarakat desa Jago sekitar 100 orang peserta. Ketua DASI Loteng memaparkan program menuju kampung zakat yang sedang  dibranding yang Insya Allah ada di desa Jago sebagai percontohan. Kampung Zakat salah satu upaya untuk memotivasi masyarakat dalam berbagi dan merasakan akan manfaat pengelolaan dana yang tepat sasaran khusus di desa-desa yang dijadikan desa binaan DASI Loteng nantinya.(SR01)
Taufan Rahmadi Ketika Sedang Memaparkan Pariwisata Halal 
SUARAREVOLUSI-Jakarta - Hari Kamis (15/2/18), Taufan Rahmadi memaparkan usulan dan konsep tentang Pariwisata Halal untuk rencana pengembangan Pariwisata Halal di Jakarta. Pemaparan ini di lakukan langsung di Balai Kota DKI Jakarta, di hadapan bapak Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

Pemaparan ini dimulai sejak pukul 7.30 WIB ini, dengan isi usulan antara lain adalah rencana JAKARTA 2021 "Integrated World Class Halal Tourism Destination", yaitu sebuah rencana besar untuk menjadikan Jakarta sebagai kawasan wisata halal terpadu kelas dunia, sebagai pengembangan pasar pariwisata dan positioning Jakarta sebagai ikon baru pariwisata halal dunia.

Usulan  yang diberikan Taufan sapaan akrabnya  disambut baik oleh bapak Sandiaga Uno, dengan setuju untuk mempercepat setidaknya 3 prioritas pengembangan Pariwisata untuk Jakarta, yaitu pengembangan Kepulauan Seribu sebagai solusi pariwisata bahari, mewujudkan Halal Shopping Mall & Culinary, serta menjadikan 1000 Halal Certified Guide sebagai standar baru pariwisata Jakarta.

"Mewujudkan Pariwisata Halal Jakarta 2021 itu sangat realistis. Kita punya momentum untuk wujudkan itu, karena kita di Jakarta akan punya sejumlah festival budaya. Bahkan kalau perlu, Pariwisata Halal Jakarta diwujudkan lebih cepat. Sebelum 2021", tandas Sandi menanggapi usulan Taufan.

Semoga sambutan baik dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta atas usulan  dalam untuk wujudkan Jakarta 2021 "Integrated World Class Halal Tourism Destination" ini menjadi langkah besar untuk majukan pariwisata Indonesia.Karena saya percaya, Pariwisata adalah Indonesia ungkapnya.(SR01)
PENULIS : JARINGAN INTELEKTUAL SUKMA

SUARAREVOLUSI-Salah satu karakteristik masyarakat Lombok Timur adalah religiusitas yang sangat tinggi. Hal ini karena Lombok Timur adalah tempat berdirinya organisasi islam terbesar di NTB yaitu Nahdlatul wathan. Inspirasi karakter religiusitas ini diajarkan langsung oleh ulama paling Kharismatik di NTB sekaligus pendiri Nahdlatul wathan yaitu TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid. Nilai-nilai yang diajarkan oleh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid, sampai sekarang masih dipegang teguh oleh masyarakat Lombok Timur pada khususnya dan Indonesia pada umumnya.

Untuk meningkatkan karakteristik religiusitas masyarakat Lombok Timur yang telah diajarkan oleh TGKH Muhammad Zainuddin Abdul Majid , maka pasangan SUKMA berinisiatif untuk membuat program-program yang sangat religius. Program-program yang dilaksanakan adalah Gerakan Magrib Mengaji, Gerakan Sholat Berjamaah yang langsung dimotori oleh pegawai-pegawai formal (Bupati, wakil, Bupati, Camat, Kepala Desa, dan ASN lainnya).

Gerakan pertama adalah Gerakan Magrib mengaji. Rusaknya moral anak bangsa Indonesia disebabkan karena jauhnya anak bangsa dari nilai religiusitas. Nilai religiusitas juga bisa dimunculkan lewat pelajaran mengaji setiap magrib bagi anak-anak kecil. Tentu generasi 90-an masih ingat cara mendidik moral yang efektif ketika masih kecil adalah dengan pergi mengaji ketika masuk bada magrib. Kondisi sekarang yang terlalu mendewakan TV membuat banyak anak kecil yang tidak bisa mengaji. Nah, Program mengaji magrib ini akan digalakkan lagi sebagai upaya perbaikan dan meningkatan religiusitas anak muda.

Gerakan kedua, adalah gerakan sholat berjamaah. Gerakan Sholat berjamaah ini nantinya harus  dimotori oleh pemimpin-pemimpin Lombok Timur. Kebangkitan Lombok Timur harus dilakukan lewat sholat berjamaah karena dalam sejarah islam, Kebangkitan dan kejayaan islam juga dimulai dari sholat berjamaah, seperti kisah kejayaan islam zaman Nabi Muhammad dan Khulafaur rasyidin yang dicatat sebagai zaman keemasan islam. Selain itu tentu kita juga pernah membaca kejayaan islam lewat Sultan Muhammad Al fatih yang mampu menaklukkan konstantinopel. Namun, gerakan sholat berjamaah tidak akan berjalan dengan baik jika pemimpinnya tidak memberikan contoh yang baik. Maka pemimpin Lombok Timur harus menjadi contoh untuk sholat berjamaah.

Selain gerakan-gerakan itu, Pasangan SUKMA juga menyadari bahwa pelaksanaan gerakan itu tidak akan bekerja dengan baik jika unsur pengurus masjid seperti imam, guru ngaji dan marbot masjid tidak ditingkatkan kesejahteraannya. Makanya, pasangan SUKMA akan meningkatkan insentif Guru Ngaji, Marbot/Bilal dan Imam masjid untuk menopang gerakan-gerakan diatas. Jika aktor pendukungnya diperhatikan dengan baik maka insyaAlloh programnya akan berjalan dengan baik pula.Mari membuat Lombok Timur yang Aman, Adil dan Sejahtera serta religius.***

SUARAREVOLUSI-Kunjungan Dr Zulkieflimansyah calon gubernur NTB ke Lombok Tengah empat hari yang lalu membangkitkan motivasi para relawan untuk terus bergerak memenangkan pasangan dua doktor ini. Dr Zul sapaan akrabnya yang sempat mengujungi Pasar Renteng, Mancing Gratis di Sintung serta launcing relawan NTB Gemilang membuahkan hasil yang sangat positif mengingat Lombok Tengah adalah lumbung suara pasangan Suhaili-Amin.  

Pendukung ZulRohmi yang menamakan diri semeton ZulRohmi terus menyapa masyarakat akar rumput di tiga kecamatan diatarannya Batukeliang, Batukeliang Utara dan Kopang. Menurut salah satu kordes desa Aik Darek kecamatan Batukeliang Ahmad Fahrurrozi menyatakan bahwa semeton ZulRohmi yang berada disetiap dusun di desa Aik Darek terus bergerak, menyapa dan mensosialisasikan dengan menyakinkan masyarakat  bahwa pasangan ZulRohmi pasangan terbaik untuk NTB kedepannya.

Semeton ZulRohmi Aik Darek  menyapa lima sampai dengan sepuluh masyarakat setiap harinya. Ia juga sangat optimis bahwa ZulRomi akan menang telak di desanya tuturnya. Hal Senada juga disampaikan kordes desa Tanah Beak kecamatan Batukeliang Utara Imron Rosyadi dan Mulyadi Kordes Desa Kopang kecamatan Kopang Lombok Tengah terus bergerak sesuai dengan target yang sudah ditentukan ungkapnya 8/2/2018.(SR01)
Abdul Hayyi Zakaria,S.Pd Ketua  Keluarga Alumni KAMMI NTB

SUARAREVOLUSI-Keluarga Alumni (KA) KAMMI melaksanakan mukernas pertamanya pada tanggal 3-4 Februari 2018 di Hotel Royal Kuningan, Jakarta. KAMMI yang lahir di Malang, 20 tahun lalu sebagai bagian dari reformasi menumbangkan pemerintahan Suharto memang sedang berbenah untuk menyatukan ide-ide dan gagasan untuk membuat Indonesia semakin baik. Mukernas adalah salah satu langkah kongkritnya.

Bertema "Arah Baru Indonesia", KA KAMMI berharap mampu menjadi penunjuk arah bagi bangsa Indonesia agar segera bangkit dari keterpurukan. KA KAMMI menganggap Indonesia tidak beranjak dari status negara berkembang karena memang tidak sedang berjalan di track yang benar untuk mencapai kemajuan. Indonesia harus memahami dan segera menemukan arah baru agar segera menjadi negara maju.

Indonesia sebenarnya punya potensi untuk maju. Bonus demografi yang sangat menjanjikan dan kekayaan SDA yang melimpah jika dibandingkan dengan negara lainnya, maka seharusnya bukan persoalan yang sulit bagi bangsa Indonesia untuk maju. Namun, kondisi stag sampai sekarang menunjukkan bahwa Bangsa Indonesia telah salah arah pembangunan dan memang butuh arah baru. 

Hasil survei yang disampaikan oleh Median dimana 36,2% masyarakat mendukung Jokowi menjadi Presiden kembali dan 63,8% masyarakat indonesia menginginkan pemimpin baru menunjukkan bahwa ada keinginan masyarakat untuk mendapatkan pemimpin baru di tahun 2019 memang sangat tinggi.

Melihat tren keinginan tersebut, maka KA KAMMI mengusulkan H.M. Anis Matta, Lc dan H.Fahri Hamzah, S.E  sebagai calon pemimpin baru yang diharapkan membawa arah baru Indonesia. KA KAMMI menganggap bahwa kedua pemimpin tersebut adalah pemimpin yang punya kapasitas untuk membuat arah baru Indonesia yang tepat. 

Selanjutnya, semua Alumni KAMMI akan berusaha sekuat tenaga untuk  mensosialisasikan dan mengajak masyarakat untuk mendukung kedua calon tersebut. Selain itu, KA KAMMI juga mendorong kedua calon tersebut untuk berkomunikasi dengan partai politik agar mendapatkan tiket untuk maju di Pilpres 2019.***
 

SUARAREVOLUSI-Mukernas KA KAMMI berakhir hari ini, Minggu 4 Februari 2018 dan menghasilkan rekomendasi terkait antisipasi dan arah baru politik Indonesia menyambut tahun politik 2019. Dua tokoh muda reformasi, inisiator dan presiden pertama KAMMI yang lahir 20 tahun lalu, yakni Fahri Hamzah (presiden pertama KAMMI) dan Anis Matta (inisiator berdirinya KAMMI) diajukan bulat oleh forum Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) Keluarga Alumni KAMMI (KA KAMMI) sebagai calon presiden Indonesia periode 2019-2024. 

“Maka keluarga Alumni KAMMI berbulat hati mencalonkan H. Fahri Hamzah yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR RI dan inisiator pendirian KAMMI H.M Anis Matta untuk menjadi calon presiden Republik Indonesia dalam Pilpres tahun 2019. Selanjutnya kami meminta kepada mereka berdua untuk terus berkomunikasi dengan berbagai pihak hingga proses pencalonan dan penetapan. Semoga Allah meridhoi upaya kita ini,” demikian Sekjen KA KAMMI Rahman Toha dalam keterangannya di depan wartawan di Royal Hotel Kuningan, Jakarta.

Dalam penutupan Mukernas, Fahri Hamzah juga menekankan bahwa yang dimaksud arah Indonesia baru yang dijadikan tema Mukernas adalah ke depan. “Arah Indonesia baru adalah kedepan. Bukan ke kiri,” tegas Fahri Hamzah. “Kami berkumpul disini sebagai upaya penyelamatan apa yang sudah dimulai dua puluh tahun lalu, pencapaian demokrasi yang sudah kita tempuh sejauh ini harus dijaga dari kelompok-kelompok yang ingin merenggutnya,” kata Fahri Hamzah, Wakil Ketua DPR RI dari PKS yang juga saat ini menjabat Presiden KA KAMMI dalam konferensi pers. Fahri Hamzah menambahkan bahwa pemimpin baru Indonesia haruslah yang secara sejarah, jiwa dan pikirannya menyatu dengan semangat reformasi 1998 itu. 

KA KAMMI menggelar Musyawarah Kerja Nasional (Mukernas) pertama, pada 3-4 Februari, mengangkat tema besar “Indonesia Baru, Pemimpin Baru, Arah Baru Indonesia”.  Ada tiga agenda penting yang dibahas yakni konsep dan arah baru Indonesia ke depan, calon presiden alternatif yang akan diusulkan oleh KA KAMMI kepada partai politik dan publik, dan Pawai Kebangsaan sebagai cara organisasi dalam mengawal Indonesia Baru, Pemimpin Baru dan Arah Baru Indonesia, serta menghimpun semua kekuatan bangsa. 

Fahri Hamzah pada 29 Maret 1998 mendirikan Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) sebagai organisasi motor reformasi yang kemudian menumbangkan Suharto dan orde baru. November 2016, bersama-sama para alumni KAMMI, Fahri Hamzah mendirikan wadah para alumni KAMMI yang telah berkarya di berbagai sektor dalam sebuah organisasi KA KAMMI. Fahri Hamzah kemudian diberikat mandat untuk memimpin sebagai Presiden KA KAMMI yang pertama. Dalam Mukernas, KA KAMMI mengundang tokoh-tokoh untuk mengisi studium generale diantaranya Rico Marbun dari lembaga riset Median, Ibnu Munzir (DPP Golkar) dan Mahfud Sidik (PKS) serta orasi kebangsaan oleh Anis Matta (mantan Presiden PKS).

Sementara itu Ketua PW Keluarga Alumni KAMMI NTB Abdul Hayyi Zakaria   sebagai salah satu peserta Mukernas mewakili NTB ditanya tanggapannya terkait penetapan beberapa nama sebagai Capres RI 2019 tugas kita hanya mempertemukan gelombang kebangkitan ummat ini dengan  calon calon jodohnya apakah yang berjodoh kedepannya itu Anis Matta, Fahri Hamzah atau mungkin juga salah satu tokoh asal NTB yang akhir -akhir ini cukup ramai dibicarakan yaitu TGB. Wallahu A'alam Hanya Allah yang tahu nama siapa yang sudah tertulis di Lauhil Mahfuz" 
demikian Hayyi menanggapi sambil tersenyum.(SR01)
Oleh: Jaringan Intelektual SUKMA (JIS)
SUARAREVOLUSI-Kabupaten Lombok Timur sedang mencari pemimpin baru pasca berakhirnya kepemimpinan Ali BD. Banyak kalangan bertanya, profil pemimpin seperti apa sebenarnya yang paling cocok untuk membuat Kabupaten terbesar di Provinsi Nusa Tenggara Barat ini menjadi semakin maju. Sebagai kabupaten dengan dengan jumlah pesantren dan karakteristik religius yang kental, maka sudah barang tentu masyarakat Kabupaten Lombok Timur menginginkan kepemimpinan yang sesuai dengan gaya kepemimpinan nabi (kepemimpinan profetik).

Kepemimpinan profetik merupakan kepemimpinan yang terinspirasi dari nilai-nilai kepemimpinan yang dipraktekkan oleh Nabi Muhammad SAW. Nilai kepemimpinan yang agung ini dianggap sebagai nilai kepemimpinan yang paling ideal yang pernah ada di muka bumi. Steven covey menulis empat fungsi kepemimpinan (the 4 roles of leadership)  yang terinspirasi dari kepemimpinan Nabi yaitu fungsi perintis (pathfinfing), fungsi Penyelaras (aligning), fungsi Pemberdaya (empowering) dan fungsi panutan (modelling). Fungi pertama adalah Fungsi perintis (pathfinfing) yang berarti seorang pemimpin harus memahami kemana perahu yang dia pimpin akan dibawa. Fungsi kedua adalah Fungsi Penyelaras (aligning) yang berarti seorang pemimpin harus mampu menggerakkan bagian-bagian di dalam lembaga yang dia pimpin agar bisa berjalan selaras dan tidak tumpang tindih satu dengan yang lainnya. Fungsi ketiga adalah Fungsi Pemberdayaan (Empowering) yaitu fungsi yang menonjolkan kemampuan pemimpin untuk mengajak setiap orang dalam organisasinya agar mampu bekerjasama maksimal untuk menciptakan organisasinya bisa berjalan dengan maksimal. Fungsi keempat adalah Fungsi Panutan (Modelling) yaitu fungsi yang sangat penting. Ketiga fungsi yang dijabarkan awal tidak akan mampu berjalan dengan baik jika fungsi modelling atau panutan tidak bisa difungsikan dengan baik.

Kepemimpinan profetik adalah kepemimpinan yang muncul sebagai akibat dari karakteristik Rasulullah yang tegas, lembut hatinya namun memiliki visi dan misi kedepan yang baik. Dengan karakteristik tegas, lembut namun memiliki visi yang baik, maka negara Madinah yang pada waktu itu adalah negara baru mampu menjadi pemimpin peradaban dunia yang baru.

H.M. Sukiman Azmy, Calon Bupati Lombok Timuradalah salah satu calon yang memiliki jiwa kepemimpinan profetik untuk saat ini.Dengan karakter tegas (mantan militer), lembut (Ustad yang sering ceramah di masjid-masjid di NTB, serta sekarang beliau masih menjabat sebagai wakil sekretaris Takmir masjid terbesar di Indonesia yaitu Masjid Istiqlal Jakarta), serta visi(mantan Bupati Lombok Timur 2008-2013) kedepan yang baik maka H.M. Sukiman Azmy adalah sosok yang mewakili gaya kepemimpinan profetik yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW.

Jargon “Bangkit untuk Lombok Timur yang adil, sejahtera dan aman” adalah jargon yang digunakan Sukiman dalam kampanyenya. Adil yang dimaksud Sukiman adalah semua masyarakat Lombok Timur harus mendapatkan dan menikmati hasil pembangunan yang sama antar satu daerah dengan daerah lainnya. Masyarakat Lombok Timur tidak boleh mendapatkan diskriminasi dalam semua hal apapun, entah itu dalam politik, pendidika, hukum dan lain sebagainya. Sejahtera didefiniskan sebagai masyarakat Lombok Timur harus mendapatkan kesejahteraan, serta terpenuhinya semua kebutuhan sandang dan pangannya. Serta yang terakhir adalah aman yang didefiniskan sebagai masyarakat lombok timur harus hidup harmonis, tenteram dan bebas dari ketakutan. InsyaAllah, dibawah H.M. Sukiman Azmy, Kabupaten Lombok Timur berkembang menjadi Kabupaten terbaik bukan hanya di Nusa Tenggara Barat, tetapi juga di Indonesia dan dunia.***
Dr Zulkieflimansyah dan TGH Subki Tanwir,M.Pd.I Ketika Sedang Memberi Motivasi

SUARAREVOLUSI-Calon gubernur Dr Zul menyambangi pondok pesantren Darut Tanwir Puyung Lombok Tengah pimpinan TGH. Subki Tanwir,M.Pd.I 5 februari 2018. Dalam kunjungannya Dr Zul memberi angin segar ke para santri dan santriwati tentang pendidikan. Dr Zul dalam sambutannya menceritakan banyak tentang prestasi dan kuliahnya di luar negeri yang membawanya bisa mengenal dunia luar. 

Beasiswa untuk melanjutkan study ke luar negeri begitu banyak tuturnya akan tetapi kita banyak terkendala dengan bahasa. Saya katanya Dr Zul banyak melihat orang Cina, Iran kuliah diluar negeri akan tetapi mereka tidak bisa berbahasa Inggris dengan fasih.Ternyata negara mereka memberikan pelatihan dalam menaklukkan score TOEFL atau IELT sehingga kalau ada nasib menjadi gubernur NTB Insya Allah katanya akan mengirim lima ribu siswa dari NTB untuk kuliah di luar negeri tuturnya. 

Lebih lanjut Dr Zul memberikan motivasi ke para guru Matematika, Fisika, Kimia untuk mengajar dengan cara yang menyenangkan karena tiga pelajaran tersebut dibilang sulit sehingga guru-gurunya harus pandai bercerita. Seperti pengalaman waktu SMA di Australia, Dr Zul menceritakan guru Matematika nya  mengajar melalui cerita yang mengasikkan dan tidak terasa sedang belajar Matematika ungkapnya. (SR01)

SUARAREVOLUSI- Selesai berkunjung di Pasar Renteng Dr Zulkieflimansyah langsung ke acara lokasi pemancingan gratis yang diadakan oleh relawan Dr Zul dari Sintung Lombok Tengah. Ribuan warga sudah menunggu kedatangan calon gubernur yang diusung dua partai ini PKS dan Demokrat untuk membuka acara  mancing gratis (5/2/18).  

Sebelum membuka acara pemancingan gratis Dr Zul dipersilakan untuk memberi sambutan di krumunan warga yang tidak sabaran lagi untuk mancing. Dalam sambutan singkatnya Dr Zul menyampaikan bahwa dalam Pilgub NTB 2018 ini, kita jangan menghadapi Pilgub ini dengan tegang dan serius, kita bawa santai saja dan gembira. Dan juga yang paling penting adalah  jangan karena beda pilihan atau partai kita tidak saling menyapa antar teman atau kerabat lainnya tuturnya. (SR01)




SAUAREVOLUSI-Kunjungan calon gubernur Dr Zulkieflimansyah ke Pasar Renteng Lombok Tengah 5 februari 2018  menyisakan cerita lain bagi para pedagang yang mendapat rizki yang tidak terduga-duga. 

Pasalnya Dr Zul membeli para pedagang dengan harga yang begitu fantastis, sebut saja Inaq Sarinah yang menjual rambutan, biasanya harga rambutan perkilo sekitar lima belas ribu rupiah akan tetapi Dr Zul membelinya dengan harga seratus ribu rupiah. Belum lagi Inaq Marinah penjual keset di pasar Renteng yang juga ketiban rizki nomplok dari Dr Zul.Inaq Marinah penjual keset mendoakan semoga Dr Zul menang dalam pilgub ini tuturnya. Banyak lagi pedagang yang mendapat rizki dari kunjungan Dr Zul.(SR01)





SUARAREVOLUSI-Calon gubernur yang diusung partai PKS dan Demokrat pasangan Dr Zulkieflimansyah dan Dr Siti Rohmi sudah mulai tancap gas dalam menyapa masyarakat NTB. Senin 5 februari 2018 sekitar jam 8 pagi Dr Zul menyapa warga yang ada di Pasar Renteng Praya Lombok Tengah. 

Antusias warga terlihat ketika melihat calon gubernur Dr Zul dengan langsung diajak foto selfi dan menyalaminya beramai-ramai. Relawan Dr Zul juga membagikan stiker dan kalender kepada para pedagang dan pembeli yang juga membuat warga semakin girang. 

Saat ditanya sama wartawan suararevolusi  mengenai kunjungan ke Pasar Renteng Dr Zul langsung menjawabnya dengan silaturrahmi langsung bertatap muka dengan masyarakat harus dilakukan oleh seorang pemimpin, supaya pemimpin itu tahu keadaan rakyatnya ungkapnya. (SR01)
TGH. Gunawan Ruslan,L.C bersama Fadli Zon 
SUARAREVOLUSI-Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim (KAMMI) merupakan salah satu organisasi yang lahir pada krisis nasional tahun 1998  khususnya krisis kepercayaan pada sektor kepemimpinan. Era reformasi 1998 KAMMI menjadi salah satu penggerak terjadinya reformasi yang memaksa presiden Suharto mundur dari jabatan presiden.  Amin Rais yang digelari sebagai bapak reformasi kalangan tua boleh dibilang juga  ketua KAMMI pertama Fahri Hamzah menjadi bapak reformasi kalangan muda saat itu.

KAMMI dengan dinamika organisasi yang terjadi masih terus eksis melahirkan pemimpin besar untuk Indonesia. Umur KAMMI yang  sebentar lagi genap berumur 20 tahun pada 29 maret 2018 telah membuat wadah bagi para alumninya dalam berkiprah lebih besar lagi dalam berbagai bidang tepatnya pada tanggal 12 november 2016 Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia ( KA KAMMI)  terbentuk dan Fahri Hamzah didaulat sebagai presiden KA KAMMI.

Musawarah Kerja Nasional (Mukernas) KA KAMMI yang pertama mendatangkan banyak tokoh bangsa dalam menentukan arah kepemimpinan Indonesia kedepannya.  Mukernas yang mengangkat tema besar Indonesia Baru, Pemimpin Baru, Arah Baru Indonesia. Kelihatan tema yang diusung  dalam rangka menyambut suksesi agenda tahun politik 2019. Ada yang menarik dalam Mukernas, Fahri Hamzah memberikan kartu merah terhadap kepemimpinan bapak Jokowi yang sebelumnya ketua BEM UI memberikan kartu kuning yang sempat heboh di media sosial.  Fadli Zon yang hadir dan tokoh yang lainnya di panggung memberikan kartu kuning kepemimpinan Jokowi.


Tokoh yang memberikan orasi kebangsaan yang selalu mengaitkan dan menarasikan arti Al-Qur’an ke  fenomena yang terjadi saat ini yaitu Anis Mata. Tokoh ini merupakan tokoh yang pernah menyelamatkan badai besar yang menimpa partai bulan sabit. Dengan semangat dan khas jiwa mudanya mampu menghipnotis semua kadernya untuk tidak tidur dalam menghadapi suksesi pemilu saat itu. Banyak pengamat politik memprediksikan bahwa partai PKS tidak akan lolos treshold tapi nyatanya mampu melejit dengan mengantarkan kader terbaik menjadi pimpinan DPR dan MPR.

Orasi kebangsaan yang di sampaikan Anis Mata tentang  Indonesia yang mampu menjadi kekuatan ke 5 di dunia jika di pimpin oleh pemimpin yang punya kapasitas keilmuan yang mumpuni. Karena Ilmu itu akan mewariskan Power, Power akan melahirkan kesejahteraan. Ilmu,power dan kesejahteraan adalah cita-cita dalam bernegara sebagai yang di gambarkan oleh Nabi Sulaiman as. Langit terlalu tinggi untuk di gapai sementara kemampuan untuk terbang melompat tidak ada, maka untuk melompat menggapai langit harus dengan ilmu. Sehingga jadi  syarat pemimpin itu harus punya pengetahuan.

Arah Baru Indonesia #2019 yang tertulis dispanduk Mukernas KA KAMMI 1 2018 dengan jelas memberikan signal bahwa arah kepemimpinan kedepannya harus didasarkan pada orang yang mempunyai kapasitas baik dari segi ekonomi, ilmu, manajemen dan narasi utuh yang akan di bangun untuk Indonesia kedepannya yang lebih real. Hasil Mukernas KA KAMMI 1 dengan menetapkan calon presiden 2019 adalah Anis Mata dan Fahri Hamzah dalam menghadapi tahun politik yang sudah didepan mata.

Umat muslim Indonesia harus mencari jodoh yang tepat dalam memilih pemimpin pada tahun politik tidak hanya tahun 2019 untuk memilih presiden akan tetapi memilih pemimpin di tingkat kabupaten, kota dan provinsi tahun 2018 dengan memilih yang sesuai dengan kapasitas bukan dipaksakan dengan mencitrakan atau pencitraan seolah-olah punya kapasitas tapi nol besar.

Experience is the best teacher dan jangan pernah jatuh pada lubang yang sama merupakan dua ungkapan yang harus menjadi cambuk ummat islam dalam memilih pemimpin kedepannya. Umat Islam Indonesia membutuhkan pemimpin yang mampu mendamaikan antara yang mayoritas dan minoritas, jangan dibalik mayoritas harus tunduk kepada minoritas dan seolah-oleh umat muslim selalu terpojokkan. Aksi damai 411 dan 212 murni menuntut penegakan hukum yang ada di Indonesia malah dituduh yang tidak-tidak.

Saatnya umat Islam Indonesia mendrive pemimpin  baru Indonesia kedepan nya yang mungkin bisa berjodoh dengan tokoh muda Fahri Hamzah dan Anis Mata yang sudah di tawarkan oleh KA KAMMI menjadi salah satu calon alternatif pemimpin masa depan untuk Indonesia. Boleh jadi yang menentukan calon presiden 2019 oleh ketua partai akan tetapi ingat umat muslim mempunyai hak untuk menentukan pemimpin yang mengerti dan paham dengan islam itu sendiri. Suara ummat islam sangat menentukan dalam suksesi pilpres 2019 dalam memilih pemimpin yang mampu memahami dan mengayomi. Muslim yang tidak pedulikan politik, akan dipimpin oleh politikus yang tidak pedulikan orang Islam(Necmettin Arbakan) Indonesia Baru, Pemimpin Baru,  Arah Baru Indonesia. Merdeka Broo. ***
Oleh: Muwardi Sutasoma (Dosen FITK UIN Mataram)
SUARAREVOLUSI-Persoalan paling mendasar di dalam upaya peningkatan kemajuan negara saat ini adalah krisis keteladanan dalam memimpin. Krisis keteladananmemimpin ini, dalam buku Dr. Muhammad Syafii Antonio, dianggap sebagai krisis yang paling berbahaya. Hal ini disebabkan karena absennya pemimpin teladan, bervisi dan memiliki integritas justru akan mengakibatkan krisis-krisis yang lain seperti krisis ekonomi, krisis keamanan, krisis air dan lain sebagainya. Krisis keteladanan di kalangan pemimpin saat ini disebabkan karena kurang mampu membaca dan menggali konsep kepemimpinan teladan dari sejarah-sejarah pemimpin hebat dimasa lalu.

Dalam sejarah kepemimpinan masa lalu,pemimpin yang bisa dijadikan contoh adalah Nabi Muhammad SAW. Hal ini diungkapkan oleh Michael Hart dalam bukunya ‘The 100: A Ranking of the Most Influential Persons in History’ yang menempatkan Nabi Muhammad sebagai orang paling berpengaruh nomer satu di dunia. Hal ini karena beliau berhasil meraih sukses-sukses luar biasa baik ditilik dari ukuran agama maupun ruang lingkup duniawi. Kesuksesan Nabi Muhammad diseharusnya dijadikan panduan dalam konsep kepemimpinan di dalam islam.

Belajar tentangfungsikepemimpinan dalam islam, maka fungsi kepemimpinan yang paling ideal adalah fungsi kepemimpinan yang praktekkan oleh Nabi Muhammad SAW dan para sahabat Rasul yang termasuk dalam golongan Khulafaur rasyidin (konsep kepemimpinan profetik).Fungsi kepemimpinan profetik bisa dipelajari dari tahap siroh-siroh Nabi Muhammad SAW  yang sering dibaca dalam artikel online dan buku-buku yang terbit. Konsep kepemimpinan yang dicontohkan oleh Rasulullah SAW kemudian jika dibaca dan difahami dengan baik, maka akan menjadi panduan bagi pemimpin-pemimpin zaman sekarang agar bisa menjadi pemimpin yang diidam-idamkan oleh masyarakat.

Terinspirasi dari gaya kepemimpinan Rasulullah(Kepemimpinan profetik), Steven covey kemudian membuat empat fungsi (the 4 rolesof leadership) yang harus ada dalam diri seorang pemimpin. Keempat             fungsi tersebutadalah fungsi perintis (pathfinfing), fungsi Penyelaras (aligning), fungsi Pemberdaya (empowering) dan fungsi panutan (modelling). Seseorang pemimpin zaman now, harus memiliki dan memahami keempat fungsi tersebut jika ingin menjadi pemimpin yang sukses.
Fungsi perintis (pathfinfing) berarti seorang pemimpin harus memahami kemana perahu yang dia pimpin akan dibawa. Fungsi pathfinding ini bisa dilihat dari kemampuan pemimpin memahami dan menjelaskan apa yang menjadi visi, misi, program, serta cara mencapainya. Program dan visi misi tentu muncul dari kepekaan pemimpin terhadap persoalan-persoalan masyarakat yang ada disekitarnya. Dalam siroh Rasulullah SAW, praktek fungsi perintis (pathfinfing) dilakukan oleh rasulullah dengan melakukan reformasi besar-besaran konsep moral pada waktu itu dan membuatnya islam sebagai panduan moral yang baru.

Fungsi Penyelaras (aligning) berarti seorang pemimpin harus mampu menggerakkan bagian-bagian didalam lembaga yang dia pimpin agar bisa berjalan selaras dan tidak tumpang tindih satu dengan yang lainnya. Rasulullah mempraktekkan fungsi Penyelaras (aligning) pada banyak aspek kepemimpinan terutama pada saat beliau mampu membentuk negara madinah yang didasarkan pada piagam madinah. Rasulullah tahu betul bahwa menciptakan negara yang kuat harus menyertakan suku-suku serta agama-agama yang ada di madinah mau bergerak bersama melindungi madinah dari segala kekuatan asing yang ingin mengancam madinah. Dalam konsep negara modern, konsep piagam madinah adalah konsep negara modern yang sampai sekarang diakui oleh sejarawan sebagai ide brilian dalam sebuah negara yang penuh dengan perbedaan.

Fungsi Pemberdayaan (Empowering) adalah fungsi yang menonjolkan kemampuan pemimpin untuk mengajak setiap orang dalam organisasinya agar mampu bekerjasama maksimal untuk menciptakan organisasinya bisa berjalan dengan maksimal. Siroh yang mendukung kemampuan ini adalah saat beliau mampu menyatukan kaum muhajirin dan anshar dalam upaya awal menciptakan negara madinah. Jika saja rasulullah tidak mampu menyatukan dan memaksimalkan dua kekuatan utama dalam negara baru tersebut, maka sudah barang tentu negara madinah akan layu sebelum berkembang karena pertikaian antar suku.

Fungsi Panutan (Modelling) adalah fungsi yang sangat penting. Ketiga fungsi yang dijabarkan awal tidak akan mampu berjalan dengan baik jika fungsi modelling atau panutan tidak bisa difungsikan dengan baik. Rasulullah adalah contoh pelaksana fungsi modelling yang terbaik. Dalam konsep islam, Rasulullah adalah panutan dalam semua hal. Dalam sirah nabi, dikisahkan bagaimana nabi ikut mengangkat batu dalam pembuatan parit untuk menghadapi perang khandaq. Dalam konteks zaman now, persoalan kemampuan menjadi contoh inilah yang menjadi krisis di dalam kepemimpinan di Indonesia. Banyak pemimpin yang terjaring korupsi membuat kepercayaan masyarakat pada pemimpin menjadi kurang. Akibatnya pesimisme masyarakat pada pemimpinnya sangat rendah sehingga masyarakat cenderung apatis pada politik.

Tantangan bangsa indonesia kedepan semakin berat. Target indonesia emas ditahun 2045 atau 100 tahun Indonesia merdeka adalah target yang sangat berat. Namun jika diseriusi dengan baik, maka indonesia akan mampu mencapainya. Syarat mencapainya adalah indonesia harus dinahkodai oleh seorang pemimpin yang memahami konsep kepemimpinan profetik yang dipelajari dari Nabi Muhammad SAW. Tanpa memahami konsep kepemimpinan profetik, maka hampir mustahil Indonesia akan mencapai target yang dicapai dan akan tetap menyandang status  negara berkembang seperti sekarang. Kepemimpinan Profetik ideal karena masyarakat Indonesia adalah masyarakat yang religius dan masih menganggap agama sebagai tata nilai dalam kehidupan berbangsa. Namun karena kurangnya bacaan tentang konsep kepemimpinan dalam agama, mengakibatkan indonesia seolah-olah lepas dari teladan tentang kepemimpinan. Hal itu tidak boleh terjadi, maka konsep kepemimpinan profetik adalah konsep yang harus digalakkan agar indonesia bisa menjadi Indonesia Hebat 2045.***
TGH. Gunawan Ruslan,L.C
SUARAREVOLUSI-Keluarga Alumni Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia yang di singkat KA KAMMI mengadakan Musawarah Kerja Nasional (Mukernas) di Jakarta 3-4 Februari 2018 dengan mengangkat tema Arah Baru Indonesia#2019.  

Salah satu perwakilan alumni KAMMI NTB Tuan Guru Gunawan Ruslan,LC yang memimpin doa pada penutup pembukaan Mukernas sangat menghebohkan, pasalnya TGH. Gunawan sapaan akrabnya memimpin doa dengan menyentil permasalahan yang melanda bangsa Indonesia hari ini. Carut marut permaslahan terus menerus menimpa  negeri yang mempunyai penduduk muslim terbanyak di dunia ini. Ini teks doanya

الحمد لله رب العلمين حمدا حامدين حمدا شاكرين حمدا راض حمدا مستغفرين بالاسحار حمدا يوافي نعامه ويكافء مزيدة يا ربنا لك الحمد كما ينبغي لجلال وجهك وعظيم سلطاتك..
اللهم صل علي محمد وعلي اله واصحابه اجمين
ربنا ظلمنا انفسنا وان لم تغفر لنا ذنوبنا وترحمنا لنكوننا من الخاسرين...
اللهم اجعل جمعنا هذا جمعا مباركا مرحوما وتفرقنا تفركا حسنا معصوما...
Terjemah..

 Ya Allah ya Robbana...!!!
Hari ini.....kezhaliman sudah memenuhi semua relung dan ruang berbangsa dan bernegara,..!Semua lini kehidupan di Jejali dengan saling Menganiaya...!

Pemimpin memeras yang di pimpin,Negara mengisap darah Rakyat...!Jika engaku tidak maafkan,tentu kami termasuk orang yang rugi,Bangsa Kami hancur ber keeping-keping ..!!!Tak ayal,berbagai peringatan sudah engkau berikan lewat berbagai macam Fitnah dan Musibah: seperti Longsor,Gempa Bumi,Banjir &Tsunami di tengah marak nya LGBT ,Banyak orang gila di Negeri ini Ya Allah...!!!

Ya Allah Ya robb....
Dulu Khalifah Umar tidak bisa tiduuuur, karena memikirkan Nasib Rakyat nya,...tetapi sekarang Kebalik ya Allah...!!!Rakyat yang tidak bisa tidur karena memikirkan pemimpin nya.ini terjadi dalam sekala negara,organisasi,partai dan jamaah
Negara di pimpim oleh orang yang tidak mengerti...!!!
Ormas  Islam di pimpin orang JIL...!!!
Partai di pimpin oleh orang Lemah....!!!

Ya allah Ya robb...!!!
janganlah Kami di beri pemimpin yang Zhalim yang di gambarkan oleh Nabi saw.
 وَشِرَارُ أَئِمَّتِكُمْ الَّذِينَ تُبْغِضُونَهُمْ وَيُبْغِضُونَكُمْ وَتَلْعَنُونَهُمْ وَيَلْعَنُونَكُم
Terjemah...

Pemimpin yang paling Jahat adalah: yang kalian  benci, pemimpin pun membenci kalian,Kalain melaknat pimpinan....pimpinan pun mengeluarkan sumpah serapah kepada Rakyat nya
اللهم لا تسلط علينا من لا يخافنا ولا يرحمنا
janganlah beri kami lagi pemimpin yang tidak punya rasa belas kasih kepada kami,yang saban hari kerjaan nya Membully,mepersekusi,Mengusir,mengancam,memenjarakan bahkan membunuh Ulama' kami dan menakuti ummat  dan menzalimi rakyat nya.

Ya Allah Berikanlah Kami Pemimpin yang di gambarkan oleh Rosululloh Saw:
خيارأَئِمَّتِكُمْ الَّذِينَ تُحِبُّونَهُمْ وَيُحِبُّونَكُمْ وَيُصَلُّونَ عَلَيْكُمْ وَتُصَلُّونَ عَلَيْهِمْ
Angkat lah dari kami pemimpin yang mencintai kami dan kami pun mencintai pemimpin kami. Pemimpin yang selalu saling mendoakan dan saling mendukung
Ya Allah berikanlah kesempatan kepada saudara Anis Matta atau Fahri Hamzah memimpin Negeri ini...

Memimpin Ummat ini...pemimpin yang Punya kekuatan ilmu dan Narasi,yang punya ide dan gagasan
اللهم اصلح ولاة امور المسلمين اجمعين ووفقهم لما تحبه وترضاه من نفع العباد والبلاد ياكريم..
Sebagai tanggung jawab kami...
hari ini kami duduk di tempat ini menyatukan visi dan missi,azzam dan tekad bersama sebagai rasa pertanggungjawaban pribadi-pribadi kami dengan nasib bangsa untuk merumuskan Arah Baru indonesia...

اللهم فاشهد....
saksikan lah ya Allah..kami sudah berbuat dan akan terus melaju sekuat kami memperbaiki negeri ini...
اني عند ظن عبد به
اللهم اجعل بلدتنا اندونيسيا بلدة مطمءنةوطيبة ورب غفور
اَللّهُمَّ إِنَّكَ تَعْلَمُ أَنَّ هَذِهِ الْقُلُوْبَ , قَدِ اجْتَمَعَتْ عَلَي مَحَبَّتِكَ
وَالْتَقَتْ عَلَى طَاعَتِكَ, وَتَوَحَّدَتْ عَلَى دَعْوَتِكَ
وَتَعَاهَدَتْ عَلَى نُصْرَةِ شَرِيْعَتِكَ
فَوَثِّقِ اللَّهُمَّ رَابِطَتَهَا, وَأَدِمْ وُدَّهَا، وَاهْدِهَا سُبُلَهَا
وَامْلَأَهَا بِنُوْرِكَ الَّذِيْ لاَ يَخْبُوْا
وَاشْرَحْ صُدُوْرَهَا بِفَيْضِ الْإِيْمَانِ بِكَ, وَجَمِيْلِ التَّوَكُّلِ عَلَيْكَ
وَاَحْيِهَا بِمَعْرِفَتِكَ، وَأَمِتْهَا عَلَى الشَّهَادَةِ فِيْ سَبِيْلِكَ
إِنَّكَ نِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيْرِ
اَللَّهُمَّ أَمِيْنَ وَصَلِّ اللَّهُمَّ عَلَى سَيِّدَنَا مُحَمَّدٍ وَعَلَى آلِهِ وَصَحْبِهِ وَسَلِّمْ
ربنا اتنا في الدنيا حسنة وفي الأخرة حسنة وقنا عذاب النار
والحمد لله رب العالمين...